Ded Peningkatan Kapasitas Embung Jaringan Drainase Dan Sistem Pengendalian Genangan Di Area Terdampak Lumpur Sidoarjo

Ulang
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10420291000
Status: Ulang
Date: 24 September 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Pekerjaan Umum
Work Unit: Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 2,000,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 2,000,000,000
Winner (Pemenang): PT Trideconst
NPWP: 015835002429000
RUP Code: 60115606
Work Location: KAB. SIDOARJO - Sidoarjo (Kab.)
Participants: 1
Attachment
URAIAN SINGKAT  PEKERJAAN                             
                                                                        
                                                                        
Nama Paket       : DED  Peningkatan Kapasitas Embung   Jaringan         
                                                                        
                   Drainase dan Sistem Pengendalian Genangan di Area    
                   Terdampak Lumpur Sidoarjo                            
                                                                        
Pagu             : Rp. 2.000.000.000,- (Dua Milyar Rupiah)              
                                                                        
Lokasi Pekerjaan : Wilayah Kerja Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo,    
                   Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo                 
                                                                        
Lingkup Pekerjaan : Lingkup Pekerjaan dari kegiatan DED Peningkatan     
                   Kapasitas Embung Jaringan Drainase dan Sistem        
                   Pengendalian Genangan di Area Terdampak Lumpur       
                                                                        
                   Sidoarjo, yaitu:                                     
                   • Pekerjaan Persiapan:                               
                      - Persiapan administrasi dan teknis;              
                      - Mobilisasi personil dan peralatan;              
                                                                        
                      - Program mutu.                                   
                   • Inventarisasi Pendahuluan:                         
                     Melakukan  pengumpulan  data sekunder dan          
                     primer yang mencakup keseluruhan data teknis       
                                                                        
                     antara lain:                                       
                      - Peta topografi atau RBI  kawasan  skala         
                        1:50.000 atau 1:25.000;                         
                                                                        
                      - Data sebaran lokasi stasiun hujan di kawasan    
                        (jumlah stasiun hujan, koordinat, elevasi,      
                        posisi lintang);                                
                      - Data curah hujan harian dan jumlah hari         
                                                                        
                        hujan  minimum  20  tahun terakhir pada         
                        minimum  3  stasiun hujan terdekat lokasi       
                        studi;                                          
                      - Data suhu udara rata-rata, kelembaban udara     
                                                                        
                        relatif, lama penyinaran matahari, dan          
                        kecepatan angin rata-rata minimum 5 tahun       
                        terakhir;                                       
                      - Data suhu udara rata-rata, kelembaban udara     
                                                                        
                        relatif, lama penyinaran matahari, dan          
                        kecepatan angin rata-rata minimum 5 tahun       
                        terakhir;                                       
                      - Data tata guna lahan, topografi, geologi teknik,
                                                                        
                        sosial ekonomi (data RTRW Kabupaten Tahun       
                        2012-2031, data Kabupaten Dalam  Angka          
                        Tahun 2020), peta rawan banjir, laporan dan     
                        informasi aktual dari Dinas/Instansi yang       
                        berwenang  yang berkaitan dengan survey         
                        investigasi;                                    
                                                                        
                      - Data pencatatan debit saluran dan tinggi muka   
                        air kolam pengendali, retensi, embung dengan    
                        periode harian atau bulanan;                    
                                                                        
                      - Data   lokasi potensi  sumber  material         
                        konstruksi dan lokasi disposal area;            
                      - Data harga satuan bahan, alat dan upah          
                        tenaga  serta harga  satuan transportasi        
                                                                        
                        Kabupaten;                                      
                      - Data pompa air eksisting (jumlah, titik lokasi, 
                        kapasitas, metode dan waktu operasional);       
                      - Identifikasi awal kondisi dan permasalahan      
                                                                        
                        sungai dan embung jaringan drainase yang ada    
                        disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang yang      
                        ada;                                            
                      - Membuat form desain survey, fakta analisa dan   
                                                                        
                        permasalahan       dengan       formula         
                        penanganannya,  termasuk formula/rumus          
                        desain  embung   jaringan drainase dan          
                        kelengkapannya;                                 
                                                                        
                      - Membuat dan menyusun rencana penanganan         
                        permasalahan sungai dan embung jaringan         
                        drainase dengan diagram bagan alir dan tabel-   
                        tabel pola pikir yang diperlukan, termasuk      
                                                                        
