Perencanaan Jembatan Gantung Siguntur

Repeat Order
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 81748064
Status: Repeat Order
Date: 18 August 2023
Year: 2023
KLPD: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Work Unit: Perencanaan Dan Pengawasan Jalan Nasional Provinsi Sumatera Barat
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,719,685,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,719,685,000
Winner (Pemenang): PT Visi Tekniktama Unggul
NPWP: 018474882218000
RUP Code: 44157235
Work Location: Jembatan Gantung Siguntur - Dharmas Raya (Kab.)
Participants: 1
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                            
                                                                        
                                                                        
1 Nama Paket Pekerjaan : Perencanaan Jembatan Gantung Siguntur          
                                                                        
                                                                        
2 Nilai Total HPS  : Rp. 1.719.685.000,00 (Satu Milyar Tujuh Ratus Sembilan Belas Juta
                     Enam Ratus Delapan Puluh Lima Ribu Rupiah) termasuk PPN 11%.
                                                                        
                                                                        
3 Sumber Dana      : APBN Murni Tahun Anggaran 2023 dari Pemerintah Indonesia ,
                                                                        
                     melalui Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional
                     (P2JN) Provinsi Sumatera Barat Direktorat Jenderal Bina Marga,
                                                                        
                     Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
                                                                        
                                                                        
                     “Apabila alokasi DIPA untuk paket-paket tersebut tidak tersedia dalam
                     dokumen anggaran, maka tender/seleksi dibatalkan dan peserta
                                                                        
                     tender/seleksi tidak mendapatkan ganti rugi dalam bentuk apapun”
                                                                        
4 Lingkup Pekerjaan :                                                   
                          Ruang lingkup pekerjaan utama terdiri dari: Melaksanakan
                          Perencanaan Jembatan Gantung yang akan dilaksanakan di
                          provinsi Sumatera Barat.                      
                                                                        
                          Tahap Perencanaan Teknis Jembatan Gantung terdiri dari :
                         I. Pendahuluan                                 
                          A. Pengumpulan peta dasar                     
                             1. Peta Topografi;                         
                             2. Peta Geologi;                           
                             3. Peta Tata Guna Lahan;                   
                             4. Peta Curah Hujan.                       
                          B. Pengumpulan Data Pendukung                 
                             1. Data Jaringan Jalan;                    
                             2. Data Kondisi lalu Lintas;               
                             3. Data Lokasi Material;                   
                             4. Harga Satuan Bahan, material dan upah;  
                             5. Data Survey terdahulu.                  
                                                                        
                        II. Survey pendahuluan                          
                          Tujuan survey pendahuluan adalah untuk mengumpulkan
                          data-data awal berdasarkan aspek- aspek yang diperlukan
                          yang akan digunakan sebagai dasar/referensi survey
                          detail/survey berikutnya dan harus dilakukan oleh seorang
                          ahli utama.                                   
                                                                        
                                                                        
                          Lingkup Survey :                              
                          1. Mengidentifikasi kondisi eksisting jembatan gantung dan
                             sungai, dengan pengamatan secara visual atau
                             menentukan jenis pengujian dengan peralatan yang
                             sesuai.                                    
                          2. Menentukan jenis dan metode penanganan yang sesuai
                                                                        
                          3. Menetapkan lokasi/posisi jembatan gantung untuk
                             penggantian jembatan gantung /pembangunan jembatan
                             gantung baru/duplikasi jembatan gantung,   
                          4. Menetapkan  perkiraan elevasi, jenis dan   
                             susunan/konfigurasi bentang jembatan gantung serta
                             teknik pelaksanaan atau ereksinya.         
                          5. Menetapkan jenis soil investigation yang diperlukan
                                                                        
                          6. Menentukan perkiraan pondasi yang paling baik untuk
                             lokasi tersebut sehubungan dengan material dan kondisi
                             tanah                                      
                          7. Memperkirakan letak, jumlah serta panjang bentang,
                             elevasi jembatan gantung baru dan lokasi jembatan
                             gantung baru                               
                                                                        
