Pembangunan Psu Perumahan Mbr Di Perumahan Rika Residence 3, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten (Psu24-Banten-Pandeglang-10)

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 82774064
Date: 3 May 2024
Year: 2024
KLPD: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Work Unit: Snvt Penyediaan Perumahan Provinsi Banten
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 240,321,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 240,320,253
Winner (Pemenang): Aura Darma Persada
NPWP: 8*8**5****19**0
RUP Code: 51571533
Work Location: KAB. PANDEGLANG - Pandeglang (Kab.)
Participants: 1
Attachment
Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
        KEMENTERIAN   PEKERJAAN  UMUM  DAN  PERUMAHAN   RAKYAT                
           DIREKTORAT        JENDERAL      PERUMAHAN                          
 BALAI   PELAKSANA        PENYEDIAAN        PERUMAHAN        JAWA     I       
                                                                              
SATUAN    KERJA   PENYEDIAAN      PERUMAHAN       PROVINSI    BANTEN          
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
  TAHUN  ANGGARAN                                                             
                                                                              
                2021                                                          
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                          SPESIFIKASI       TEKNIS     &  METODE              
                                                                              
                PELAKSANAAN           JALAN      PAVING     BLOCK             
                                                                              
                                                                              
              Pembangunan    PSU  Pe rumahan   MBR   Di Perumahan    Rika     
                 Residence   3, Kabupaten   Pandeglang   Provinsi Banten      
                                                                              
                                         (PSU24-Banten-Pandeglang-10)         
                                                                              
                                  Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
                    METODE PELAKSANAAN PEKERJAN JALAN PAVING                  
                                                                              
                                                                              
       I. PENDAHULUAN                                                         
          Pelaksanaan Metode dan koordinasi yang tepat dalam pelaksanaan proyek ini sangat
          perlu diperhatikan demi tercapainya hasil yang cepat, tepat, dan sesuai dengan teknis
          yang sudah di anjurkan dalam gambar maupun RKS.                     
                                                                              
          I.1. Perencanaan Lapangan (Site Planning) & Strategi                
          Pelaksanaan di Lapangan.                                            
                                                                              
          Sebelum melakukan pelaksanaan lapangan, perencanaan lapangan (Site Planning)
          merupakan hal yang sangat penting, hal ini dibuat untuk mengatur penempatan
          peralatan, stok material dan sarana penunjang lainya yang di Gunakan dalam
          pelaksanaan pembangunan Proyek misalnya direksi keet, gudang stok material di
          lapangan dll.                                                       
                                                                              
          Dalam menempatkan barang dan material kebutuhan pelaksanaan, baik di gudang
          maupun di halaman terbuka, dalam hal ini masih dalam lokasi proyek (Site).
          Sistem Pengaturan Site planning ini bertujuan agar :                
                                                                              
             a. Memudahkan pelaksanaan di lapangan, dalam hal ini tidak mengganggu
               mobilisasi Proyek, baik didalam lapangan sendiri (In Site) maupun mobilisasi
               yang dilakukan dari luar lapangan (Out Site).                  
                b. Menjamin keamanan di dalam Site.                           
                c. Menjamin terpeliharanya kesehatan dan keselamatan kerja dilapangan.
                d. Memudahkan pemeriksaan dan penelitian bahan oleh Direksi/ konsultan
                  pengawas dilapangan.                                        
                e. Terjaminnya kebersihan lapangan, dalam hal ini supaya tidak
                                                                              
                  mengganggu proses pelaksanaan di lapangan dan tidak mengganggu
                  pelaksaan teknis lapangan.                                  
                f. Barang-barang atau hal-hal yang tidak diperlukan dilapangan agar di
                  singkirkan dari lapangan agar tidak mengganggu proses pekerjaan di
                  lapangan.                                                   
           Oleh karena itu strategi pelaksanaan pekerjaan harus disesuaikan dengan kondisi
           lahan yang sudah ada dengan tahapan-tahapn pelaksanaan volume pekerjaan serta
           waktu pelaksanaan. Dari data waktu pelaksanaan yang cukup pendek, maka
           strategi pekerjaan yang akan laksanakan adalah melakukan kegiatan secara parallel,
           artinya kegiatan dilakukan sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan dimana
           pekerjaan dapat dilaksanakan secara serentak. Oleh karena itu tiap kegiatan di
           masing-masing lokasi dialokasikan sumber daya yang dibutuhkan sesuai dengan
           time schedule.                                                     
                                                                              
