| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0032944118125000 | Rp 6,786,203,000 | - | |
PT Bumi Lasinrang | 0025764822722000 | Rp 7,009,262,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan galian tanah dengan alat saluran sekunder tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian / cara kerja item pekerjaan galian tanah dengan alat saluran sekunder secara garis besar uraian / cara kerja tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana pekerjaan galian tanah dengan alat saluran sekunder yang ditawarkan dalam dokumen penawaran adalah galian tanah dengan alat saluran primer. b. Metode pelaksanaan pekerjaan galian tanah dengan alat saluran sub sekunder tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian / cara kerja item pekerjaan galian tanah dengan alat saluran sub sekunder secara garis besar uraian / cara kerja tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana pekerjaan galian tanah dengan alat saluran sub sekunder yang ditawarkan dalam dokumen penawaran adalah galian tanah dengan alat saluran primer. c. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual dikerjakan setelah pekerjaan pasangan batu kosong seharusnya tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual dikerjakan di awal pekerjaan pondasi sebelum pekerjaan tiang pancang kayu galam dikerjakan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan cor beton untuk lantai bangunan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana uraian / cara kerja pekerjaan pengecoran untuk lantai bangunan pintu air tidak dijelaskan mutu beton yang digunakan sesuai yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis dokumen pengadaan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan pembongkaran cor beton bangunan pintu air secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana uraian / cara kerja pekerjaan pembongkaran cor beton bangunan pintu air tidak dijelaskan setelah memenuhi umur beton, sesuai yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis dokumen pengadaan. f. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan cor beton-K175 untuk bangunan dinding, pilar, sayap tegak dan sayap miring dikerjakan sebelum pekerjaan pemasangan bekisting seharusnya tahapan/urutan pekerjaan cor beton K-175 untuk bangunan dinding, pilar, sayap tegak dan sayap miring dikerjakan setelah pekerjaan pemasangan bekisting. g. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan galian tanah dengan alat untuk pekerjaan pondasi dikerjakan setelah pekerjaan pemancangan kayu ulin, seharusnya tahapan/urutan pekerjaan galian tanah dengan alat dikerjakan di awal pekerjaan pondasi sebelum pekerjaan pemancangan kayu ulin dikerjakan. h. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan Cor beton K-225 untuk bangunan plat, dinding dan sayap dikerjakan sebelum pekerjaan pembesian dan pemasangan bekisting seharusnya tahapan/urutan pekerjaan cor beton K-225 untuk bangunan plat, dinding dan sayap dikerjakan setelah pekerjaan pembesian dan pemasangan bekisting. i. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan pembongkaran cor beton bangunan pintu air secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana uraian / cara kerja pekerjaan pembongkaran cor beton bangunan pintu air tidak dijelaskan setelah memenuhi umur beton, sesuai yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis dokumen pengadaan. |
| 0026611517728000 | - | - | |
PT Menara Rajawali Berau | 0720154178727000 | Rp 7,302,456,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tebas dan pembersihan dan galian tanah dengan alat pada saluran sub sekunder tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian /cara kerja dari awal sampai akhir secara garis besar untuk metode pelaksanaan pekerjaan saluran sub sekunder tidak ada, sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan jembatan kayu ulin tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan pembuatan' jembatan kayu ulin yang merupakan pekerjaan utama dimana tahapan/urutan pekerjaan kayu ulin dikerjakan setelah pekerjaan pemancangan kayu ulin, seharusnya tahapan/urutan pekerjaan kayu ulin dikerjakan sebelum pekerjaan pemancangan kayu ulin sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan urugan tanah manual untuk penutupan saluran pengelak secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana uraian/cara kerja pekerjaan urugan tanah manual sebagai saluran pengelak