Pembangunan Jaringan Perpipaan Air Limbah Pcsp Paket C1

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 12857251
Date: 29 November 2023
Year: 2024
KLPD: Kota Palembang
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 50,000,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 49,734,000,000
Winner (Pemenang): PT Kartika Ekayasa
NPWP: 016095440025000
RUP Code: 45271570
Work Location: Kota Palembang - Palembang (Kota)
Participants: 15
Applicants
0016095440025000Rp 49,483,550,211
PT Varia Usaha Beton
00*4**2****41**0-
CV Rozaq
06*3**7****04**0-
0033277518542000-
0612312116307000-
0810938126311000-
0016866840306000-
CV Wahana Multi Engineering
07*7**3****01**0-
0026500876301000-
0905065991306000-
0809970163306000-
0835457557303000-
PT Sungai Pinang Jaya
0026097675332000-
PT Epithu Logica Sembada
09*5**4****15**0-
0814843751301000-
Attachment
URAIAN PEKERJAAN                                 
                                                                        
                                                                        
Uraian pekerjaan ini secara singkat meringkas tahap pekerjaan pembangunan jaringan pipa air
limbah dengan mengacu kepada spesifikasi teknis dan gambar.             
Metode pekerjaan ini meliputi 2 jenis pekerjaan yang spesifik, yaitu pemasangan pipa saluran
pembuangan dan manhole (lubang inspeksi)/box sambungan serta sambungan rumah.
                                                                        
Metode Auger Drilling / Auger Jacking / Burst Jacking:                  
Pemasangan pipa saluran pembuangan dengan metode auger drilling / auger jacking / burst jacking
dan lubang inspeksi (manhole) meliputi tahapan pekerjaan berikut:       
  •  survei / pengukuran dan pematokan (spesifikasi 1.7);               
  •  koordinasi dengan pemilik utilitas lain (PAM, Gas [jika ada], PLN, dsb.) yang kemungkinan
     ada di dalam jalan atau overhead (spesifikasi 1.15);               
  •  sosialisasi kepada aparatur setempat dan warga sekitar tempat kegiatan (spesifikasi 1.16);
  •  pembongkaran perkerasan jalan untuk instalasi lubang inspeksi (manhole) dengan metode
     caisson (bertahap sesuai kemajuan pekerjaan) (spesifikasi 3.1-3.4);
  •  instalasi lubang inspeksi (manhole) dengan metode caisson Tahap 1 (manhole berfungsi
     sebagai starting pit atau arriving pit di mana starting pit berfungsi untuk instalasi alat auger
     drilling / auger jacking / burst jacking termasuk cor beton lantai kerja (spesifikasi 4.4);
  •  drilling / jacking pipa (pekerjaan [sub-]kontraktor spesialis (spesifikasi 4.1-4.4) dan instalasi
                                                                        
     pipa uPVC jacking (spesifikasi 4.4);                               
  •  instalasi lubang inspeksi (manhole) dengan metode caisson Tahap 2: lantai lubang inspeksi,
     pemasangan conversion slab prefabrikasi, spacer ring dan penutup manhole (manhole cover
     yang dibuat dari besi cor), benching lantai dalam manhole dan perapian manhole, termasuk
     drop structure jika ada di dalam gambar (spesifikasi 2.9/7);       
  •  pemulihan perkerasan (reinstatement beton dan aspal) (spesifikasi 5/7/8).
                                                                        
Waktu pelaksanaan selalu mematuhi terhadap Spesifikasi 1.8 (RKK) dan 1.9 (Manajemen Lalu Lintas).
PENTING: Untuk menjamin elevasi dan kemiringan pipa air limbah sesuai desain, pelaksanaan
pemasangan pipa air limbah (metode auger drilling / auger jacking / burst jacking) wajib dilakukan
dari posisi starting pit paling dalam ke arrival pit paling dangkal.    
                                                                        
Metode Galian Terbuka (Open Trench):                                    
Pemasangan pipa saluran pembuangan dan kotak sambungan lubang inspeksi (manhole) meliputi
tahapan pekerjaan berikut:                                              
  •  survei / pengukuran dan pematokan (spesifikasi 1.7);               
  •  koordinasi dengan pemilik utilitas lain (PAM, Gas [jika ada], PLN, dsb.) yang kemungkinan
     ada di dalam jalan atau overhead (spesifikasi 1.15);               
  •  sosialisasi kepada aparatur setempat dan warga sekitar tempat kegiatan (spesifikasi 1.16);
  •  pembongkaran perkerasan jalan dan gang (bertahap sesuai kemajuan pekerjaan) (spesifikasi
     3.1-3.4);                                                          
                                                                        
  •  penggalian tanah dan pengamanan trench (spesifikasi 3.1-3.4);      
  •  pasang plastic dan pasir sebagai tempat duduk pipa (bedding) (spesifikasi 4.5);
  •  instalasi pipa dan aksesories (spesifikasi 2.9/4.5);               
  •  konstruksi lubang inspeksi (manhole); lantai lubang inspeksi. pemasangan cincin manhole
     prefabrikasi, pemasangan conversion slab prefabrikasi, spacer ring dan penutup manhole
     (manhole cover yang dibuat dari besi cor) dan benching lantai dalam manhole (spesifikasi
     2.9/7);                                                            
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               1         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
  •  konstruksi kotak sambungan dan pemasangan titik pembersihan di jaringan pipa tersier yang
     tidak ada cukup ruang untuk manhole (spesifikasi 2.9/4.5);         
                                                                        
  •  pemasangan pipa lateral dan inlet rumah lengkap dengan clean-out point (spesifikasi 4.5);
  •  penimbunan dan pemadatan jalur galian (bertahap) dengan pasir (spesifikasi 3.1-3.4);
  •  pemulihan perkerasan (reinstatement beton dan aspal) (spesifikasi 5/7/8).
                                                                        
Waktu pelaksanaan selalu mematuhi terhadap Spesifikasi 1.8 (RKK) dan 1.9 (Manajemen Lalu Lintas).
PENTING: Untuk menjamin elevasi dan kemiringan pipa air limbah sesuai desain, pelaksanaan
pemasangan pipa air limbah (metode open trench) wajib dilakukan dari pipa utama (posisi paling
dalam) ke pipa lateral (posisi paling dangkal).                         
                                                                        
Pemasangan Sambungan Rumah                                              
  •  sosialisasi kepada aparatur setempat dan warga (spesifikasi 1.16 b./c./d.));
  •  survei / pengukuran sambungan rumah (spesifikasi 10.1);            
  •  pekerjaan sambungan rumah (spesifikasi 10.2)                       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               2         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
       Di halaman pra-pabrikasi, beton yang baru dituangkan harus terlindung dari sinar
       matahari langsung dan tetap basah (curing) setidaknya selama 3 hari. Tidak boleh ada
       retakan visual (penyusutan).                                     
                                                                        
       Ketebalan minimum dinding manhole harus 150 mm.                  
       Komponen manhole bagian dasar (base manhole) lapisan alas (base slab) terbuat dari
       beton bertulang yang dicor ditempat sebagaimana tertera pada gambar. Sebagai
                                                                        
       alternatif yang direkomendasi bagian dasar (base manhole) diproduksi parcetak.
     (a) Conversion slabs                                               
                                                                        
       Seperti yang ditunjukkan pada gambar, conversion slab pracetak harus ditempatkan pada
       cincin manhole bagian atas untuk menutup manhole, kecuali untuk yang bundar terbuka
       lebar 600 mm yang akan memberikan akses ke manhole. Conversion slab harus terbuat
       sesuai Gambar dan harus terbuat dari beton bertulang dengan kekuatan tekan minimum
       350 kg / cm2 (beton tipe A).                                     
     (b) Tutup manhole dan cincin                                       
                                                                        
       Di antara bukaan manhole dan conversion slab, beton pracetak spacer rings harus dibuat
       dengan ketinggian yang akan ditentukan pada lokasi yang akan memastikan bahwa bagian
       atas tutup manhole sejajar dengan jalan/trotoar di sekitarnya.   
       Spacer ring harus terbuat dari beton tidak betulang dengan kekuatan tekan minimum 225
       kg / cm2 (beton tipe D).                                         
                                                                        
       Tinggi maksimum spacer ring yang diperbolehkan adalah 400 mm.    
       Tutup manhole (manhole cover) dan bingkai yang digunakan harus terbuat dari besi tuang
       (ductile cast iron) dengan komponen engsel dan kunci. Komponen as harus terbuat dari
       stainless steel dengan diameter 22 mm. Total harus mampu menahan beban berat (heavy
       duty) dan beban uji minimum 20 ton.                              
                                                                        
       Bingkai (surround) manhole harus dicor dalam beton (grout) dengan kualitas beton
       minimum 500 kg/cm² dan harus terhubung dengan spacer ring menggunakan stek atau
       angkur. Kontraktor harus mendapat persetujuan dari Direksi Pekerjaan untuk jenis dan
       kualitas tutup dan bingkai manhole sebelum memesan komponen tersebut.
     Sebelum menuangkan beton elemen manhole pre-cast pertama, Direksi Pekerjaan harus
     diundang untuk memeriksa tulangan.                                 
                                                                        
2.9.4 Connection Box dan Clean Out Point                                
     Dalam sistem tersier, connection boxes harus dibuat di lokasi:     
                                                                        
     a) dimana ada 2 pipa atau lebih bertemu; dan                       
     b) dimana ada sudut/lengkung pada jalur pipa.                      
                                                                        
     Connection boxes harus:                                            
     a) ditimbun dalam tanah;                                           
                                                                        
     b) harus terbuat dari beton bertulang dengan kekuatan tekan minimum 300 kg / cm2.
     c) bagian bawah dan sisi-sisi kotak disarankan pracetak (tetapi boleh beton cast in situ),
       tutup harus pracetak.                                            
                                                                        
     d) semen yang digunakan untuk pembuatan semua komponen connection box haruslah
       semen tahan sulfat tipe V sesuai SNI-15-2049-2004.               
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               3         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
     Pada setiap lokasi dimana connection box harus dipasang, clean out point juga harus dibuat
     seperti yang ada pada Gambar. Bingkai beton (surround) harus beton pracetak terbuat dari
     beton bertulang dengan kekuatan tekan minimum 300 kg / cm2 (beton tipe A), semen tipe I
     sesuai SNI-15-2049-2004. Pipa uPVC pada clean out point harus ditutup dengan sebuah sekrup
                                                                        
     ‘clean out’ dan sebuah petutup besi tuang (ductile cast iron) seperti yang ditunjukkan dalam
     Gambar.                                                            
2.10 PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN                                          
                                                                        
     Pengukuran pipa-pipa untuk sistem gravitasi yang didatangkan oleh Kontraktor diukur dalam
     satuan linear meter (m) sesuai dengan panjang dan diameter nominal yang tertera pada
     Daftar Harga dan Kuantitas pengadaan dan pemasangan pipa masing-masing jenis pipa.
     Kontraktor Pelaksana mencermati dan memantau jumlah pipa dan manhole yang dibutuhkan
     untuk menyelesaikan pekerjaan sehingga jumlah pipa dan manhole yang didatangkan tidak
     melebihi kebutuhan sesungguhnya.                                   
                                                                        
     Apabila Kontraktor atas kelalaiannya mendatangkan pipa dan manhole dengan jumlah yang
     melebihi kebutuhan sesungguhnya, maka terhadap kelebihan jumlah tersebut tidak akan
     dilakukan pembayaran apapun.                                       
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               4         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
                     BAGIAN III - PEKERJAAN TANAH                       
                                                                        