        I.2. Management dan Administrasi Proyek.                              
            Penanganan pekerjaan proyek ini di tangani oleh tenaga-tenaga terampil yang
            sudah berpengalaman dalam proyek-proyek pekerjaan jalan lingkungan Sehingga
                                                                              
            bila dilihat dari kualitas maupun keberhsailan pekerjaan akan benar-benar
            terjamin, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh semua pihak/terutama dari
                                                                              
                                  Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
            pihak Pemilik/owner dalam hal ini yaitu dari Pihak Kementrerian Perumahan
            Rakyat. Disamping itu pelaksana-pelaksana lapangan yang dilibatkan dalam proyek
            ini merupakan tenaga-tenaga yang profesional dan sudah berpengalaman di
            bidangnya dan memiliki produktivitas dalam melaksanakan proyek ini.
              a. Struktur Organisasi.                                         
                Pelaksanaan proyek dikelola oleh suatu tim managemen yang profesional
                                                                              
                yang dipimpin oleh Site Manager, dan Pelaksanan lapangan serta Staff yang
                terlibat yang sesuai dengan bidang pekerjaanya. Hal ini untuk 
                mempermudah dalam pelaksanaan dilapangan baik secara administratif
                maupun secara teknis lapangan.                                
              b. Koordinasi Lapangan.                                         
                Dalam hal ini kepala Proyek (Site Manager) memimpin semua kegiatan yang
                berlangsung pada proyek tersebut, baik itu di bidang administrasi proyek
                maupun di bidang teknik hal ini bertujuan agar pekerjaan dilapangan dapat
                                                                              
                terlaksana dengan baik sesuai dengan rencana lapangan, adapun pembagian
                tugas lapangan ini di bagi berdasarkan kehlian dan profesi masing-masing
                seperti uaraian di bawah ini :                                
                   Untuk masalah engginering dan quantity surveyor, kepala proyek
                   dibantu oleh bagian teknik beserta staffnya.               
                                                                              
                   Urusan keuangan, administrasi umum dan personalia, dalam hal ini
                   kepala proyek dibantu oleh personalian di bidangnya dan bagian
                   keuangan dan staffnya.                                     
                   Urusan logistik dan pelaratan di lapangan, pimpinan proyek di bantu
                   oleh staff logistik dan peralatan. Untuk mencapai tujuan proyek yang
                   lebih cepat.                                               
                   Urusan kemananan dan keselamatan kerja dilapangan Quality kontrol
                   dan bagian K3 harus berperan aktif demi kelancaran proyek tersebut.
                                                                              
                                                                              
            Secara organisasi dan keterlibatan team yang tersebut di atas Site Manager
            bertanggung jawab secara penuh dalam pelaksaan proyek ini. Dan diharapkan
            dengan sistem tersebut, maka proyek akan berjalan dengan lancar dan pencapaian
            proyek dapat dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telak di tentukan dan dengan
            mutu yang di harapkan.                                            
                                                                              
        I.3. Administrasi dan Pelaporan Proyek.                               
                                                                              
            Tahapan pelaksanaan administrasi proyek dilakukan dengan urutan sebagai
            berikut:                                                          
              Ijin Memasuki Lokasi                                           
               Ijin ini disampaikan kepada konsultan pengawas atau pemberi tugas, untuk
               dimintakan persetujuaannya.                                    
                                                                              
              Ijin Pelaksanaan, dilampiri :                                  
                Shop drawing                                                 
                Hasil Pengukuran Lapangan dengan potongan melintang          
                                                                              
                                                                              
                                  Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
                Ijin Material                                                
                Ijin ini disampaikan kepada konsultan pengawas atau pemberi tugas, untuk
                dimintakan persetujuaannya.                                   
                                                                              
              Laporan Harian, berisi :                                       
                Jenis dan volume pekerjaan yang akan dilaksanakan            
                Jenis dan volume material yang akan digunakan                
                Jumlah tenaga kerja, yang terdiri dari Pekerja, Tukang. Kepala Tukang,
                Mandor dan Staff Kantor Lapangan.                             
                Jumlah dan Jenis peralatan yang digunakan                    
                Kondisi cuaca                                                
                Waktu Kerja                                                  
                Catatan                                                      
                Laporan ini disampaikan kepada konsultan pengawas atau pemberi tugas,
                                                                              
                untuk dimintakan persetujuaannya.                             
              Laporan Mingguan dan Bulanan, berisikan dan dilampiri :        
                Kemajuan pekerjaan mingguan dan bulanan                      
                                                                              