                          8. Mencatat banjir terbesar serta erosi yang pernah terjadi,
                             apabila survey pendahuluan ini dilaksanakan untuk
                             pekerjaan perencanaan teknis pada lokasi sulit, dimana
                             jembatan gantung tersebut akan melintasi sungai
                          9. Membuat sketsa lokasi rencana jembatan gantung baru
                             serta profil sungai pada lokasi jembatan gantung baru
                          10. Mencatat material yang tersedia di sekitar lokasi jembatan
                             gantung, dan menyarankan jembatan gantung yang paling
                             efisien sesuai dengan material yang tersedia
                                                                        
                          11. Mencatat harga-harga satuan yang ada pada daerah
                             tersebut                                   
                          12. Memberikan rekomendasi untuk tahapan pekerjaan
                             selanjutnya serta menyarankan lokasi dan jumlah titik bor
                             yang harus dilaksanakan                    
                          13. Menentukan dan memperkirakan total panjang, lebar,
                             kelas pembebanan jembatan gantung, tipe konstruksi,
                             dengan pertimbangan terkait LHR, estetika, lebar sungai,
                             kedalaman dasar sungai, profil sungai / ada tidaknya
                             palung, kondisi arus dan arah aliran, sifat-sifat sungai,
                             scouring vertikal/horizontal, jenis material bangunan atas
                             yang tersedia dan paling efisien           
                                                                        
                          14. Menentukan dan memperkirakan ukuran dan bahan tipe
                             abutmen, pilar, fondasi, bangunan pengaman (bila
                             diperlukan) dengan mempertimbangkan lebar dan
                             kedalaman sungai, sifat tebing, sifat aliran, hanyutan,
                             scouring yang pernah terjadi.              
                          15. Memperkirakan elevasi muka jembatan gantung dengan
                             mempertimbangkan MAB (banjir), MAN (normal), MAR
                             (rendah) dan banjir terbesar yang pernah terjadi
                          16. Menentukan dan memperkirakan posisi/letak lokasi
                             jembatan gantung dengan mempertimbangkan situasi dan
                             kondisi sekitar lokasi, profil sungai, arah arus/aliran sungai,
                             scouring, segi ekonomi, sosial, estetika yang terkait
                             dengan alinyemen jalan, kecepatan lalu lintas rencana,
                             jembatan darurat, pembebanan tanah timbunan dan quarry
                          17. Dari hasil survey recon ini secara kasar harus sudah bisa
                             dihitung perkiraan volume pekerjaan yang akan timbul
                             serta bisa dibuatkan perkiraan rencana biaya secara
                             sederhana dan diharapkan dapat mendekati desain final
                             dokumentasi.                               
                          Keluaran/Output Survey Pendahuluan :          
                                                                        
                          -  Laporan seluruh hasil survey pendahuluan berkaitan
                             dengan konsep desain jembatan gantung yang akan
                             diterapkan dengan mempertimbangkan faktor-faktor
                             berdasarkan seluruh hasil survey pendahuluan;
                          -  Laporan tindak lanjut survey pendahuluan yaitu survey
                             detail yang didalamnya memuat beberapa survey detail
                             yang harus dilakukan termasuk batasan koridor
                             pengambilan data.                          
                                                                        
                                                                        
                        III. Survey Detail                              
                          A. Survey Topografi                           
                                                                        
                          Tujuan Pengukuran Topografi dalam pekerjaan ini adalah
                          mengumpulkan data koordinat dan ketinggian permukaan
                          tanah sepanjang rencana trase jalan dan jembatan di dalam
                          koridor yang ditetapkan untuk penyiapan peta topografi
                          dengan skala 1:500 yang akan digunakan untuk perencanaan
                          Jembatan gantung.                             
                                                                        
                                                                        
                          Lingkup Pekerjaan Survey Topografi :          
                            1. Pengukuran Titik Kontrol Horizontal Dan Vertikal;
                            2. Pengukuran Penampang dan Situasi Dokumen Tender;
                            3. Pengukuran 200 m Kiri dan Kanan Sungai Sepanjang
                               Jalan;                                   
                            4. Pengukuran 100 m Kiri dan kanan as Jalan;
                            5. Pengukuran 50 m Kiri dan Kanan Tepi Sunngai;
                            6. Perhitunngan dan Penggambaran.           
                          Keluaran/Output Survey Topografi :            
                            - Laporan survey Topografi meliputi :       
                                                                        
