Perencanaan Jalan Ruas Wanam-Muting (Infrastruktur Kspp Kab. Merauke)

Repeat Order
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10260790000
Status: Repeat Order
Date: 15 July 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Pekerjaan Umum
Work Unit: Perencanaan Dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Papua Merauke
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 9,900,126,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 9,900,126,000
Winner (Pemenang): PT Wira Widyatama
NPWP: 011247665731000
RUP Code: 60012882
Work Location: Ruas Wanam-Muting - Merauke (Kab.)
Participants: 1
Attachment
1. Latar     Jaringan jalan dan jembatan sebagai urat nadi perekonomian nasional,
   Belakang  merupakan sarana transportasi yang handal dalam mendukung  
             kelancaran arus lalu lintas barang dan jasa dalam rangka peningkatan
             ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.                      
             Direktorat Jenderal Bina Marga adalah institusi pemerintah yang
             mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam pembinaan      
             transportasi jalan. Kebutuhan akan prasarana jalan yang baik merupakan
             faktor penunjang lancarnya perekonomian, mengingat kondisi sarana
             jalan yang ada saat ini banyak terjadi kerusakan baik yang diakibatkan
             oleh faktor alam, maupun faktor manusia dalam hal ini kendaraan
             sehingga perlu diadakan perbaikan dan peningkatan guna memenuhi
             kebutuhan lalu lintas yang semakin tinggi, sehingga secara regional dapat
             terwujud jaringan jalan yang memenuhi kebutuhan aksesbilitas maupun
             mobilitas di suatu wilayah, yang terintegrasi dengan Sistem Transportasi
             Nasional.                                                  
             Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
             Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2023 Tentang Perubahan Keempat
             atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7
             Tahun 2021 Tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional pada
             Lampiran I (Proyek) Penetapan Proyek Strategis Nasional Kawasan
             Pengembangan Pangan dan Energi Merauke dan Lampiran II (Program)
             Penetapan Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional Food
             Estate, salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Direktorat
             Jenderal Bina Marga adalah infrastuktur jalan dan jembatan sebagai
             akses menuju Lumbung Pangan di Kab. Merauke, Papua Selatan. Untuk
             memenuhi maksud tersebut, khususnya pelaksanaan pekerjaan  
             konstruksi jalan dan jembatan pada ruas Wanam – Muting sepanjang
             ±140 km, diperlukan Perencanaan Teknik Jalan dan Jembatan untuk
             menunjang pekerjaan konstruksi pada ruas tersebut.         
2. Sasaran  Sasaran yang dicapai dari pekerjaan ini adalah:             
                                                                        
            1. Tersedianya Perencanaan Teknis Pembangunan Jalan pada ruas
               Wanam – Muting pada KSPP Kab. Merauke sepanjang ±140 km. 
            2. Tersedianya dokumen perencanaan teknis pembangunan jalan yang
               akurat, lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.         
3. Lokasi   Lokasi pekerjaan berada di ruas Wanam – Muting di Kab. Merauke,
   Pekerjaan Papua Selatan. Rencana trase jalan tertuang dalam gambar peta berikut.
