| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0029517604722000 | Rp 9,760,684,100 | - | |
| 0017696238722000 | Rp 9,899,170,000 | - | |
| 0745935189722000 | Rp 9,825,500,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan Mobilisasi, Demobilisasi dan Pengukuran tidak ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Free Intake yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga tahapan/Urutan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Rumah Pintu Free Intake yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan Perbaikan Bangunan Box Bagi Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. f. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Bagi Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. g. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Rumah Pintu Box Bagi Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga tahapan/Urutan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. h. Metode pelaksanaan pekerjaan Perbaikan Bangunan Talang Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. i. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. j. Metode pelaksanaan pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. k. Metode pelaksanaan pekerjaan Normalisasi Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. l. Metode pelaksanaan pekerjaan Peningkatan Jalan Inspeksi yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. m. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Balai Pertemuan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. n. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan dan Pemasangan Papan Aset tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton Untuk Lantai Kerja (Bedding), Pembuatan dan Pemasangan Papan aset dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara Kerja Tidak Ada. o. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan Pembuatan Patok Batas/Patok Hektometer yang merupakan pekerjaan Penunjang item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton K-175, Pembesian, Bekisting dan Pembongkaran (Manual), Cat Minyak dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara kerja tidak ada. | |
| 0012186805721000 | Rp 11,568,039,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Free Intake yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana item Pekerjaan Cor Beton K-225 Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan Normalisasi Saluran Pembuang yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana item Pekerjaan Galian Tanah (Mekanis) Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan dan Pemasangan Papan Aset tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton Untuk Lantai Kerja (Bedding), Pembuatan dan Pemasangan Papan aset dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara Kerja Tidak Ada. d. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan Pembuatan Patok Batas/Patok Hektometer yang merupakan pekerjaan Penunjang item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton K-175, Pembesian, Bekisting dan Pembongkaran (Manual), Cat Minyak dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara kerja tidak ada. | |
| 0762001832722000 | - | - | |
| 0024649972721000 | Rp 11,128,187,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Uraian/Cara Kerja pekerjaan Mobilisasi tidak ada Alat yang di Mobilisasi seperti Excavator, Bulldozer, Vibro Roller, Dump Truck, Water Tank Truck, Concrete Mixer, Concrete Vibrator, Mesin Las, Mesin Genset, Crane (Tripod), Stamper, Pompa Air, Theodolit, Waterpass sesuai dengan Dokumen Pengadaan sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Uraian/Cara Kerja pekerjaan Pengukuran tidak ada menggunakan alat ukur Waterpass dan Thedolit sesuai dengan Dokumen Pengadaan sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Uraian/Cara Kerja pekerjaan Demobilisasi tidak ada Alat yang di Demobilisasi seperti Excavator, Bulldozer, Vibro Roller, Dump Truck, Water Tank Truck, Concrete Mixer, Concrete Vibrator, Mesin Las, Mesin Genset, Crane (Tripod), Stamper, Pompa Air, Theodolit, Waterpass sesuai dengan Dokumen Pengadaan sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Free Intake yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. f. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Rumah Pintu Free Intake yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. g. Metode pelaksanaan pekerjaan Perbaikan Bangunan Box Bagi Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. h. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Bagi Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. i. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Rumah Pintu Box Bagi Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. j. Metode pelaksanaan pekerjaan Perbaikan Bangunan Talang Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. k. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. l. Metode pelaksanaan pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. m. Metode pelaksanaan pekerjaan Normalisasi Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. n. Metode pelaksanaan pekerjaan Peningkatan Jalan Inspeksi yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. o. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan Bangunan Balai Pertemuan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Tidak Ada sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. p. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan dan Pemasangan Papan Aset tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton Untuk Lantai Kerja (Bedding), Pembuatan dan Pemasangan Papan aset dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara Kerja Tidak Ada. q. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan Pembuatan Patok Batas/Patok Hektometer yang merupakan pekerjaan Penunjang item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton K-175, Pembesian, Bekisting dan Pembongkaran (Manual), Cat Minyak dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara kerja tidak ada. | |
| 0026611517728000 | Rp 9,479,626,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan pekerjaan Pengukuran tidak ada sehingga tahapan/Urutan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
PT Paramitha Citra Mandiri | 00*0**4****22**0 | - | - |
Pamelati Raya | 0028131131721001 | Rp 10,913,383,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Uraian/Cara Kerja pekerjaan Mobilisasi tidak ada Alat yang di Mobilisasi seperti Excavator, Bulldozer, Vibro Roller, Dump Truck, Water Tank Truck, Concrete Mixer, Concrete Vibrator, Mesin Las, Mesin Genset, Crane (Tripod), Stamper, Pompa Air, Theodolit, Waterpass sesuai dengan Dokumen Pengadaan sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan Demobilisasi tidak ada sehinggapekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung pada item Timbunan Tanah (Mekanis) untuk pembuatan Cofferdam yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Uraian/Cara Kerja Pekerjaan Timbunan Tanah (Mekanis) tidak ada jenis Alat Berat yang digunakan sesuai dengan Dokumen Pengadan, Seharusnya Timbunan tanah harus dimuat kedalam Mobil Jenis Dump Truck dengan menggunakan alat jenis Excavator lalu dibawa ke lokasi pekerjaan. Material tanah yang diangkut menggunkan Dump Truck dihampar menggunakan alat jenis Bulldozer, kemudian dipadatkan dan dibentuk dengan menggunakan alat jenis Vibro Roller selama pemadatan disiram dengan air dari Water Tank Truck. Untuk merapikan hasil timbunan diperlukan tenaga manual dengan menggunakan alat bantu cangkul, sekop dan lain-lain Sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung pada item Cor Beton K-175 yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Cor Beton dikerjakan setelah pekerjaan Pembongkaran Beton Bertulang Seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Pembesian dan Pemasangan Bekisting selesai dikerjakan Sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung pada item Cor Beton K-175 yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Uraian/Cara Kerja Pekerjaan Cor Beton pada dokumem penawaran tidak memakai Campuran Beton K-175 dan uraian peralatan yang digunakan untuk pencampuran beton Concrete Mixer untuk mencampur dan Concrete Vibrator untuk memadatkan tidak ada Sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. f. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung pada item Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. g. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Free Intek pada item Pekerjaan Sekonengan Scot Balok yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Sekonengan Scot Balok Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. h. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Rumah Pintu Free Intek pada Pekerjaan Pengecatan yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pengecatan Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. i. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Perbaikan Bangunan Box Bagi Sadap pada item Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. j. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Bagi Sadap pada item Pembongkaran Bekisting (yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting Tidak ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. k. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Rumah Pintu Box Bagi Sadap pada item Pembongkaran Bekisting yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting Tidak ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. l. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Perbaikan Bangunan Talang pada item Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. m. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong pada item Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. n. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply pada item Karet Deletasi (L=20 cm, Tebal=2 mm) dan Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Karet Deletasi (L=20 cm, Tebal=2 mm) dan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. o. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Normalisasi Saluran Supply pada item Galian Tanah (Manual), Timbunan Tanah (Mekanis), Timbunan Tanah (Manual) dan Pemadatan Tanah (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Galian Tanah (Manual), Timbunan Tanah (Mekanis), Timbunan Tanah (Manual) dan Pemadatan Tanah (Manual) Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. p. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Balai Pertemuan pada item Cor Beton Untuk Lantai Kerja, Pembesian Cor Pelat 60x10 cm, Pembesian Ring Balk 20x15 cm, Pembesian Sloope 20x20 cm, Pembesian Kolom Tiang 25x25 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Cor Pelat 60x10 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Ring Balk 20x15, Pemasangan Bekisting (Manual) Sloope 20x20 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Kolom Tiang 25x25 cm, dan Pembongkarang Bekisting (Manual) Cor Pelat 60x10 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Ring Balk 20x15 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Sloope 20x20 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Kolom Tiang 25x25 cm yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Cor Beton Untuk Lantai Kerja, Pembesian Cor Pelat 60x10 cm, Pembesian Ring Balk 20x15 cm, Pembesian Sloope 20x20 cm, Pembesian Kolom Tiang 25x25 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Cor Pelat 60x10 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Ring Balk 20x15, Pemasangan Bekisting (Manual) Sloope 20x20 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Kolom Tiang 25x25 cm, dan Pembongkarang Bekisting (Manual) Cor Pelat 60x10 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Ring Balk 20x15 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Sloope 20x20 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Kolom Tiang 25x25 cm Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. q. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan dan Pemasangan Papan Aset tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton Untuk Lantai Kerja (Bedding) dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara Kerja Tidak Ada. r. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan Pembuatan Patok Batas/Patok Hektometer yang merupakan pekerjaan Penunjang item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton K-175, Pembesian, Bekisting dan Pembongkaran (Manual) dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara kerja tidak ada. |