                                Data pengukuran dan hitungan pengukuran topografi
                                 yang telah diterima;                   
                                Data koordinat dan elevasi Bench Mark (BM);
                                                                        
                                Foto dokumentasi proses pengukuran dan BM .
                            -  Peta topografi dengan skala yang disesuaikan dengan
                               jenis perencanaan yang akan dilakukan    
                                                                        
                                                                        
                          B. Survey Geoteknik                           
                          Tujuan Penyelidikkan Tanah :                  
                           1. Menentukan jenis dan kedalaman fondasi;   
                           2. Mengevaluasi beban – beban dukung fondasi;
                           3. Memperkirankan penurunan;                 
                           4. Menentukan potential problem misal : tanah ekspansif,
                              tanah mudah longsor) dll;                 
                           5. Memperkirakan air tanah;                  
                           6. Memperkirakan tekanan tanah lateral misal : untuk
                              dinding penahan tanah;                    
                           7. Menentukan cara pelaksanaan ( construction method ).
                                                                        
                          Lingkup Pekerjaan Survey Geoteknik :          
                                                                        
                           1. Penelidikan tanah dengan Boring ;         
                               -  Boring harus dikerjakan dengan alat bor yang
                                 digerakkan dengan mesin yang mampu mencapai
                                 kedalaman yang ditentukan. Mata bor harus
                                 mempunyai diameter cukup besar sehingga
                                 undisturbed sample yang diinginkan dapat diambil
                                 dengan baik. Untuk tanah clay, atau tanah lainnya
                                 yang tidak terlalu padat, dapat dipakai steel bit
                                 sebagai mata bor;                      
                                                                        
                               -  Untuk lapisan yang keras atau cemented dipakai
                                 core barrel sehingga juga dapat diambil undisturbed
                                 samplenya dari lapisan keras tersebut; 
                               -  Pada setiap interval kedalaman 2 atau 3 meter
                                 harus dilakukan Standard Penetration Test (SPT)
                                 dan harus diambil contoh tanahnya (tidak perlu
                                 undisturbed), disimpan dalam tempat yang dapat
                                 menjaga kadar air aslinya;             
                               -  Pada setiap interval kedalaman yang ditentukan
                                 pada tanah lunak harus diambil undisturbed sample
                                 untuk test di laboratorium, guna mendapatkan
                                 harga index dan structural properties lapisan;
                                                                        
                               - Undisturbed sample harus diambil dengan cara
                                 sebagai berikut :                      
                                  • Tabung sample (yang dibuat dari baja tipis
                                    tetapi keras dan bentuk silinder dengan
                                    diameter rata-rata 7 cm panjang minimal 70
                                    cm)  dimasukan kedalam tanah pada   
                                    kedalaman dimana undisturbed sample akan
                                    diambil kemudian ditekan perlahan-lahan
                                    sehingga tabung tersebut dapat penuh terisi
                                    tanaH;                              
                                  • Tanah tersebut tetap berada dalam tabung
                                    sample tersebut sampai saatnya untuk ditest di
                                    laboratorium;                       
                                                                        
                                  • Tabung yang berisi contoh tanah tersebut
                                    segera ditutup dengan parafin setelah
                                    dikeluarkan dari dalam lubang bor.  
                               - Sebagai hasil boring, harus dibuat borlog yang
                                 paling sedikit dilengkapi dengan lithologie
                                 (geological description), harga SPT, letak
                                 kedalaman lapisan tanah yang bersangkutan;
                                                                        
                               - Penamaan  dari masing-masing tanah harus
                                 dilakukan pada saat itu juga, sesuai dengan
                                 kedalaman maupun sifat-sifat tanah tersebut yang
                                 dapat dilihat secara visual;           
                               - Apabila tanah yang dibor dalam hal ini cenderung
                                 untuk mudah runtuh, maka persiapan untuk itu
                                 (casing) harus segera dilakukan;       
                                                                        
                               - Pekerjaan pengambilan tanah dimaksud sebagai
                                 pekerjaan mengambil tanah dengan tujuan
                                 penyelidikan lebih lanjut di laboratorium:
                                 1.  Terhadap  undisturbed sample harus 
                                     dikerjakan laboratori test untuk menentukan
                                     index dan structural porpertis tanah;
                                       Besaran Index                   
                                                                        
