| Administrative Score (SA) | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0010613115093000 | Rp 640,030,151,497 | 98.53 | 98.97 | |
| 0010016111093000 | Rp 655,892,595,000 | 98.67 | 98.34 | |
| 0010016145093000 | Rp 658,960,480,000 | 99.15 | 98.54 | |
| 0010016137093000 | Rp 659,656,320,000 | 99.35 | 98.65 | |
| 0010016129093000 | - | - | - | |
| 0015553332441000 | - | - | - | |
| 0010016103093000 | - | - | - | |
| 0014104376812000 | - | - | - | |
| 0012169256422000 | - | - | - | |
Kaluku Konsultan | 03*6**5****42**0 | - | - | - |
| 0011342144812000 | - | - | - | |
PT Catur Manunggal Pakerti | 09*0**0****43**0 | - | - | - |
| 0010000198093000 | - | - | - | |
CV Efod Design Consultant | 07*5**9****17**0 | - | - | - |
| 0210646956429000 | - | - | - | |
| 0818512931427000 | - | - | - | |
| 0942270737807000 | - | - | - | |
Sesfranvio Putra Mandiri | 04*7**4****47**0 | - | - | - |
PT Harti Berkah Abadi | 07*4**4****26**0 | - | - | - |
PT Varia Usaha Beton | 00*4**2****41**0 | - | - | - |
PT Patra Geoteksindo Jaya | 09*6**1****35**0 | - | - | - |
| 0749449393701000 | - | - | - | |
Perkasa Halomoan Pane | 03*5**9****22**0 | - | - | - |
PT Rekayasa Tata Udara | 00*6**0****04**0 | - | - | - |
| 0667028559722000 | - | - | - | |
| 0026782375831000 | - | - | - | |
CV Delotry Jaya Abadi | 07*6**8****14**0 | - | - | - |
| 0012531083517000 | - | - | - | |
| 0020976866074000 | - | - | - | |
| 0661713354401000 | - | - | - | |
PT Koka Indonesia | 00*1**2****72**0 | - | - | - |
| 0021958855728000 | - | - | - | |
| 0010016152093000 | - | - | - | |
| 0010600039093000 | - | - | - | |
| 0013626437054000 | - | - | - | |
| 0010610525062000 | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN PEMBANGUNAN BANGUNAN GEDUNG WING 1 DAN
KAWASAN KANTOR KEMENTERIAN PUPR
A. LATAR BELAKANG
Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) pertama kali disampaikan pada Pidato Kenegaraan di Sidang
Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia pada 16 Agustus 2019, yang
dilanjutkan dengan Pengumuman Pemindahan IKN oleh Presiden pada tanggal 26 Agustus 2019
di Istana Negara.
Jakarta sebagai Ibu Kota Negara merupakan warisan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda,
yang seiring perkembangan zaman, faktor Pemerintahan, Ekonomi, dan Politik menyebabkan
tingginya urbanisasi yang mengakibatkan berbagai permasalahan di DKI Jakarta seperti
kemacetan, banjir, penurunan muka tanah, polusi, dan lain sebagainya.
Sehubungan dengan hal tersebut, maka Pemindahan Ibu Kota Negara telah dimulai persiapannya
dengan penugasan 3 (tiga) Menteri, yaitu Menteri/Kepala Bappenas untuk menyusun kajian
pemindahan Ibu Kota Negara, Menteri Agraria dan Tata Ruang untuk mengkaji tata ruang dan
kondisi lahan IKN baru, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menyusun
perancangan kawasan IKN yang baru.
Pemindahan Pemerintah Pusat pada IKN baru ditargetkan akan dimulai dilaksanakan pada tahun
2024, sehingga pembangunan prasarana kota sudah harus dimulai pada tahun 2021 agar dapat
mengakomodir operasionalisasi Pemerintah Pusat pada tahap pemindahan pertama.
Kementerian PUPR telah memulai penyusunan Rencana Umum Pengembangan Kawasan (Urban
Design) dengan mengadakan sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara pada tahun
2019, dan telah dilakukan penajaman sepanjang tahun 2020. 3 Pilar Visi IKN yang digunakan
dalam perencanaan IKN adalah Mencerminkan Identitas Bangsa, Menjamin Keberlanjutan Sosial,
Ekonomi, dan Lingkungan, serta Mewujudkan Kota yang Cerdas, Modern, dan Berstandar
Internasional, dengan tujuan untuk Menjadi Representasi Kemajuan Bangsa yang Unggul.