                                                                        
3.1  UMUM                                                               
     A. Ringkasan                                                       
                                                                        
        Kontraktor harus menyediakan semua tenaga kerja, material, peralatan dan hal-hal
        insidental lain untuk melaksanakan semua penggalian, pengurasan, pembuangan,
        timbunan, pengisian dan gradasi yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang
        diindikasikan di dalam Gambar dan diatur di dalam ketentuan ini. Pekerjaan ini
        mencakup hal-hal berikut namun tidak terbatas pada:             
                                                                        
        (1) penggalian untuk struktur, manhole, saluran, pipa, perlengkapan kerja dan
           perkerasan;                                                  
        (2) semua timbunan untuk urugan dengan gradasi yang sesuai;     
                                                                        
        (3) pembuangan limbah dan sisa material; dan                    
        (4) semua pekerjaan yang relevan seperti perlengkapan penyokong dinding galian dan
           pengurasan.                                                  
                                                                        
        Atas persetujuan Direksi Pekerjaan, tanah humus dan ilalang hasil galian yang dimaksud
        pada artikel ini dapat disimpan oleh Kontraktor untuk digunakan sebagai timbunan
        sementara. Kontraktor bertanggungjawab untuk memeriksa semua truk dan kendaraan
        yang digunakan untuk transportasi tanah galian, lapisan organik, tanah timbunan dan
        bahan lain dari dan ke lokasi pekerjaan. Bak truk harus kedap dan dimuati sedemikian
        rupa sehingga muatan material tidak akan tumpah ke jalan raya.  
        Kontraktor harus melaksanakan semua peraturan lalu lintas dan keselamatan kerja yang
        dapat diterapkan. Kontraktor harus melaksanakan operasinya sedemikian sehingga truk
        dan kendaraan lain tidak menghasilkan gangguan di jalan raya. Segala jenis kotoran,
        lumpur dan material lain yang tertumpah ke jalan dan trersebar oleh roda kendaraan
        harus segera dibersihkan oleh Kontraktor.                       
                                                                        
     B. Definisi                                                        
        Terminologi turap penahan dan penyangga harus mencakup semua metode yang
        diperlukan untuk menopang gaya lateral dan vertikal dari dinding galian dan fasilitas
                                                                        
        yang ada di sekitar galian, menggunakan lembaran baja atau pancang dan penyokong
        atau material lain yang disetujui oleh Direksi Pekerjaan.       
     C. Kondisi dibawah permukaan                                       
                                                                        
        Laporan hasil penyelidikan tanah (geoteknik) dapat dipelajari di kantor Pemilik Proyek.
        Kontraktor diharapkan dapat melakukan penyelidikan geoteknik tambahan dari data
        yang ada yang dirasa perlu untuk mendapatkan petunjuk yang menggambarkan kondisi
        sebenarnya dan Kontraktor bertanggung jawab atas segala interpretasi yang dibuatnya
        berdasarkan informasi yang disediakan oleh Pemilik Proyek.      
     D. Prosedur konstruksi untuk menstabilkan penggalian struktur dan parit pipa
                                                                        
        Stabilitasi galian dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kedalaman penggalian, kondisi
        tanah dasar, muka air tanah, kemiringan, sistem penahan, beban muatan (termasuk
        bangunan dan beban lalu lintas), urutan konstruksi. Berikut ini adalah kriteria minimum
        yang harus dicermati oleh Kontraktor, ketika merencanakan penggalian, struktur
        penahan, penumpukan dan penyanggaan.                            
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               5         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        (1) Struktur                                                    
                                                                        
           Penggalian di sekitar bangunan yang ada memerlukan penopang untuk melindungi
           bangunan tersebut, sisi dinding galian harus ditopang guna menghindari kehancuran
           dan gedung-gedung di pemukiman. Kontraktor harus menyerahkan proposal untuk
           metode penggalian di dekat gedung-gedung guna mendapat untuk persetujuan dari
           Direksi Pekerjaan sebelum pekerjaan dimulai.                 
                                                                        
        (2) Perpipaan                                                   
           Lebar parit galian akan diputuskan sesuai dengan tingkat kesulitan pengerjaan di
           dalam parit penggalian, lebar jalan, kondisi lalu-lintas, keselamatan kerja dan
           jaminan kualitas pemasangan pipa yang mengacu pada gambar kontrak.
                                                                        
           Untuk penggalian untuk kedalaman kurang dari 1,5 m, atas usulan Kontraktor dan
           persetujuan dari Direksi Pekerjaan, dapat dilakukan tanpa turap penahan (box
           shuttering) tetapi dengan kondisi lereng yang stabil. Penggalian untuk kedalaman
           lebih dari 1,5 m harus dipasangi turap penahan (box shuttering).
           Lembaran baja dan tonggak penyangga harus digunakan untuk dinding penahan
           pada penggalian lebih dalam dari 1,5 m, papan dan balok kayu tidak boleh digunakan
           sebagai turap penahan dan tonggak penyangga karena tidak dapat diandalkan.
                                                                        
           Manakala penggalian parit atau shaft tidak mungkin dilakukan pada siang hari,
           Kontraktor harus mempertimbangkan untuk melaksanakannya pada malam hari.
           Dalam hal ini, parit pipa atau shaft harus ditutupi dengan lembaran baja memberi
           akses lalu lintas pada siang hari.                           
           Penimbunan tanah atau material konstruksi di dekat parit galian tidak
           diperkenankan, bahan-bahan tersebut harus disimpan di lokasi yang jauh dari parit
           galian untuk menjaga stabilitas dinding galian.              
                                                                        
           Kontraktor harus menyerahkan metode kerja yang diusulkan untuk penggalian,
           turap penahan dan tonggak penyangga kepada Direksi Pekerjaan untuk
           mendapatkan persetujuan, termasuk juga rencana pembuangan material galian,
           penimbunan dan pemulihan badan jalan.                        
                                                                        
           Penggalian, perlindungan struktur yang berdekatan, penimbunan dan pemulihan
           badan jalan harus dikontrol dengan ketat oleh Kontraktor sesuai dengan petunjuk
           yang tertera pada Spesifikasi Teknis.                        
     E. Gambar Kerja dan Perhitungan Struktural untuk Turap Penahan dan Tonggak Penyangga
                                                                        
        Selambat-lambatnya 28 hari sebelum pemasangan pipa, Kontraktor harus menyerahkan
        kepada Direksi Pekerjaan, 2 (dua) set lengkap gambar dan perhitungan struktur yang
        diusulkan untuk konstruksi turap penahan dan tonggak penyangga. Baja lembaran atau
        sheet pile dan tonggak penyangga dari baja harus digunakan untuk maksud penggalian
        ini. Informasi sebagai berikut harus dimasukkan dalam Gambar yang diajukan:
        (1) urutan pemasangan atau pemancangan sheet pile;              
        (2) penggunaan bak ukur untuk menjaga alinyemen turap penahan selama instalasi;
        (3) urutan penggalian dalam kaitannya dengan penempatan turap penahan dan waktu
           yang diantisipasi antara penggalian dan penempatan turap penahan;
        (4) dimensi dan karakteristik bahan dari turap penahan dan tonggak penyangga,
           termasuk modulus potongan, kekuatan luluh, desain tekanan dan komposisi bahan;
        (5) kedalaman embedment terpal dan / atau tumpukan induk di bawah bagian bawah
           penggalian;                                                  
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               6         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        (6) metode yang diusulkan untuk pengurasan parit galian selama kondisi muka air tanah
           normal dan tinggi (musim hujan);                             
        (7) rincian yang menunjukkan metode shimming atau pra-tekan material turap penahan
                                                                        
     F. Pengurasan                                                      
        Sebelum memulai pekerjaan, Kontraktor harus menyerahkan metode yang diusulkan
        untuk pekerjaan pengurasan kepada Direksi Pekerjaan guna mendapatkan persetujuan.
                                                                        
        Semua parit galian harus dijaga dari kemungkinan banjir atau genangan.
        Metode yang diusulkan harus mencakup penjelasan rinci tentang semua pengaturan
        pompa, ukuran peralatan dan kapasitas pompa yang diusulkan untuk digunakan.
                                                                        
        Jika sistem drainase yang sudah ada harus dibongkar sementara untuk memasang pipa
        air limbah, Kontraktor harus menyediakan fasilitas pengalihan drainase sementara
        untuk mencegah kerusakan kepentingan publik maupun pribadi dan pekerjaan yang
        sedang berlangsung. Jika drainase yang sudah ada rusak akibat pekerjaan, Kontraktor
        wajib mengembalikan ke bentuk aslinya tanpa ada pembayaran tambahan.
        Jika Kontraktor berencana untuk menggunakan fasilitas drainase yang ada sebagai
        drainase sementara untuk pengurasan, maka hal tersebut harus mendapatkan
        persetujuan dari otoritas setempat dan membersihkan bagian dari sistem drainase yang
        ada pada saat selesainya pekerjaan di tempat tersebut.          
                                                                        
        Kontraktor diharuskan, pada setiap saat selama masa konstruksi, menyediakan dan
        memelihara peralatan dan fasilitas untuk melakukan semua pekerjaan beton, pipa,
        urugan dan lain-lain dalam kondisi kering.                      
3.2  PRODUK                                                             
                                                                        
     A. Tonggak penyangga dan turap penahan                             
        Bahan untuk tonggak penyangga dan turap penahan harus terbuat dari baja dengan
        kualitas yang memadai, harus kokoh dan bebas dari puntiran atau cacat lainnya yang
        melemahkan struktur baja tersebut.                              
                                                                        
     B. Urugan Pasir (Material No.1)                                    
        Urugan pasir harus yang merupakan pasir yang dibeli dari luar, mengandung lumpur dan
        tanah liat (diameter dibawah 75 mikron) kurang dari 30% berat totalnya. Pasir ini terdiri
        dari pasir mineral secara substansial bebas dari bahan organik, tanah atas, kayu, sampah
        dan bahan-bahan lainnya yang tidak dapat dipadatkan dengan baik. Urugan pasir tidak
                                                                        
        boleh mengandung bebatuan lebih besar daripada 50 mm dalam dimensi apapun.
     C. Urugan tanah pilihan (Material No. 2)                           
                                                                        
        Urugan tanah pilihan merupakan tanah galian yang diolah/dipilah atau tanah yang dibeli
        dari luar, mengandung tanah liat (diameter dibawah 5 mikron) kurang dari 30% berat.
        Tanah ini terdiri dari tanah mineral yang secara substansial bebas dari bahan organik,
        humus, kayu, sampah dan bahan-bahan lainnya yang tidak dapat dipadatkan dengan
        baik. Urugan pilihan tidak boleh mengandung bebatuan lebih besar dari 50 mm dalam
        dimensi apapun. Urugan pilihan akan digunakan dalam penggalian di sepanjang jalan
        nasional.                                                       
3.3  PELAKSANAAN PEKERJAAN                                              
                                                                        
     A. Penggalian                                                      
        (1) Umum                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               7         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
           Penggalian harus dilakukan dengan lebar dan kedalaman yang cukup untuk
           memberikan ruang yang cukup untuk konstruksi bangunan dan struktur, pipa dan
           manhole, termasuk penopang, tonggak penyangga dan pekerjaan pengurasan.
                                                                        