                                        Dimaksudkan sebagai data untuk  
                                        menetapkan klarifikasi, dan sensitivity
                                        tanah. Data tersebut meliputi : 
                                          • Spesific grafity            
                                          • Bulk density                
                                                                        
                                          • Moisture content            
                                          • Atteberg limit              
                                                                        
                                          • Grain size analysis         
                                        Besaran-besaran struktural tanah
                                                                        
                                          • Unconfiened cmpressive strength
                                            maksud dari test ini adalah untuk
                                            memperoleh besarnya kekuatan
                                            tanah yang kohesif.         
                                          • Direct shear test. Test ini dikerjakan
                                            untuk tanah tanpa kohesif.  
                                          • Consolidation test, dimaksud untuk
                                            mendapatkan  besaran-besaran
                                            yang dapat dipergunakan untuk
                                            perhitungan setlement       
                                                                        
                                 2.  Direct shear test. Test ini dikerjakan untuk
                                     tanah tanpa kohesif;               
                                 3.  Consolidation test, dimaksud untuk 
                                     mendapatkan besaran-besaran yang dapat
                                     dipergunakan untuk perhitungan settlement.
                                                                        
                                      - Boring harus  dikerjakan sampai 
                                        kedalaman 30 meter (tergantung jenis
                                        batuan dan beban bangunan strukturnya)
                                        atau setelah didapat informasi yang
                                        cukup mengenai letak lapisan tanah
                                        keras, jenis batuan dan tebalnya;
                                      - Jika sebelum mecapai kedalaman yang
                                        ditentukan telah ditemukan lapisan tanah
                                        keras/batu, boring harus diteruskan
                                        menembus lapisan keras ini sedalam
                                        kurang lebih 3 kali N-SPT (tergantung
                                        jenis batuannya dan beban bangunan
                                        sub strukturnya).               
                                                                        
                                                                        
                           2. Pengujian Test Properties Tanah           
                              baik dari contoh tanah tidak terganggu (undisturb
                              samples) maupun tanah terganggu (disturb sample)
                              berupa Unconfined, Kadar air, berat jenis, nilai kohesi,
                              nilai sudut geser dalam, tekanan air pori tanah, nilai
                              permeabilitas, dan lain-lain yang diperlukan berkaitan
                              dengan kebutuhan perencanaan              
                                                                        
                           3. Pengambilan Sampel;                       
                           4. Pengujian Laboratoprium.                  
                                                                        
                                                                        
                          Keluaran/Output Survey Geoteknik              
                          - Laporan penyelidikan tanah yang di dalamnya memuat:
                            data lapangan dan hasil pengujian penyelidikan tanah yang
                            dilakukan;                                  
                                                                        
                          - Analisa dari hasil penyelidikan tanah;      
                          - Foto Dokumentasi.                           
                                                                        
                                                                        
                          C. Pengujian Hidrologi                        
                                                                        
                          Tujuan Survei Hidrologi untuk mengumpulkan data hidrologi
                          dan karakter /perilaku aliran air pada struktur jembatan
                          gantung guna keperluan analisis hidrologi, penentuan debit
                          banjir rencana (elevasi muka air banjir), perencanaan darinase
                          dan bangunan pengaman terhadap gerusan dan pengarah
                          arah aliran sungai.                           
                          Ruang Lingkup Survei Hidrologi : Mengumpulkan data untuk
                          analisa hidrologi.                            
                           yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
                                                                        
                          1. Karakteristik Daerah Aliran (cathman area) dari setiap
                             gejala aliran yang harus dipelajari dengan cermat dari peta
                             topografi maupun pemeriksaan langsung di tempat meliputi
                             data curah hujan, tata guna lahan, jenis permukaan tanah,
                             kemiringan tanah, dan lain lain;           
                          2. Karakteristik Sungai meliputi ;            
                                                                        
                             -  Kecepatan aliran dan gejala arah;       
                             -  Debit dan daerah pengaruh banjir;       
                                                                        
