Belanja Jasa Konsultansi Lainnya-Jasa Konsultansi Lingkungan

Seleksi Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 3242668
Status: Seleksi Gagal
Date: 19 June 2024
Year: 2024
KLPD: Kab. Padang Lawas
Work Unit: Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman Dan Perhubungan
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 200,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 199,994,250
RUP Code: 50372443
Work Location: jl. Lingkar Sisupak Latong - Padang Lawas (Kab.)
Participants: 5
Applicants
0317054195124000-
0027490838124000-
0312129422124000-
0029967882122000-
0018010637121000-
Attachment
URAIAN PEKERJAAN                                
                                                                      
                                                                      
Pada dasarnya pedoman yang digunakan dalam kegiatan Belanja Jasa Konsultasi
Lainnya-Jasa Konsultansi Lingkungan yang dilakukan untuk penyusunan Dokumen
                                                                      
Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) mengacu pada Buku Outline Penyusunan Dan
Pemutakhiran Strategi Kabupaten/Kota Tahun 2020 yang disusun oleh Kementerian
                                                                      
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya,
Direktorat Pengembangan PLP selaku Project Implementation Unit (PIU) Teknis Program
                                                                      
Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) bersama dengan Kelompok Kerja
Pembangunan Perumahan, Permukiman, Air Minum dan Sanitasi (Pokja PPAS) Nasional.
                                                                      
Berdasarkan Pedoman tersebut dijelaskan bahwa standar penyusunan Dokumen SSK
terdiri dari beberapa substansi yang dimuat yaitu :                   
                                                                      
1) Menetapkan Visi dan Misi Sanitasi Kabupaten/Kota yang mengacu ke Visi dan Misi
  Kabupaten/Kota, sebagai acuan untuk pembangunan sanitasi jangka menengah (5
                                                                      
  tahun).                                                             
                                                                      
2) Menetapkan Rencana Sistem Sanitasi jangka panjang (10-15 tahun) yang
  memperhatikan; Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten; proyeksi
                                                                      
  kepadatan penduduk; dan kondisi lingkungan.                         
3) Menetapkan Zona Sistem Sanitasi untuk masing-masing sistem sanitasi, yang meliputi
                                                                      
  sub-sektor air limbah, persampahan, dan drainase. Beberapa kelurahan yang letaknya
  berdekatan dan memiliki sistem yang sama digabungkan menjadi satu zona sistem
                                                                      
  sanitasi untuk masing-masing sub-sektor.                            
4) Menetapkan tahapan pengembangan sanitasi yang dibagi sesuai dengan jangka waktu
                                                                      
  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten/Kota (5
  tahun).                                                             
                                                                      
5) Analisis kemampuan daerah untuk pendanaan sanitasi                 
Adapun proses penyusunan dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten Padang Lawas tersebut
                                                                      
yaitu:                                                                
1) Sumber Data                                                        
                                                                      
  a. Penilaian dan pemetaan kondisi sanitasi kabupaten saat ini (Buku Putih Sanitasi),
    untuk belajar dari fakta sanitasi guna menetapkan kondisi sanitasi yang tidak
                                                                      
    diinginkan. Pada tahap ini Tim Penyusun Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK)
    mengkaji kembali Buku Putih Sanitasi Kabupaten Padang Lawas untuk memastikan
                                                                      
    kondisi yang ada saat ini khususnya kondisi yang tidak diinginkan atau
    permasalahan-permasalahan yang ada dalam pengelolaan sanitasi kabupaten.
    Kondisi semua sub sektor layanan sanitasi yang terdiri; air limbah, persampahan,
                                                                      
    drainase lingkungan dan sektor air bersih serta aspek pendukung. Metode yang
    digunakan adalah kajian data sekunder dan kunjungan lapangan untuk melakukan
                                                                      
    verifikasi informasi.                                             
  b. Arsip dan dokumen yang berkaitan dengan aktivitas program masing-masing
                                                                      
    dinas/badan/kantor terkait, baik langsung maupun tidak langsung, misalnya yang
    berupa data statistik, proposal, laporan, foto dan peta.          
                                                                      
  c. Narasumber, yang terdiri dari beragam posisi yang berkaitan dengan tugas
    dinas/kantor terkait untuk klarifikasi data-data, pihak swasta, masyarakat sipil, dan
                                                                      
    tokoh masyarakat.                                                 
  d. Data-data sekunder meliputi Kabupaten Padang Lawas Dalam Angka, Kecamatan
                                                                      
    Dalam Angka, rencana-rencana Kabupaten Padang Lawas seperti RTRW, RPIJM,
    RPJMD, dan lain-lain.                                             
                                                                      
2) Pengumpulan Data                                                   
                                                                      
  Proses pengumpulan data yang dilakukan yaitu menggunakan berbagai teknik
  antaralain:                                                         
                                                                      
  a. Desk Study (kajian literatur, data sekunder)                     
  b. FieldResearch (observasi, wawancara responden)                   
                                                                      
  c. FGD (Focus Group Discussion)                                     
3) Analisis Data                                                      
                                                                      
  Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penyusunan SSK ini
  yaitu dengan merumuskan program dan kegiatan pembangunan sanitasi kabupaten
                                                                      
  jangka menengah Strategi Sanitasi Kabupaten Padang Lawas (5 tahunan) dengan
  menggunakan alat bantu Instrumen SSK Tahun 2021.                    
                                                                      
4) Penyusunan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Padang Lawas.