                        rencana lokasi material (borrow area);          
                      - Data-data lain yang relevan dan diperlukan.     
                   • Inventarisasi dan Identifikasi Lokasi:             
                      - Survey  inventarisasi kondisi lapangan,         
                                                                        
                        meliputi  akses  lokasi, topografi dan          
                        karakteristik lingkungan, termasuk morfologi    
                        sungai dan embung jaringan drainase yang        
                        mungkin  berpengaruh terhadap longsoran,        
                                                                        
                        konstruksi dan banjir;                          
                      - Inventarisasi kejadian banjir dan analisis;     
                      - Inventarisasi dan analisis dimensi longsoran    
                        (jumlah titik longsoran, panjang, lebar, tinggi,
                                                                        
                        arah/sudut longsoran apabila ada);              
                      - Melakukan  identifikasi permasalahan yang       
                        terjadi di lingkungan sekitarnya.               
                   • Pekerjaan Pengukuran Topografi:                    
                      - Shapefile dalam bentuk titik dan garis yang     
                        menunjukkan informasi sungai dan bangunan       
                                                                        
                        dan embung jaringan drainase serta informasi    
                        dimensi;                                        
                      - Pengukuran   dan    pembuatan   gambar          
                        penampang  melintang sungai dan embung          
                                                                        
                        jaringan drainase disesuaikan dengan standar    
                        yang  berlaku  (dalam  hal  ini Kriteria        
                        Perencanaan);                                   
                      - Informasi kedalaman dan sedimentasi saluran     
                                                                        
                        dan embung jaringan drainase;                   
                      - Pengukuran lapangan menggunakan dengan          
                        alat TS, GPS Geodetik dan Waterpass yang        
                        telah dikalibrasi oleh Lembaga bersertifikasi.  
                                                                        
                      - Melakukan identifikasi daerah-daerah rawan      
                        banjir dan  daerah  langganan banjir di         
                        kawasan, termasuk  luas genangan, tinggi        
                        genangan dan  lama genangan, sebab dan          
                                                                        
                        dampak banjir terhadap aktivitas masyarakat     
                        maupun  kegiatan ke pemerintahan.               
                      - Menggunakan  BM  (Bench Mark) yang telah        
                        tersedia pada lokasi dengan mengecek kembali    
                                                                        
                        kalibrasi sesuai ketentuan pengukuran dan       
                        terikat pada referensi nasional;                
                      - Pemasangan CP jika dibutuhkan sebagai titik     
                        bantu di lokasi kegiatan;                       
                                                                        
                      - Pemasangan patok kayu dengan dimensi 5/7        
                        50 cm untuk kegiatan pengukuran.                
                   • Pekerjaan Investigasi Geologi Teknik dan Mekanika  
                     Tanah:                                             
                                                                        
                      - Bor inti dan uji laboratorium pada bangunan     
                        utama dan areal sekitar fasilitas / bangunan    
                        pelengkap dengan total kedalaman 66  m          
                        tersebar;                                       
                                                                        
                      - Melakukan Sondir sebanyak 4 titik dan test pit  
                        sebanyak 8 titik;                               
                      - Uji laboratorium mekanika tanah yang sudah      
                                                                        
                        terakreditasi oleh KAN sebanyak 8 sampel        
                        untuk bor inti dan 4 sampel untuk test pit;     
                      - Mobilisasi dan demobilisasi peralatan;          
                      - Menyediakan Core  Box untuk  sampel uji         
                        laboratorium;                                   
                      - Survei mengacu  kepada  Standar Kriteria        
                        Perencanaan Irigasi Ditjen SDA, Persyaratan     
                                                                        
                        Teknis  (PT-03)  mengenai   Penyelidikan        
                        GeoTeknik dan  persyaratan lainnya yang         
                        terkait.                                        
                                                                        
                   • Pekerjaan Perencanaan                              
                     Konsultan wajib meninjau kembali/ mempelajari,     
                     menganalisa data primer dan sekunder yang di       
                     dapat untuk formulasi penanganan sungai dan        
                                                                        
                     embung jaringan drainase dikaitkan dengan studi    
                     terdahulu, agar perencanaan sesuai dengan          
                     kriteria desain konstruksi.                        
                     Evaluasi dan kesimpulan berdasarkan dari data      
                                                                        