| 0706754165801000 | Rp 9,544,963,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Uraian/Cara Kerja pekerjaan Mobilisasi tidak ada Alat yang di Mobilisasi seperti Excavator, Bulldozer, Vibro Roller, Dump Truck, Water Tank Truck, Concrete Mixer, Concrete Vibrator, Mesin Las, Mesin Genset, Crane (Tripod), Stamper, Pompa Air, Theodolit, Waterpass sesuai dengan Dokumen Pengadaan sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan Demobilisasi tidak ada sehingga tahapan/Urutan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung pada item Timbunan Tanah (Mekanis) untuk pembuatan Cofferdam yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Uraian/Cara Kerja Pekerjaan Timbunan Tanah (Mekanis) tidak ada jenis Alat Berat yang digunakan sesuai dengan Dokumen Pengadan, Seharusnya Timbunan tanah harus dimuat kedalam Mobil Jenis Dump Truck dengan menggunakan alat jenis Excavator lalu dibawa ke lokasi pekerjaan. Material tanah yang diangkut menggunkan Dump Truck dihampar menggunakan alat jenis Bulldozer, kemudian dipadatkan dan dibentuk dengan menggunakan alat jenis Vibro Roller selama pemadatan disiram dengan air dari Water Tank Truck. Untuk merapikan hasil timbunan diperlukan tenaga manual dengan menggunakan alat bantu cangkul, sekop dan lain-lain Sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung pada item Cor Beton K-175 yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Cor Beton dikerjakan setelah pekerjaan Pembongkaran Beton Bertulang Seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Pembesian dan Pemasangan Bekisting selesai dikerjakan Sehingga tahapan/urutan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung pada item Cor Beton K-175 yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Uraian/Cara Kerja Pekerjaan Cor Beton pada dokumem penawaran tidak memakai Campuran Beton K-175 dan uraian peralatan yang digunakan untuk pencampuran beton Concrete Mixer untuk mencampur dan Concrete Vibrator untuk memadatkan tidak ada Sehingga uraian/cara kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. f. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Rehab Bangunan Intek (Kn) Bendung pada item Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. g. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Free Intek pada item Pekerjaan Sekonengan Scot Balok yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Sekonengan Scot Balok Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. h. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Rumah Pintu Free Intek pada Pekerjaan Pengecatan yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pengecatan Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. i. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Perbaikan Bangunan Box Bagi Sadap pada item Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. j. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Bagi Sadap pada item Pembongkaran Bekisting (yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting Tidak ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. k. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Rumah Pintu Box Bagi Sadap pada item Pembongkaran Bekisting yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting Tidak ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. l. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Perbaikan Bangunan Talang pada item Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. m. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong pada item Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. n. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply pada item Karet Deletasi (L=20 cm, Tebal=2 mm) dan Pembongkaran Bekisting (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Karet Deletasi (L=20 cm, Tebal=2 mm) dan Pembongkaran Bekisting (Manual) Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. o. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Normalisasi Saluran Supply pada item Galian Tanah (Manual), Timbunan Tanah (Mekanis), Timbunan Tanah (Manual) dan Pemadatan Tanah (Manual) yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Galian Tanah (Manual), Timbunan Tanah (Mekanis), Timbunan Tanah (Manual) dan Pemadatan Tanah (Manual) Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. p. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Balai Pertemuan pada item Cor Beton Untuk Lantai Kerja, Pembesian Cor Pelat 60x10 cm, Pembesian Ring Balk 20x15 cm, Pembesian Sloope 20x20 cm, Pembesian Kolom Tiang 25x25 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Cor Pelat 60x10 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Ring Balk 20x15, Pemasangan Bekisting (Manual) Sloope 20x20 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Kolom Tiang 25x25 cm, dan Pembongkarang Bekisting (Manual) Cor Pelat 60x10 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Ring Balk 20x15 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Sloope 