Berlanja Jasa Konsultansi Perencanaan Survey Investigasi Dan Desain Optimalisasi Lahan Rawa Di Kabupaten Tapanuli Tengah 1000 Ha

Seleksi Batal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 16195212
Status: Seleksi Batal
Date: 7 March 2024
Year: 2024
KLPD: Kementerian Pertanian
Work Unit: Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara Tp Psp
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 250,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 249,656,344
RUP Code: 50143855
Work Location: Tapanuli Tengah - Tapanuli Tengah (Kab.)
Participants: 30
Applicants
Reason
0011003522121000---
0022214902216000--Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0028860856216000--Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0314548306122000---
0012284030113000---
0015364862121000---
0023331226441000--Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0021083787429000--Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0029967882122000---
0015364102121000---
0016996423121000---
CV Menara Design Consultant
06*2**0****05**0--Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0311620470113000---
0018014076121000-70.64Tidak lulus ambang batas nilai teknis Kualifikasi Tenaga Ahli
0723560918101000--Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
PT Wahana Prakarsa Utama Cabang Jatim
0021737028652001--Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0719897928124000---
0013662622077000--Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0029743283801000---
0014827380424000---
0839101987124000---
0025642984429000---
0019772557429000---
0019749290124000---
0316649987216000---
PT Angkasa Raya Consultant
06*5**2****24**0---
0023663578127000---
0015148877331000---
0017634601121000---
0018720078113000---
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN  PERENCANAAN                        
                                                                          
Terlaksananya pekerjaan proyek pembangunan (konstruksi) dapat berjalan dengan baik
diperlukan konsultan perencana yang baik pula dalam menghasilkan setiap detail perencanaan
                                                                          
bangunan, misalnya gambar kontrak yang jelas tanpa adanya pertentangan perbedaan antar
gambar rencana dengan kondisi dilapangan. Selain itu dalam hal spesifikasi bangunan juga
dijelaskan dengan detail agar tidak terjadi hambatan dalam pemilihan material saat pekerjaan
konstruksi berlangsung.                                                   
                                                                          
Konsultan Perencana adalah pihak yang ditunjuk oleh pemberi tugas untuk melaksanakan
pekerjaan perencanaan, perencana dapat berupa perorangan atau badan usaha baik swasta
                                                                          
maupun pemerintah. Konsultan perencana bertugas merencanakan struktur, mekanikan
elektrikal, arsitektur, lanscape, rencana anggaran biaya (RAB) serta dokumen-dokumen pelengkap
lainnya. Konsultan perencana mendapatkan proyek melalui proses lelang yang diadakan
panitia tender pekerjaan konstruksi. Berikut ini untuk lebih jelasnya mengenai tugas dan
                                                                          
wewenang konsultan perencana dalam pelaksanaan proyek konstruksi.         
Tugas Konsultan Perencana                                                 
    Mengadakan penyesuaian keadaan lapangan dengan keinginan pemilik proyek (bisa pihak
                                                                          
     swasta maupun pemerintah).                                           
    Membuat gambar kerja pelaksanaan. Membuat Rencana kerja dan syarat – sayarat
     pelaksanaan bangunan (RKS) sebagai pedoman pelaksanaan.              
    Membuat rencana anggaran biaya (RAB).                                
    Memproyeksikan keinginan – keinginan atau ide – ide pemilik proyek ke dalam desain
     bangunan. Melakukan perubahan desain bila terjadi penyimpangan pelaksanaan pekerjaan
     dilapangan yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan.               
    Mempertanggungjawabkan desain dan perhitungan struktur jika terjadi kegagalan
                                                                          
     konstruksi. kemudian proses pelaksanaanya diserahkan kepada konsultan pengawas.
     Konsultan pengawas ini sendiri adalah orang/instansi yang menjadi wakil pemilik proyek di
     lapangan.                                                            
                                                                          
                                                                          
Wewenang Konsultan Perencana                                              
    Mempertahankan desain dalam hal adanya pihak – pihak pelaksana bangunan yang
     melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan rencana.                  
    Menentukan warna dan jenis material yang akan digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan
                                                                          
     konstruksi.                                                          
                                                                          
Supaya tugas dari konsultan perencana bisa berjalan dengan lancar sebaiknya konsultan
perencana membuat jadwal pertemuan rutin dengan kontraktor untuk membahas hal-hal yang
mungkin perlu mendapat pemecahan dari perencana misalnya pembuatan gambar shop
drawing atau saat aproval material sebagai pedoman pelaksanaan proyek. Karena ada beberapa
                                                                          
hal yang umumnya menjadi permasalahan ketika di lapangan, misalkan dari produk perencana
yaitu material yang telah ditentukan pada RKS sulit ditemukan pada saat pelaksanaan pekerjaan
proyek berlangsung atau harganya terlalu mahal melebihi RAB sehingga kontraktor mengusulkan
persetujuan perubahan material untuk digunakan sebagai pengganti. Masalah lainya perbedaan
gambar rencana dengan kondisi exsiting lapangan sehingga kontraktor membuat gambar
perubahan yang memerlukan persetujuan konsultan perencana dalam pelaksanaan proyek.
Intinya agar pelaksanaan pekerjaan bisa berjalan dengan baik, maka diperlukan kerjasama dan
hubungan yang baik dan terus menerus hingga proyek selesai antara kontraktor dan konsultan
                                                                          
perencana.