| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0031348659711000 | - | Dokumen seleksi yang digunakan dokumen lama, tidak sesuai dengan MDP yg terbaru | |
PT Mitra Skala Utama | 09*7**3****13**0 | - | - |
CV Isam Studio Konsultan | 04*7**6****28**0 | - | Dokumen seleksi yang digunakan dokumen lama, tidak sesuai dengan MDP yg terbaru |
| 0413351792401000 | - | Dokumen seleksi yang digunakan dokumen lama, tidak sesuai dengan MDP yg terbaru | |
| 0026185298711000 | - | Dokumen seleksi yang digunakan dokumen lama, tidak sesuai dengan MDP yg terbaru | |
| 0025390980711000 | - | Dokumen seleksi yang digunakan dokumen lama, tidak sesuai dengan MDP yg terbaru | |
| 0028093185711000 | - | Dokumen seleksi yang digunakan dokumen lama, tidak sesuai dengan MDP yg terbaru | |
| 0027002369609000 | - | - | |
CV Papuaraya Lestari | 07*0**3****51**0 | - | - |
| 0032170243805000 | - | - | |
PT Sentra Tani Sejahtera | 00*4**4****12**0 | - | - |
| 0020493367606000 | - | - | |
| 0948018015629000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
SATUAN KERJA : DINAS TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN
PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
PROGRAM : PROGRAM KETERSEDIAAN, AKSES DAN KONSUMSI
PANGAN BERKUALITAS
KEGIATAN : PERLINDUNGAN DAN PENYEDIAAN LAHAN
PEKERJAAN : JASA KONSULTAN PENGAWASAN OPTIMASI LAHAN
RAWA KABUPATEN KAPUAS TAHAP II
SUMBER DANA : APBN-DIPA TUGAS PEMBANTUAN (TP)
TAHUN ANGGARAN : 2024
JASA PENGAWASAN OPTIMASI LAHAN RAWA
PERLINDUNGAN DAN PENYEDIAAN LAHAN
RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Pekerjaan Pengawasan Optimasi Lahan Rawa 7.644 ha di Kabupaten Kapuas yaitu mencakup :
1. Pekerjaan Pendahuluan.
yang terdiri dari :
• Persiapan administrasi dan keuangan
• Persiapan teknis
2. Pekerjaan Pengawasan dan Pemeriksaan
yang terdiri dari :
• Persiapan Pengawasan dan Pemeriksaan
• Sosialisasi kepada masyarakat
• Pelaksanaan pekerjaan pengawasan dan pemeriksaan konstruksi yaitu :
o Pekerjaan Pendahuluan
o Pekerjaan tanah Pekerjaan bangunan pelengkap/pendukung
3. Pekerjaan Dokumentasi
• Membuat dokumentasi pelaksanaan konstruksi sebelum dan sesudah konstruksi
4. Pembuatan Laporan
• Laporan Harian
• Mingguan
• Laporan Bulanan
5. Reproduksi dan Penyerahan Produk Pekerjaan.
Laporan ini diperbanyak menjadi 2 (dua) eksemplar yang diserahkan kepada pemberi tugas.
F. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
Tahapan dan ruang lingkup Pekerjaan Pengawasan Optimasi Lahan Rawa Seluas 7644 ha di
Kabupaten Kapuas meliputi :
1. Membantu Pemberi Tugas dalam mengawasi proses pekerjaan pengawasan Optimasi Lahan
Rawa Seluas 7644 ha di Kabupaten Kapuas dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang
sudah tercantum dalam dokumen kontrak.
2. Memberikan saran kepada pemberi tugas jika dianggap perlu dalam menyelesaikan masalah
yang timbul dalam proses pelaksanaan pekerjaan
3. Membantu pemberi tugas dalam menjelaskan dan menafsirkan dokumen kontrak dari aspek
hukum, khususnya menyangkut hak dan kewajiban sesuai dengan isi kontrak
4. Mengusulkan perubahan-perubahan kontrak/adendum kontrak bilamana diperlukan untuk
menjamin hasil teknis yang terbaik sesuai dengan biaya yang tersedia.
5. Melakukan penyesuaian/perubahan desain, apabila dijumpai ketidaksesuaian antara keadaan
lapangan dengan desain.
6. Melaksanakan pengawasan pekerjaan secara teknis di lapangan untuk menentukan tempat
tempat dan batas batas, kualitas pekerjaan yang tercantum di dalam kontrak. Membantu
pihak pelaksana konstruksi dalam menjelaskan gambar desain dan hal hal lain yang
menyangkut teknis pekerjaan di lapangan
7. memeriksa hasil pekerjaan pelaksana konstruksi didasarkan atas dokumen kontrak
8. Memberikan petunjuk tertulis kepada pelaksana konstruksi agar pekerjaan tersebut
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan teknis yang telah disepakati didalam kontrak.