Sebagai tindak lanjut dari penyusunan Rencana Umum Pengembangan Kawasan (Urban Design)
dan rencana pembangunan IKN baru, Kementerian PUPR akan melaksanakan pembangunan
bangunan-bangunan pertama pada IKN yang dimulai dengan pembangunan Kompleks Istana
Kepresidenan dan perkantoran kementerian termasuk kementerian PUPR sendiri
B. DATA DASAR
Lokasi Pembangunan
Kawasan Perkantoran PUPR di Wilayah KIPP berada di sebelah timur Lapangan Upacara
KawasanIstana Kepresidenan di Ibu Kota Negara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur
dengan batas-batas koordinat:
WING 1
Kawasan Perkantoran PUPR (sesuai dengan Perpres 63 Tahun 2022 tentang Perincian
Rencana Induk IKN), lahan kementerian PUPR total luas 3,17 Ha berbatasan dengan :
Utara : Kantor Kementerian PUPR Wing 2, Kementerian Keuangan dan BPS
Timur : Hunian Vertikal Kepadatan Sedang dan Zona Campuran Kepadatan Sedang
Selatan : Kementerian Kelompok II dan Kementerian BUMN
Barat : Lapangan Upacara Kawasan Istana Kepresidenan dan Kemenko
C. LINGKUP PEKERJAAN
Komplek Gedung Wing 1 Kantor Kementerian PUPR ini terdiri dari 1 massa bangunan dan 1
bangunan Masjid
Dengan Intensitas sebagai berikut:
a. Luas Lahan
− Wing 1 : 17.548 m2
− Masjid : 2.884 m2
b. Koefisien Luas Bangunan (KLB)
− Wing 1 : ~ 1,3 (Maksimal 2,00)
− Masjid : ~ 0,8 (Maksimal 1,20)
c. Luas Tapak Bangunan
− Wing 1 : 6.011 m2
− Masjid : 794,5 m2
d. Total Luas Lantai Bangunan (Gross Floor Area- GFA)
− Wing 1 : 23.016 m2
− Masjid : 2.462,5 m2
e. Total Luas Konstruksi Bangunan (Construction Floor Area -CFA)
− Wing 1 : 28.585 m2
− Masjid : 2.462,5 m2
f. Koefisien Dasar Bangunan (KDB) : maximum 40%
g. Koefisien Dasar Hijau (KDH) : minimum 20% pada lahan
tapak , dan minimum 40% hijau tapak dan hijau bangunan (garden, green wall, dll)
h. Area Biru (retention pond) : 13,5 %
Pembangunan Bangunan Gedung Wing 1 dan Kawasan Kantor Kementerian PUPR meliputi:
a. Tahap Pendahuluan
1. Membuat Rencana Kerja
2. Pengumpulan data dan informasi, termasuk penyelidikan tanah;
3. Tahap pemetaan/survey, termasuk pengukuran topografi;
4. Penyusunan metode desain untuk pekerjaan utama;
5. Penyusunan Rencana Penerapan SMKK serta protokol Pencegahan Covid-19;
6. Pembuatan direksi keet, barak kerja, gudang, penyediaan listrik dan air kerja;
7. Pembersihan lapangan;
8. Pekerjaan penebangan pohon.
1. Tahap Perancangan
1. Penyusunan Pengembangan Rancangan;
2. Penyusunan Rancangan Detail;
3. Pengawasan Berkala.
2. Tahap Pelaksanaan Konstruksi
1. Tahap Persiapan meliputi kegiatan sebagai berikut:
a. Pembuatan gagasan dan interpretasi terhadap program perencanaan dan
perancangan sebagai landasan perencanaan dan perancangan diwujudkan dalam
uraian tertulis, diagram-diagram dan/atau gambar;
b. Land clearing (pembersihan area kerja) dan penebangan pohon, membuat skema alur
masuk lokasi baik pekerja dan distribusi material;
c. Pembuatan direksi keet, barak kerja, gudang, serta penyediaan listrik dan air kerja,
serta hal-hal lain yang diperlukan;
d. Pemetaan lokasi area bangunan Kementerian PUPR dan area penataan kawasan yang
mencakup jalan, jembatan, utilitas, lansekap serta kolam retensi;
e. Mobilisasi alat dan tenaga kerja
f. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK)
2. Pekerjaan Bangunan Gedung Wing 1; Bangunan Masjid:
a. Pekerjaan Perisapan Konstruksi:
• Pekerjaan Persiapan Administrasi
• Pekerjaan Persiapan terkait Tanah
• Pekerjaan Persiapan terkait Lansekap
b. Pekerjaan Arsitektur;
• Pekerjaan Atap;
• Pekerjaan Plafon/Langit-langit
• Pekerjaan Dinding
• Pekerjaan Fasad
• Pekerjaan Pasangan Kusen, Pintu dan Jendela
• Pekerjaan Prasarana Aksesibilitas
• Pekerjaan Lantai
• Pekerjaan Sanitair
• Pekerjaan Signage dan Wayfinding
c. Pekerjaan Interior.
d. Pekerjaan Struktur;
• Pekerjaan Sistem Persiapan Lahan dan Pekerjaan Tanah
• Pekerjaan Sistem Struktur Pondasi
• Pekerjaan Sistem Struktur Kolom, Balok, Pelat dan Pilecap
• Pekerjaan Sistem Struktur Rangka Atap
• Pekerjaan Sistem Struktur Tangga
e. Pekerjaan Mekanikal, Elektrikal dan Plambing.