                Kurva S                                                      
                Struktur Organisasi                                          
                Foto Dokumentasi                                             
                Kendala dan Solusi masalah lapangan                          
                Laporan ini disampaikan kepada konsultan pengawas atau pemberi tugas
                paling lambat senin sore pada minggu berikutnya, untuk dimintakan
                persetujuaannya, dalam bentuk buku terjilid sebanyak 5 ( lima ) set.
                                                                              
              Asbuilt-drawing                                                
               Berupa gambar pelaksanaan pekerjaan yang mencakup, gambar lokasi, lay out
               masing-masing lokasi, potongan memanjang, potongan melintang, gambar
               potongan dan gambar detail, dengan skala yang ditentukan. Gambar
               disampaikan dalam bentuk hard copy berupa 1 (satu) set kertas A3, 3 ( tiga )
               set copy gambar ukuran A3 dan 1 (satu ) soft copy dalam bentuk CD atau
               flash disk.                                                    
                                                                              
               Gambar ini disampaikan kepada konsultan pengawas atau pemberi tugas
               setelah pekerjaan selesai atau paling lambat sebelum serah terima kedua,
               untuk dimintakan persetujuaannya.                              
                                                                              
              Album Foto Dokumentasi 100 %, yang terdiri dari Foto 0 %, 50 %, dan 100
               %.                                                             
                                                                              
        II. UMUM                                                              
                                                                              
              II.1. Persiapan Lokasi Pekerjaan                                
                1. Membersihkan lokasi dari rumput tanah humus;               
                2. Pelaksanaan dimulai setelah uji CBR dinyatakan memenuhi syarat, yaitu
                 CBR tanah dasar > 6 %. Setelah kepadatan tanah dasar dinyatakan
                 memenuhi persyaratan teknis, selanjutnya dilakukan penghamparan dan
                                                                              
                                                                              
                                  Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
                 pemadatan lapis pondasi bawah dengan agregat batu pecah ukuran 1 ½
                 inchi;                                                       
                3. Setelah penghamparan dan pemadatan, maka dilakukan uji kepadatan
                 lapis pondasi bawah yang mengacu pada persyaratan teknis. Nilai CBR
                 untuk lapis pondasi bawah CBR > 60 %;                        
                4. Untuk memastikan kepadatan tanah, maka dilakukan pemadatan dengan
                 menggunakan alat pemadat 5 s/d 10 ton. Pemeriksaan Nilai CBR tanah
                 disesuaikan dengan metode yang berlaku di Dinas/Instansi/Lembaga yang
                 melakukan pengujian;                                         
                5. Kegiatan pemadatan dan pengujian tanah dasar dan lapis pondasi bawah
                 disiapkan oleh pengembang perumahan;                         
                6. Pemeriksaan pemadatan oleh pengembang yang bersangkutan disarankan
                 untuk dihadiri oleh Koordinator Pengawas (jika ada), Pengawas Lapangan,
                 dan Direksi Teknis;                                          
                7. Pengembang perumahan menyiapkan jalur/ruas jalan alternatif di dalam
                 perumahan agar tidak mengganggu pelaksanaan konstruksi dan   
                 transportasi penghuni.                                       
                                                                              
                                                                              
              II.2. Pekerjaan Persiapan                                       
                1. Peralatan utama dalam perkerasan jalan Paving Block: Benang kasur atau
                 benang Plastik, Sapu lidi, Sikat ijuk, Gerobak barang seperti yang dipakai
                 untuk mengangkut pasir, Lori dengan bangku kayu, Alat potong block
                 mekanis atau hidrolis, Waterpass atau selang plastik transparan, Palu
                 kayu, Pemadat pengetar (vibro compactor), Potongan-potongan besi beton
                 yang ujungnya telah dibuat pipih untuk membantu menggeser-geserkan
                 blok pada waktu penyesuaian celah, kayu panjang 2-3 m.       
                2. Pemeriksaan Pondasi                                        
                 a. Permukaaan pondasi yang berhubungan dengan pasir alas harus rata,
                   tidak bergelombang dan rapat; pasir alas tidak boleh digunakan untuk
                   memperbaiki ketidak-sempurnaan pondasi.                    
                 b. Lebar pondasi harus cukup sampai dibawah Kanstin.         
                3. Penyiapan bahan                                            
                   Penyiapan bahan akan membantu pelaksanaan pekerjaan agar lancar
                                                                              