sudah dilakukan penutupan penutupan kembali sebelum pekerjaan bangunan pintu air selesai dikerjakan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan galian tanah manual untuk pembongkaran kisdam secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana uraian/cara kerja pekerjaan galian tanah manual sebagai pembongkaran kisdam sudah dilakukan pembongkaran sebelum pekerjaan bangunan pintu air selesai dikerjakan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual dikerjakan setelah pekerjaan pasangan batu kosong seharusnya tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual dikerjakan di awal pekerjaan pondasi sebelum pekerjaan tiang pancang kayu galam dikerjakan. f. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan cor beton-K175 untuk bangunan dinding, pilar, sayap tegak dan sayap miring dikerjakan sebelum pekerjaan pemasangan bekisting seharusnya tahapan/urutan pekerjaan cor beton K-175 untuk bangunan dinding, pilar, sayap tegak dan sayap miring dikerjakan setelah pekerjaan pemasangan bekisting. g. Metode pelaksanaan pekerjaan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian/cara kerja secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan dan uraian/ kerja pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak ada sehingga diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. |
| 0021181052218000 | Rp 7,075,323,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan saluran sekunder tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjaan tebas dan pembersihan dan galian tanah dengan alat tidak ada tahapan/urutan dan uraian/cara kerja sehingga tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan saluran sub sekunder tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjaan tebas dan pembersihan dan galian tanah dengan alat tidak ada tahapan/urutan dan uraian/cara kerja sehingga tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan jembatan kayu ulin tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan pembuatan' jembatan kayu ulin yang merupakan pekerjaan utama dimana tahapan/urutan pekerjaan kayu ulin dikerjakan setelah pekerjaan pemancangan kayu ulin, seharusnya tahapan/urutan pekerjaan kayu ulin dikerjakan sebelum pekerjaan pemancangan kayu ulin sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual untuk pekerjaan pondasi dikerjakan setelah pekerjaan pasangan batu kosong seharusnya tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual untuk pondasi dikerjakan di awal pekerjaan sebelum pekerjaan tiang pancang kayu galam dikerjakan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan pembuatan saluran pengelak secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana item pekerjaan galian tanah dengan alat untuk pembuatan saluran pengelak dikerjakan secara manual sehingga diyakini tidak dapat menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. f. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan penutupan saluran pengelak secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana item pekerjaan timbunan tanah dengan alat untuk penutupan saluran pengelak dikerjakan secara manual sehingga diyakini tidak dapat menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. g. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan galian tanah dengan alat untuk pembongkaran kisdam secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana item pekerjaan galian tanah dengan alat untuk pembongkaran kisdam dikerjakan secara manual sehingga diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. h. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan pasangan batu kosong untuk pekerjaan lantai kerja dikerjakan setelah pekerjaan cor beton K-225 untuk dinding, plat dan sayap seharusnya tahapan/urutan pekerjaan pasangan batu kosong untuk lantai kerja dikerjakan sebelum pekerjaan lantai kerja (bedding). | |
| 0027562354728000 | Rp 6,733,281,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan pembuatan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian/ cara kerja item pekerjaan lantai kerja (bedding) tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjaan lantai kerja (bedding) tidak ada, sehingga diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