        (2) Penggalian untuk struktur                                   
           Kontraktor harus memilih peralatan yang sesuai dan sistem penahan dinding galian
           dengan pertimbangan kedalaman dan volume penggalian, kondisi tanah yang digali,
                                                                        
           tinggi muka air tanah dan kondisi sekeliling.                
           Di lokasi dimana penopang dan tonggak penyangga digunakan untuk melindungi
           dinding galian, posisi turap penahan dan tonggak penyangga harus
           dipertimbangkan, tidak hanya bekerja penggalian tetapi juga untuk keperluan
           pengecoran beton, pembesian, pembongkaran turap penahan dan tonggak
           penyangga dan penimbunan.                                    
                                                                        
        (3) Penggalian untuk parit pipa                                 
           Penggalian parit pipa harus dilakukan dengan lebar dan kedalaman yang sesuai
           guna memberikan cukup ruang untuk pemasangan manhole dan pipa, termasuk
           turap penopang, tonggak penyangga dan pekerjaan pengurasan.  
                                                                        
           Kontraktor harus memilih peralatan yang sesuai dan sistem penahan dinding galian
           dan mempertimbangkan kedalaman dan volume galian, kondisi tanah yang digali,
           ketinggian muka air tanah, keselamatan kerja, kondisi lalu lintas dan kondisi
           sekeliling.                                                  
           Pipa tersier harus dipasang di gang-gang kecil yang tidak dapat diakses oleh alat
           berat. Penggalian di area tersebut mungkin harus dilakukan secara manual atau
           mungkin dengan menggunakan ekskavator kecil.                 
                                                                        
           Posisi utilitas yang ada seperti kabel listrik, pipa air minum, pipa gas, kabel
           telekomunikasi, kabel trafic light dan drainase harus diinvestigasi sebelum memulai
           penggalian. Jika perlu untuk pekerjaan pemasangan pipa air limbah dan manhole,
           Kontraktor harus melindungi atau memindahkan bagian yang terkena utilitas ini
           tanpa pembayaran tambahan dan kompensasi jika kerusakan-kerusakan terhadap
           utilitas tersebut disebabkan oleh pekerjaan Kontraktor.      
                                                                        
           Permukaan aspal / beton yang akan dibongkar untuk penggalian harus dipotong
           menggunakan mesin pemotong aspal sepanjang garis lurus sejajar untuk
           membatasi jumlah aspal / beton yang dibongkar.               
           Untuk penggalian di bawah lantai trotoar, lantai trotoar harus dibongkar sebelum
           penggalian dan sebisa mungkin digunakan kembali untuk restorasi.
                                                                        
           Untuk lokasi dimana turap penahan dan tonggak penyangga digunakan untuk
           melindungi dinding galian, posisi turap penahan dan tonggak penyangga harus
           dipertimbangkan tidak hanya untuk pekerjaan penggalian, tetapi juga untuk
           pemasangan pipa, pengecoran beton, pembesian, penimbunan dan pembongkaran
           turap penahan.                                               
           Kontraktor harus memilih penggunaan mesin pemancang yang sesuai untuk daerah
           dengan kepadatan penduduk dan kondisi permukaan air tanah yang tinggi . Mesin
           tersebut haruslah memiliki tingkat kebisingan dan getaran yang rendah untuk
           digunakan memancang sheet pile. Menggunakan silent pile hammer, auger, water
           jet, vibro hammer dengan tingkat kebisingan rendah atau penggunaan kombinasi
           mesin-mesin yang lebih baik amat disarankan dengan pertimbangan pekerjaan
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               8         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
           dilakukan di lokasi pusat perbelanjaan dan berdekatan dengan hotel dan
           permukiman.                                                  
                                                                        
           Kontraktor harus memilih peralatan yang tepat untuk melaksanakan penggalian
           parit pipa untuk daerah-daerah dengan kondisi tanah keras sebagaimana tertera
           pada gambar. Kondisi tanah yang keras tidak menghindarkan Kontraktor dari
           kewajiban menjaga keselamatan pekerja dengan memasang turap penahan dan
           tonggak penyokong yang diperlukan untuk menstabilkan tanah di sekitar parit pipa.
                                                                        
        (4) Penggalian dibawah tanah dasar                              
           Jika kondisi tanah tak terganggu di bawah elevasi dasar galian tidak cocok untuk
           pondasi, maka lapisan tanah asli harus dibongkar dengan kedalaman dan lebar
           seperti petunjuk Direksi Pekerjaan dan diganti dengan bahan yang sesuai.
                                                                        
           Namun, kelebihan penggalian yang dilakukan oleh Kontraktor tanpa persetujuan
           dari Direksi Pekerjaan harus dilakukan penimbunan kembali dan dipadatkan dengan
           menggunakan material yang cocok hingga memuaskan, semuanya dengan biaya
           yang ditanggung oleh Kontraktor.                             
        (5) Pembongkaran struktur yang tidak terpakai                   
                                                                        
           Kontraktor harus membongkar semua struktur yang tidak terpakai seperti beton,
           pancang, bata, pasangan batu dan kayu dari struktur baru. Tiang pancang yang
           dibongkar dengan cara dicabut harus ditimbun menggunakan pasir.
     B. Pondasi dan urugan untuk struktur seperti open trench manhole dan Tee
                                                                        
        (1) Umum                                                        
           Kecuali ditunjukkan pada Gambar, lantai kerja terdiri dari pasir yang diratakan
           (Material No.1) dan beton yang diperlukan dalam semua struktur yang diusulkan.
                                                                        
           Penggalian termasuk operasi pengurasan harus dilakukan dengan cara yang tetap
           melestarikan tanah yang mendasari struktur dari tanah yang terganggu. Jika tanah
           yang mendasari struktur terganggu karena kegagalan untuk melakukan penggalian
           yang tepat, Kontraktor harus menggali tanah terganggu tersebut dan melakukan
           pengurugan dengan pasir (Material No.1) atau beton untuk meratakan. Semua biaya
           yang disebabkan oleh penggalian yang berlebihan ditanggung oleh Kontraktor.
        (2) Pondasi                                                     
                                                                        
           Segera setelah penggalian mencapai elevasi yang dibutuhkan, lembaran plastik
           harus ditempatkan dan pasir (Material No.1, ketebalan 100 ~ 200mm) harus tersebar
           di atas lembaran plastik dan dipadatkan.                     
                                                                        
           Setelah itu lapisan kedua dari beton (K-125, ketebalan 50-100 mm) harus dicor dan
           diratakan. Air harus dipompa keluar selama waktu penggalian untuk penyelesaian
           struktur atau pemasangan pipa.                               
           Lantai kerja yang lebih tebal dari yang ditentukan dalam Gambar dapat digunakan
           demi kenyamanan Kontraktor tanpa adanya pembayaran tambahan. 
                                                                        
        (3) Urugan untuk struktur                                       
           Setelah pembongkaran bekisting beton, pasir urug (Material No.1, setiap lapisan
           300 mm) harus dihampar dan dipadatkan dengan alat pemadat.   
                                                                        
     C. Urugan dan pemadatan di parit pipa                              
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                               9         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        Bahan-bahan untuk pengurugan harus urugan pasir (Material No.1) atau urugan tanah
        pilihan (Material No.2) di sepanjang jalan national. Pasir dan tanah pilihan tersebut
        dipadatkan dengan alat pemadat atau pemadat dengan roda bergetar secara bertahap
        atau per lapis hingga kepadatan 95% dari kepadatan kering maksimum menurut SNI-03-
                                                                        
        2828:2011. Material untuk urugan kembali harus dihampar berlapis dengan tebal yang
        tidak melebihi 300 mm dimana ketebalan yang dimaksud adalah sebelum pemadatan.
        Setelah penimbunan selesai, Kontraktor wajib mengembalikan permukaan tanah, jalan,
        trotoar dan daerah lain yang terganggu oleh penggalian sampai tercapai kondisi
        sekurang-kurangnya sama dengan yang sebelum penggalian.         
                                                                        
     D. Pembuangan tanah galian                                         
        Semua tanah galian yang tidak cocok untuk digunakan sebagai tanah urug atau tanah
        berlebih harus dibuang ke tempat pembuangan yang disewa oleh Kontraktor tanpa
        pembayaran tambahan.                                            
                                                                        
     E. Clean Construction                                              
        Pada pelaksanaan pekerjaan ini, Kontraktor harus melaksanakan seluruh kegiatannya
        dengan menerapkan metoda clean construction yang artinya prinsip kerja pemasangan
        pipa dan pekerjaan lainnya dengan bersih, rapi, mengutamakan keselamatan kerja dan
        tertib sehingga dapat mengurangi gangguan terhadap lingkungan sekitarnya.
                                                                        
        Secara umum clean construction meliputi hal-hal sebagai berikut:
        1. Tanah, batu, aspal, dll. hasil galian langsung diangkut dengan dump truck ke tempat
           pembuangan. Kontraktor tidak diperbolehkan untuk menempatkan tanah galian di
           samping parit.                                               
                                                                        
        2. Tidak diperkenankan menaruh material di jalan / trotoar kecuali dalam area di
           tempat kerja.                                                
        3. Dilengkapi pagar pengaman dan rambu lalu lintas yang memadai.
                                                                        
        4. Untuk pekerjaan pada malam hari dilengkapi dengan lampu penerangan pengaman
           jalan.                                                       
        5. Selama penggalian dan pemuatan truk tim pembersih harus ada untuk
           membersihkan tumpahan.                                       
                                                                        
3.4  PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN                                          
     Pembayaran untuk semua pekerjaan tanah (penggalian, temporary shoring, pondasi,
     pengurasan, urugan, pemadatan, dll) harus termasuk dalam harga satuan untuk pekerjaan
     pipa gravitasi dan manhole.                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              10         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
  BAGIAN IV - PEKERJAAN PEMASANGAN PIPA GRAVITASI, MANHOLE, CONNECTION BOX DAN
                         CLEAN OUT POINT                                
                                                                        
                                                                        
4.1  UMUM                                                               
                                                                        
     A. Ringkasan                                                       
        Bagian ini meliputi pemasangan pipa di dalam tanah dengan metode parit terbuka dan
        metode auger drilling / auger jacking / burst jacking. Kontraktor wajib menyediakan dan
        memasang semua pipa, manhole, connection box, clean out point, bersama-sama dengan
        fitting, waterstop, gasket, bahan sambungan dan perlengkapan lain sesuai instruksi
        produsen masing-masing dan standar yang berlaku seperti yang dijelaskan di sini dan
        ditampilkan pada Gambar.                                        
                                                                        
        Untuk menjaga elevasi pipa, Kontraktor wajib pekerjaan pemasangan dari titik terendah
        (paling dalam) ke arah paling dangkal.                          
     B. Pengajuan                                                       
                                                                        
        Sebelum memesan material, Kontraktor harus menyerahkan data rinci dari
        pemasok/produsen, sertifikasi pengalaman dan kualitas produk yang diusulkan,
        kesesuaian pabrik dan peralatan dan lain-lain.                  
        Kontraktor harus menyerahkan persetujuan rinci gambar kerja berbagai pipa dan
        manhole serta sambungan yang diusulkan.                         
                                                                        
     C. Koordinasi dengan kontraktor lain                               
        Kontraktor harus berkoordinasi dengan kontraktor lain yang bekerja di lokasi, terutama
        kontraktor yang membangun pipa primer.                          
                                                                        
4.2  PRODUK                                                             
     (1) Pipa uPVC jacking                                              
                                                                        
        Persyaratan Teknis untuk pipa uPVC adalah sebagaimana diuraikan pada Bagian II
        Pekerjaan Pengadaan Pipa Gravitasi, Aksesoris, Cinicin dan Conversion Slab Manhole.
        Kontraktor harus mencatat dengan cermat setiap pipa yang keluar dan masuk dari
        tempat penyimpanan serta melaporkan secara periodik kepada Direksi Pekerjaan.
     (2) Pipa uPVC                                                      
                                                                        