                     Lapangan   dan   data  Laboratorium  serta         
                     ditampilkan dengan diagram, bagan alir dan         
                     dengan sistematika penanganan masalah sungai       
                     yang berisi:                                       
                                                                        
                      - Data dan Perhitungan Hidrologi, antara lain:    
                         o Pengumpulan  data-data hidrologi dan         
                           klimatologi;                                 
                         o Pengumpulan data dan analisis tata guna      
                                                                        
                           lahan;                                       
                         o Inventarisasi bangunan  -  bangunan          
                           eksisting (bangunan sungai dan embung        
                           jaringan drainase maupun  bangunan-          
                                                                        
                           bangunan penting yang terdampak secara       
                           langsung maupun  tidak langsung) dan         
                           pompa air eksisting (apabila ada);           
                         o Pengukuran debit pada kondisi muka air       
                                                                        
                           rendah,  normal  dan  simulasi atau          
                           penelurusan tinggi sekaligus muka air;       
                         o Pembuatan rating curve debit;                
                         o Analisis catchment area (DTA);               
                                                                        
                         o Analisis dan modeling  debit andalan         
                           sungai,   saluran  drainase,  kolam          
                           pengendali, embung, jaringan drianase dan    
                           pengaruh pompa eksisting terhadap debit;     
                                                                        
                         o Analisa debit banjir rencana dengan kala     
                           ulang 1,2,5,10,25 dan 50, 100 dan PMF;       
                         o Perhitungan dan modeling limpasan banjir,    
                           meliputi volume, tinggi genangan, lama       
                           genangan dan luas genangan.                  
                                                                        
                   • Data dan Perhitungan Hidrolika, antara lain:       
                      - Analisis kapasitas penampang   (bankfull        
                        capacity) sungai eksisting dan  embung          
                        jaringan drainase. Analisis dilakukan dengan    
                                                                        
                        rumus empiris dan software Hec Ras untuk        
                        memperoleh hasil yang akurat;                   
                      - Analisis profil muka air sebelum dan setelah    
                        adanya  aktivitas pemompaan oleh warga          
                                                                        
                        (apabila ada);                                  
                      - Analisis profil muka air sebelum ada perbaikan  
                        sungai dan embung jaringan drainase dengan      
                        debit banjir kala ulang 1,2,5,10,25, 50, 100    
                                                                        
                        dan PMF;                                        
                      - Analisis profil muka air setelah ada perbaikan  
                        sungai dan embung jaringan drainase beserta     
                        keseluruhan rencana bangunan sungai dan         
                                                                        
                        embung jaringan drainase dengan debit banjir    
                        kala ulang 1,2,5,10,25, 50, 100 dan PMF.        
                   • Data dan Analisis Stabilitas Alur Sungai dan       
                     Embung  Jaringan Drainase, antara lain:            
                                                                        
                      - Pengumpulan dan analisis data geologi teknik    
                        dan hasil uji mekanika tanah;                   
                      - Pengumpulan data morfologi dan karakteristik    
                        aliran sungai dan embung jaringan drainase;     
                                                                        
                      - Pengumpulan  data hasil analisis sedimen        
                        transport;                                      
                      - Pengumpulan  data hasil analisis kecepatan      
                        aliran sungai dan embung jaringan drainase      
                                                                        
                        baik dengan rumus empiris maupun Hec Ras;       
                      - Analisis potensi gerusan yang terjadi pada alur 
                        sungai dan embung jaringan drainase baik di     
                        dasar maupun di tebing, baik karena faktor      
                                                                        
                        alamiah (morfologi, sedimen, dsb.) maupun       
                        faktor penggunaan pompa.                        
                   • Perencanaan Penanganan dan Perbaikan Sungai        
                                                                        
                     dan Embung Jaringan Drainase, antara lain:         
                      - Menganalisis dan menjelaskan tentang sebab-     
                        sebab terjadinya banjir, lokasi daerah banjir,  
                        akibat-akibat yang ditimbulkan serta cara-cara  
                        / formulasi untuk menanggulanginya;             
                      - Mengajukan   beberapa   alternatif pola         
                        pengendalian banjir dan pengaturan sungai       
                                                                        
                        dan embung  jaringan drainase berdasarkan       
                        suatu  pola yang sesuai dengan  rencana         
                        pengembangan  daerah  tersebut, termasuk        
                        alternatif penanganan atau penertiban pompa     
                                                                        
                        eksisting (apabila ada);                        
                      - Dari alternatif pola rencana yang dipilih       
                        kemudian dibuat evaluasi kondisi bangunan       
                                                                        