20x20 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Kolom Tiang 25x25 cm yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja Item Pekerjaan Cor Beton Untuk Lantai Kerja, Pembesian Cor Pelat 60x10 cm, Pembesian Ring Balk 20x15 cm, Pembesian Sloope 20x20 cm, Pembesian Kolom Tiang 25x25 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Cor Pelat 60x10 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Ring Balk 20x15, Pemasangan Bekisting (Manual) Sloope 20x20 cm, Pemasangan Bekisting (Manual) Kolom Tiang 25x25 cm, dan Pembongkarang Bekisting (Manual) Cor Pelat 60x10 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Ring Balk 20x15 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Sloope 20x20 cm, Pembongkaran Bekisting (Manual) Kolom Tiang 25x25 cm Tidak Ada Sehingga Tahapan/Urutan dan Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. q. Metode pelaksanaan pekerjaan Pembuatan dan Pemasangan Papan Aset tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton Untuk Lantai Kerja (Bedding) dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara Kerja Tidak Ada. r. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara kerja pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan Pembuatan Patok Batas/Patok Hektometer yang merupakan pekerjaan Penunjang item pekerjaan Galian Tanah (Manual), Cor Beton K-175, Pembesian, Bekisting dan Pembongkaran (Manual) dan Urugan Tanah Kembali (Manual) Uraian/Cara kerja tidak ada. | |
| 0017694415722000 | Rp 10,336,815,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Uraian/Cara Kerja pekerjaan Mobilisasi tidak ada Alat yang di Mobilisasi seperti Excavator, Bulldozer, Vibro Roller, Dump Truck, Water Tank Truck, Concrete Mixer, Concrete Vibrator, Mesin Las, Mesin Genset, Crane (Tripod), Stamper, Pompa Air, Theodolit, Waterpass sesuai dengan Dokumen Pengadaan sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Uraian/Cara Kerja pekerjaan Pengukuran tidak ada menggunakan alat ukur Waterpass dan Thedolit sesuai dengan Dokumen Pengadaan sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan Persiapan yang merupakan Pekerjaan Utama tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dimana Uraian/Cara Kerja pekerjaan Demobilisasi tidak ada Alat yang di Demobilisasi seperti Excavator, Bulldozer, Vibro Roller, Dump Truck, Water Tank Truck, Concrete Mixer, Concrete Vibrator, Mesin Las, Mesin Genset, Crane (Tripod), Stamper, Pompa Air, Theodolit, Waterpass sesuai dengan Dokumen Pengadaan sehingga Uraian/Cara Kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Cor Beton K-175 tidak memakai Concrete Vibrator untuk pemadatan sesuai dengan dokumen pengadaan Pada pekerjaan Rehab Bangunan Intake (Kn) Bendung yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan pekerjaan tidak ada, sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. e. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Cor Beton K-175 tidak memakai Concrete Vibrator untuk pemadatan sesuai dengan dokumen pengadaan Pada pekerjaan Pembuatan Bangunan Free Intake yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan pekerjaan tidak ada, sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
| 0028115392801000 | - | - | |
| 0032832875722000 | - | - | |
| 0012151460813000 | - | - | |
PT Nusantara Jaya Abadi | 0021365515725000 | - | - |
| 0033417304811000 | - | - | |
| 0667028559722000 | - | - | |
| 0031263072722000 | - | - | |
| 0026967810031000 | - | - | |
| 0027564194722000 | - | - | |
| 0025473968722000 | - | - | |
CV Anggana | 00*0**4****26**0 | - | - |
| 0661715524101000 | - | - | |
PT Setara Bangun Enam | 08*9**7****01**0 | - | - |
PT Alqybar Resky Mandiri | 0831841198807000 | - | - |
PT Sinar Ana Jaya | 0030343164722000 | - | - |
| 0025477274722000 | - | - | |
CV Surya Sari Eltwo Mandiri | 03*4**2****05**0 | - | - |
| 0030140693722000 | - | - | |
PT Perdana Lestari Indah | 0015371651821000 | - | - |
PT Gilang Engineer Nusantara | 00*9**2****01**0 | - | - |
CV Poda | 03*5**6****02**0 | - | - |
| 0014585103941000 | - | - | |
| 0020103164722000 | - | - | |
| 0025948241722000 | - | - | |
CV Santiadji Langgeng | 0315980896609000 | - | - |
| 0019050889722000 | - | - | |
CV " Lan"tabur" | 00*9**5****24**0 | - | - |
PT Giro Anugrah Perkasa | 07*6**7****21**0 | - | - |
| 0016841132722000 | - | - | |
PT Della Bersaudara | 0024676207725000 | - | - |
