KERANGKA ACUAN KERJA
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN
(KAK)
PEKERJAAN KONSULTAN SUPERVISI
PEKERJAAN :
SUPERVISI REHABILITASI D.I.R. SEI UPIH KABUPATEN
PELALAWAN
K E M E N T E R I A N P E K E R J A A N U M U M
D I R E K T O R A T J E N D E R A L S U M B E R D A Y A A I R
BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATERA III PEKANBAR U
SNVT PELAKSANAAN JARINGAN PEMANFAATAN AIR SUMATERA III PROVINSI RIAU
Jl. Pepaya No.26 Telp./Fax. (0761) 22473 Pekanbaru 28126. Email : bwssumatera3@pu.go.id
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PEKERJAAN KONSULTAN SUPERVISI
Unit Kerja K/L : Direktorat Jenderal Sumber Daya Air/Kementerian Pekerjaan Umum
Judul Proyek : Supervisi Rehabilitasi D.I.R. Sei Upih Kabupaten Pelalawan
Pagu Anggaran : Rp1.500.000.000,- (Terbilang : Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah)
Lokasi Pekerjaan : Kabupaten Pelalawan-Prov.Riau
A. Latar Belakang
Lahan rawa memiliki potensi yang besar untuk pengembangan kawasan pertanian disamping
itu, lahan rawa juga dapat mendukung misi pemerintah dalam hal revitalisasi pertanian dan
pedesaan untuk menopang program ketahanan pangan Pengembangan lahan rawa
ditempatkan sebagai bagian integrative dalam kerangka penataan ruang kawasan dan
pengembangan ekonomi daerah, juga ditujukan untuk peningkatan kesejahteraan sosial dan
ekonomi para petani.
Program revitalisasi pangan digagas untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan ketahanan
pangan nasional melalui revitalisasi pertanian yang dapat diwujudkan dengan swasembada
beras, kedelai, jagung dan juga mengembangkan kawasan lahan pertanian untuk
memberikan kontribusi yang saling komplemen terbagi pengembangan sektor pertanian
yaitu program revitalisasi pertanian dan pedesaan untuk menopang program ketahanan
pangan nasional. Pengembangan lahan pertanian dalam kerangka penataan ruang kawasan
dan pengembangan ekonomi daerah yang menerapkan Undang-Undang No. 41 Tahun 2009
tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, juga ditujukan untuk
peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi yang keberlanjutan yang dapat mendukung
ketahanan pangan nasional pada umumnya dan Kabupaten Pelalawan pada khususnya.
Pembangunan daerah Propinsi Riau adalah menekankan pada 3 (tiga) sektor yaitu pertanian,
industri dan infrastruktur. Pertanian di Propinsi Riau khususnya di Kabupaten Pelalawan,
memegang peranan penting karena lebih 60% penduduknya bergerak pada sektor ini.
Dengan adanya pengembangan lahan pertanian, maka efek keterpencilan dan tingkat
aksebilitas kawasan lahan pertanian yang dibuka akan segera berubah menjadi peningkatan
kesejahteraan sosial dan ekonomi yang keberlanjutan.
Detail Desain Daerah Rawa Sei. Upih 4.200 Ha Kabupaten Pelalawan prinsip penting yang
harus diterapkan pertanian di lahan rawa adalah pengelolaan air atau sering disebut tata air
untuk menghindari terjadinya banjir atau genangan yang berlebihan di musim hujan,
menghindari bahaya kekeringan lahan sulfat masam dan lahan gambut. Untuk melakukan
pengelolaan air dalam suatu kawasan yang luas harus membuat jaringan reklamasi sehingga
keberadaan air bisa dikendalikan.
Oleh karena itu, melalui pembangunan terpadu pertanian lahan rawa dan menghindari
permasalahan dalam hal tata air lahan pengairan di Kabupaten Pelalawan, sangat mendesak
untuk merencanakan dan merealisasikan sarana yang dibutuhkan tersebut, diantaranya
perlu dibuat pekerjaan Detail Desain Daerah Rawa Sei Upih 4.200 Ha Kabupaten Pelalawan.
Gambar 1. Skema Jaringan DIR Sei Upih Kab.Pelalawan
B. Maksud Dan Tujuan
Maksud dari kegiatan ini adalah :
a. Mengidentifikasi, meneliti dan mengkaji potensi pemanfaatan lahan rawa
b. Meneliti, mengkaji kondisi dan fungsi jaringan tata air yang ada beserta bangunan air
lainnya serta hubungan dengan kesesuaian lahan.
c. Membuat rekomendasi kesesuaian lahan dengan pola tanam sesuai dengan konsep
zona pengelolaan air.
d. Mengetahui tingkat kematangan tanah saat ini.
e. Mengetahui optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian.
f. Menyusun perencanaan secara menyeluruh dan membuat detail desain bangunan
yang diperlukan, sehingga Detail Desain Daerah Rawa Sei Upih 4.200 Ha Kabupaten
Pelalawan dapat dijadikan sebagai pedoman pelaksanaan konstruksi selanjutnya
sebagaimana diharapkan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah :
a. Agar didapat data-data potensi pemanfaatan lahan rawa.
b. Agar didapat hasil kondisi dan fungsi jaringan dan bangunan air lainnya serta
hubungan dengan kesesuaian lahan.
c. Agar didapat/diketahui elevasi/kesesuaian untuk bangunan air di saluran
primer/sekunder/tersier.
d. Menganalisa sistem tata air, karakteristik dan hidrotopografi lahan.
e. Menganalisis dinamika keseimbangan air untuk kebutuhan tanaman, pencucian
danpenggelontoran.
f. Merencanakan penelitian untuk sistem jaringan tata air untuk menunjang intensitas
tanam dan produktifitas panen.
g. Penerapan zona pengelolaan air (water management zona).
h. Agar didapat suatu perencanaan serta detail desain bangunan serta detail desain
jaringan yang diperlukan di Daerah Rawa Sei Upih 4.200 Ha.
C. Jenis Jasa Konsultansi
Pengawasan konstruksi /Supervisi pekerjaan konstruksi irigasi.
D. Indikator Pencapaian Proyek
Supervisi Rehabilitasi D.I.R. Sei Upih Kabupaten Pelalawan.
E. Lokasi Pelaksanaan Proyek
DIR. Sei Upih Kabupaten Pelalawan.
F. Pengguna Jasa
Pengguna jasa dari kegiatan Supervisi Rehabilitasi D.I.R. Sei Upih Kabupaten Pelalawan
adalah SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera III Provinsi Riau, PPK Irigasi
dan Rawa.
G. Satuan Ukur dan Jenis keluaran
Laporan Supervisi Rehabilitasi DIR.Sei Upih Kabupaten Pelalawan.
H. Jadwal Pelaksanaan
Keseluruhan jadwal pelaksanaan adalah 240 (Dua Ratus Empat Puluh) hari kalender dengan
jenis kontrak tahun tunggal.
TAHUN 2025
No Uraian Kegiatan KET
JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOV DES
Jan s/d Maret
1 Pelelangan
2025
TAHUN 2025
JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOV DES
240 Hari
2 Pelaksanaan
Kalender
3 Pemeliharaan 365 Hari
Konstruksi Kalender
TAHUN 2025
JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOV DES *2025
Pekanbaru, 24 Februari 2025
An.SNVT PJPA Sumatera III Provinsi Riau
PPK Irigasi dan Rawa
Cahaya Santoso Samosir,S.T.,M.T.
NIP.198409212009121001