Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun Seminari Menengah Pasionis Santo Gabriel Sekadau

Repeat Order
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 82045064
Status: Repeat Order
Date: 8 November 2023
Year: 2023
KLPD: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Work Unit: Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Barat
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Waktu Penugasan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1,167,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1,167,000,000
Winner (Pemenang): PT Amsecon Berlian Sejahtera
NPWP: 016385304008000
RUP Code: 44558879
Work Location: Jl. Merdeka Selatan, Sungai Ringin, Kec. Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat 79582 - Sekadau (Kab.)
Participants: 1
Attachment
KEMENTERIAN  PEKERJAAN   UMUM  DAN  PERUMAHAN   RAKYAT         
                   DIREKTORAT  JENDERAL   PERUMAHAN                     
              BALAI PELAKSANA PENYEDIAAN PERUMAHAN KALIMANTAN I         
            SATUAN KERJA PENYEDIAAN PERUMAHAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT 
          Jl. Imam Bonjol No.116, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak, email: snvtperumahankalbar@gmail.com
                                                                        
                URAIAN   SINGKAT   PEKERJAAN                            
                                                                        
Manajemen konstruksi meliputi mutu fisik konstruksi, biaya dan waktu. Manajemen material
dan manajemen tenaga kerja yang akan lebih ditekankan. Hal itu dikarenakan manajemen
perencanaan berperan hanya 20% dan sisanya manajemen pelaksanaan termasuk didalamnya
pengendalian biaya dan waktu proyek. manajemen konstruksi menerapkan fungsi manajemen
dari suatu proyek dengan memanfaatkan sumber daya secara lebih efektif dan efisien demi
mencapai tujuan, yaitu;                                                 
                                                                        
1. Perencanaan (Planning)                                               
                                                                        
Dari segi perencanaan, manajemen konstruksi berfungsi dalam menentukan proyek
pembangunan yang seperti apa yang akan dikerjakan, kapan dan bagaimana caranya. Seorang
manajer konstruksi wajib menjadi pengambil keputusan atas rencana pembuatan konstruksi.
                                                                        
2. Pengorganisasian (Organizing)                                        
                                                                        
Manajemen konstruksi berfungsi untuk membentuk organisasi atau divisi-divisi yang
dibutuhkan dalam pelaksanaan sebuah proyek sesuai yang sudah direncanakan. Manajer
memiliki hak untuk memberikan penempatan beberapa tim atau anggota kerja ke dalam suatu
divisi.                                                                 
                                                                        
3. Pengarahan (Actuating)                                               
                                                                        
Adanya manajemen konstruksi maka dapat melakukan pembinaan atau pengarahan seperti
memberikan pelatihan, bimbingan dan bentuk arahan lainnya agar setiap tanggung jawab
yang diberikan terlaksana dengan baik.                                  
                                                                        
4. Pengendalian (Controlling)                                           
                                                                        
Manajemen konstruksi bertindak sebagai pengawas terhadap kegiatan proyek dan melakukan
evaluasi jika saja terjadi penyimpangan dalam suatu divisi selama proyek berlangsung. Maka
seorang manajer akan melakukan pencegahan dan upaya antisipasi terhadap penyimpangan
yang terjadi.                                                           
Selain 4 fungsi manajemen konstruksi diatas, ada beberapa fungsi lain dari manajemen, yaitu:
                                                                        
  •  Cost control(pengendalian biaya).                                  
  •  Quality control (pengawasan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan).
  •  Time control (pengendalian waktu).                                 
Tujuan Manajemen Konstruksi                                             
                                                                        
Tujuan Manajemen Konstruksi, adalah mengelola fungsi manajemen atau mengatur
pelaksanaan pembangunan sedemikian rupa sehingga diperoleh hasil optimal sesuai dengan
persyaratan (spesification).                                            
Untuk keperluan pencapaian tujuan ini, perlu diperhatikan pula mengenai mutu bangunan,
biaya yang digunakan dan waktu pelaksanaan Dalam rangka pencapaian hasil ini selalu
diusahakan pelaksanaan pengawasan mutu (quality control), pengawasan biaya (cost control)
dan pengawasan waktu pelaksanaan (time control).                        
                                                                        
1. Pengelolaan Biaya                                                    
                                                                        
Mengatur biaya agar hemat dan tepat sasaran merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai
oleh tim manajemen konstruksi pada setiap proyek. Dengan sistem manajemen konstruksi
yang baik maka pengelolaan biaya proyek dapat sesuai dengan yang telah dianggarkan dan
mencegah terjadinya pengeluaran yang tidak perlu.                       
                                                                        