4. Lingkup  Lingkup kegiatan paket Perencanaan Jalan Ruas Wanam – Muting
   Pekerjaan (Infrastruktur Lumbung Pangan Kab. Merauke) terdiri dari:  
            1. Persiapan                                                
              a. Pengumpulan peta dasar, antara lain:                   
                1) Peta topografi;                                      
                2) Peta geologi;                                        
                3) Peta kerentanan gerakan tanah;                       
                4) Peta kegempaan;                                      
                5) Peta tata guna lahan;                                
                6) Peta curah hujan;                                    
              b. Pengumpulan data pendukung, antara lain:               
                1) Data jaringan jalan;                                 
                2) Data kondisi lalu lintas;                            
                3) Data lokasi material;                                
                4) Harga satuan bahan;                                  
                5) Material dan upah;                                   
                6) Data survei terdahulu;                               
              c. Konsep pendahuluan, antara lain:                       
                1) Identifikasi penerapan desain geometrik;             
                2) Identifikasi rona lingkungan awal;                   
                3) Kajian kondisi jalan;                                
                4) Kajian lokasi survei detail;                         
                5) Dokumentasi;                                         
              d. Survei Kondisi Perkerasan, meliputi:                   
                1) Data kondisi dan histori penanganan;                 
                2) Data lendutan;                                       
              e. Survei Lalu Lintas, meliputi:                          
                1) Perhitungan LHR;                                     
                2) Analisis Beban Gandar;                               
              f. Survei Foto Udara, meliputi:                           
                1) Data perencanaan jalur terbang;                      
                2) Raw data;                                            
                3) Pembuatan orthomozaik;                               
                4) Pembuatan Layout dan Kartografi;                     
              g. Survei Topografi, meliputi:                            
                1) Pengukuran titik kontrol;                            
                2) Pengukuran penampang dan situasi;                    
              h. Survei hidrologi, meliputi:                            
                1) Karakteristik daerah aliran;                         
                2) Karakteristik sungai;                                
                3) Muka air banjir dan muka air normal;                 
                4) Analisis penampang sungai;                           
              i. Survei geologi;                                        
                1) Geologi permukaan;                                   
                2) Kajian potensi gejala geologi;                       
              j. Survei geoteknik;                                      
                1) Pengujian lapangan;                                  
                2) Sampling;                                            
                3) Pengujian laboratorium;                              
            2. Tahap Perencanaan                                        
              a. Kriteria desain;                                       
              b. Analisis data lapangan;                                
              c. Konsep perencanaan;                                    
              d. Perencanaan teknis, antara lain:                       
                1) Perencanaan dan kajian bangunan pelengkap;           
                2) Perhitungan struktur perkerasan beserta fondasi, drainase, dan
                   lain-lain.                                           
                3) Pertimbangan Aspek Lingkungan dan Sosial;            
                4) Perencanaan Metode Konstruksi;                       
                5) Hidrologi;                                           
              e. Penggambaran, antara lain:                             
                1) Plan dan profil jalan serta bangunan pelengkap;      
                2) Layout lokasi;                                       
                3) Elevasi dan potongan;                                
                4) Detail bangunan pelengkap.                           
              f. Perhitungan volume dan biaya;                          
            3. Tahap Pelaporan                                          
              a. Laporan teknis;                                        
              b. Gambar desain (DED);                                   
              c. Spesifikasi teknis;                                    
              d. Bill of Quantity dan Engineer’s Estimate;              
              e. Laporan khusus.
Tenders also won by PT Wira Widyatama
Authority
10 July 2024Basic Design Pembangunan Jembatan Yang Menghubungkan Pulau Bengkalis - Pulau SumateraProvinsi RiauRp 23,650,000,000
16 April 2015Konsultansi Perencanaan Desain Jembatan Utama Penghubung Pulau Kalimantan Dan Pulau LautLayanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Provinsi Kalimantan SelatanRp 17,799,410,000
27 November 2018Survey Kondisi Jalan, Lereng Dan Jembatan Di Lingkungan Bbpjn VIKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 9,989,300,000
12 January 2018Perencanaan Teknik Jalan (Survey Lidar) Ruas Jalan Long Pahangai - Long BohKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 9,500,000,000
31 October 2017Survey Kondisi Jalan Dan Inspeksi Jembatan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XiKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 9,345,000,000
23 March 2016Optimalisasi Ded Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu Seksi III S/D VIKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 8,000,000,000
10 November 2020Survei Kondisi Jalan, Jembatan, Dan Lereng Provinsi LampungKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 6,375,439,000
25 June 2025Pw.Myc03 : Pengawasan Teknik Jalan Sp.3 Muara Wahau - Bts. Kab. Berau/Kab.Kutai Timur - KelayKementerian Pekerjaan UmumRp 6,210,069,000
2 December 2022Survei Kondisi Jalan Dan Jembatan Bbpjn Kalimantan TimurKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 5,964,677,000
18 February 2022Survei Kondisi Jalan Dan Jembatan Bbpjn Kalimantan TimurKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 5,964,677,000