| 0715367637727000 | Rp 6,771,505,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja untuk pekerjaan lantai kerja bedding secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana uraian/cara kerja pekerjaan untuk lantai kerja (bedding) campuran material yang digunakan dengan perbandingan, 1 semen : 3 pasir : 5 kerikil hal ini tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis dokumen pengadaan. dengan perbandingan, 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil. b. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual dikerjakan setelah pekerjaan pasangan batu kosong seharusnya tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual untuk pondasi dikerjakan di awal pekerjaan sebelum pekerjaan tiang pancang kayu galam dikerjakan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan cor beton-K175 untuk bangunan dinding, pilar, sayap tegak dan sayap miring dikerjakan sebelum pekerjaan pemasangan bekisting seharusnya tahapan/urutan pekerjaan cor beton K-175 untuk bangunan dinding, pilar, sayap tegak dan sayap miring dikerjakan setelah pekerjaan pemasangan bekisting. d. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan pembuatan bangunan jembatan kayu ulin yang merupakan pekerjaan utama dimana tahapan/urutan pekerjaan kayu ulin dikerjakan setelah pekerjaan pemancangan kayu ulin, seharusnya tahapan/urutan pekerjaan kayu ulin dikerjakan sebelum pekerjaan pemancangan kayu ulin sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan pembuatan saluran pengelak secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana item pekerjaan galian tanah dengan alat untuk pembuatan saluran pengelak dikerjakan secara manual sehingga diyakini tidak dapat menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. f. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan penutupan saluran pengelak secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana item pekerjaan timbunan tanah dengan alat untuk penutupan saluran pengelak dikerjakan secara manual sehingga diyakini tidak dapat menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. g. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan galian tanah dengan alat untuk pembongkaran kisdam secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana item pekerjaan galian tanah dengan alat untuk pembongkaran kisdam dikerjakan secara manual sehingga diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. h. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja untuk pekerjaan lantai kerja (bedding) secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana uraian/cara kerja pekerjaan untuk lantai kerja (bedding) campuran material yang digunakan dengan perbandingan, 1 semen : 3 pasir : 5 kerikil hal ini tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis dokumen pengadaan. dengan perbandingan, 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil. i. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan galian tanah dengan alat untuk pekerjaan pondasi dikerjakan setelah pekerjaan pemancangan kayu ulin, seharusnya tahapan/urutan pekerjaan galian tanah dengan alat dikerjakan di awal pekerjaan pondasi sebelum pekerjaan pemancangan kayu ulin dikerjakan. | |
| 0011294287722000 | Rp 6,743,672,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjan pembesian pada pilar bangunan pintu air secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tidak terdapat tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjaan pembesian pada pilar bangunan pintu air sehingga diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjan pemasangan bekisting pada pilar bangunan pintu air secara garis besar tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dimana tidak terdapat tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjaan pemasangan bekisting sehingga diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjan cor beton pada pilar bangunan pintu air secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tidak terdapat tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjaan cor beton sehingga diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjan pembongkaran bekisting pada pilar bangunan pintu air secara garis besar tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dimana tidak terdapat tahapan/urutan dan uraian/cara kerja item pekerjaan pembongkaran bekisting sehingga diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