                        eksisting dan  rencana detail bangunan          
                        pengendali banjir (embung jaringan drainase     
                        dan sistem pengendalian genangan) dengan        
                        dokumen  nota perhitungan desain, disertai      
                                                                        
                        metode-metode     perhitungan     yang          
                        dipergunakan    di   dalam    membuat           
                        pengembangan daerah tersebut;                   
                      - Perencanaan  normalisasi atau perbaikan         
                                                                        
                        penampang  sungai dan  embung  jaringan         
                        drainase direncanakan untuk melewatkan          
                        banjir dengan kala ulang yang sesuai;           
                      - Penentuan semua dimensi bangunan sungai         
                                                                        
                        dan embung jaringan drainase, agar posisinya    
                        aman terhadap gerusan dan stabil, kokoh dan     
                        ekonomis, menghindari pembebasan tanah;         
                      - Menentukan lokasi dan elevasi bangunan yang     
                                                                        
                        diperlukan untuk pengendalian banjir;           
                      - Membuat  plotting/peta lokasi daerah banjir     
                        secara keseluruhan;                             
                      - Membuat  database awal sungai dan embung        
                                                                        
                        jaringan drainase berbasis GIS di lokasi        
                        wilayah studi secara keseluruhan.               
                   • Pembuatan Gambar Detail Desain Konstruksi          
                     Membuat   gambar   detail  desain  rencana         
                                                                        
                     pengendalian banjir dan detail bangunan serta      
                     fasilitas pendukung yang mengacu kepada Kriteria   
                     Perencanaan  Ditjen  SDA   bagian  Standar         
                     Penggambaran serta gambar-gambar pendukung         
                                                                        
                     lainnya.                                           
                   • Analisis Kebutuhan Lahan                           
                     Analisis kebutuhan lahan yang dimaksud adalah      
                     lokasi borrow area (jika tanah hasil galian tidak  
                                                                        
                     memenuhi  spesifikasi sebagai bahan timbunan)      
                     dan lokasi disposal area (jika diperlukan).        
                   • Analisis Volume Pekerjaan dan Prakiraan Biaya      
                     (BOQ dan RAB)                                      
                                                                        
                      - Konsultan wajib menyesuaikan harga satuan       
                        dasar tahun terbaru yang tercantum pada         
                        Daftar Harga Upah dan Bahan dari Instansi       
                        yang berwenang sesuai peruntukan dengan         
                                                                        
                        wilayah studi, dikomparasikan dengan data       
                        hasil survey harga satuan di lapangan;          
                      - Analisa Prakiraan Biaya dibuat keseluruhan      
                        sesuai dengan kuantitas dan kualitas kriteria   
                                                                        
                        desain yang diperlukan yang semuanya sesuai     
                        dengan yang telah tergambar dalam Desain        
                        Konstruksi;                                     
                      - Perhitungan volume pekerjaan dibuat secara      
                                                                        
                        rinci, ditabelkan dengan uraian volume          
                        masing-masing item pekerjaan dan sesuai         
                        pada   penamaan    bangunan,  termasuk          
                        perhitungan untuk ganti rugi tanah dan          
                                                                        
                        tanaman;                                        
                      - Analisis harga satuan pekerjaan dibuat dengan   
                        standar SNI, termasuk dengan formula alat       
                        berat beserta koefisiennya;                     
                                                                        
                      - Rencana anggaran biaya pekerjaan beserta        
                        rekapitulasinya;                                
                      - Metode pelaksanaan, jadwal pelaksanaan serta    
                        detail spesifikasi teknik untuk pelaksanaan     
                                                                        
                        konstruksi dibuat secara rinci.                 
                   • Penyusunan   Spesifikasi Teknik,   Metode          
                     Pelaksanaan, dan Sumber Material Konstruksi        
                                                                        
                      - Spesifikasi teknik: mencakup  spesifikasi       
                        teknik  untuk    item  pekerjaan  yang          
                        dilaksanakan;                                   
                      - Spesifikasi khusus harus  dibuat untuk          
                                                                        
                        menjelaskan tentang lokasi pekerjaan, titik     
                        tinggi patok tetap dan hal-hal lain. Juga harus 
                        dijelaskan setiap jenis pekerjaan yang tidak    
                        tercakup dalam spesifikasi standar yang dibuat  
                        untuk   pekerjaan tersebut antara  lain         
                        bangunan dengan teknologi khusus;               
                      - Metode pelaksanaan pekerjaan: tata cara dan     
                        urutan  pelaksanaan pekerjaan dari awal         
                                                                        
