| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0027589068302000 | Rp 14,813,564,499 | - | |
| 0413701962302000 | Rp 14,863,754,381 | Peserta calon penyedia TIDAK Meyampaikan dan Mengupload Dokumen sebagi berikut; 1. Daftar isian peralatan utama beserta: a. Bukti kepemilikan peralatan yang berupa milik sendiri yaitu STNK, BPKB, invois, kuitansi, bukti pembelian, surat perjanjian jual beli atau bukti kepemilikan lainnya; b. Bukti kepemilikan peralatan yang berupa sewa beli yaitu surat perjanjian sewa beli, invois uang muka, kuitansi uang muka, angsuran atau bukti sewa beli lainnya; c. Bukti peralatan yang berupa sewa yaitu surat perjanjian sewa beserta bukti kepemilikan/penguasaan peralatan dari pemberi sewa berupa: c.1. Bukti kepemilikan peralatan dari pemberi sewa yaitu STNK, BPKB, invois, kuitansi, bukti pembelian, surat perjanjian jual beli, atau bukti kepemilikan lainnya; atau c.2. Bukti kepemilikan peralatan yang berupa sewa beli yaitu surat perjanjian sewa beli, invois uang muka, kuitansi uang muka, angsuran, atau bukti sewa beli lainnya; Bukti penguasaan peralatan pemberi sewa dapat berupa: c.2.a. Surat pengalihan hak dari pemilik peralatan ke pemberi sewa; c.2.b. Surat kuasa dari pemilik peralatan ke pemberi sewa; c.2.c. Surat pernyataan penguasaan alat ke pemberi sewa; atau c.2.d. Bukti pendukung lainnya yang mencantumkan adanya pemberian kuasa peralatan dari pemilik peralatan ke pemberi sewa; 2. Daftar isian personel manajerial beserta daftar riwayat pengalaman kerja atau referensi kerja dari pemberi pekerjaan. | |
| 0018656637302000 | Rp 14,899,941,657 | Peserta calon penyedia TIDAK Meyampaikan dan Mengupload Dokumen sebagi berikut; 1. Daftar isian peralatan utama beserta: a. Bukti kepemilikan peralatan yang berupa milik sendiri yaitu STNK, BPKB, invois, kuitansi, bukti pembelian, surat perjanjian jual beli atau bukti kepemilikan lainnya; b. Bukti kepemilikan peralatan yang berupa sewa beli yaitu surat perjanjian sewa beli, invois uang muka, kuitansi uang muka, angsuran atau bukti sewa beli lainnya; c. Bukti peralatan yang berupa sewa yaitu surat perjanjian sewa beserta bukti kepemilikan/penguasaan peralatan dari pemberi sewa berupa: c.1. Bukti kepemilikan peralatan dari pemberi sewa yaitu STNK, BPKB, invois, kuitansi, bukti pembelian, surat perjanjian jual beli, atau bukti kepemilikan lainnya; atau c.2. Bukti kepemilikan peralatan yang berupa sewa beli yaitu surat perjanjian sewa beli, invois uang muka, kuitansi uang muka, angsuran, atau bukti sewa beli lainnya; Bukti penguasaan peralatan pemberi sewa dapat berupa: c.2.a. Surat pengalihan hak dari pemilik peralatan ke pemberi sewa; c.2.b. Surat kuasa dari pemilik peralatan ke pemberi sewa; c.2.c. Surat pernyataan penguasaan alat ke pemberi sewa; atau c.2.d. Bukti pendukung lainnya yang mencantumkan adanya pemberian kuasa peralatan dari pemilik peralatan ke pemberi sewa; 2. Daftar isian personel manajerial beserta daftar riwayat pengalaman kerja atau referensi kerja dari pemberi pekerjaan. | |
PT Rajawali Jaya Konstruksi | 06*4**2****47**0 | - | - |
PT Indo Trans Konstruksi | 08*8**7****07**0 | - | - |
| 0032763864306000 | - | - | |
| 0025245580307000 | - | - | |
PT Gunung Baja Permata | 09*1**9****35**0 | - | - |
CV Alittifaqiah Press | 09*7**3****12**0 | - | - |
| 0024027500302000 | - | - | |
PT Artama Anugrah Konstruksi | 09*4**9****67**0 | - | - |
Bangun Cipta Konstruksi | 0935816074301000 | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN
RUANG
Jl. Serasan Seandanan No.18 Komplek Perkantoran Pemkab OKU Selatan,
Muaradua, Ogan Komering Ulu Selatan.
URAIAN SINGKAT
PEKERJAAN :
PEMBANGUNAN JEMBATAN TIPE B KOMERING IV SIMPANG
KABUPATEN OKU SELATAN
PA : Ir. A. FARID EFFENDY, S.T, M.M.