                 dan ekonomis :                                               
                 a. Penempatan material paving block, kanstin, Pasir Beton harus dekat
                   dengan pemasangan, jika paving block disimpan secara bertumpuk
                   jangan lebih dari 1,5 m;                                   
                 b. Pengadaan peralatan dan tenaga kerja harus sesuai dengan volume
                   pekerjaan;                                                 
                 c. Untuk menghindari genangan air hujan, agar dibuat saluran dan
                   dipastikan berfungsi dengan baik;                          
                 d. Plastik diperlukan untuk menutupi paving block yang sudah terpasang,
                   tetapi belum terisi dengan pasir pengisi.                  
               4. Penentuan Lokasi Titik Awal                                 
                 a. Titik awal ini penting diperhatikan khususnya lokasi dengan tanah
                   miring; pemasangan ini harus berawal dari titik terendah agar paving
                   block yang telah terpasang tidak bergeser;                 
                                                                              
                                                                              
                                  Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
                 b. Pemasangan secara berurutan yang dimulai dari satu sisi; hindarkan
                   pemasangan secara acak.                                    
               5. Pemasangan Benang Pembantu                                  
                 a. Agar pemasangan bisa dilaksanakan secara baik dan cermat, maka
                   perlu ada alat pembantu yaitu benang pembantu. Benang pembantu
                   dapat dipasang setiap jarak 4 m sampai 5 m.                
                 b. Bilamana pada lokasi pemasangan terdapat lubang saluran, atau
                   konstruksi lain, maka harus ada benang pembantu tambahan agar pola
                   block terkunci tetap dapat dipertahankan.                  
                                                                              
              II.3. Pemasangan Kanstin                                        
                 Beton pembatas atau biasa disebut kanstin adalah salah satu bagian
                                                                              
                 perkerasan block beton terkunci yang fungsinya menjepit dan menahan
                 lapisan paving block agar tidak tergeser pada waktu menerima beban,
                 sehingga blok tetap saling mengunci.                         
                                                                              
                 1. Kanstin harus terpasang sebelum penebaran pasir beton sebagai alas;
                 2. Kanstin terbuat dari beton pracetak;                      
                                                                              
                 3. Galian kanstin dipersiapkan oleh pengembang;              
                 4. Kanstin harus dipasang di atas beton penyokong agar terjadi ikatan
                   yang baik antara Kanstin dan pondasi sehingga tidak mudah tergeser.
                                                                              
                   Untuk itu dilakukan hal sebagai berikut :                  
                 a. Tebarkan selapis beton penyokong (1 : 4 ) setebal minimum 3 cm;
                 b. Pasang Kanstin di atas beton penyokong tersebut sewaktu masih dalam
                                                                              
                   keadaan basah.                                             
                 c. Tambahkan adukan beton pada bagian belakang Kanstin;      
                                                                              
                 d. Setelah beton penyokong dalam keadaan setengah kering, barulah
                   ditimbun dengan tanah, Kanstin sering dikombinasikan dengan tali air
                   dan mulut air sebagai saluran untuk membuang air hujan; apabila
                                                                              
                   pertemuan antara Kanstin dan lapisan blok tidak diberi tali air biasanya
                   beton pembatas mudah terkena gesekan roda kendaraan.       
                                                                              
              II.4. Penebaran Pasir Beton                                     
                 1. Penebaran alas adalah Pasir beton dengan ketebalan tertentu sebagai
                   alas perletakan Paving Block;                              
                 2. Pasir alas harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :   
                                                                              
                 a. Butiran penebaran alas adalah Pasir urug kasar dengan besar butir
                   maksimum 9,5 mm seperti pasir beton, tajam, keras dan bersih dari
                                                                              
                   lumpur, garam atau kotoran lain;                           
                 b. Pada saat penebaran harus dalam keadaan kering (kadar air < 10%)
                   dan bersifat gembur;                                       
                                                                              
                                                                              
                                  Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
                 c. Penebaran alas ini tidak boleh digunakan untuk mengisi lubang-lubang
                   pada pondasi untuk memperbaiki tinggi pondasi;             
                 d. Lapis pondasi dibawah Pasir alas harus dibentuk & diratakan
                                                                              
                   pengembang sebelum penebaran Pasir urug alas dimulai;      
                 e. Untuk jalan dengan lebar lebih dari 3 m, perataan Pasir alas
                                                                              
                   dilaksanakan secara bertahap;                              
                 f. Sebaiknya Pasir alas diletakkan secara gundukan kecil di daerah lokasi
                   pemasangan agar sewaktu menarik penggaris tidak terlalu berat dan
                                                                              