        Persyaratan Teknis untuk pipa uPVC adalah sebagaimana diuraikan pada Bagian II
        Pekerjaan Pengadaan Pipa Gravitasi, Aksesoris, Cinicin dan Conversion Slab Manhole.
        Kontraktor harus mencatat dengan cermat setiap pipa yang keluar dan masuk dari
        tempat penyimpanan serta melaporkan secara periodik kepada Direksi Pekerjaan.
                                                                        
     (3) Manhole dan Tutup Manhole                                      
        Manhole dan tutup manhole harus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pada Bagian
        II Pekerjaan Pengadaan Pipa Gravitasi, Aksesoris, Cinicin dan Conversion Slab Manhole.
                                                                        
     (4) Connection Box dan Clean Out Point                             
        Connection box dan clean out point harus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pada
        Bagian II Pekerjaan Pengadaan Pipa Gravitasi, Aksesoris, Cinicin dan Conversion Slab
        Manhole.                                                        
                                                                        
     (5) Sambungan-sambungan                                            
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              11         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        (a) Sambungan pipa uPVC harus dibuat kedap air dengan rubber ring joint (RRJ), rubber
          ring dari EPDM atau karet alam (natural rubber).              
                                                                        
        (b) Sambungan komponen (ring) manhole.                          
          Sambungan antar komponen manhole harus dikonstruksi untuk benar-benar
          mencegah masuknya air tanah ke dalam manhole dan memberikan fleksibilitas
          sambungan antar segmen.                                       
                                                                        
        (c) Koneksi antara pipa dan manhole juga harus kedap air. Hydrophilic waterstops harus
          digunakan untuk membuat sambungan kedap air.                  
                                                                        
        (d) Pipa yang terhubung ke manhole dengan penurunan vertikal tidak boleh terhubung
          di sambungan antara cincin manhole. Kontraktor harus merencanakan urutan dan
          ketinggian cincin, dan/atau kemiringan pipa sehingga pipa selalu masuk melalui satu
          cincin.                                                       
        (e) Apabila pipa terhubung ke manhole dengan penurunan vertikal, maka koneksi harus
          pracetak atau lubang untuk pipa penghubung harus dibor. Pengeboran dapat
          dilakukan di pabrik pracetak atau di lokasi. Tidak diperbolehkan membuat lubang
          secara manual (melubangi, memukul dengan palu, dll.)          
                                                                        
        (f) Apabila pipa uPVC dalam parit terbuka terhubung ke manhole, maka harus digunakan
          pipa rocker, sesuai gambar, dengan sambungan fleksibel untuk memungkinkan
          penurunan tanah.                                              
        (g) Jika pipa uPVC terhubung ke pipa uPVC lain, maka koneksi harus dilakukan dengan
          konektor T atau Y. Koneksi dengan saddle branch tidak diperbolehkan.
                                                                        
4.3  PELAKSANAAN                                                        
     A. Umum                                                            
                                                                        
        Selama malam hari, waktu makan siang dan periode lain ketika pemasangan pipa tidak
        berlangsung, ujung terbuka dari pipa harus ditutup dengan tutup kedap yang dimasukkan
        untuk mencegah tanah berlumpur atau air hujan.                  
        Lokasi yang diusulkan untuk pemasangan pipa harus tepat pada posisi yang ditampilkan
        pada gambar kerja. Penyesuaian dengan kondisi di lapangan dapat dilakukan dengan cara
        melakukan perubahan lokasi atau alat kelengkapan tambahan untuk pemasangan.
                                                                        
        Pipa tidak boleh dipasang di mana terdapat pasangan batu atau struktur beton yang
        menghadang pada parit galian dengan jarak terdekat 150 mm untuk setiap bagian dari
        pipa atau alat kelengkapannya.                                  
     B. Manhole                                                         
                                                                        
        Manhole harus dipasang di lokasi yang ditunjukkan pada gambar.  
        Manhole dan tutup manhole harus kedap air; air hujan dan air tanah tidak boleh masuk.
                                                                        
        Setelah pekerjaan benching pada manhole maupun connection box di atasnya harus
        dilakukan plesteran dan acian.                                  
                                                                        
     C. Survei dan konfirmasi sistem gravitasi                          
        Kontraktor harus melakukan survei di semua lokasi dimana pipa-pipa harus dipasang,
        lihat Pasal 1.7. Hasil survei ini harus digunakan oleh designer untuk memeriksa kembali
        level-level terbalik semua pipa dan manhole sebagaimana diberikan dalam Gambar. Hasil
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              12         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        ini juga harus digunakan oleh designer untuk menentukan level-level terbalik sistem
        tersier dan sistem lateral untuk koneksi-koneksi rumah.         
                                                                        
4.4  PEMASANGAN PIPA GRAVITASI DENGAN METODE AUGER DRILLING / AUGER JACKING /
     BURST JACKING                                                      
4.4.1 Umum                                                              
                                                                        
     A. Ringkasan                                                       
        Dengan mempertimbangkan lokasi pekerjaan dan kedalaman pipa, pemasangan pipa
        menggunakan metode auger drilling / auger jacking / burst jacking ditentukan sebagai
                                                                        
        metode untuk memasang pipa gravitasi. Pipa yang harus pasang melalui auger drilling /
        auger jacking / burst jacking ditunjukkan pada gambar.          
        Shaft untuk metode auger drilling / auger jacking / burst jacking harus dibuat di tanah
        lempung bersifat sangat lunak dan bersifat sedang, dan pada jalan yang ramai di pusat
        kota Palembang. Karena itu tidak diperbolehkan dapat menurunkan tingkat air tanah di
        luar shaft. Oleh karena itu, kontraktor harus menggunakan metode sinking shaft untuk
        membuat poros auger drilling / auger jacking / burst jacking.   
                                                                        
        Panjang pipa diukur di garis tengah pipa antara titik pusat manhole yang satu dan titik
        pusat manhole lainnya dan dikurangi diameter bagian dalam (inside diameter) manhole
        bawah (base manhole).                                           
        Metode ini dijabarkan sebagai pemasangan pipa dengan sistem tanpa parit pipa
        (trenchless), dapat diarahkan, dipandu laser, menggunakan mesin bor khusus untuk
        keperluan membentuk terowongan pipa.                            
                                                                        
        Kontraktor harus menyediakan semua yang diperlukan seperti peralatan untuk
        pemasangan pipa dengan metode auger drilling / auger jacking / burst jacking, tenaga
        kerja dan lain-lain untuk pemasangan pipa seperti yang ditetapkan. Peralatan harus dapat
        dioperasikan di daerah-daerah terbatas dan memberikan kekuatan yang diperlukan
        untuk maksud pemasangan pipa tersebut. Kontraktor harus tetap menerapkan prinsip
        “clean construction” dalam pengerjaan pemasangan pipa dengan metode auger drilling
        dan menjamin kesehatan dan keselamatan pekerjanya dan pengguna jalan di sekitar
        lokasi pekerjaan.                                               
                                                                        
        Tanah hasil galian untuk pembuatan shaft maupun galian tanah dari hasil terowongan
        pipa tidak boleh ditimbun di sekitar lokasi pekerjaan, harus segera diangkut keluar dari
        lokasi pekerjaan. Material dan peralatan harus disusun rapih sedemikian rupa sehingga
        tidak menimbulkan kesemrawutan di sekitar lokasi pekerjaan.     
        Pekerjaan meliputi hal-hal berikut, namun tidak terbatas pada penyiapan dan penutupan
        sementara permukaan jalan, sistem penyangga, penggalian, pengurasan, pengangkutan
        dan pembuangan tanah galian, pondasi, stabilisasi tanah, penyambungan dan
        pendorongan pipa (jacking), grouting, semua sambungan ke struktur, pengujian,
        penimbunan, restorasi badan jalan atau relokasi utilitas yang sudah ada yang diperlukan
        untuk pemasangan pipa air limbah dan pembangunan dan restorasi shaft untuk
        mendorong dan menerima pipa.                                    
                                                                        
     B. Pengajuan                                                       
        Sebelum memesan pipa auger drilling, kontraktor harus menyerahkan kepada Direksi
        Pekerjaan untuk disetujui, data-data rinci sebagai berikut: gambar pipa auger drilling
        dengan perhitungan desain yang relevan, standar internasional untuk fabrikasi produk,
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              13         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        data rinci mengenai produsen, sertifikasi serta pengalamannya dalam mensuplai produk
        serta spesifikasi mengenai kualitas produk yang diajukan.       
                                                                        
        Sebelum memulai pekerjaan, Kontraktor harus menyerahkan kepada Direksi Pekerjaan
        untuk disetujui penjelasan rinci tentang metode yang diusulkan seperti mesin bor yang
        digunakan untuk penggalian dan peralatan jacking yang digunakan untuk operasi,
        operasional, perawatan dan kontrol terhadap peralatan tersebut, kebutuhan ruang dan
        penataan peralatan yang ada pada setiap shaft, lokasi dan dimensi shaft untuk
        pengendali dan penerima, struktur dinding penahan dan sistem penutup yang digunakan
        untuk konstruksi shaft, urutan kerja konstruksi shaft, shaft antara, sistem pengendalian
        operasi jacking, stabilisasi tanah untuk tanah yang di sekitar shaft. Pengajuan harus
        memuat setidaknya hal-hal berikut namun tidak terbatas pada:    
                                                                        
        1. Peralatan dan mesin untuk konstruksi shaft dan pemasangan pipa.
        2. Kebutuhan ruang dan penataan peralatan didalam shaft untuk mendorong dan
          menerima pipa.                                                
        3. Lokasi shaft untuk mendorong dan menerima pipa.              
        4. Urutan konstruksi shaft seperti investigasi utilitas, decking, bracing, penggalian,
          pondasi, penimbunan dan pemulihan badan jalan.                
        5. Operasi penggalian dan pengendalian terowongan pipa dan peralatan jacking seperti
          kontrol jumlah penggalian, transportasi tanah yang digali, pemisahan dan
          pembuangan tanah yang digali, penerangan di shaft dan di dalam pipa, pengurasan,
          pengarahan dan kontrol posisi mesin jacking.                  
        6. Bahan dan metode yang diperlukan untuk pelumasan terowongan pipa.
        7. Metode grouting ke semua rongga di bagian luar pipa jacking. 
        8. Ventilasi dan pemantauan kadar oksigen di shaft untuk keselamatan pekerja
        9. Metode pengendalian lalu lintas, jalur dan arah kendaraan harus dijaga setiap saat
          selama bekerja. Kontraktor harus menggunakan peralatan dengan dimensi yang
          sesuai untuk pembangunan shaft didaerah sempit untuk mengendalikan mesin bor
          dan pengoperasian sistem jacking di daerah seperti ini.       
        10. Cara untuk meminimalkan gangguan terhadap kegiatan usaha dan menghindari
          kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kerja.                
                                                                        
4.4.2 Produk                                                            
     Produk pipa auger drilling / jacking yang dipasang mengacu kepada Pasal 2.9.
                                                                        
4.4.3 Pelaksanaan                                                       
     A. Pemasangan Pipa dengan Metode Auger Drilling / Auger Jacking / Burst Jacking.
                                                                        