                             -  Tinggi air banjir, air rendah dan air normal;
                             -  Lokasi pengrusan (scouring) serta jenis/sifat erosi
                                maupun pengendapan.                     
                                                                        
                             -  Kondisi aliran permukaan pada saat banjir
                          3. Analisis Penampang Sungai.                 
                          Analisa hidrologi yang diperlukan untuk jembatan gantung
                          yang    melintasi  sungai,  sebelum    tahap  
                          perhitungan/perencanaan hidrolika dari alur sungai adalah
                          untuk menetukan :                             
                                                                        
                             -  Dalam alur sungai jembatan gantung atau debit
                                maksimum sungai selama periode ulang banjir
                                rencana yang sesuai;                    
                             -  Perkiraan tinggi maksimum muka air banjir yang
                                mungkin terjadi dan semua karakteristiknya;
                                                                        
                             -  Kedalaman air: air banji, air rendah dan air normal.
                           4. MAB dan MAN Visual dan Keterangan Masyarakat sekitar;
                                                                        
                             Untuk menentukan elevasi tinggi muka air jembatan
                             diperlukan suatu kisaran tinggi maksimum banjir yang
                             sering terjadi, ditetakan dalam perhitungan dengan periode
                             ulang banjir rencana atau dalam kurun waktu rencana
                             sebagai berikut :                          
                            -  Untuk jembatan panjang/besar ( kontruksi khusus)
                               perhitungan dengan periode ulang 100 tahun;
                            -  Untuk jembatan biasa/tetap termasuk gorong gorong
                               diperhitungkan dengan periode ulang 50 tahunan;
                                                                        
                            -  Untuk jembatan sementara, perlintasan saluran air dan
                               jembatan yang melintas di atasnya diperhitungkan
                               dengan periode ulang 25 tahunan;         
                            -  Untuk perhitungan scoring berdasarkan jenis tanah
                               dasar sungai dan debit serta kecepatan aliran arus
                               sungai;                                  
                                                                        
                            -  Dalam menentukan besar debit banjir maksimum dalam
                               kurun waktu rencana tersebut, di pakai pendekatan
                               berdasarkan analisa frekuensi dari suatu data curah
                               hujan lebat. Disini perlu ditinjau hubungan/korelasi
                               antara curah hujan dan aliran sungai;    
                            -  Metoda untuk menentukan besarnya debit banjir
                               tersebut, di klasifikasikan dengn 3 cara, yaitu:
                               • Cara statisik/kemungkinan – kemungkinan
                                                                        
                               • Cara hidrologi/sintetif                
                               • Rumus empiris/metoda rasional          
                               Dari hasil survey dan analisa yang dilakukan, antara
                               lain dapat ditentukan elevasi jembatan gantung dan
                               bangunan pengaman terhadap gerusan, tumbukan air.
                                                                        
                                                                        
                          Keluaran/Output Survey adalah berupa Laporan Drainase /
                          Hidrologi yang di dalamnya memuat:            
                                                                        
                            -  Data identifikasi semua aliran air yang ada dan lintasan-
                               lintasan drainase;                       
                            -  Daerah-daerah tangkapan berdasarkan peta-peta
                               topografi;                               
                            -  Informasi histori banjir yang tersedia (tingkatan dan
                               tanggal kejadian);                       
                                                                        
                            -  Lokasi-lokasi drainase yang ada meliputi permasalahan
                               banjir;                                  
                            -  Acuan banjir/sumber informasi drainase;  
                                                                        
                            -  Kapasitas aliran air dan debit aliran air permukaan
                               yang akan diterima oleh drainase yang akan
                               direncanakan;                            
                            -  Data curah hujan yang digunakan dalam desain
                               drainase;                                
                                                                        
                            -  Dimensi saluran samping, saluran melintang, inlet,
                               outlet, dan bangunan pengaman yang diperlukan;
                            -  Potensi erosi baik erosi tebing maupun erosi dasar
                               sungai/saluran baik erosi umum maupun lokal.
                                                                        
                            -  Kapasitas aliran air (run off) dan debit aliran
                            -  Data curah hujan yang digunakan dalam perencanaan
                               Potensi erosi, baik erosi tebing maupun erosi dasar
                               sungai/saluran baik erosi umum maupun local.
                                                                        