2. Pengelolaan Waktu                                                    
                                                                        
Sama halnya dengan biaya, pengelolaan waktu yang baik juga menjadi hal yang sangat penting
dalam suatu proyek pembangunan. Pengaturan alur kerja, jenjang komunikasi, serta
pelaksanaan yang terjadwal akan membuat proses kerja sesuai dengan yang ditetapkan.
                                                                        
3. Pengelolaan Kualitas                                                 
                                                                        
Sistem manajemen konstruksi juga bertujuan agar kualitas pekerjaan yang dihasilkan sesuai
dengan yang telah ditetapkan. Dalam hal ini, kualitas yang dimaksud adalah hasil kerja suatu
proyek pembangunan, baik dari sisi tampilan maupun kekuatan struktur bangunannya.
                                                                        
4. Pengelolaan Risiko                                                   
                                                                        
Setiap proyek pembangunan pasti memiliki risiko, sesuai dengan tingkat kesulitan
pekerjaannya. Sistem manajemen konstruksi dibuat dengan tujuan agar dapat
mengidentifikasi, menganalisis, memperkirakan, dan pencegahan terhadap setiap risiko yang
mungkin timbul.                                                         
                                                                        
5. Pengelolaan SDM                                                      
                                                                        
Manajemen sumber daya manusia berhubungan dengan fungsi mengarahkan para tenaga
kerja selama proses pembangunan. Hal ini mencakup pengadaan SDM, jenjang komunikasi
dalam proyek, dan lain sebagainya.                                      
                                                                        
Tugas dan Tahapan Manajemen Konstruksi                                  
                                                                        
Tugas manajemen konstruksi adalah:                                      
                                                                        
  1. Mengawasi proses pekerjaan di lapangan dan memastikan pelaksanaan kerja sesuai
     dengan metode konstruksi yang benar                                
  2. Meminta penjelasan pekerjaan dan laporan progres dari kontraktor secara tertulis
  3. Manajemen konstruksi berhak untuk menegur atau bahkan menghentikan proses
     pekerjaan bila tidak sesuai dengan yang telah ditentukan           
  4. Melakukan rapat rutin (mingguan dan bulanan) dan melibatkan konsultan perencana,
     wakil pemilik proyek, dan kontraktor dalam rapat tersebut          
  5. Bertanggung Jawab langsung kepada pemilik proyek atau wakilnya dalam
     menyampaikan informasi progres pekerjaan proyek                    
  6. Bertanggungjawab dalam pengesahan material yang akan digunakan dalam proyek
  7. Mengelola, mengarahkan, dan mengkoordinasi pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor
     dalam aspek mutu dan waktu                                         
  8. Bertanggungjawab dalam pengesahan adanya perubahan kontrak yang diajukan oleh
     kontraktor                                                         
  9. Melakukan pemeriksaan pada shop drawing dari kontraktor sebelum dilakukan
     pelaksanaan pekerjaan                                              
  10. Memastikan metode pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor agar sesuai dengan syarat
     K3LMP (kesehatan dan keselamatan kerja, lingkungan, mutu, dan pengamanan)
  11. Bertanggungjawab dalam memberikan instruksi tertulis jika ada pekerjaan yang harus
     dilakukan untuk mempercepat jadwal namun tidak disebutkan dalam kontrak.
Tenders also won by PT Amsecon Berlian Sejahtera
Authority
2 December 2015Konsultan Manajemen Pusat Penyediaan Rumah Susun Sewa (Dtrs16-59)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 5,500,000,000
14 January 2018Paket Pekerjaan Konsultan Manajemen Pusat Pembangunan Rumah Susun Sewa Ta 2018 (Kmp18-01)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 5,000,000,000
17 June 2016Konsultan Manajemen Konstruksi Pengembangan Pos Lintas Batas Negara (Plbn) Terpadu Tahap 2 (Zona Sub Inti Dan Pendukung)-Design And Build Aruk (Sajingan Besar), Kabupaten Sambas,kalimantan BaratKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 4,979,000,000
29 November 2015Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun Sewa Maluku Dan Papua (Dtrs16-51)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,808,000,000
25 May 2022Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun Asn. Perkim Sulawesi BaratKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,720,000,000
19 October 2016Konsultan Manajemen Pusat Pembangunan Rumah Susun Sewa 2017 (Kmp17-01)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,500,000,000
16 August 2023Manajemen Konstruksi Pembangunan Pasar Purwodadi Kab. Bengkulu UtaraKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,490,000,000
21 January 2022,Jasa Konsultan Manajemen Konstruksi Pengembangan Rsud KalideresProvinsi DKI JakartaRp 2,463,980,640
27 November 2019Manajemen Konstruksi Pembangunan Rumah Susun Sewa Mbr Pemkab Brebes Dan Pemkab Tegal (Mkjtg20-01)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,463,615,000
25 November 2019Manajemen Konstruksi Rumah Susun Bbws Cidanau ( Mk-Prbtn-20-1)Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,447,000,000