                   dapat memudahkan pelaksanaan;                              
                 g. Pasir alas yang sudah diratakan dijaga agar tidak terganggu seperti
                   terinjak atau dipakai menumpuk bahan;                      
                                                                              
                 h. Setiap tahap, luas maksimum adalah 30 m2 dengan demikian pada sore
                   hari dapat tertutup seluruhnya oleh Paving Block;          
                 i. Untuk pekerjaan yang akan dilanjutkan maka pasir alas disisakan 1 m
                                                                              
                   dari baris terakhir Paving Block;                          
                 j. Pasir alas yang belum sempat ditutup oleh Paving Block, keesokan
                                                                              
                   harinya agar digemburkan dan diratakan kembali.            
                                                                              
              II.5. Pemasangan Pola                                           
                 1. Pemasangan baris pertama harus dijaga dengan hati-hati.   
                                                                              
                 2. Untuk membentuk pola yang baik, paving block harus mengikuti benang
                   pembantu dengan sudut yang tepat terhadap beton pembatas.  
                 3. Pola pemasangan paving block untuk perkerasan jalan perumahan
                   menggunakan Pola tulang ikan 45º karena mempunyai daya     
                   penguncian yang lebih baik.                                
                 4. Lubang-lubang pinggir yang terbentuk oleh susunan pola tulang ikan
                   45º kemudian diisi dengan topi uskup.                      
                 5. Pemasangan Paving Block harus berawal dari titik terendah sehingga
                   Paving Block yang telah terpasang tidak bergeser. Agar pemasangan bisa
                   dilaksanakan secara baik dan cermat, maka diperlukan alat bantu
                   berupa benang pembantu yang dipasang setiap jarak 4 - 5 m. 
                   Pemasangan Paving Block diberi jarak antar Paving Block 2 - 3 mm
                                                                              
                   untuk jarak celah/nat;                                     
                 6. Pemasangan paving block harus maju dengan posisi pekerja berdiri di
                   atas Paving Block yang sudah terpasang. Segera lakukan pengisian joint
                   filler dengan pasair pasang. Selanjutnya lakukan pemadatan dengan
                   menggunakan alat pemadat/stamper. Tidak diperbolehkan      
                   meninggalkan pasangan Paving Block sebelum dilakukan pemadatan
                   karena akan mengakibatkan deformasi dan perubahan garis joint;
                 7. Penebaran pasir Pasang alas di seluruh permukaan Paving Block.
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                  Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
              II.6. Pemasangan Paving Block                                   
                   Pekerjaan pemasangan agar memperhatikan hal-hal yang berkaitan
                dengan pekerjaan sebelum pemasangan, saat pemasangan dan sesudah
                pemasangan :                                                  
                a. Sebelum Pemasangan                                         
                     Sebelum pemasangan dimulai, hal-hal yang perlu diperhatikan
                   sebagai berikut :                                          
                    Pengaturan penempatan tumpukan Paving Block terkunci sedekat
                    mungkin ke lokasi pekerjaan;                              
                    Pengangkutan Paving Block dengan kereta dorong, yang dilengkapi
                    dengan bangku kayu agar terhindar dari benturan.          
                                                                              
                    Pastikan kondisi paving block dalam keadaan baik tidak rusak dan
                    cacat sesuai dengan spesifikasi dalam ketentuan dengan mutu k-250
                b. Saat pemasangan                                            
                     Saat pemasangan, hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut :
                    Pemasangan diawali setelah ditentukan arah dan bentuk pola dengan
                    menggunakan benang pembantu;                              
                    Pekerjaan pemasangan satu arah untuk menghindari garis pertemuan
                    yang tidak menyambung karena dapat mengurangi kekuatan dan
                    keindahan;                                                
                                                                              
                    Celah antara blok beton terkunci 3 mm, dan diisi dengan pasir pengisi
                    (pasir Pasang garadasi 90% berat lolos dari tapis 1,18mm).
                c. Sesudah Pemasangan                                         
                     Sesudah pemasangan 20-30 m2 harus diikuti hal-hal sebagai berikut:
                    Pemadatan dengan pelat getar, agar Paving Block terkunci segera
                    melesak ke dalam pasir alas, sehingga akan timbul gaya saling
                    mengunci akibat dari masuknya atau mengisinya pasir pengisi ke
                    dalam celah antara;                                       
                    Pelat penggetar agar dijaga jaraknya dari ujung/baris akhir yang
                    masih terbuka, tidak boleh kurang dari 1 m dengan tujuan Paving
                    Block terkunci pada bagian tersebut tidak bergeser atau melebarnya
                    celah antara.                                             
                                                                              