                                                                        
                          D. Survey Lingkungan                          
                            Tujuan Survey Lingkungan :                  
                                                                        
                            1. Untuk mengidentifikasi rona lingkungan di sekitar lokasi
                               pekerjaan;                               
                            2. Mengidentifikasi komponen kegiatan yang berpotensi
                               menimbulkan dampak lingkungan;           
                            3. Mengidentifikasi komponen lingkungan yang
                               diperkirakan terkena dampak sebagai akibat adanya
                               proyek ini;                              
                                                                        
                            4. Memprediksikan dan mengevaluasi besarnya dampak
                               lingkungan yang terjadi;                 
                            5. Merumuskan saran tindak lanjut yang dapat
                               dilaksankan oleh pihak proyek atau instansi lainnya
                               yang terkait guna mengurangi dampak negative atau
                               meningkatan dampak positif yang dijabarkan dalam
                               rumusan umum.                            
                          Lingkup Survey Lingkungan :                   
                                                                        
                          Survey Aspek Lingkunngan                      
                          Mengumpulkan data skunder terkait aspek fisik-kimia, biologi,
                          sosial, ekonomi, budaya dan kesehatan massyarakat;
                          Keluaran / Output Survey Lingkungan:          
                                                                        
                          Laporan survey identifikasi Lingkungan.       
                                                                        
                                                                        
                          E. Survey Material dan Cost                   
                          Tujuan Survey Material dan Cost :             
                                                                        
                          Penentuan lokasi quarry baik untuk perkerasan jalan, maupun
                          untuk bahan timbunan (borrow pit) diutamakan yang ada
                          disekitar lokasi pekerjaan. Bila tidak dijumpai, maka harus
                          menginformasikan lokasi quarry lain yang dapat dimanfaatkan.
                          Penjelasan mengenai quarry meliputi jenis dan karakteristik
                          bahan, perkiraan kuantitas, jarak ke lokasi pekerjaan, serta
                          kesulitan-kesulitan yang mungkin timbul dalam proses
                          penambangannya, dilengkapi dengan foto-foto   
                          Lingkup Survey Material dan Cost :            
                                                                        
                          Melakukan survey untuk mengetahui harga dasar dan harga
                          satuan upah, alat, dan bahan yang berkaitan dengan
                          pekerjaan jalan, baik harga agen, maupun harga di lokasi
                          pekerjaan                                     
                          Keluaran / Output Survey Material dan Cost :  
                                                                        
                          Harga Dasar dan harga satuan upah, alat dan bahan.
                                                                        
                        IV. Tahap Perencanaan                           
                                                                        
                             Perencanaan Teknis :                       
                             1. Kriteria Desain;                        
                                                                        
                               Kriteria Desain Perencanaan mengacu edaran Dirjen
                               BM No. 06/SE/Db/2021 tanggal 20 April 2021
                               a. Kekuatan dan stabilitas struktur      
                               b. Kenyamanan dan keselamatan            
                               c. Kemudahan (dalam pelaksanaan, pemeliharaan
                                 dan pemeriksaan)                       
                               d. Ekonomis                              
                               e. Pertimbangan aspek lingkungan, sosial, dan aspek
                                 keselamatan jalan                      
                               f. Keawetan dan kelayakan jangka panjang 
                                 (durability)                           
                               g. Estetika                              
                             2. Analisis Data lapangan;                 
                                 a. Analisis Bangunan Atas              
                                 b. Analisis Struktur Bangunan Bawah;   
                                 c. Analisis Pondasi                    
                             3. Konsep Detail Perencanaan;              
                                                                        
                               Hal yang menjadi lingkup pekerjaan adalah:
                               a. Menetapkan awal dan akhir rencana proyek pada
                                 peta, serta menarik beberapa alternatif rencana as
                                 jalan / alinyemen horizontal dengan dilakukan
                                 pengecekan alinyemen vertikal sesuai dengan
                                 kondisi medan  yang memenuhi  Standar  
                                 Perencanaan Geometrik Jalan.           
                               b. Merencanakan geometrik dan tipe jembatan dengan
                                 mengacu pada ketentuan Standar Bangunan Atas
                                 Jembatan yang berlaku di lingkungan Direktorat
                                 Jenderal Bina Marga.                   
                                                                        