        Kontraktor harus bertanggung jawab untuk memasang pipa air limbah dengan metode
        auger drilling sesuai dengan prosedur yang direkomendasikan oleh produsen alat auger
        drilling.                                                       
        Kata "terowongan" yang dimaksud dalam spesifikasi ini mengacu pada pemasangan jalur pipa
        air limbah secara keseluruhan termasuk semua pipa auger drilling, bahan penolong, bahan
        sambungan, gasket dan perlengkapan seperti yang ditunjukkan dan ditentukan untuk sistem
        yang lengkap dan dapat diterapkan.                              
                                                                        
        Jika diperlukan, semua utilitas yang ada dan struktur di dalam tanah harus diselidiki dan
        dibongkar atau dipindahkan sebelum dimulainya pekerjaan auger drilling.
        Pemasangan pipa dengan metode auger drilling harus dilakukan dengan cara yang akan
        meminimalkan pergerakan tanah di depan dan sekitar terowongan dan mencegah
                                                                        
        penurunan atau naik-turun dari atas permukaan dan di sekitar terowongan. Kontraktor
Palembang City Sewerage Project                              14         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        harus bertanggung jawab atas semua kerusakan akibat operasi auger drilling dan akan
        memperbaiki dan mengembalikan semua kerusakan tersebut kondisi asli mereka tanpa
        pembayaran tambahan. Ketentuan ini secara khusus mencakup kerusakan jalan raya,
        bangunan dan struktur yang dihasilkan dari gerakan tanah yang disebabkan oleh
                                                                        
        pergerakan pipa dan konstruksi shaft.                           
        Kontraktor dalam melaksanakan konstruksi terowongan harus mematuhi semua
        peraturan keselamatan kerja yang berlaku untuk jenis pekerjaan tersebut. Kontraktor
        juga harus menyiapkan sistem penanganan situasi tanggap darurat yang mungkin terjadi
        di dalam shaft maupun di dalam terowongan.                      
                                                                        
        Beban dorong harus disalurkan ke pipa melalui cincin pendorong yang sesuai yang harus
        cukup kaku untuk memastikan distribusi beban tanpa membuat konsentrasi tegangan di
        lingkar pipa.                                                   
        Bahan bantalan yang kuat harus digunakan di antara ujung pipa dan cincin pendorong
        dan di antara ujung pipa-pipa tersambung.                       
                                                                        
        Di mana ada kemungkinan beban dorong melebihi daya pipa, kontraktor harus tersedia
        pipa besi moduler yang terpasang dalam pipa uPVC Jacking dengan tujuan dorong kepala
        alat / casing ke depan tanpa melebihi beban atas pipa uPVC jacking.
        Untuk pengendalian dan kelancaran pemasangan pipa saat jacking dilakukan , Kontraktor
        harus memberikan material pelicin/pelumas secukupnya untuk menghindari gaya lekatan
        dan gesekan berlebihan antara pipa dengan tanah tanpa ada penambahan harga.
                                                                        
        Kontraktor harus menyimpan rekaman rinci dari proses operasi jacking, termasuk gaya
        dorong dan grafik jarak terhadap waktu, waktu pendorongan aktual dan waktu tidak
        bekerja, dll, untuk tujuan pemantauan dan perencanaan pekerjaan. Sebuah grafik
        kekuatan dorong dibandingkan jarak harus terus mutakhir dan dipasang di shaft
        sepanjang waktu untuk setiap rentang jarak pendorongan.         
        Semua celah antara dinding terowongan penggalian dan bagian luar pipa air limbah harus
                                                                        
        diisi dengan cara menginjeksi bentonite yang disetujui untuk menghindari penurunan
        tanah setelah instalasi pipa.                                   
        Posisi mesin bor terowongan harus diukur, dimonitor dan dikendalikan oleh survei
        otomatis, dipantau oleh sistem kontrol setiap saat.             
                                                                        
        Kontraktor wajib melakukan monitoring alinyemen vertikal maupun horisontal untuk
        setiap pipa yang dipasang.                                      
     B. Shaft                                                           
                                                                        
        Shaft vertikal harus digunakan untuk pemasangan pipa gravitasi dengan alat auger
        drilling / auger jacking / burst jacking. Shaft ini harus dibuat dengan menggunakan
        metode caisson shaft sinking. Setelah pemasangan pipa gravitasi, shaft harus digunakan
        sebagai manhole dan dengan demikian merupakan struktur permanen.
        Lokasi untuk shaft (manhole) dan design ditunjukkan di dalam gambar. Diameter
        minimum yang diperlukan untuk manhole juga dicantumkan dalam gambar, yang
        berdasarkan diameter pipa gravitasi terbesar yang terhubung ke manhole. Shaft pada
        gambar memiliki diameter lebih besar daripada diameter minimum yang diminta, untuk
        memberikan ruang bagi peralatan auger drilling. Jika peralatan auger drilling dari
        Kontraktor tidak sesuai dengan shaft yang dirancang, maka Kontraktor dapat
        mengusulkan kepada Pengguna Jasa untuk meningkatkan dimensi shaft tanpa biaya
        tambahan.                                                       
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              15         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        Desain shaft untuk mendorong dan menerima mesin auger drilling harus disiapkan dan
        diserahkan kepada Direksi Pekerjaan untuk diperiksa dan disetujui sebelum dimulainya
        konstruksi.                                                     
                                                                        
        Shaft harus kedap air. Setiap air yang masuk ke dalam shaft harus dipompa keluar supaya
        tetap kering. Shaft harus dilengkapi dengan penerangan, ventilasi udara, tangga
        sementara dan perlindungan bahaya jatuh. Kontraktor harus memberikan perhatian
        khusus untuk melindungi peralatan, pipa, dll yang bisa jatuh ke dalam shaft. Untuk
        menurunkan dan mengangkat pipa dan peralatan ke dalam dan keluar dari shaft,
        Kontraktor harus menggunakan derek listrik yang terpasang pada gantry yang bergerak
        di atas shaft.                                                  
                                                                        
        Sebelum memulai konstruksi, Kontraktor harus menyerahkan proposal kepada Direksi
        Pekerjaan untuk mendapatkan persetujuan untuk fasilitas-fasilitas yang diusulkan untuk
        drainase, penerangan, ventilasi, tangga dan peralatan/material pengangkat. Kekurangan
        dicatat oleh Direksi Pekerjaan harus segera diperbaiki oleh Kontraktor tanpa penundaan
        dan tambahan pembayaran.                                        
     C. Auger drilling / Auger Jacking / Burst jacking                  
                                                                        
        Metode auger drilling yang akan digunakan Kontraktor harus mencakup sebagai berikut:
        1. Drilling pipa pilot harus dilakukan dengan kontrol optik permanen (theodolite based
          optical guidance system) pada garis dan grade. Pencatatan data harus permanen
          dengan penyimpanan data setiap 10 cm atau setiap 90 detik, manapun yang lebih
          dulu. Dibutuhkan beban drilling, torsi, dan gambar target LED serta panjang drilling.
                                                                        
        2. Pilot rod berdinding ganda harus digunakan dengan pilot rod bagian dalam yang
          berputar dengan pelumasan bentonit.                           
        3. Setelah pilot rod mencapai shaft target, pemotong bagian kepala akan mengikuti
          dengan perpanjangan di belakangnya. Perpanjangan ini terdiri dari pipa selubung
          (steel) dengan auger di dalamnya. Kontraktor harus menggunakan auger air tanah.
                                                                        
          Beban drilling dan torsi serta panjang drilling harus dicatat.
        4. Auger dalam casing akan membawa / mengangkut tanah yang digali kembali ke shaft
          awal.                                                         
                                                                        
        5. Jacking pipa RC akan dimulai setelah pipa baja dengan auger telah mencapai shaft
          target dan hasilnya telah disetujui Direksi Pekerjaan; toleransi untuk Invert level pipa
          adalah 20 mm dan toleransi untuk gradien adalah 0,1%.         
        6. Selama jacking pipa RC, beban jacking dan torsi harus dicatat bersama dengan
          panjang jacking.                                              
                                                                        
        7. Perpanjangan harus memiliki sistem pelumasan bentonit dan sistem water jet
          tekanan tinggi.                                               
        8. Pemasangan pipa plastik harus menggunakan perpanjangan dengan pipa baja yang
          dapat ditarik. Perpanjangan ini juga harus memiliki sistem pelumasan bentonit dan
          sistem water jet tekanan tinggi. Selama penarikan, kekuatan tarik dan panjang tarikan
          harus dicatat.                                                
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              16         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
4.5  PEMASANGAN PIPA GRAVITASI DENGAN METODE PARIT TERBUKA              
                                                                        
4.5.1 Umum                                                              
     A. Ringkasan                                                       
                                                                        
        Dengan mempertimbangkan lokasi pekerjaan dan kedalaman pipa, pemasangan pipa
        menggunakan metode parit terbuka ditentukan sebagai metode untuk memasang pipa
        gravitasi. Pipa yang harus pasang melalui parit terbuka ditunjukkan pada gambar.
        Mengingat kondisi tanah (terutama tanah liat lunak) di area dimana pipa gravitasi harus
        dipasang, maka telah diputuskan bahwa metode pemasangan parit terbuka dapat
        digunakan sampai invert level sekitar 3 m di bawah permukaan tanah.
                                                                        
        Panjang pipa diukur di garis tengah pipa antara titik pusat manhole yang satu dan titik
        pusat manhole lainnya dan dikurangi diameter bagian dalam (inside diameter) manhole
        bawah (base manhole).                                           
                                                                        
        Kontraktor harus menyediakan semua yang diperlukan seperti peralatan untuk
        pemasangan pipa dengan metode parit terbuka, tenaga kerja dan lain-lain untuk
        pemasangan pipa seperti yang ditetapkan. Peralatan harus dapat dioperasikan di daerah-
        daerah terbatas. Kontraktor harus tetap menerapkan prinsip “clean construction” dalam
        pengerjaan pemasangan pipa dengan metode parit terbuka dan menjamin kesehatan dan
        keselamatan pekerjanya dan pengguna jalan di sekitar lokasi pekerjaan.
        Tanah hasil galian untuk pembuatan parit terbuka maupun galian tanah untuk
        pemasangan manhole tidak boleh ditimbun di sekitar lokasi pekerjaan, harus segera
        diangkut keluar dari lokasi pekerjaan. Material dan peralatan harus disusun rapih
        sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kesemrawutan di sekitar lokasi pekerjaan.
                                                                        
        Pekerjaan meliputi hal-hal berikut, namun tidak terbatas pada penyiapan dan penutupan
        sementara permukaan jalan, sistem penyangga, penggalian, pengurasan, pengangkutan
        dan pembuangan tanah galian, pondasi, stabilisasi tanah, instalasi dan penyambungan
        pipa, grouting, semua sambungan ke struktur, pengujian, penimbunan, restorasi badan
        jalan atau relokasi utilitas yang sudah ada yang diperlukan untuk pemasangan pipa air
        limbah dan pembangunan manhole.                                 
     B. Pengajuan                                                       
                                                                        
        Sebelum memulai pekerjaan, Kontraktor harus menyerahkan metode kerja untuk
        pemasangan parit terbuka secara rinci kepada Direksi Pekerjaan untuk mendapatkan
        persetujuan. Dalam metode kerja ini, Kontraktor harus memberikan perincian dan
        gambar-gambar tentang urutan pekerjaan yang diusulkannya, penahan sementara parit
        terbuka yang digali dan pit untuk manhole, pengeringan saluran-saluran dan pit, metode
        pengisian kembali dan peralatan yang diusulkan untuk pemadatan pasir.
                                                                        
