RINGKASAN PEKERJAAN
NAMA PEKERJAAN :
PENGADAAN RAK SUPERMARKET UNTUK KIOS PANGAN
LOKASI :
KOTA SORONG, KABUPATEN MAYBRAT,
KABUPATEN SORONG, KABUPATEN RAJA AMPAT,
KABUPATEN SORONG SELATAN, KABUPATEN TAMBRAUW
DINAS PERTANIAN, PANGAN, KELAUTAN DAN PERIKANAN
PROVINSI PAPUA BARAT DAYA
TAHUN ANGGARAN 2025
RINGKASAN PEKERJAAN
PENGADAAN RAK SUPERMARKETUNTUK KIOS PANGAN
A. LATAR BELAKANG
Aksesbilitas merupakan salah satu aspek penting dalam upaya
memenuhi ketahanan pangan masyarakat. Tidak dapat dipungkiri salah satu
aspek penting aksesbilitas pangan dari sisi finansial yaitu daya beli. Selain itu,
aksesbilitas juga berhubungan erat dengan ketersediaan pangan di suatu
wilayah. Akses pangan meliputi akses ekonomi, fisik dan sosial. Akses ekonomi
tergantung pada pendapatan, kesempatan kerja dan harga. Akses fisik
menyangkut tingkat isolasi suatu daerah dari daerah luar (sarana dan prasarana
distribusi yang lancar), sedangkan akses sosial menyangkut tentang tingkat
preferensi pangan. Semakin tinggi akses pangan maka akan semakin
memengaruhi tingkat ketahanan pangan.
Sebagai upaya meningkatkan aksesbilitas masyarakat memperoleh
komoditas pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau, diperlukan
instrumen pemerintah sebagai bentuk intervensi dalam melakukan Stabilisasi
Pasokan dan Harga Pangan melalui kemudahan akses pasar bagi produsen
dan perluasan outlet pangan dalam bentuk Kios Pangan bagi konsumen. Salah
satu bentuk intervensi tersebut, adalah penguatan kelembagaan Kios Pangan,
baik yang dikelola atau dibina oleh Pemerintah maupun masyarakat sebagai
salah satu outlet pangan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan
yang terjangkau dan berkualitas.
Kios Pangan merupakan outlet bagi produsen, distributor dan/atau pelaku
usaha pangan lainnya untuk memasarkan langsung produknya, sehingga dapat
berperan dalam upaya pengendalian harga agar sesuai dengan aturan yang
ditetapkan Pemerintah. Kehadiran Kios Pangan merupakan salah satu solusi
dalam mengatasi gejolak pasokan dan harga terutama pangan pokok di tingkat
produsen dan konsumen, dimana Kios Pangan menjual bahan pangan pokok
strategis yang diutamakan operasional setiap hari kepada masyarakat.
Secara operasional, proses perdagangan di Kios Pangan meningkatkan
aksesbilitas masyarakat terutama pada pangan pokok strategis baik yang
berasal dari Petani/Peternak/Poktan/Gapoktan, distributor, Perum BULOG, BUMN
Pangan, BUMD Pangan, dan pelaku usaha pangan lainnya.
Keberadaan Kios Pangan diharapkan mampu memangkas rantai pasok
distribusi pangan. Dengan memasarkan komoditas pangan langsung ke Kios
Pangan, maka telah memotong rantai distribusi pemasaran sehingga
diharapkan lebih terjangkau oleh masyarakat dan lebih rendah dari harga pasar.
B. TUJUAN KEGIATAN
1. memfasilitasi penyediaan dan penyaluran pangan dari
Petani/Peternak/Poktan/Gapoktan, distributor, Perum BULOG, BUMN Pangan,
BUMD Pangan, dan pelaku usaha pangan lainnya kepada Kios Pangan
maupun masyarakat umum;
2. meningkatkan aksesbilitas masyarakat terhadap pangan pokok strategis dengan
harga terjangkau dan berkualitas;
3. menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok, baik di tingkat produsen
maupun konsumen.
C. SASARAN
Sasaran kegiatan kios pangan adalah seluruh pengelola Kios Pangan
sebanyak 40 unit yang tersebar ada 1 (satu) Kota dan 5 (lima) kabupaten di Provinsi
Papua Barat Daya.
D. PENERIMA MANFAAT
Penerima manfaat dari kegiatan yang dilakukan adalah Orang Asli Papua
(OAP) pengelola kios pangan di Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten.
Maybrat, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Raja Ampat dan Kabupaten
Tambrauw.
D. INDIKATOR KEBERHASILAN
Indikator yang diharapkan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah tersedianya
rak minimarket kios angan di titik lokasi masing-masing Kabupaten/Kota dan sesuai
dengan kriteria yang ditetapkan dalam petunjuk teknis.
Strategi pencapaian keluaran dengan sistem LS melalui Pihak ketiga (Kontraktual)
G. PROSEDUR PENGADAAN RAK SUPERMARKET KIOS PANGAN
- Rak Supermarket Kios Pangan yang diadakan oleh Penyedia akan diperiksa oleh
PPK, Tim Pendukung yang ditetapkan oleh PPK, serta Tim Teknis Provinsi
- Pemeriksaan akan dilakukan di lokasi masyarakat penerima bantuan
- Rak Supermarket Kios Pangan yang memenuhi syarat sesuai dengan spesifikasi
dan jumlah yang cukup berdasarkan hasil pemeriksaan, akan dituangkan dalam
Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Penyedia kepada PPK selanjutnya di
serahkan langsung kepada masyarakat penerima bantuan.
H. SPESIFIKASI TEKNIS
NO NAMA BARANG SPESIFIKASI Jumlah
1 Rak Supermarket Model Rak Single Starting :
Tipe Gold - Model T 180 Single Starting (Rak Utama)
dengan 2 tiang
- Kebutuhan 3 pasang jenis ini rak untuk 1 unit
kios
- Tiang pipa Hollow 30 X 60 mm,
120
Tebal 1,1 mm
- Backmesh bingkai 20 X 20, 0.6 mm buah
- Kawat Diameter 3 mm
- Shelving atas 35 cm, Sheving Bawah 40 cm
- Panjang Rak 90 cm
- Mempunyai 5 cakar
- Mampu menahan beban sampai 60 kg
- Mempunyai 2 tulang penyangga di setiap
shelvingnya
- Tebal plat 0,6 mm, tebal bracket 1,4 mm
- Single 4 susun (Shelving atas 3 + shelving
dasar 1)
- Mempunyai price card
2 Rak Supermarket Model Rak Single Jointing :
Tipe Gold - Model T 180 Single Starting
(Rak Sambungan) dengan 1 tiang
- Kebutuhan 3 pasang rak untuk 1 unit kios
120
- Tiang pipa Hollow 30 X 60 mm,
buah
Tebal 1,1 mm
- Backmesh bingkai 20 X 20, 0.6 mm
- Kawat Diameter 3 mm
- Shelving atas 35 cm, Shelving Bawah 40 cm
- Panjang Rak 90 cm
- Mempunyai 5 cakar
- Mampu menahan beban sampai 60 kg
- Mempunyai 2 tulang penyangga di setiap
shelvingnya
- Tebal plat 0,6 mm, tebal bracket 1,4 mm
- Single 4 susun (Shelving atas 3 + shelving
dasar 1)
- Mempunyai price card
Sorong, Oktober 2025
Pejabat Pemb uat Komitmen (PPK)
Absalom Solossa,S.Pi,MM
NIP. 19750424 200605 1 001