9. Memeriksa semua kualitas pekerjaan dan perhitungan yang diperlukan untuk pembayaran
hasil pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja.
10. Membuat laporan tertulis tentang bobot kemajuan pekerjaan dan melaporkan hambatan -
hambatan yang timbul serta memberikan cara pemecahannya.
11. Membuat Berita Acara Pemeriksaan hasil pekerjaan yang tertuang didalam kontrak.
G. METODOLOGI
2.1 Pekerjaan Pendahuluan
a. Persiapan Administrasi dan Keuangan
Kelengkapan administrasi termasuk syarat mutlak dalam mengikuti pengadaan langsung,
setelah ditetapkan sebagai pelaksana pekerjaan pengawasan, masik ada persyaratan
administrasi yang harus segera diurus kelengkapannya seperti :
• Surat Perintah Melaksanakan Pekerjaan dari Pemberi Tugas
• Surat Perjanjian Kerja (Kontrak)
• Surat Pengantar untuk pelaksana di lapangan
Biaya operasional untuk pekerjaan persiapan maupun untuk keperluan pekerjaan lain harus
dipersiapkan sedini mungkin. Biaya pasca pekerjaan pendahuluan diperlukan untuk mobilisasi
personil dan segala keperluan yang berhubungan dengan pekerjaan persiapan.
b. Persiapan Teknis
Persiapan teknis sangat mempengaruhi keberhasilan pekerjaan dan produk yang diinginkan
oleh Pemberi Tugas, pekerjaan teknis meliputi :
• Persiapan personil
• Penyiapan Base Camp
• Penyiapan transportasi ke lapangan.
• Penyiapan peralatan dan bahan yang diperlukan selama pekerjaan pengawasan
berlangsung
• Penyiapan bentuk Laporan, bentuk pengetesan dan bentuk lainnya yang diperlukan selama
pekerjaan berlangsung.
• Penyiapan Program Kerja/Rencana Kerja
c. Pengumpulan Data dan Evaluasi Data
Data data yang diperlukan antara lain :
• Data Perencanaan Konstruksi optimasi lahan
• Data lokasi (hidrologi, jenis tanah)
• Peta topografi masing-masing blok tersier
• Peta Rancangan masing-masing blok tersier
• Peta Situasi masing-masing blok tersier
d. Inspeksi Lapangan Pendahuluan
Inspeksi Lapangan pendahuluan ini berguna untuk mengetahui kondisi me-dan setiap lokasi
pekerjaan. Inspeksi ini bertujuan untuk menentukan :
• Batas masing masing kepemilikan yang akan dikonstruksi
• Batas-batas dan luas kepemilikan serta luas vegetasi yang akan di-kerjakan.
• Posisi bangunan pelengkap serta sarana penunjang lainnya.
e. Mempelajari dan mendiskusikan hasil yang diperoleh dari inspeksi lapa-ngan tersebut dengan
seluruh tim pelaksana pengawasan
f. Mendiskusikan program kerja setelah melaksanakan inspeksi lapangan pen-dahuluan
g. Menyempurnakan program kerja
h. Mobilisasi personil
2.2. Pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan
Pekerjaan pengawasan meliputi pengawasan dan pemeriksaan pelaksanaan konstruksi/ fisik
dan kemajuan yang telah dicapai oleh pelaksana pekerjaan serta menilai dan mengevaluasi
apakah Rekanan pelaksana pekerjaan tersebut sudah sesuai seperti yang disyaratkan dalam
dokumen pengadaan.
Pekerjaan Pengawasan Optimasi Lahan Rawa Seluas 7644 ha di Kabupaten Kapuas,
meliputi:
a. Menentukan lokasi bangunan bangsal kerja dan mengawasi pelaksanaan pembuatan
bangunan Bangsal Kerja yang dibuat oleh pelaksana pekerjaan. Lokasi tersebut harus
mudah dicapai dan berlokasi dalam wilayah lokasi pekerjaan. Pemeriksaan terhadapa
bangunan Bangsal Kerja yang dibuat oleh Pelaksana pekerjaan meliputi :
• Lokasi bangunan
• Bahan yang digunakan untuk pembuatan bangunan
• Dimensi bangunan
• Perlengkapan mengenai direksi keet sebagaimana yang telah disyaratkan dalam
dokumen pengadaan pekerjaan konstruksi
b. Memeriksa plang proyek yang telah dipasang oleh pelaksana pekerjaan meliputi :
• Lokasi plang proyek
• Bahan yang dipergunakan
• Dimensi plang proyek
• Warna dasar dan tulisan
• Tulisan yang tertera pada papan plang proyek
c. Memeriksa pekerjaan pemasangan patok patok as saluran, patok posisi pintu inlet/outlet,
gorong-gorong dan bangunan pelengkap lainnya serta memereiksa dimensi, bahan, warna
dan lokasi pemasangannya.