        Dalam metode kerjanya, Kontraktor juga harus menjelaskan bagaimana dan dengan
        menggunakan peralatan apa untuk memastikan bahwa semua pipa dan manhole akan
        dipasang pada level dan dengan gradien yang ditunjukkan pada Gambar.
        Metode kerja selanjutnya harus mencakup paling tidak hal-hal berikut ini:
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              17         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        1. Peralatan dan mesin untuk konstruksi manhole, parit terbuka dan pemasangan pipa.
                                                                        
        2. Bahan yang akan digunakan untuk bekisting.                   
        3. Lokasi manhole.                                              
                                                                        
        4. Urutan konstruksi shaft seperti investigasi utilitas, bracing, penggalian, pondasi,
          penimbunan dan pemulihan badan jalan.                         
        5. Metode pengendalian lalu lintas, jalur dan arah kendaraan harus dijaga setiap saat
          selama bekerja. Kontraktor harus menggunakan peralatan dengan dimensi yang
          sesuai untuk pembangunan manhole dan parit terbuka didaerah sempit.
                                                                        
        6. Cara untuk meminimalkan gangguan terhadap kegiatan usaha dan menghindari
          kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kerja.                
                                                                        
4.5.2 Produk                                                            
     Produk pipa parit terbuka yang dipasang mengacu kepada Pasal 2.9.  
4.5.3 Pelaksanaan                                                       
                                                                        
     A. Umum                                                            
        Kontraktor harus bertanggung jawab untuk memasang pipa air limbah dengan metode
                                                                        
        parit terbuka sesuai dengan prosedur yang direkomendasikan oleh produsen.
        Semua utilitas yang ada dan struktur di dalam tanah harus diselidiki dan dibongkar atau
        dipindahkan sebelum dimulainya pekerjaan parit terbuka.         
                                                                        
        Pemasangan pipa dengan metode parit terbuka harus dilakukan dengan cara yang akan
        meminimalkan pergerakan tanah di sekitar parit dan mencegah penurunan di sekitar
        parit. Kontraktor harus bertanggung jawab atas semua kerusakan akibat operasi parit
        terbuka dan akan memperbaiki dan mengembalikan semua kerusakan tersebut kondisi
        asli mereka tanpa pembayaran tambahan. Ketentuan ini secara khusus mencakup
        kerusakan jalan raya, bangunan dan struktur yang dihasilkan dari gerakan tanah yang
        disebabkan oleh konstruksi parit dan manhole.                   
        Kontraktor dalam melaksanakan konstruksi parit terbuka harus mematuhi semua
        peraturan keselamatan kerja yang berlaku untuk jenis pekerjaan tersebut. Kontraktor
        juga harus menyiapkan sistem penanganan situasi tanggap darurat yang mungkin terjadi
        di dalam parit maupun di dalam pit manhole.                     
                                                                        
        Kontraktor wajib melakukan monitoring alinyemen vertikal maupun horisontal untuk
        setiap pipa yang dipasang.                                      
     B. Manhole dan Manhole Cover                                       
                                                                        
        Kontraktor harus menggali pit untuk pembuatan manhole sesuai level yang ditunjukkan
        pada Gambar. Sisi-sisi pit harus segera diberi penahan (shoring) untuk mencegah erosi /
        longsor pit.                                                    
        Setelah mencapai kedalaman yang dibutuhkan, Kontraktor harus langsung meletakkan
        lembaran polietilen di bagian dasar pit dan di sepanjang sisi yakni setidaknya 0,5 m di
        sepanjang dinding penahan. Setelah itu, Kontraktor harus menempatkan 30 cm pasir
                                                                        
        kering dan memadatkannya hingga kepadatan kering paling sedikit 95% dari kepadatan
        kering maksimum berdasarkan Uji Standard Proctor (ASTM D1556).  
        Kontraktor harus menjaga agar pit selalu kering.                
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              18         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        Manhole harus dibuat sesuai dengan desain dan level yang ditunjukkan pada Gambar.
        Slab dasar manhole disarankan diproduksi pracetak tetapi boleh cast in-situ. Sebaiknya
        digunakan beton ready-mix, namun mengingat jumlah yang dibutuhkan untuk setiap
        manhole hanya sedikit, maka Kontraktor juga dapat mengusulkan penggunaan molen di
                                                                        
        lokasi. Jika Kontraktor mengusulkan penggunaan molen di lokasi, maka Kontraktor harus
        memberikan bukti dari setiap campuran beton di lokasi bahwa agregat beton dan semen
        sudah sesuai dengan spesifikasi yang dirinci di dalam Bagian IX. Mencampur beton untuk
        konstruksi manhole di lokasi tanpa menggunakan molen tidak diperbolehkan.
        Selimut beton pada manhole diluar maupun yang didalam minimum harus 30 mm.
                                                                        
        Harus diperhatikan bahwa beton pada slab dasar kering sebelum waktunya. Beton yang
        masih segar harus dilindungi dengan hati-hati dari hujan, matahari dan angin dengan
        menggunakan hessian sacking, lembaran polythene atau alat lain yang disetujui dalam
        waktu dua jam. Lapisan pelindung dan beton tersebut harus tetap basah setidaknya
        selama tiga hari setelah beton dipasang. Kontraktor harus menutup penuh semua beton
        segar selama jangka waktu tiga hari.                            
        Setelah beton mencapai kekuatan yang cukup, yaitu setidaknya setelah 14 hari, maka
        Kontraktor dapat melanjutkan konstruksi manhole dengan menempatkan cincin
        pracetak. Kontraktor harus meletakkan penahan air (hydrophilic waterstop dan gasket
        atau butyl sealant) di antara cincin pertama dan slab dasar dan di antara cincin-cincin,
        seperti yang ditunjukkan pada Gambar. Setelah menempatkan cincin, Kontraktor juga
        harus menempatkan timbunan pasir pada lapisan 30 cm dengan pemadatan setiap
        lapisan hingga dengan kepadatan kering paling sedikit 95% dari kepadatan kering
                                                                        
        maksimum menurut uji Proctor Standar (ASTM D1556).              
        Berdasarkan level pada setiap lokasi manhole sebelum konstruksi, Kontraktor harus
        menentukan berapa banyak cincin manhole yang dibutuhkan dan seberapa tebal spacer
        ring di atas conversion slab yang harus dibuat.                 
                                                                        
        Setiap manhole harus mempunyai nomor unik dan Kontraktor harus membuat pelat baja
        stainless dengan nomor-nomor yang akan dipasang di sisi dalam tutup manhole (manhole
        cover).                                                         
     C. Connection Box                                                  
                                                                        
        Kontraktor harus menggali pit untuk pembuatan connection box sesuai level yang
        ditunjukkan pada Gambar. Sisi-sisi pit harus segera diberi penahan (shoring) untuk
        mencegah erosi / longsor pit.                                   
        Setelah mencapai kedalaman yang dibutuhkan, Kontraktor harus langsung meletakkan
        lembaran polietilen di bagian dasar pit dan di sepanjang sisi yakni setidaknya 0,5 m di
        sepanjang dinding penahan. Setelah itu, Kontraktor harus menempatkan 30 cm pasir
        kering dan memadatkannya hingga kepadatan kering paling sedikit 95% dari kepadatan
        kering maksimum berdasarkan Uji Standard Proctor (ASTM D1556).  
                                                                        
        Kontraktor harus menjaga agar pit selalu kering.                
        Connection box harus dibuat sesuai dengan desain dan level yang ditunjukkan pada
        Gambar. Connection box kecuali tutup box boleh cast in-situ, walaupun disarankan untuk
        memproduksi pracetak. Sebaiknya digunakan beton ready-mix, namun mengingat jumlah
        yang dibutuhkan untuk setiap connection box hanya sedikit, maka Kontraktor juga dapat
        mengusulkan penggunaan molen di lokasi. Jika Kontraktor mengusulkan penggunaan
        molen di lokasi, maka Kontraktor harus memberikan bukti dari setiap campuran beton di
                                                                        
        lokasi bahwa agregat beton dan semen sudah sesuai dengan spesifikasi yang dirinci di
Palembang City Sewerage Project                              19         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        dalam Bagian IX. Mencampur beton untuk konstruksi construction box di lokasi tanpa
        menggunakan molen tidak diperbolehkan.                          
                                                                        
        Selimut beton pada connection box diluar maupun yang didalam minimum harus 30 mm.
        Harus diperhatikan bahwa beton dasar kering sebelum waktunya. Beton yang masih
        segar harus dilindungi dengan hati-hati dari hujan, matahari dan angin dengan
        menggunakan hessian sacking, lembaran polythene atau alat lain yang disetujui dalam
                                                                        
        waktu dua jam. Lapisan pelindung dan beton tersebut harus tetap basah setidaknya
        selama tiga hari setelah beton dipasang. Kontraktor harus menutup penuh semua beton
        segar selama jangka waktu tiga hari.                            
        Setelah beton mencapai kekuatan yang cukup, yaitu setidaknya setelah 14 hari, maka
        Kontraktor dapat melanjutkan konstruksi connection box. Kontraktor harus meletakkan
        penahan air (hydrophilic waterstop) di antara box dan tutup, seperti yang ditunjukkan
        pada Gambar. Setelah menempatkan tutup, Kontraktor juga harus menempatkan
        timbunan pasir pada lapisan 30 cm dengan pemadatan setiap lapisan hingga dengan
        kepadatan kering paling sedikit 95% dari kepadatan kering maksimum menurut uji
        Proctor Standar (ASTM D1556).                                   
                                                                        
        Setiap manhole harus mempunyai nomor unik dan Kontraktor harus membuat pelat baja
        stainless dengan nomor-nomor yang akan dipasang di sisi dalam tutup manhole (manhole
        cover).                                                         
     D. Clean Out Point                                                 
                                                                        
        Kontraktor harus membuat clean out point sebagaimana ditunjukkan pada Gambar.
        Setiap clean out point harus mempunyai nomor unik dan Kontraktor harus membuat
        pelat baja stainless dengan nomor-nomor yang akan dipasang di sisi dalam tutup clean
        out point.                                                      
                                                                        
     E. Penempatan pipa pada parit terbuka                              
        Kontraktor harus menggali parit terbuka setidaknya dengan kedalaman 30 cm di bawah
        level desain pipa yang akan dipasang. Parit terbuka harus tetap kering, tanpa genangan
        air dan setelah penggalian Kontraktor harus langsung meletakkan lembaran polietilen
                                                                        
        seperti yang ditunjukkan pada Gambar. Setelah itu, Kontraktor harus meletakkan 30 cm
        pasir kering dan memadatkan pasir hingga kepadatan kering paling sedikit 95% dari
        kepadatan kering maksimum berdasarkan uji Proctor Standar (ASTM D1556).
        Penempatan pipa biasanya akan dimulai di bagian hilir ujung (downstream) dengan
        socket menghadap ke bagian hulu (upstream).                     
                                                                        
        Sambungan cincin karet (RRJ) harus diperiksa cacatnya sebelum membuat setiap
        sambungan. Bahan cair untuk menyambung harus dipakai sesuai dengan rekomendasi
        pabrik.                                                         
        Pipa harus diletakkan dengan kuat dan rapat di atas pasir padat di dasar trench. Lubang
        soket harus dibuat pada pasir yang dipadatkan supaya dapat mengakomodasi socket pipa
        untuk memastikan dudukan pipa yang efektif dan bantalan di sepanjang pipa.
                                                                        
