Papua Barat Daya Investment Year 2025 | Forum & Expo
Menjaga Harmoni dalam Satu Kesatuan NKRI, Otonomi Khusus, Ekonomi, Budaya dan
Ekosistem melalui Sinergi dan Kolaborasi yang Inklusif dan
Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045
Gedung L. J. Jitmau, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya
18 – 20 November 2025
Latar Belakang
Papua Barat Daya (PBD) merupakan salah satu wilayah strategis di Kawasan Timur Indonesia,
dengan kekayaan sumber daya alam meliputi hasil laut, perkebunan, pertambangan, dan
keanekaragaman hayati yang tinggi. Wilayah ini juga memiliki warisan budaya yang kaya,
termasuk seni tari, musik, dan kearifan lokal masyarakat adat. Namun, meskipun potensi besar
ini ada, PBD menghadapi tantangan signifikan terkait pembangunan yang merata, pemanfaatan
investasi yang optimal, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan pelestarian budaya
serta ekosistem.
Sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, yang menekankan delapan pilar pembangunan:
kesejahteraan rakyat, stabilitas sosial-politik, penguatan ekonomi, harmonisasi budaya,
transformasi digital, pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, dan pengembangan
sumber daya manusia, kegiatan Papua Barat Daya Investment Year 2025 (PBDIY 2025)
dirancang sebagai platform strategis untuk:
1. Mengintegrasikan pembangunan ekonomi dan sosial melalui investasi berkelanjutan
yang melibatkan investor PMA dan PMDN.
2. Menguatkan sinergi antar-daerah di Kawasan Timur Indonesia, memfasilitasi kerja
sama regional untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
3. Mendorong inovasi dan transformasi digital di kalangan anak muda dan pelaku UMKM,
sehingga mereka mampu bersaing secara kreatif dan adaptif di era digital.
4. Memperkuat identitas budaya dan kreativitas lokal, melalui festival seni, lomba kreasi
pangan, dan kompetisi PBD Idol, sebagai sarana promosi budaya dan penguatan
ekonomi kreatif.
5. Melindungi ekosistem dan sumber daya alam dengan menekankan pembangunan
berkelanjutan, selaras dengan tujuan jangka panjang Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Visi-Misi Gubernur PBDIY 2025–2030, yaitu:
• Mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, dengan
memaksimalkan potensi lokal dan investasi strategis.
• Meningkatkan kapasitas SDM dan inovasi teknologi, khususnya di sektor ekonomi
kreatif dan digitalpreneurship.
• Memperkuat kerja sama lintas sektoral dan regional, termasuk kemitraan antara
pemerintah, masyarakat adat, investor, dan akademisi.
• Melestarikan budaya lokal dan mengintegrasikan pembangunan sosial, sehingga
pembangunan ekonomi tidak mengorbankan kearifan lokal maupun harmoni sosial.
• Mengelola ekosistem dan sumber daya alam secara berkelanjutan, mendukung
ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat jangka panjang.
Dengan latar belakang ini, PBDIY 2025 menjadi momentum strategis untuk mendorong
investasi, inovasi, dan kolaborasi multi-stakeholder, sekaligus memperkuat harmonisasi antara
pembangunan ekonomi, sosial, budaya, dan ekosistem, menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan
ini juga akan menghasilkan rekomendasi kebijakan, piagam simposium, serta dokumentasi
kreatif yang dapat menjadi acuan pembangunan dan promosi PBD di tingkat nasional maupun
internasional.
Tujuan Kegiatan
1. Meningkatkan promosi potensi investasi unggulan Papua Barat Daya kepada investor
nasional dan global.
2. Mendorong implementasi Otonomi Khusus yang berorientasi pada kesejahteraan
masyarakat dan keberlanjutan ekosistem.
3. Menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat sinergi antar-stakeholder dalam
pembangunan ekonomi daerah.
4. Mendorong keterlibatan masyarakat adat, UMKM, pemuda dan pelaku ekonomi kreatif
sebagai bagian integral dari ekosistem investasi.
Bentuk Kegiatan
• Simposium Tanah Papua: Forum diskusi panel dan sharing session antara kepala
daerah se-tanah Papua dengan Pemerintah Pusat
• Forum Investasi: Seminar, diskusi panel, dan presentasi peluang investasi strategis.
• Business Matching: Pertemuan langsung antara investor dengan pelaku usaha dan
pemerintah daerah.
• Forum Papua Barat Daya: Wadah diskusi panel dan sharing session antara stakeholder
pembangunan di Provinsi papua Barat Daya
• Forum Kerja Sama Regional Indonesia Timur: Ruang Sinergi dan kolaborasi antar
daerah untuk mendorong kerjasama dalam berbagai sektor pembangunan daerah.
• Penandatanganan MoU/PKS: Kesepakatan kerja sama investasi dan pembangunan
daerah.