d. Memeriksa jumlah tenaga kerja/personil yang dikerahkan oleh Pelaksana pekerjaan dalam
setiap pekerjaan kontruksi.
e. Memeriksa segala dokumentasi berupa foto yang telah dibuat oleh Pelaksana pekerjaan
f. Mengawasai pelaksanaan pekerjaan tanah dan memeriksa dimensi dimensi serta jumlah
bangunan yangdikerjakan oleh pelaksana pekerjaan. Pekerjaan tanah yang dikerjakan oleh
Pelaksana pekerjaan meliputi
• Pembuatan saluran tersier, sub tersier dan kuarter
• Pembuatan pematang, tanggul penahan dan jalan usaha tani
g. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan bangunan pelengkap dan memeriksa dimensi, jumlah
serta bahan yang dipergunakan, meliputi :
• Pemasangan gorong gorong
• Pemasangan pintu inlet/outlet
h. Memberikan saran-saran positif kepada pelaksana pekerjaan selama pekerjaan tersebut
berlangsung.
i. Memeriksa segala bentuk laporan yang telah dibuat Pelaksana pekerjaan , yang meliputi
• Laporan harian
• Laporan mingguan
• Laporan Bulanan
j. Memberikan penjelasan tentang sesuatu yang dirasa kurang jelas oleh Pelaksana
pekerjaan yang terdapat dalam gambar desain Menilai dan memutuskan apakah suatu
hasil pekerjaan konstruksi sudah sesuai dengan dokumen pengadaan atau belum, jika
belum konsultan pengawas dapat membe-rikan instruksi kepada pelaksana pekerjaan
untuk mengadakan perbaikan/ perubahan sehubungan dengan pelelangan pekerjaan
konstruksi yang dianggap menyimpang dari dokumen pengadaan
k. Memonitor pekerjaan yang sedang berlangsung dan mencocokannya dengan time
schedule pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Bila terjadi keterlambatan atau terjadi hal-hal
yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut, maka masalah tersebut harus
disampaikan kepada Pelaksana pekerjaan baik dalam bentuk rapat atau secara langsung
agar dapat dicarikan jalan keluarnya.
H. TENAGA KERJA YANG DIPERLUKAN
Agar metode kerja serta rencana kerja dan rencana pengerahan tenaga kerja dan alat dapat
berjalan dengan efektif dan efisien maka perlu dibentuk suatu organisasi kerja yang baik. Dalam
setian kerja terdapat hubungan komando dan koordinasi antaran anggota organisasi kerja. Untuk
pelaksanaan suatu jenis pekerjaanakan dikepalai oleh seorang ahli di bidangnya. Semua personil
yang berada dibawah pimpinannya merupakan tenaga pelaksana yang profesional dibidangnya.
Sedangkan personilpelaksana pekerjaan lain terdapat suatu hubungan koordinasi.
3.1. Struktur Organisasi Kerja
Tenaga ahli dan tenaga pendukung yang akan dikerahkan untuk pelaksanaan pekerjaan
pengawasan Optimasi Lahan Rawa Seluas 7644 ha di Kabupaten Kapuas adalah :
a. Tenaga Ahli
• Team Leader/Ahli Teknik Sipil
• Ahli Pertanian
b. Tenaga Pendukung
• Pengawas Lapangan
• Administrasi/Keuangan
• Operator Komputer
3.2. Hubungan Kerja dengan Instansi Terkait
Demi kesuksesan pekerjaan ini, maka diharuskan membina hubungan kerja dengan
instansi-instansi terkait, baik hubungan dengan pemerintah maupun pihak swasta atau
sesama konsultan pengawas. Hubungan kerja tersebut dibina dengan baik tidak saja
berguna untuk kelangsungan pekerjaan supervisi ini akan tetapi lebih jauh dari itu, yakni :
• Bertambahnya kepercayaan Pemberi Tugas.
• Bertambahnya pengalaman dibidang pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan Optimasi
Lahan Rawa Seluas 7644 ha di Kabupaten Kapuas.
3.3. Uraian Tugas dan Tanggung Jawab
Agar kelancaran pekerjaan pengawasan dapat terjamin maka dalam bagan kerja organisasi
konsultan perlu diberikan suatu uraian tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk setiap
organisasi kerja. Hal ini dimaksudkan agar didalam organisasi kerja tidak terjadi hal-hal yang
mengganggu kelancaran kerja. Hal-hal yang dapat mengganggu kelancaran kerja adalah
sebagai berikut :
• Adanya tumpang tindih antara personil dengan personil lain.
• Kekosongan kegiatan sehingga pekerjaan menjadi terbengkalai.
• Adanya gap antara masing-masing unit kerja.
• Pilih kasih dalam pendelegasian tugas yang diberikan kepada seorang personil yang
mempunyai level kedudukan yang sama dengan personil lain.