• Pekerjaan Sistem Jaringan Tata Udara
• Pekerjaan Sistem Plambing
• Pekerjaan Sistem Sanitasi dan Limbah
• Pekerjaan Sistem Proteksi Kebakaran
• Pekerjaan Sistem Transportasi dalam Gedung
• Pekerjaan Tenaga Listrik
• Pekerjaan Pencahayaan
• Pekerjaan Pembumian
• Pekerjaan Proteksi Petir Bangunan
• Pekerjaan Sistem Deteksi dan Alarm Kebakaran
• Pekerjaan Sistem Tata Suara
• Pekerjaan Sistem Komunikasi
• Pekerjaan Sistem Acces Control
• Pekerjaan Building Management System (BMS)
f. Pekerjaan Lansekap
• Pekerjaan Vegetasi (Softscape)
• Pekerjaan Hardscape
• Pekerjaan Signage dan Wayfinding
• Pekerjaan MEP
3. Pekerjaan Penataan Kawasan Kantor Kementerian PUPR:
a. Pekerjaan Persiapan Konstruksi
• Pekerjaan Galian, Timbunan, dan Lereng Alami (Area Badan Jalan, Kawasan serta
Embung)
• Pekerjaan Dinding Penahan Tanah
b. Pekerjaan Lansekap Kawasan
• Pekerjaan Vegetasi (Softscape)
• Pekerjaan Hardscape
• Pekerjaan Penataan Riparian
c. Pekerjaan Jalan dan Jembatan Kawasan.
• Pekerjaan Jalan Lingkungan
• Pekerjaan Pedestrian Elevated/Skybridge dan Plaza Outdoor.
d. Pekerjaan Infrastruktur Sumber Daya Air Kawasan
• Pekerjaan Embung dan Tanggul
• Pekerjaan Drainase Kawasan
e. Pekerjaan MEP Kawasan.
• Pekerjaan Distribusi Listrik
• Pekerjaan Distribusi Plambing
• Pekerjaan Penerangan Kawasan
4. Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau (BGH)
5. Penerapan Building Information Modelling (BIM) minimal 7D LOD 500
6. Penerapan Smart Building
7. Pengawasan Berkala oleh Konsultan/Divisi Perancanaan
3. Tahap Pemeliharaan
Pemeliharaan Konstruksi sampai dengan serah terima kedua (Final Hand Over)
D. WAKTU PELAKSANAAN
Waktu pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan
Gedung dan Kawasan Kantor Kementerian PUPR di IKN selama 360 Hari kalender sejak di
terbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), dan dilanjutkan sampai dengan masa
pemeliharaan selama 390 hari kalender setelah Provisional Hand Over (PHO). Jadwal kegiatan
sebagaimana terlampir, penyedia Jasa Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun diwajibkan
untuk menyusun matrik tahapan pelaksanaan kegiatan secara rinci dengan mencantumkan
seluruh item pekerjaan, keterlibatan para tenaga ahli dan waktu yang diperlukan untuk
melaksanakan masing-masing item.
E. BIAYA
Sumber pendanaan berasal dari APBN TA. 2023–2024 dilakukan secara kontrak tahun jamak
(MYC). Total Pagu pengadaan senilai Rp695.840.000.000.,-
F. LAMPIRAN GAMBAR.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 22 September 2025 | Pembangunan Bangunan Gedung Dan Kawasan Lembaga Dpr II Di Ibu Kota Nusantara | Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) | Rp 2,218,000,000,000 |
| 18 April 2023 | Konstruksi Terintegrasi Rancang Dan Bangun Pembangunan Rumah Susun Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 1,846,140,000,000 |
| 19 August 2022 | Pembangunan Bangunan Gedung Dan Kawasan Kantor Kementerian Koordinator 1 | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 766,800,000,000 |
| 15 August 2024 | Pembangunan Bangunan Gedung Dan Kawasan Basilika Dan Gereja | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 704,892,000,000 |
| 2 February 2017 | Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Gedung Mabes Polri Sisi Barat Apbn T.A 2017 | Kepolisian Negara Republik Indonesia | Rp 623,928,000,000 |
| 13 January 2021 | Pembangunan Rumdis Prajurit Tni Ad (Sbsn) Ta 2021 | Kementerian Pertahanan | Rp 614,715,000,000 |
| 9 August 2022 | Pembangunan Hunian Pekerja Konstruksi | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 584,243,213,000 |
| 27 September 2023 | Renovasi Dan Pembangunan Kembali Venue Pon Xxi Kota Banda Aceh | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 560,000,000,000 |
| 1 October 2021 | Pembangunan Gedung 1 Dan 2 Itb Innovation Park (Iip) Bandung Teknopolis (Sbsn Itb) | Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan | Rp 516,407,040,000 |
| 27 October 2017 | Pembangunan Masjid Raya Provinsi Jawa Barat (Tahun Jamak) | Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat | Rp 511,444,000,000 |