                               c. Melakukan perencanaan tebal perkerasan baik
                                 perkerasan kaku maupun fleksibel dengan mengacu
                                 pada pedoman perencanaan tebal perkerasan lentur
                                 dan tebal perkerasan kaku.             
                               d. Melakukan perencanaan drainase dan bangunan
                                 perlengkapan jembatan gantung.         
                               e. Melakukan perencanaan manajemen dan   
                                 keselamatan lalu lintas pada saat pelaksanaan.
                                                                        
                               f. Melakukan perencanaan K3 konstruksi berkaitan
                                 dengan risiko yang ditimbulkan dengan adanya
                                 kegiatan konstruksi.                   
                               g. Menyiapkan peta penyebaran tanah berkaitan
                                 dengan kondisi geologi.                
                                                                        
                               h. Membuat estimasi panjang jalan, jumlah dan
                                 panjang jembatan gantung, box culvert/gorong-
                                 gorong dan bangunan pelengkap jalan lainnya yang
                                 mungkin akan terdapat pada rute jalan tersebut.
                               i. Melakukan analisis risiko yang harus dituangkan
                                 dalam laporan perencanaan teknis, didalamnya
                                 membuat identifikasi risiko, analisis risiko, penilaian
                                 risiko, mitigasi risiko, alokasi risiko.
                          Tabel : Ringkasan Keluaran / Output Desain    
                                                                        
                                                                        
                                                            Tenaga Ahli 
                              K e l u a r a n / O u t p u t             
                                                            yang        
                                                            Diperlukan  
                           Dokumen     Materi / Bahasan                 
                           Buku D-1. 1) Isu utama permasalahan Menyesuaik
                                      lapangan              an          
                           Gambar                                       
                                                            pembahasan  
                           Desain   2) Pengelolaan lapis perkerasan     
                                                            pada        
                           (Detail  3) Pengelolaan bahu jalan substansi 
                           Desain)                          keluaran /  
                                    4) Pengelolaan median jalan         
                                                            output yang 
                                      (jika ada)                        
                                                            terkait     
                                    5) Pengelolaan drainase jalan       
                                    6) Pengelolaan badan jalan          
                                      tanah lunak (jika ada)            
                                    7) Pengelolaan stabilisasi lereng   
                                      (jika ada)                        
                                                                        
                                    8) Pengelolaan  bangunan            
                                      pelengkap                         
                                    9) Pengelolaan  pekerjaan           
                                      struktur,                         
                                                                        
                                    10) Informasi sumber bahan          
                                      (quarry)                          
                                    11) Pengelolaan manajemen lalu      
                                      lintas                            
                                    12) Pengelolaan perlengkapan        
                                      jalan (rambu dan sejenisnya)      
                                                                        
                                    13) Pengelolaan Jembatan            
                                    14) Pengelolaan metoda kerja        
                                                                        
                                    15) Waktu pelaksanaan               
                                    16) Kebutuhan   Peralatan           
                                      Minimum                           
                                                                        
                           Buku D-2. 1) Pengelolaan Permasalahan Ahli   
                                       Lapangan             Jembatan    
                           Laporan                                      
                           Perencana 2) Pengelolaan Geologi/ Ahli Soil dan
                           an          Geoteknik            Material    
                           (Detail                          Ahli        
                                    3) Pengelolaan Hidrologi /          
                           Desain)                          Hidrologi / 
                                       Hidrolika pada jembatan          
                                                            Hidrolika   
                                    4) Pengelolaan Struktur Ahli        
                                       Jembatan             Jembatan    
                                    5) Pengelolaan Bangunan             
                                       Pelengkap dan        Ahli        
                                       Perlengkapan Jembatan Jembatan   
                                       (Rambu dan sejenisnya)           
                                                            Ahli        
                                    6) Pengelolaan jembatan             
                                                            Jembatan    
                                                            Ahli        
                                                            Lingkungan  
                                    7) Pengelolaan Lingkungan           
                                                                        
                           Buku D-3. 1) Format Standar HPP / EE         
                                                            Ahli        
                           Laporan   2) Panduan Anlisa Harga            
                                                            Kuantitas   
                           HPP / EE    Satuan (PAHS)                    
                                     3) Jenis Pekerjaan                 
                                                                        