PT Megaton Agung Perkasa | 0030142632722000 | Rp 7,519,069,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan cor beton-K175 untuk bangunan dinding, pilar, sayap tegak dan sayap miring dikerjakan sebelum pekerjaan pemasangan bekisting seharusnya tahapan/urutan pekerjaan cor beton K-175 untuk bangunan dinding, pilar, sayap tegak dan sayap miring dikerjakan setelah pekerjaan pemasangan bekisting. b. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan pintu air tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual untuk pondasi dikerjakan setelah pekerjaan pasangan batu kosong seharusnya tahapan/urutan pekerjaan galian tanah manual untuk pondasi dikerjakan di awal pekerjaan pondasi sebelum pekerjaan tiang pancang kayu galam dikerjakan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan jembatan kayu ulin tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan pembuatan' jembatan kayu ulin yang merupakan pekerjaan utama dimana tahapan/urutan pekerjaan kayu ulin dikerjakan setelah pekerjaan pemancangan kayu ulin, seharusnya tahapan/urutan pekerjaan kayu ulin dikerjakan sebelum pekerjaan pemancangan kayu ulin sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan bangunan jembatan gorong-gorong tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan secara garis besar tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dimana tahapan/urutan pekerjaan pasangan batu kosong untuk pekerjaan lantai kerja dikerjakan setelah pekerjaan cor beton K-225 untuk dinding, plat dan sayap seharusnya tahapan/urutan pekerjaan pasangan batu kosong untuk lantai kerja dikerjakan sebelum pekerjaan lantai kerja (bedding). |
| 0730054012727000 | Rp 7,836,252,000 | a. Jaminan Penawaran Asli Tidak Ada. | |
| 0027568674722000 | - | - | |
| 0669885238727000 | - | - | |
| 0030728117722000 | - | - | |
| 0025947011722000 | - | - | |
PT Megatama Berlian Jaya | 0750744849727000 | - | - |
PT Gunung Raya | 00*2**2****26**0 | - | - |
| 0032682023008000 | - | - | |
Prima Jaya Solusindo | 08*4**7****22**0 | - | - |
| 0709962864821000 | - | - | |
CV Surya Sari Eltwo Mandiri | 03*4**2****05**0 | - | - |
CV Poda | 03*5**6****02**0 | - | - |
| 0030799324805000 | - | - | |
PT Fitra Rezky Mandiri | 0666791066722000 | - | - |
PT Satria Andalan Berbudi | 0019770130722000 | - | - |
PT Piranti Reksa Asri Madani | 00*9**0****01**0 | - | - |
| 0032105058722000 | - | - | |
| 0012161402727000 | - | - | |
| 0030395172727000 | - | - | |
PT Mangisi Makmur Sentosa | 0013944564011000 | - | - |
| 0027602382307000 | - | - | |
| 0011022365218000 | - | - | |
PT Moses Edgar Partogi Utama | 07*0**5****35**0 | - | - |
| 0711741942722000 | - | - | |
PT Larasati Indah | 00*1**9****22**0 | - | - |
| 0704994029722000 | - | - | |
PT Ricko Cemerlang Abadi | 07*5**7****27**0 | - | - |
CV Dua Dua Juni | 00*9**3****03**0 | - | - |
Patra Maju Hutama | 07*7**5****01**0 | - | - |
| 0737025239727000 | - | - | |
CV Dafa Rizky Anur | 0032073298728000 | - | - |
| 0033375999722000 | - | - | |
| 0017005703711000 | - | - | |
CV Prestasi Mandiri | 00*8**8****06**0 | - | - |
PT Karya Adi Jaya | 00*0**3****22**0 | - | - |
PT Restu Agung Perkasa | 0014101661722001 | - | - |
| 0028178614722000 | - | - | |
| 0013386594007000 | - | - | |
PT Karya Indah Permata | 00*4**6****23**0 | - | - |
| 0766444269733000 | - | - | |
| 0021968946722000 | - | - | |
Karya Tehnik Raya. PT | 00*4**4****23**0 | - | - |
PT Ikhlas Mandiri Berkarya | 07*6**0****22**0 | - | - |
CV Rara | 03*2**2****17**0 | - | - |
PT Samudera Raya Wahyu Mandiri | 00*4**6****27**0 | - | - |
CV Agro Sanggam Lestari | 0031753791727000 | - | - |
Aferka Indotama, CV | 00*2**2****05**0 | - | - |
| 0021953930728000 | - | - | |
| 0748145638727000 | - | - | |
| 0014097786727000 | - | - | |
| 0011252830727000 | - | - | |
CV Abadi Merdeka | 0315787929723000 | - | - |
| 0014343271722000 | - | - | |
| 0016094666018000 | - | - | |
CV Budi Karya Mandiri | 08*0**4****26**0 | - | - |
| 0014346118722000 | - | - | |
Karya Putra Antara | 0318056371723000 | - | - |
| 0030122204728000 | - | - | |
Tirta Buana | 0314331133723000 | - | - |
Azzam Jaya | 0727581209727000 | - | - |
PT Baringin Panjadian Nauli | 08*3**8****22**0 | - | - |
PT Beringin Abadi | 00*4**9****22**0 | - | - |
| 0021359955723000 | - | - | |
| 0027564194722000 | - | - | |
| 0750231912727000 | - | - | |
| 0667028559722000 | - | - | |
| 0028285708722000 | - | - | |
CV Panji Jaya Sri | 03*5**3****53**0 | - | - |
| 0029517604722000 | - | - | |
| 0027963859013000 | - | - | |
| 0017694415722000 | - | - | |
| 0026072579609000 | - | - | |
| 0027563824728000 | - | - | |
CV Kharisma Putra Mandiri | 00*2**6****22**0 | - | - |