Belanja Barang Untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat Pakan Dan Ternak Ayam (Sumba)

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10176063000
Date: 4 June 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi Nusa Tenggara Timur
Work Unit: Dinas Peternakan
Procurement Type: Pengadaan Barang
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 276,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 276,000,000
Winner (Pemenang): CV Aqiles Karya
NPWP: 02*0**9****22**0
RUP Code: 59616219
Work Location: Dinas Peternakan Provinsi NTT - Sumba Barat (Kab.)
Participants: 1
Attachment
URAIAN   SINGKAT                                  
                                                                    
                                                                    
                                                                    
     Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi dengan prevalensi
stunting tertinggi di Indonesia, dengan angka yang masih jauh di atas rata-rata nasional.
                                                                    
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023, NTT menempati posisi
kedua dengan prevalensi stunting tertinggi di Indonesia, yaitu 37,9%, yang kemudian
                                                                    
mengalami penurunan menjadi 35,5% pada tahun 2024. Beberapa faktor yang
menyebabkan tingginya angka stunting di NTT antara lain terbatasnya akses terhadap
                                                                    
makanan bergizi, air bersih, layanan kesehatan, serta rendahnya tingkat pendidikan,
khususnya di kalangan ibu. Kurangnya pemahaman tentang pola asuh, gizi, dan
                                                                    
kesehatan anak juga menjadi faktor yang berkontribusi terhadap permasalahan ini.
Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi kesehatan individu, tetapi juga potensi
                                                                    
pembangunan sumber daya manusia di masa depan, karena anak yang mengalami
stunting cenderung memiliki kemampuan belajar yang lebih rendah serta berisiko
                                                                    
mengalami penyakit kronis di usia dewasa.                           
     Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Peternakan
Provinsi NTT berupaya menurunkan angka stunting melalui pemberdayaan ekonomi,
                                                                    
sosial, dan budaya dengan melakukan pengembangan Ayam Kampung Unggul
Balitbangtan (Ayam KUB) di tiga kabupaten dengan prevalensi stunting tertinggi, yaitu
                                                                    
Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Sumba Barat.
     Sasaran penerima manfaat dari kegiatan / pekerjaan ini adalah 96 kelompok
                                                                    
tani ternak (480 orang) masyarakat dan kelompok tani ternak di Kabupaten Timor
Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Sumba Barat (masing-masing kabupaten
                                                                    
sebanyak 160 orang / 32 kelompok), di mana setiap kelompok menerima 25 ekor
ayam KUB (5 jantan dan 20 betina) dan 100 kg pakan ayam KUB.        
                                                                    
     Pelaksanaan pekerjaan ini dibiayai oleh DPA Dinas Peternakan Provinsi Nusa
Tenggara Timur, dengan waktu pelaksanaan pekerjaan ini adalah pekerjaan harus
                                                                    
dilaksanakan paling lama selama 180 Hari Kalender di Tahun Anggaran 2025.