SKPD : DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN
RUANG
KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN
NAMA PPK : ALNAN FARISI, S.ST.,MM
TAHUN ANGGARAN 2025
RUANG LINGKUP
URAIAN
a. Secara Khusus spesifikasi yang digunakan pada kegiatan ini
PEKERJAAN
adalah :
➢ Galian Biasa
➢ Galian Batu
➢ Timbunan Biasa dari sumber galian
➢ Beton strukur, fc’20 MPa
➢ Beton, fc’10 Mpa
➢ Baja Tulangan Sirip BjTS 280
➢ Dinding Sumuran Silinder terpasang, Diameter 3,5 meter
➢ Penyiapan Badan Jalan
➢ Lapis Fondasi Agregat Kelas B
➢ Lapis Fondasi Bawah Beton Kurus
➢ Perkerasan Beton Semen.
b. Secara Umum Spesifikasi yang digunakan merunut spesifikasi
Umum 2018 yang dikeluarkan oleh Dirjen Bina Marga berupa
ketentuan mengenai;
➢ Penggunaan peralatan yang diperlukan
➢ Penggunaan Tenaga Kerja
➢ Metode kerja/ Prosedur pelaksanaan pekerjaan
➢ Perhitungan prestasi pekerjaan untuk pembayaran
➢ Pembuatan laporan dan dokumentasi
➢ Penerapan manajemen K3 Konstruksi (Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN :
I. Pekerjaan Pembuatan Abutment Jembatan meliputi pembangunan struktur penahan
tanah pada kedua ujung jembatan. Abutmen berfungsi untuk menahan beban dari
bangunan atas jembatan (termasuk beban lalu lintas) dan menyalurkannya ke pondasi.
Rincian Pekerjaan:
1. Persiapan:
⚫ Pembersihan lokasi: Membersihkan area sekitar abutmen dari puing-puing,
tumbuhan, dan material lainnya.
⚫ Penyediaan alat dan bahan: Memastikan ketersediaan alat berat (misalnya,
ekskavator, alat breker, alat pengaduk beton), material konstruksi (baja tulangan,
beton, bekisting), dan peralatan keselamatan kerja.
2. Konstruksi Pondasi:
⚫ Penggalian Abutment dan Pondasi Sumuran: Pembuatan lubang pondasi atau
sesuai dengan desain.
⚫ Pengecoran: Pengecoran beton untuk lantai kerja untuk abutment jembatan
rangka baja meliputi persiapan, pengecoran, dan perawatan beton.
3. Konstruksi Abutmen:
⚫ Pemasangan bekisting: Pembuatan cetakan beton untuk membentuk struktur
abutmen.
⚫ Pemasangan tulangan: Pemasangan baja tulangan sesuai dengan desain untuk
memperkuat struktur beton.
⚫ Pengecoran abutmen: Pengecoran beton pada bekisting untuk membentuk badan
abutmen.
⚫ Perawatan beton: Melakukan perawatan beton yang telah dicor (misalnya,
penyiraman) untuk memastikan kekuatan beton.
II. Pekerjaan Pembuatan Talud Oprit Jembatan meliputi pembuatan talud, timbunan
tanah, lapis pondasi, dan perkerasan jalan. Pekerjaan ini bertujuan untuk
menghubungkan jalan dengan struktur jembatan, memastikan stabilitas dan keamanan
jalan akses menuju jembatan.
Berikut adalah uraian singkat pekerjaan pembangunan Talud Oprit Jembatan:
1. Konstruksi Talud untuk Oprit Jembatan:
Talud jalan:
Pembuatan talud untuk oprit Jembatan menggunakan konstruksi beton bertulang
K.250.
2. Timbunan Tanah untuk Oprit Jembatan:
Penghamparan dan pemadatan:
Timbunan tanah biasa dilakukan secara berlapis dan dipadatkan untuk menciptakan
dasar yang stabil.
Pengambilan material:
Material timbunan bisa berasal dari sumber galian.
3. Lapis Pondasi Jalan agregat B untuk Oprit Jembatan:
Agregat: Penghamparan dan pemadatan lapis pondasi agregat kelas B dilakukan
untuk memberikan kekuatan dan stabilitas pada permukaan jalan.
4. Lapis Fondasi Bawah Beton Kurus
⚫ Dimulai dari persiapan Bekisting dipasang untuk membentuk batas lapisan
beton kurus
⚫ Beton kurus dicampur sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan, biasanya
dengan kekuatan yang lebih rendah dari beton struktural.
⚫ Beton kurus diangkut ke lokasi dan dituangkan ke area yang telah
dipersiapkan.
⚫ Beton kurus diratakan dan dipadatkan untuk mencapai ketebalan dan kerataan
yang sesuai.
⚫ Beton kurus dijaga kelembapannya selama proses pengerasan untuk
mencegah keretakan.
5. Pekerjaan cor jalan pada oprit jembatan rangka jembatan adalah proses pembuatan
lapisan beton pada permukaan jalan untuk meningkatkan kekuatan dan
ketahanannya terhadap beban lalu lintas dan cuaca. Pekerjaan ini melibatkan
beberapa tahapan, mulai dari persiapan lokasi, pemasangan bekisting, pengecoran
beton, hingga perawatan dan pengujian.