• Expo & Exhibition: Pameran produk unggulan daerah (UMKM, perikanan, pariwisata,
energi, ekonomi kreatif).
• Side Event:
o Dialog budaya dan kuliner khas Papua
o Workshop Digitalpreneur
o Konser Harmoni Talenta Muda PBD
o Festival Tari Yospen 2025
o PBD Idol 2025
o Panggung Hiburan
Peserta
• Pemerintah Pusat (Kemenko, Kementerian Investasi/BKPM, KKP, Kemenparekraf, KLHK,
dll.)
• Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan kabupaten/kota.
• DPR RI, DPD RI, DPRP dan MRP Papua Barat Daya.
• Perwakilan Kedutaan & Mitra Internasional.
• Investor Nasional & Global.
• Perusahaan BUMN & Swasta.
• Perbankan & Lembaga Keuangan.
• Akademisi, LSM, Komunitas & Organisasi Adat.
• Pelaku UMKM, Start-Up, dan Ekonomi Kreatif.
Output Kegiatan
• Dokumen Simposium Tanah Papua 2025 (Piagam / Komunike)
• Rekomendasi & Joint Statement Forum Kerja Sama Regional
• Konten digital UMKM & pemenang lomba digitalpreneur
• Festival Tari Yospan & PBD Idol (dokumentasi & publikasi budaya)
• Video Presentasi Lomba Kreasi Pangan Lokal
Manfaat Kegiatan
• Bagi Pemerintah Daerah: Memperluas akses investasi untuk mempercepat
pembangunan.
• Bagi Investor: Mendapatkan peluang investasi strategis dengan dukungan Otsus dan
ekosistem berkelanjutan.
• Bagi Masyarakat Adat & UMKM: Meningkatkan akses pasar, pemberdayaan ekonomi,
dan promosi budaya.
• Bagi Indonesia: Mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan
inklusif di wilayah timur.
Impact Kegiatan
1. Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
o Peningkatan investasi PMA & PMDN di Papua Barat Daya.
o Perluasan peluang usaha bagi UMKM dan sektor ekonomi kreatif lokal.
2. Penguatan Sinergi Regional dan Nasional
o Terbentuknya jaringan kerja sama strategis antar-provinsi di Kawasan Timur
Indonesia.
o Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, investor, akademisi, dan masyarakat
adat.
3. Peningkatan Kapasitas SDM dan Digitalpreneurship
o Anak muda dan pelaku UMKM mendapatkan keterampilan digital, konten
kreatif, dan strategi pemasaran modern.
o Peningkatan kesiapan UMKM lokal untuk bersaing di pasar nasional maupun
internasional.
4. Penguatan Identitas Budaya dan Pariwisata Lokal
o Promosi budaya Papua Barat Daya melalui festival tari, lomba kreasi pangan, dan
PBD Idol.
o Pelestarian seni, musik, dan kearifan lokal sebagai daya tarik ekonomi kreatif.
5. Pelestarian Ekosistem dan Lingkungan
o Kesadaran pembangunan berkelanjutan meningkat, menjaga keseimbangan
antara ekonomi, sosial, dan ekosistem.
o Mendukung ketahanan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam untuk
generasi mendatang.
6. Kontribusi terhadap Indonesia Emas 2045
o Mendukung roadmap nasional menuju Indonesia Emas melalui pembangunan
inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.
o Menjadi model pembangunan terpadu yang mengintegrasikan ekonomi, sosial,
budaya, dan lingkungan di Papua Barat Daya.
Waktu dan Tempat
Tanggal: 18 – 20 November 2025
Tempat: Gedung L. J. Jitmau, Kota Sorong, Papua Barat Daya
Agenda Kegiatan (Terlampir)
Penutup
Papua Barat Daya Investment Year 2025 (PBDIY 2025) merupakan momentum strategis untuk
memperkuat sinergi antara pemerintah, investor, masyarakat adat, akademisi, dan pelaku
UMKM dalam membangun Papua Barat Daya yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi platform untuk menarik investasi dan memperkuat kerja sama
regional, tetapi juga untuk mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, mempromosikan
budaya lokal, serta melestarikan ekosistem alam yang menjadi kekayaan masa depan daerah.
Dengan terlaksananya PBDIY 2025, diharapkan tercipta harmoni pembangunan ekonomi,
sosial, budaya, dan lingkungan, selaras dengan Asta Cita Pemerintah dan mendukung Visi-
Misi Gubernur PBDIY 2025–2030, sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju Indonesia Emas
2045.
Diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat berpartisipasi aktif, memberikan masukan
konstruktif, dan menjalin kolaborasi yang menghasilkan manfaat jangka panjang bagi
masyarakat Papua Barat Daya dan bangsa secara keseluruhan.