| 0739519411003000 | - | - | |
| 0027563576722000 | - | - | |
CV Sinar Randy Mamola | 00*1**3****26**0 | - | - |
| 0033375999722000 | - | - | |
PT Bumi Lasinrang | 0025764822722000 | - | - |
| 0031875065804000 | - | - | |
| 0021953930728000 | - | - | |
| 0028430395722000 | - | - | |
| 0713447498721000 | - | - | |
| 0032527624114000 | - | - | |
PT Wisma Karya Indah | 00*8**4****08**0 | - | - |
PT Fiva Medika Farma | 0025245861301000 | - | - |
CV Kharisma Putra Mandiri | 00*2**6****22**0 | - | - |
| 0033528480722000 | - | - | |
PT Semoga Barokah | 0014097661727000 | - | - |
| 0014084115721000 | - | - | |
| 0021359955723000 | - | - | |
| 0028528529728000 | - | - | |
PT Nata Wijaya Persada | 08*5**6****22**0 | - | - |
CV Kapulaga Sakti | 00*8**3****28**0 | - | - |
| 0768114456009000 | - | - | |
PT Mugiwara Global Construction | 0753820158216000 | - | - |
| 0014690788631000 | - | - | |
| 0709962864821000 | - | - | |
| 0028285708722000 | - | - | |
| 0021969357722000 | - | - | |
PT Binangun Karya Sentosa | 07*8**1****44**0 | - | - |
PT Frederick Jaya | 0032765547722000 | - | - |
PT Surya Eka | 0014668685725000 | - | - |
| 0024738767421000 | - | - | |
PT Eagan Warsana Energi | 00*1**9****43**0 | - | - |
PT Runggu Prima Jaya | 00*3**1****05**0 | - | - |
Arjuna Jaya Mukti, PT | 0012413340403000 | - | - |
CV Repiktra Apari | 00*7**2****21**0 | - | - |
PT Mangisi Makmur Sentosa | 0013944564011000 | - | - |
PT Rajawali Jaya Sakti Constrindo | 0014846521805000 | - | - |
CV Global Celebes Mandiri | 0028529469728000 | - | - |
| 0722167160805000 | - | - | |
| 0757018130833000 | - | - | |
CV Surya Semesta | 00*2**4****43**0 | - | - |
| 0024135105641000 | - | - | |
| 0766444269733000 | - | - | |
PT Moses Edgar Partogi Utama | 07*0**5****35**0 | - | - |
PT Surya Adikarya Pratama | 08*8**8****11**0 | - | - |
Prima Jaya Solusindo | 08*4**7****22**0 | - | - |
| 0025476854725000 | - | - | |
| 0014080709726000 | - | - | |
| 0019049477722000 | - | - | |
| 0015151855526000 | - | - | |
PT Amar Jaya Pratama Group | 0033512476101000 | - | - |
| 0017794835412000 | - | - | |
PT Varia Usaha Beton | 00*4**2****41**0 | - | - |
Anugerah Karunia Bersama | 00*3**8****43**0 | - | - |
CV Dafa Rizky Anur | 0032073298728000 | - | - |
PT Multi Karya Perkasa Jaya | 07*8**4****11**0 | - | - |
Patra Maju Hutama | 07*7**5****01**0 | - | - |
| 0030728117722000 | - | - | |
| 0020407383311000 | - | - | |
| 0723369369071000 | - | - | |
| 0711792531728000 | - | - | |
CV Nikfan Penajam Lestari | 00*1**2****21**0 | - | - |
PT Mawar Merah Lestari | 00*2**2****28**0 | - | - |
| 0014608863831000 | - | - | |
PT Awani Jaya Karya | 08*1**5****01**0 | - | - |
| 0028548238808000 | - | - | |
PT Bangungriya Sejahtera Lestari | 03*8**6****54**0 | - | - |
Pelita Inti Jaya | 0021535810803000 | - | - |
| 0011375078731000 | - | - | |
| 0828926139008000 | - | - | |
| 0031161508727000 | - | - | |
PT Lufansa Kalindo Utama | 00*6**2****01**0 | - | - |
| 0027804228301000 | - | - | |
| 0032894099722000 | - | - | |
| 0730054012727000 | - | - | |
PT Marata Cipta Sarana | 0012221578732000 | - | - |
PT Satria Andalan Berbudi | 0019770130722000 | - | - |
| 0715235396721000 | - | - | |
PT Bunga Lily | 0015290083725000 | - | - |
| 0715367637727000 | - | - | |
| 0027166727113000 | - | - | |
| 0029829629722000 | - | - | |
PT Arista Gemilang Konsulindo | 0805898392722000 | - | - |
| 0315631242214000 | - | - | |
PT Lucky Star Mandiri | 0735706954805000 | - | - |
| 0029412970734000 | - | - | |
| 0027563204722000 | - | - | |
CV Space Plan | 0029192994735000 | - | - |
| 0021353768721000 | - | - | |
| 0708725395805000 | - | - | |
| 0026613901722000 | - | - | |
CV Dua Dua Juni | 00*9**3****03**0 | - | - |
| 0211331780005000 | - | - | |
| 0732625199106000 | - | - |
| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 8 April 2020 | Lanjutan Peningkatan Jalan Tenggarong, Loa Kulu Dan Loa Janan (Bankeu Provinsi) | Kab. Kutai Kartanegara | Rp 24,691,373,750 |
| 29 March 2018 | Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Biatan | Provinsi Kalimantan Timur | Rp 8,750,000,000 |
| 14 February 2018 | Pembangunan Jembatan Gantung /Nawacita | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 8,082,150,000 |
| 9 February 2018 | Lanjutan Pembangunan Drainase Utama Kota Balikpapan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 6,000,000,000 |