Uraian Singkat Pekerjaan
Kementerian Negara/Lembaga : Kementerian Pekerjaan Umum
Unit Eselon I/II : Direktorat Sumber Daya Air
Balai Wilayah Sungai Kalimantan III
Banjarmasin
SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan
Air Kalimantan III Prov. Kalsel
Program : Ketahanan Sumber Daya Air
Sasaran Program : Meningkatnya Ketersedian Air Melalui
Pengelolaan Sumber Daya Air secara
terintegrasi
Indokator Kinerja Program : Jaringan Irigasi Pemukaan Kewenangan
Pusat yang Dibangun
Kegiatan : Pengembangan Jaringan Irigasi Permukaan,
Rawa, dan Non-Padi (7691)
Sasaran Kegiatan : Meningkatkan Kinerja Layanan irigasi
permukaan, Rawa dan Pertanian Non-Padi
Indikator Kinerja Kegiatan : Laporan, Pengawas Teknik dan Supervisi
Klasifikasi Rincian Output : Prasarana Jaringan Sumber Daya Air
(7691.CBS)
Indikator KRO (opsional) : -
Rincian Output : Rehabilitasi/peningkatan prasarana irigasi
Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Lokal
(7691.RBS.005)
Satuan Kerja : SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan
Air Kalimantan III Provinsi Kalimantan
Selatan
Nama Pekerjaan : Konsultan Teknis Balai Swasembada Pangan
SNVT PJPA Kalimantan III; 1 Dokumen; 1
Dokumen; NF; K; SYC
Waktu Pelaksanaan : 120 (seratus dua puluh) Hari Kalender
Alokasi Anggaran : Rp3.550.590.000.00 (tiga miliar lima ratus
lima puluh juta lima ratus sembilan puluh
ribu rupiah)
Tahun Anggaran : 2025
Jenis Kontrak : Single Years Contract (SYC)
Volume Output : 1 Dokumen
Volume Outcome : 1 Dokumen
Pekerjaan Konsultan Teknis Balai Swasembada Pangan SNVT PJPA Kalimantan III; 1
Dokumen; 1 Dokumen; NF; K; SYC dilaksanakan untuk untuk menjaga kualitas dan
penjaminan mutu kegiatan agar kegiatan terlaksana dengan baik dalam hal biaya, mutu dan
waktu. Lokasi pekerjaan berada di beberapa Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan.
Secara garis besar sasaran pekerjaan Konsultan Teknis Balai Swasembada Pangan SNVT
PJPA Kalimantan III; 1 Dokumen; 1 Dokumen; NF; K; SYC, meliputi :
• Tersedianya layanan jasa konsultansi manajemen konstruksi berdasarkan kontrak untuk
menjamin mutu (quality assurance) pelaksanaan pekerjaan mulai dari tahapan persiapan
pengadaan, persiapan dan pelaksanaan pemilihan, pelaksanaan konstruksi;
• Agar dapat diketahui kondisi dan fungsi jaringan beserta bangunan sebagai acuan
pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan fungsi jaringan dan operasi serta
pemeliharaannya;
• Agar terciptanya peningkatan intensitas tanam dan meningkatnya produktifitas panen;
• Tersedianya Blue Print desain rinci potensi lahan serta kondisi yang diinginkan untuk
aplikasi lapangan;
• Agar dapat diketahui sistem jaringan tata air yang sesuai dengan karakteristik dan
hidrotopografi lahan.