                        hingga akhir pekerjaan dan penjelasan setiap    
                        item  pekerjaan disertai gambar/ilustrasi,      
                        termasuk  jadwal  pelaksanaan pekerjaan         
                        (kurva S);                                      
                                                                        
                      - Konsultan harus melakukan analisis terhadap     
                        rencana metode pelaksanaan yang tepat dan       
                        memberikan  data/ informasi serta analisis      
                                                                        
                        terkait sumber material konstruksi yang         
                        memadai.                                        
                   • Menyusun   Rancangan   Konseptual  Sistem          
                     Manajemen Keselamatan Konstruksi                   
                                                                        
                     Konsultan   harus   menyusun    Rancangan          
                     Konseptual Sistem  Manajemen   Keselamatan         
                     Konstruksi sesuai Permen PUPR Nomor 10 Tahun       
                     2021. Terdapat uraian pekerjaan, identifikasi      
                                                                        
                     bahaya, dan penetapan risiko terkait keselamatan   
                     konstruksi (untuk Jasa Konsultasi Konstruksi).     
                   • Pelaksanaan Diskusi                                
                      - Diskusi Laporan Pendahuluan;                    
                                                                        
                      - Diskusi Laporan Antara;                         
                      - Diskusi Draft Laporan Akhir;                    
                      - Diskusi Laporan Akhir                           
                                                                        
                                                                        
Keluaran         : Keluaran yang dihasilkan dari pekerjaan ini adalah   
                   Laporan DED   Peningkatan Kapasitas Embung           
                   Jaringan Drainase  dan  Sistem  Pengendalian         
                   Genangan di Area  Terdampak Lumpur   Sidoarjo        
                                                                        
                   beserta laporan penunjang.                           
                   •  Laporan Program Mutu                              
                   •  Laporan Pendahuluan                               
                                                                        
                   •  Laporan Bulanan                                   
                   •  Laporan Antara                                    
                   •  Konsep Laporan Akhir                              
                                                                        
                   •  Laporan Akhir                                     
                   •  Executive Summary                                 
                   •  Laporan Topografi                                 
                                                                        
                   •  Laporan Evaluasi dan Analisis Hidrologi dan       
                      Hidrolika                                         
                   •  Laporan Investigasi Geoteknik                     
                   •  Laporan Nota Desain                               
                   •  Laporan BOQ / Engineering Estimate                
                                                                        
                   •  Laporan RKS, Spesifikasi Teknis, dan Dokumen      
                      Pelelangan                                        
                   •  Album Gambar                                      
                                                                        
                   •  External Hardisc
Tenders also won by PT Trideconst
Authority
30 April 2019Survey Dan Perencanaan Teknis Bidang Pengairan Kegiatan Tahun Anggaran 2020Pemerintah Daerah Provinsi AcehRp 5,000,000,000
10 December 2019Masterplan Drainase Utama Kota BandungKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,492,020,000
24 April 2019Penilaian Kinerja Dan Aknop Sungai Dan Kanal;kota Jakarta Timur;DKI Jakarta;1;;nf;k;sycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,450,000,000
10 December 2018Desain Rehabilitasi D.I Krueng Jreu Kabupaten Aceh BesarKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,185,260,000
23 February 2024Persiapan Operasi Dan Pemeliharaan Bendungan Leuwikeris Tahap IIKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,100,000,000
12 November 2021Persiapan Op Bendungan Gongseng Di Kab. BojonegoroKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,000,000,000
4 November 2021Dd Pengendalian Banjir Di Anak-Anak Sungai Bengawan Solo Di Kabupaten Sukoharjo; Kab. Sukoharjo; Jawa Tengah; 1 Dokumen; 1 Dokumen; Nf; K; SycKementerian Pekerjaan UmumRp 2,000,000,000
25 January 2024Pemeriksaan Besar Bendungan Darma Kab. Kuningan, Bendungan Malahayu Kab. BrebesKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,000,000,000
17 November 2020Sid Pembangunan Prasarana Pengambilan Dan Saluran Air Baku Di Kab. CiamisKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,000,000,000
12 November 2021Persiapan Op Bendungan Tukul Di Kab. PacitanKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,000,000,000