        Pipa gravitasi harus diletakkan pada pasir yang dipadatkan, pada level dan gradien yang
        ditunjukkan pada Gambar. Toleransi untuk Invert level pipa adalah 20 mm dan toleransi
        untuk gradien adalah 0,1%.                                      
        Sudut penyimpangan dari sambungan pipa fleksibel tidak boleh melebihi rekomendasi
        pabrik untuk bahan dan ukuran pipa tertentu yang digunakan.     
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              20         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
4.6  PENGUJIAN PIPA GRAVITASI                                           
                                                                        
     Semua pipa gravitasi harus diperiksa kebocorannya. Kebocoran pipa gravitasi didefinisikan
     sebagai air tanah yang memasuki pipa.                              
                                                                        
     Pemeriksaan kebocoran pada setiap pipa gravitasi yang dipasang harus dilakukan di
     downstream manhole, setidaknya 7 hari setelah pemasangan manhole dan setelah pengisian
     trench selesai.                                                    
                                                                        
     Pipa gravitasi akan disetujui jika tidak ada air yang keluar dari pipa pada downstream
     manhole.                                                           
                                                                        
     Pemeriksaan setiap pipa yang dipasang harus disaksikan oleh Direksi Pekerjaan.
4.7  PENGUKURAN DAN PEMBAYARAN                                          
                                                                        
     A. Pemasangan Pipa                                                 
        Pengukuran dan kuantitas yang dibayar adalah panjang linear meter (m) dari pipa yang
        selesai dipasang termasuk dengan acesories dan dapat diterima oleh Direksi Pekerjaan,
        dengan harga satuan untuk setiap diameter pipa dan kedalaman tanah penutup seperti
        yang dijelaskan dalam Daftar Kuantitas dan Harga.               
                                                                        
        Pipa harus diukur sepanjang garis tengah pipa antara titik pusat manhole yang satu ke
        titik pusat manhole yang lainnya dikurangi diameter dalam base manhole.
        Pembayaran yang dilakukan merupakan kompensasi penuh untuk semua mesin, tenaga
        kerja, peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan untuk menyelesaikan pemasangan
        pipa termasuk pemotongan lapisan aspal, galian parit terbuka, auger drilling, sistem
        turap penahan parit terbuka, survei, peletakan pipa di parit terbuka, pengurasan,
                                                                        
        perlindungan bangunan dan struktur, pengujian, penggelontoran, penimbunan, (tidak
        termasuk restorasi badan jalan) dan semua pekerjaan insidental diperlukan untuk
        menyelesaikan pekerjaan pemasangan pipa termasuk penyambungan (koneksi) ke
        manhole yang sudah ada (existing).                              
     B. Manhole, connection box dan clean out point                     
                                                                        
        Pengukuran dan jumlah yang harus dibayar adalah jumlah unit yang telah terpasang dan
        dapat diterima oleh Direksi Pekerjaan, dengan Harga Satuan untuk setiap jenis seperti
        yang dijelaskan dalam Daftar Kuantitas dan Harga.               
        Pembayaran harus merupakan kompensasi penuh untuk semua mesin, tenaga kerja,
        peralatan dan bahan yang diperlukan untuk menyelesaikan shaft termasuk pengurasan,
        pondasi, beton bertulang, produk beton pracetak, tangga, tutup dan bingkai, pelat baja
        dengan nomor, pengadaan tangga portable dan pekerjaan insidental yang diperlukan
        untuk menyelesaikan konstruksi manhole, connection box dan clean out point.
                                                                        
     C. Pengembalian Perkerasan Aspal, Beton dan Paving                 
        Pembayaran untuk pengembalian badan jalan yang dibahas di Pasal 5.4 dan Pasal 8.6.
                                                                        
     D. Item lain-lain untuk Pekerjaan Pemasangan Pipa                  
        Tidak ada pembayaran terpisah yang harus dibayar oleh Pemilik Proyek untuk hal-hal
        lainnya yang dijelaskan dalam Pasal 4 ini. Biaya lain-lain untuk melakukan pekerjaan–
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              21         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
        pekerjaan tersebut harus dianggap sudah termasuk dalam harga satuan dan harga lump
        sum dari item-item lainnya di Daftar Kuantitas.                 
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              22         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
                   BAGIAN V - PEKERJAAN LAPIS PONDASI                   
                                                                        
                                                                        
5.1  PENYIAPAN PERMUKAAN JALAN                                          
                                                                        
5.1.1 Umum                                                              
     1) Uraian                                                          
        Pekerjaan meliputi galian minor atau stripping serta urugan yang disusul dengan
                                                                        
        pembentukan, pemadatan, dan pengujian dari tanah atau bahan berbutir, dan
        memelihara permukaan yang disiapkan sampai material perkerasan ditempatkan
        diatasnya, yang semuanya sesuai dengan Gambar dan Spesifikasi ini atau sebagaimana
        diperintahkan oleh Direksi Pekerjaan.                           
     2) Toleransi Dimensi                                               
                                                                        
        a. Ketinggian akhir setelah pemadatan harus tidak lebih dari satu sentimeter lebih tinggi
          atau lebih rendah dari yang ditentukan atau disetujui.        
        b. Seluruh permukaan akhir harus cukup rata dan dengan memiliki kelandaian cukup,
          untuk menjamin aliran bebas dari air permukaan.               
                                                                        
     3) Pelaporan                                                       
        Kontraktor harus mencatat dan melaporkan hal berikut ini dalam bentuk tertulis kepada
        Direksi Pekerjaan segera menyusul selesainya suatu bagian dari pekerjaan dan sebelum
        setiap persetujuan dapat diberikan untuk pemasangan dari bahan lain diatas tanah dasar
        atau permukaan jalan:                                           
                                                                        
        Hasil dari pengujian kepadatan dan pengukuran permukaan berdasarkan data survei yang
        membuktikan bahwa toleransi permukaan yang disyaratkan seperti yang ditentukan
        dalam spesifikasi ini terpenuhi.                                
     4) Perbaikan dari Penyiapan Permukaan Jalan yang tak Memuaskan     
                                                                        
        a. Kontraktor harus memperbaiki atas biayanya sendiri setiap ketidakrataan atau
          gelombang yang terjadi akibat pekerjanya atau lalu lintas atau oleh sebab lainnya
          dengan membentuk kembali dan memadatkan dengan mesin gilas dari ukuran dan
          tipe yang perlu untuk perbaikan.                              
        b. Kontraktor harus memperbaiki, dengan cara yang diperintahkan Direksi Pekerjaan,
          setiap kerusakan dari tanah dasar yang mungkin terjadi akibat pengeringan, retak,
                                                                        
          atau banjir, atau akibat kejadian alam lainnya.               
     5) Pengendalian Lalu Lintas                                        
        Kontraktor harus bertanggung jawab untuk seluruh akibat dari lalu lintas yang diijinkan
                                                                        
        melewati tanah dasar, dan dimana mungkin harus melarang lalu lintas seperti itu dengan
        menyediakan sebuah jalan alih atau dengan konstruksi setengah lebar jalan.
5.1.2 Material                                                          
                                                                        
     Tanah dasar dapat dibentuk pada Urugan Biasa, Urugan Pilihan, Pondasi Agregat atau
     Drainase Porous, atau pada tanah asli pada daerah pemotongan. Bahan yang digunakan dalam
     masing-masing hal haruslah sesuai dengan yang diperintahkan Direksi Pekerjaan dan sifat
     bahan yang disyaratkan untuk bahan yang dipasang sebagai pembentuk tanah dasar haruslah
     seperti yang ditentukan dalam Spesifikasi untuk bahan tersebut.    
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              23         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
5.1.3 Pelaksanaan Penyiapan Permukaan Jalan                             
                                                                        
     1) Penyiapan Tempat Kerja                                          
        Seluruh Urugan yang diperlukan harus dipasang .                 
                                                                        
     2) Pemadatan Tanah Dasar                                           
        Tanah dasar harus dipadatkan sesuai dengan ketentuan.           
                                                                        
5.2  LAPIS PONDASI AGREGAT                                              
5.2.1 Umum                                                              
                                                                        
     1) Uraian                                                          
        Pekerjaan ini harus meliputi pengadaan, pemrosesan, pengangkutan, penghamparan,
        pembasahan dan pemadatan agregat (batu pecah) yang bergradasi baik di atas
        permukaan yang telah disiapkan dan telah diterima sesuai dengan perincian yang
        ditunjukkan dalam Gambar atau sesuai dengan perintah Direksi Pekerjaan, dan
        memelihara lapis pondasi yang telah selesai sesuai dengan yang disyaratkan. Pemrosesan
                                                                        
        harus meliputi, bila perlu pemecahan, pengayakan, pemisahan, pencampuran dan
        operasi lain yang perlu untuk menghasilkan suatu bahan yang memenuhi persyaratan
        dari Spesifikasi ini.                                           
     2) Toleransi Dimensi                                               
                                                                        
        a. Permukaan lapis akhir harus sesuai dengan Gambar Rencana, dengan toleransi
          dibawah ini:                                                  
                                             Toleransi Tinggi           
                Material dan Lapisan Pondasi Agregat                    
                                              Permukaan                 
           Agregat Kelas B digunakan sebagai:                           
           • Lapis Pondasi Bawah (Permukaan atas dari Lapis + 0 cm      
             Pondasi Bawah saja)                                        
                                               - 2 cm                   
           Permukaan-permukaan agregat Kelas A:                         
           • Untuk Lapis Resap Pengikat atau Pelaburan + 1 cm           
             (Perkerasan atau Bahu)                                     
                                               - 1 cm                   
        b. Permukaan-permukaan lapis pondasi agregat dari semua konstruksi tidak boleh ada
          yang tidak rata yang dapat menampung air dan semua punggung permukaan-
          permukaan itu harus sesuai dengan yang tercantum di gambar rencana.
        c. Tebal total minimal untuk lapis Pondasi Agregat tidak boleh kurang dari tebal yang
          disyaratkan kurang satu sentimeter.                           
                                                                        
        d. Kecuali dinyatakan lain, tebal nominal untuk lapis Pondasi Agregat Kelas A adalah 200
          mm sedangkan kelas B adalah 250 mm dengan ketentuan toleransi sebagaimana
          point a.                                                      
     3) Standar Rujukan (AASHTO)                                        
                                                                        
         T   89-68  Penentuan Batas Cair dari tanah.                    
         T   90-70  Penentuan Batas Plastis dan Indeks Plastisitas tanah.
         T   96-74  Ketahananterhadap abrasi dari agregat kasar berukuran kecil dengan
                    menggunakan mesin Los Angeles.                      
         T   112-78 Bongkahan lempung dan partikel yang dapat hancur dalam agregat.
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              24         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
         T   180-74 Hubungan kepadatan dengan kelembaban dari tanah menggunakan
                    Palu 4.54 kg dan tinggi jatuh 457mm.                
         T   193-72 “The California Bearing Ratio”.                     
                                                                        
     4) Pelaporan                                                       
        a. Kontraktor harus menyerahkan kepada Direksi Pekerjaan hal-hal sebagai berikut
          paling sedikit 21 hari sebelum tanggal yang diusulkan untuk penggunaan yang
                                                                        
          pertama kalinya dari material yang diusulkan untuk digunakan sebagai lapis Pondasi
          Agregat:                                                      
          (i) Dua contoh masing-masing 50 kg dari bahan, satu ditahan oleh Direksi Pekerjaan
            sebagai rujukan selama masa kontrak.                        
                                                                        