                                                                              
              II.7. Pasir Pasang Pengisi                                      
                    Pasir Pasang pengisi yang digunakan untuk mengisi celah-celah antara
                blok terkunci harus berbutir tajam, bersih dari kotoran, kering dan ukuran
                butiran harus lebih kecil dari lubang ayakan(pasir Pasang garadasi 90%
                berat lolos dari tapis 1,18mm). Pasir pasang harus segera ditebar setelah
                pemadatan blok beton terkunci selesai. Penebaran dilakukan dengan sikat
                ijuk dibantu dengan pelat penggetar. Sebagai perkiraan jumlah pasir pasang
                yang diperlukan untuk setiap 100 m2 adalah 0,75 – 1,50 m3. Setelah
                pelaksanaan pekerjaan selesai, permukaan Paving Block terkunci harus rata
                serta celah antara 2 - 4 mm.                                  
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                  Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                              
              II.8. Pengamanan Ruas Jalan                                     
                    Penyedia jasa harus memasang perintang untuk mencegah lalu lintas
                yang melintasi perkerasan yang baru dibangun sampai perkerasan tersebut
                dibuka untuk penggunaan.                                      
                    Perintang ini harus diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu
                lalu lintas umum pada setiap jalur yang dimaksudkan untuk tetap dibuka.
                Penyedia jasa harus memelihara rambu-rambu yang mengatur jalur yang
                terbuka untuk umum.                                           
                                                                              
              II.9. Pekerjaan Bahu dan Opritan                                
                 Pekerjaan bahu dan Opritan disiapkan oleh Penyedia.          
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                                              
                                                              Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                                                       
                                SPESIFIKASI TEKNIS MATERIAL BAHAN BANGUNAN                             
                                                                                                       
                              PEMBANGUNAN PSU RUMAH UMUM (Jalan Lingkungan)                            
                                                                                                       
                                      Spesifikasi Teknis Material Bahan                                
     No.         Jenis Pekerjaan                                         Keterangan                    
                                             Bangunan                                                  
      I  PEKERJAAN PERSIAPAN                                                                           
                                                                                                       
                                                              Spesifikasi alat disesuaikan dengan lokasi
      1  Pembersihan Lokasi                                                                            
                                                              masing-masing                            
                                                              Banner nama kegiatan dicetak dengan ukuran
                                    Multiplek/ Plywood uk. 0.6x0.8 m, 0.6x0.8 m (Nama proyek, pemilik proyek,
      2  Papan Nama Proyek                                                                             
                                    banner                    sumberdana, nama kontraktor, nama        
                                                              konsultan, tanggal SPMK, waktu pekerjaan 
                                                              Cetak/ print dengan ukuran full paper untuk
      3  Shop Drawing dan As Built Drawing Kertas A3                                                   
                                                              setiap dokumen                           
      II PEKERJAAN PERKERASAN PAVING                                                                   
         Lapisan Perkerasan akhir paving block t                                                       
      1                             Paving Pabrikan Mutu Fc 20 MPa Sesuai millsheet Pabrik             
         = 8 cm                                                                                        
                                                             - Butiran penebaran alas adalah Pasir Beton
         Lapisan Pasir Beton di bawah                                                                  
      2                             Pasir Beton              - Pasir alas dengan butiran maksimum 9,5 mm
         perkerasan Paving dan Topi Uksup                                                              
                                                             - kadar air < 10% dan bersifat gembur     
      3  Kanstin 10 x 20 x 40 cm    Paving Pabrikan           Sesuai millsheet Pabrik                  
                                                                                                       
                                                                                                       
                                                                                                       
                                                              Spesifikasi Teknis & Metode Pelaksanaan Jalan Paving
                                                                                                       
      4  Stopper/ Topi Uksup        Paving Pabrikan Mutu Fc 20 MPa SNI 03-0691                         
                                                                                                       
                                                              Pasir Pasang pengisi yang digunakan untuk
                                                              mengisi celah-celah antara blok terkunci 
                                                                                                       
                                                              harus berbutir tajam, bersih dari kotoran,
      5  Pemadatan pasir sebagai bahan pengisi Pasir Pasang                                            
                                                              kering dan ukuran butiran harus lebih kecil
                                                              dari lubang ayakan (pasir Pasang garadasi
                                                              90% berat lolos dari tapis 1,18mm).