III. Pekerjaan cor jalan menuju lokasi jembatan rangka jembatan adalah proses
pembuatan lapisan beton pada permukaan jalan untuk meningkatkan kekuatan dan
ketahanannya terhadap beban lalu lintas dan cuaca. Pekerjaan ini melibatkan beberapa
tahapan, mulai dari persiapan lokasi, pemasangan bekisting, pengecoran beton, hingga
perawatan dan pengujian.
Berikut adalah uraian singkat tahapan pekerjaan cor jalan:
1. Pekerjaan Persiapan:
Survey dan Pengukuran: Melakukan survei lokasi untuk menentukan elevasi,
kelandaian, dan dimensi jalan. Memasang patok referensi dan bouwplank
sebagai acuan ketinggian dan lebar pengecoran.
Pembersihan Lokasi: Membersihkan area pengecoran dari segala jenis material
organik, sampah, dan benda lain yang dapat mengganggu proses pengecoran.
Persiapan K3: Memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja
dan melakukan briefing keselamatan sebelum memulai pekerjaan.
2. Pekerjaan Lapis Fondasi Agregat B
Agregat: Penghamparan dan pemadatan lapis pondasi agregat kelas B dilakukan
untuk memberikan kekuatan dan stabilitas pada permukaan jalan
3. Lapis Fondasi Bawah Beton Kurus
⚫ Dimulai dari persiapan Bekisting dipasang untuk membentuk batas lapisan
beton kurus
⚫ Beton kurus dicampur sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan, biasanya
dengan kekuatan yang lebih rendah dari beton struktural.
⚫ Beton kurus diangkut ke lokasi dan dituangkan ke area yang telah
dipersiapkan.
⚫ Beton kurus diratakan dan dipadatkan untuk mencapai ketebalan dan
kerataan yang sesuai.
⚫ Beton kurus dijaga kelembapannya selama proses pengerasan untuk
mencegah keretakan.
4. Pekerjaan Cor Beton Jalan:
Pemasangan Bekisting: Memasang bekisting (cetakan) sesuai dengan bentuk
dan dimensi jalan yang direncanakan.
Pengendalian Kualitas Beton: Memastikan kualitas beton yang digunakan sesuai
dengan spesifikasi yang ditetapkan, termasuk pengujian slump.
Pengecoran Beton: Menuangkan adukan beton ke dalam bekisting secara merata
dan memadatkan beton untuk menghilangkan rongga udara.
Perawatan Beton: Melakukan perawatan beton, seperti penyiraman air secara
teratur, untuk memastikan beton mencapai kekuatan yang optimal.
5. Pekerjaan Akhir:
Pembongkaran Bekisting: Membongkar bekisting setelah beton mencapai
kekuatan yang cukup untuk menahan beban sendiri.
Pengujian Mutu Beton: Melakukan pengujian mutu beton untuk memastikan
kekuatan dan kualitasnya sesuai dengan standar yang berlaku.
Pembersihan Akhir: Membersihkan area proyek dari sisa-sisa material dan
peralatan. Pekerjaan cor jalan yang baik akan menghasilkan jalan beton yang
kuat, awet, dan mampu menahan beban lalu lintas dengan baik.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 20 March 2023 | Penanganan Ruas Jalan Simpang Gunung Raya - Gunung Raya | Kab. Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 6,883,716,000 |
| 24 May 2019 | Peningkatan Jalan Simpang Sidodadi - Sidodadi Kecamatan Buay Pemaca | Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 3,965,200,000 |
| 6 June 2022 | Lanjutan Jalan Liman Sakti - Trans Damarpura | Kab. Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 2,976,807,790 |
| 5 March 2020 | Lanjutan Pembangunan Jalan Liman Sakti Desa Jaga Raga Kec. Buana Pemaca | Kab. Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 2,966,110,000 |
| 14 June 2019 | Pembangunan Jalan Jagaraga Liman Sakti - Trans Damarpura Kec. Buana Pemaca | Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 2,965,200,000 |
| 13 April 2023 | Belanja Modal Jembatan Lainnya - Rekonstruksi Jembatan Gantung Desa Tanjung Raya Kec. Buay Sandang Aji | Kab. Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 2,700,000,000 |
| 23 February 2021 | Pembangunan Jembatan Gantung Negeri Agung Kec Bsa | Kab. Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 2,539,800,340 |
| 30 May 2014 | Pembangunan Jembatan Sungai Kisau Dusun IV Dan V Desa Pendagan Kec. Muaradua | Rp 2,016,200,000 | |
| 12 May 2017 | Peningkatan Jalan Batu Belang II Kec. Muaradua | Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 2,000,000,000 |
| 24 October 2023 | Preservasi Jalan Jagaraga - Pemkab Kec. Muaradua | Kab. Ogan Komering Ulu Selatan | Rp 1,989,000,000 |