          (ii) Pernyataan perihal asal dan komposisi dari bahan yang diusulkan, bersama
            dengan hasil pengujian laboratorium yang membuktikan bahwa sifat bahan yang
            ditentukan dalam Pasal terpenuhi.                           
        b. Kontraktor harus mengirim hal berikut dalam bentuk tertulis kepada Direksi
          Pekerjaan segera setelah selesainya bagian dari pekerjaan dan sebelum persetujuan
          dapat diberikan untuk penempatan bahan lain di atas lapis Pondasi Agregat:
                                                                        
          (i) Hasil dari pengujian kepadatan dan kadar air.             
          (ii) Hasil dari pengujian pengukuran permukaan dan data survei.
                                                                        
     5) Pebatasan oleh Cuaca                                            
        Lapis Pondasi Agregat tidak boleh dipasang, dihampar atau dipadatkan sewaktu
        turun hujan, dan pemadatan tidak boleh dilakukan setelah hujan. 
                                                                        
     6) Perbaikan dari Lapis Agregat yang tak Memuaskan                 
        a. Tempat dengan tebal atau kerataan permukaan yang tidak memuaskan toleransi
          yang disyaratkan atau yang permukaannya berkembang menjadi tidak rata baik
          selama konstruksi atau setelah konstruksi, harus diperbaiki dengan menggaru
          permukaan dan membuang atau menambah bahan sebagaimana diperlukan, yang
          selanjutnya dibentuk dan dipadatkan kembali.                  
                                                                        
        b. Lapis Pondasi Agregat yang terlalu kering untuk pemadatan dalam hal batas kadar
          airnya seperti yang disyaratkan, atau seperti yang diperintahkan Direksi Pekerjaan,
          harus diperbaiki dengan menggaru bahan tersebut yang dilanjutkan dengan
          penyiraman sejumlah air yang cukup dan mencampurnya dengan baik.
        c. Lapis Pondasi agregat yang terlalu basah untuk pemadatan, seperti yang ditetapkan
          dalam batas kadar air yang disyaratkan dalam spesifikasi ini atau seperti yang
                                                                        
          diperintahkan Direksi Pekerjaan, harus diperbaiki dengan menggaru bahan tersebut
          yang dilanjutkan dengan pengerjaan berulang-ulang peralatan yang disetujui, dengan
          selang waktu istirahat dalam cuaca kering. Cara lain bila pengeringan yang memadai
          tidak dapat diperoleh dengan cara tersebut di atas, Direksi Pekerjaan dapat
          memerintahkan bahan tersebut dibuang dan diganti seperti bahan kering yang
          memenuhi.                                                     
        d. Perbaikan dari Lapis Pondasi Agregat yang tidak memenuhi kepadatan atau sifat
          bahan yang dibutuhkan dalam Spesifikasi ini harus seperti yang diperintahkan oleh
          Direksi Pekerjaan dan dapat meliputi pemadatan tambahan, penggaruan yang
          dilanjutkan oleh pengaturan kadar air dan pemadatan kembali, pembuangan dan
          penggantian bahan, atau menambah tebal bahan itu.             
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              25         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
     7) Pengembalian Bentuk Menyusul Pengujian                          
                                                                        
        Seluruh lubang pada pekerjaan yang telah selesai yang diakibatkan oleh pengujian
        kepadatan atau yang lainnya harus segera diurug kembali dengan bahan Lapis Pondasi
        Agregat oleh Kontraktor, setelah diperiksa Direksi Teknik dan dipadatkan sehingga
        persyaratan kepadatan dan toleransi permukaan memenuhi Spesifikasi ini.
5.2.2 Material                                                          
                                                                        
     1) Sumber Material                                                 
        Material lapis Pondasi Agregat harus dipilih dari sumber yang disetujui sesuai dengan
                                                                        
        “Bahan dan Penyimpanan” dari Spesifikasi ini.                   
     2) Kelas Lapis Pondasi Agregat                                     
        Ada dua mutu yang berbeda dari lapis Pondasi Agregat yaitu kelas A dan kelas B.
                                                                        
        Umumnya Lapis Pondasi Agregat kelas A ialah mutu lapis pondasi untuk permukaan
        dibawah lapisan bitumen, dan Lapis Pondasi Agregat Kelas B ialah untuk lapis Pondasi
        Bawah.                                                          
     3) Sifat Material yang Disyaratkan                                 
                                                                        
        Agregat untuk Lapis Pondasi Agregat A dan B harus terdiri atas kerikil pecah atau padas
        pecah yang memenuhi spesifikasi gradasi pada tabel di bawah. Seluruh bahan Lapis
        Pondasi Agregat harus bebas dari benda- benda organis dan gumpalan lempung atau
        benda yang tidak berguna lainnya.                               
        Tabel Gradasi Lapis Pondasi Agregat                             
                                                                        
                                        Persen Berat Lolos              
               Macam Ayakan (mm)                                        
                                      KlasA        KlasB                
                                                                        
                    63                 100          100                 
                    37,5               100         67-100               
                    19,0              65-81        40-100               
                    9,5               42-60        25-80                
                    4,75              27-45        16-66                
                    2,36              18-33        10-55                
                                                                        
                    1,18              11-25        6-45                 
                   0,425               6-16        3-33                 
                   0,075               0-8         0-20                 
                                                                        
     4) Pencampuran Material Lapis Pondasi Agregat                      
                                                                        
        Pencampuran material untuk memenuhi persyaratan yang ditentukan harus dikerjakan
        di unit pemecah atau di unit pencampur yang disetujui, menggunakan pengumpan
        mekanis yang telah dikalibrasi dengan aliran menerus dari komponen campuran dengan
        proporsi yang benar. Dalam keadaan apapun tidak dibenarkan melakukan pencampuran
        di lapangan.                                                    
5.2.3 Pemasangan Dan Pemadatan Lapis Pondasi Agregat                    
                                                                        
     1) Penyiapan Formasi untuk Lapis Pondasi                           
        a. Apabila Lapis Pondasi Agregat akan dipasang pada parit pipa, pemadatan lapisan
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              26         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1  
          urugan pilihan harus selesai sepenuhnya, sebagaimana ditetapkan.
                                                                        
        b. Pada tempat yang telah disediakan untuk pekerjaan bahan Lapis Pondasi Agregat,
          sesuai dengan ayat (a) diatas, harus disiapkan dan mendapatkan persetujuan dari
          Direksi Pekerjaan untuk sekurang-kurangnya 100 meter ke depan dari pemasangan
          lapis pondasi. Untuk perbaikan tempat-tempat yang kurang dari 100 m panjangnya,
          seluruh formasi itu harus disiapkan dan disetujui sebelum pondasi baru dipasang.
                                                                        
     2) Penghamparan                                                    
        a. Lapis Pondasi Agregat harus dibawa ke parit galian sebagai campuran yang merata
          dan harus dihampar pada kadar air dalam rentang kelembaban bahan dan tersebar
          secara merata.                                                
                                                                        
        b. Masing-masing lapisan harus dihampar pada satu operasi pada tingkat yang merata
          yang akan menghasilkan tebal padat yang diperlukan dalam toleransi yang
          disyaratkan. Bila lebih dari satu lapis akan dipasang, lapis-lapis tersebut harus
          diusahakan sama tebalnya.                                     
        c. Lapis Pondasi Agregat harus dihampar dan dibentuk dengan salah satu metoda yang
          disetujui yang tidak menyebabkan segregasi dari partikel agregat kasar dan partikel
          agregat halus. Material yang tersegregasi harus diperbaiki atau dibuang dan diganti
          dengan bahan yang bergradasi baik.                            
                                                                        
        d. Tebal minimum lapisan gembur yang untuk setiap lapisan konstruksi harus dua kali
          lipat ukuran terbesar agregat lapis pondasi. Tebal maksimum lapisan gembur tidak
          boleh melebihi 18 cm, kecuali diperintahkan lain oleh Direksi Pekerjaan.
     3) Pemadatan                                                       
                                                                        
        a. Segera setelah pencampuran dan pembentukan akhir, masing- masing lapis harus
          dipadatkan menyeluruh dengan peralatan pemadat yang cocok dan memadai yang
          disetujui oleh Direksi Pekerjaan, hingga kepadatan paling sedikit 95% dari kepadatan
          kering maximum “modified” seperti yang ditentukan oleh AASHTO T 180, metoda D.
        b. Direksi Pekerjaan boleh memerintahkan bahwa mesin gilas beroda karet digunakan
          untuk pemadatan lapisan akhir, bila mesin gilas statis beroda baja dianggap
                                                                        
          mengakibatkan kerusakan atau degradasi berlebihan dari pondasi agregat.
        c. Pemadatan harus dilakukan hanya bila kadar air dari bahan berada dalam rentang ±
          3% dari kadar air optimum seperti yang ditetapkan oleh kepadatan kering maximum
          “modified” yang ditentukan oleh AASHTO T 180, metoda D.       
                                                                        
        d. Operasi penggilasan harus dimulai dari bagian tengah dan berangsur-berangsur
          menuju ke tepi parit pipa, dengan arah memanjang. Kontraktor harus melakukan uji
          pemadatan untuk mendapatkan acuan jumlah lintasan minimal yang harus dipenuhi
          oleh alat pemadat.                                            
        e. Pemadatan harus berlanjut sampai seluruh bagian itu telah dipadatkan merata
          menjadi permukaan yang keras dengan kepadatan merata dan bekas-bekas mesin
          gilas tidak lagi tampak. Lapis yang keras dan stabil harus dihasilkan dengan mesin
          gilas, sehingga agregat saling mengunci dengan rapat.         
                                                                        
        f. Material sepanjang kerb, batu tepi, tembok, dan pada tempat- tempat yang tak
          terjangkau mesin gilas harus dipadatkan dengan timbris mekanis atau pemadat
          lainnya yang disetujui.                                       
                                                                        
                                                                        
Palembang City Sewerage Project                              27         
Kontrak– Pembangunan Jaringan Pipa Retikulasi Air Limbah PCSP Paket C1
Tenders also won by PT Kartika Ekayasa
Authority
20 November 2019Pemasangan Jaringan Pipa Distribusi Sistem Pompa Spam Bandar Lampung Tahun 2018 Dilaksanakan Secara Multiyears ( Kpbu )Kota Bandar LampungRp 87,500,000,000
30 May 2017Pengembangan Jdu Spam Ikk Hongaria Paket 1Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 70,000,000,000
21 February 2024Pembangunan Unit Produksi Spam Regional Indominco (Kutim-Bontang)Provinsi Kalimantan TimurRp 63,218,062,500
23 June 2016(Pspam-Ikk-Surakarta.01-Se) Pembangunan Spam Kota SurakartaKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 58,091,000,000
23 June 2016(Pspam-Regional-Petanglong.02-Pp) Pembangunan Jaringan Perpipaan Spam Regional PetanglongKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 57,526,230,000
26 May 2023Pembangunan Dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (Spam) Pedesaan Kab. Kutai Timur (My)Kab. Kutai TimurRp 50,220,000,000
24 June 2016Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun Intake Dan Ipa Bojongrenged 100 Liter/DetikPemerintah Daerah Kabupaten TangerangRp 45,500,000,000
16 April 2018Pembangunan Jaringan Distribusi Spam Regional KartamantulProvinsi DI YogyakartaRp 37,594,286,250
23 April 2018Pengadaan Dan Pemasangan Jaringan Distribusi Hdpe Dia 500 Mm Sepanjang 6.450 MeterPDAM Intan BanjarRp 31,000,000,000
14 August 2015Peningkatan Jalan Di Wilayah Kecamatan CengkarengRp 25,613,000,000