                                     4) Volume Pekerjaan                
                                     5) Analisa Harga Satuan            
                                                                        
                                     6) Harga Satuan Dasar (HSD)        
                                     7) Informasi Sumber Bahan /        
                                       Quarry                           
                                                                        
                                     8) Asumsi Jarak                    
                                     9) Lembar    Perhitungan           
                                       Volume                           
                                     10) Perhitungan  Waktu             
                                       Pelaksanaan                      
                                                                        
                                     11) Kebutuhan  Peralatan           
                                       Minimum                          
                           Buku D-4.                                    
                                                                        
                                     L a L a p o r a n A n a l i s a    
                           Laporan                                      
                                                               Tim      
                                     R i s i k o                        
                           Analisa                                      
                           Risiko                                       
                           Buku D-5.                                    
                                     Laporan Manajemen  dan             
                                                               Tim      
                           Laporan                                      
                                     Keselamatan Lalu-lintas            
                           MLL                                          
                           Buku D-6.                                    
                                                             Ahli Jalan 
                                     M e t o d a K o n s t r u k s i    
                           Metoda                                       
                                                             Jembatan   
                           Konstruksi                                   
                           Buku D-7.                                    
                                                            Ahli        
                                     D o k u m e n L e l a n g Kunatitas /
                           Dokumen                                      
                                                            Jembatan    
                           Lelang                                       
                              4. Perhitungan Teknis;                    
                                 a. Bangunan Atas;                      
                                 b. Bangunan Bawah (termasuk fondasi);  
                                 c. Hidrologi;                          
                                 d. Bangunan Pelengkap.                 
                              5. Penggambaran;                          
                                 a. Gambaran Umum, evelvasi dan potongan
                                   melintang;                           
                                 b. Layout Lokasi Perencanaan;          
                                 c. Detail Bagian Yang Dipotong atau Dibuanng;
                                 d. Detail Bangunan Atas, Bangunan Bawah,
                                   Fondasi                              
                                 e. Detail Gelagar atau Lantai, Potongan dan
                                   Penulangan;                          
                                 f. Detail Bangunan Pelengkap ( Ralling, Ekspantion
                                   Joint, Bearing, Oprit dan lain lain);
                              6. Perhitungan Volume dan Analisa Harga Satuan.
                                 a. Spesifikasi                         
                                 b. Mata Pembayaran                     
                                 c. Satuan pengukuran dan pembayaran    
                                                                        
                        V.  Tahap Penyelesaian Akhir                    
                             1. Penyiapan Draft Laporan Akhir dan Laporan Akhir;
                             2. Penyiapan Draft Laporan Teknis;         
                             3. Penyerahan Dokumen Tender;              
                             4. Penyerahan Gambar Desain;               
                             5. Penyerahan Softcopy.
Tenders also won by PT Visi Tekniktama Unggul
Authority
8 February 2017Paket - 42 Perencanaan Teknik (Ded) Pembangunan Fly Over Simp. Kayu Besar (Tj. Morawa)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 3,000,876,000
20 May 2017Perencanaan Jalan Labuhan Bajau - Sigapokna - Simalegi - Simatalu - Sagulbek - TaileleuKab. Kepulauan MentawaiRp 3,000,000,000
15 March 2018Paket - 45 Perencanaan Penggantian Jembatan (Ded)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,986,000,000
21 November 2016Paket 18 : Perencanaan Teknis Jembatan Nasional Provinsi JambiKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,666,153,000
2 November 2015Paket - 7 Perencanaan JembatanKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,422,645,000
20 November 2015Paket 04 Ded Jembatan Nasional Provinsi RiauKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,354,550,000
27 November 2015Paket 22 : Perencanaan Teknis Jembatan Nasional Provinsi JambiKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,218,164,000
2 March 2018Paket 04 Perencanaan Teknis Jembatan Rantau BeranginKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,116,200,000
26 February 2020Paket 5 - Perencanaan JembatanKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 1,989,142,000
25 October 2020Paket 2 Perencanaan Teknis Longsoran Provinsi Sumatera SelatanKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 1,787,940,000