Pemeliharaan Jaringan Internet

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 84064
Date: 3 September 2024
Year: 2024
KLPD: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Work Unit: Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Wilayah VI Surabaya
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 175,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 171,553,275
Winner (Pemenang): PT Hipernet Indodata
NPWP: 024850083036000
RUP Code: 52389674
Work Location: KOTA SURABAYA - Surabaya (Kota)
Participants: 2
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                              
                                                                          
                                                                          
                                                                          
1. Nama Paket Pekerjaan : Pemeliharaan Jaringan Internet                  
2. Nilai Total HPS  : Rp. 171.553.275,- (Seratus Tujuh Puluh Satu Juta Lima Ratus
                      Lima Puluh Tiga Ribu Dua Ratus Tujuh Puluh Lima Rupiah)
3. Sumber Dana      : DIPA TA. 2024 Satker Balai Pengembangan Kompetensi  
                      PUPR Wil. VI Surabaya                               
                                                                          
4. Lingkup Pekerjaan : Infrastruktur jaringan wireless yang lancar merupakan salah satu
                      sarana dalam mengoptimalkan jaringan internet yang sudah ada..
                      Penempatan Access Points sangat penting untuk memastikan
                      konektivitas dan jangkauan yang optimal.            
                                                                          
                      Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VI Surabaya
                      dalam denahnya terdiri dari 7 (gedung) yang tersebar dalam 1
                      (satu) lingkup.                                     
                      Access Point sering dikenal dengan nama WLAN atau wireless
                                                                          
                      local area network, yang mana fungsi dari perangkat ini adalah
                      untuk menerima maupun mengirim data berasal dari adapter
                      wireless.                                           
                      Access Point memiliki dua komponen, yaitu transceiver dan
                      antena, yang mana dua komponen tersebut berfungsi untuk
                                                                          
                      menerima sinyal internet serta memancarkan sinyal internet atau
                      pun sinyal yang terhubung ke client server. Access Point akan
                      dihubungkan dengan perangkat keras lain, seperti hub, switch,
                      atau router melalui kabel ethernet agar bisa memancarkan sinyal.
                                                                          
                      Seringkali penggunaan internet di Balai Pengembangan
                      Kompetensi PUPR Wilayah VI Surabaya mengalami kendala
                      karena psoisi pemasangan AP yang belum di set up dengan
                      maksimal.                                           
                                                                          
                      Ruang Lingkup dan Spesifikasi Teknis Pekerjaan Pemeliharaan
                      Jaringan Internet meliputi :                        
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                      1. Melakukan Uji Jangkauan Wi-Fi                    
                      Dinding dan lantai berdampak signifikan terhadap penetrasi
                      sinyal WiFi. Secara umum, pita 2,4 GHz dapat menembus dua
                      dinding, sedangkan pita 5 GHz dapat menembus satu dinding,
                                                                          
                      dengan asumsi konstruksi bangunan dari tiang kayu dan papan
                      dinding pada umumnya.                               
                      Posisi AP akan ditempatkan tempat Strategis Untuk Penggunaan
                      Maksimal dengan menempatkan Access Points secara strategis
                      di tempat yang paling sering menggunakan Wi-Fi.     
                      2. Identifikasi area dengan lalu lintas internet tinggi
                                                                          
                      Identifikasi area dengan lalu lintas internet tinggi seperti ruang
                      kerja karyawan, ruang kelas, aula, ruang makan, kamar asrama,
                      dan ruang tunggu, dan prioritaskan pemasangan Access Points.
                      Menempatkan Access Points lebih dekat ke perangkat, sehingga
                                                                          
                      dapat meningkatkan konektivitas dan meningkatkan pengalaman
                      pengguna secara keseluruhan.                        
                      3. Melakukan Reposisi Access Point                  
                      Melakukan penempatan Access Point yang tepat di setiap lokasi.
                                                                          
                      Untuk memaksimalkan kekuatan sinyal, pasang titik akses di
                      bawah langit-langit pada posisi strategis. Ikuti pedoman pabrikan
                      untuk spesifikasi pemasangan yang optimal, setiap Access Point
                      mencakup area yang ditentukan secara efektif.       
                                                                          
                      4. Menghindari Penempatan Cakupan Yang Tumpang Tindih
                      Melakukan optimalisasi tata letak jaringan dengan menghindari
                      tumpang tindih cakupan yang tidak perlu. Memiilih lokasi
                      Access Point dengan hati-hati untuk memastikan cakupan
                      komprehensif tanpa tumpang tindih, sehingga meningkatkan
                                                                          
                      efisiensi jaringan.                                 
                      5. Mengurangi Interferensi Wireless                 
                      Lindungi jaringan dari potensi sumber gangguan yang dapat
                      mengganggu konektivitas dan kinerja. Menempatkan Access
                                                                          
                      Points jauh dari perangkat yang memancarkan sinyal  
                      elektromagnetik, seperti gelombang mikro, untuk meminimalkan
                      interferensi.                                       
                      6. Mengidentifikasi Lokasi Pemasangan Indoor Vs. Outdoor
                                                                          
                      Menggunakan dan memasang Access Point khusus luar ruangan.
                      Perangkat khusus tersebut dirancang tahan terhadap kondisi luar
                      ruangan dan memberikan jangkauan optimal. Pertimbangkan
                      faktor-faktor seperti tanaman dan instalasi luar ruangan saat
                                                                          
                      memposisikan Access Points untuk memastikan koneksi yang
                      lancar baik di dalam maupun di luar ruangan.        
                      7. Melakukan Pengujian Kekuatan Sinyal              
                      Melakukan uji kekuatan sinyal untuk mengevaluasi jangkauan
                                                                          
                      dan mengidentifikasi area mana pun yang mungkin memerlukan
                      penyesuaian. Melakukan pemantauan dan optimalisasi  
                      penempatan Access Points untuk menjaga jaringan yang efisien
                      dan mudah diakses.
Tenders also won by PT Hipernet Indodata
Authority
28 April 2022Jaringan Internet ServerKementerian KesehatanRp 31,885,699,605
25 March 2025Jaringan Internet/Ip Transit ServerKementerian KesehatanRp 9,987,097,000
21 December 2021Sewa Ict Link Dedicated Internet 2022 Lpp Tvri PusatLembaga Penyiaran Publik Televisi Republik IndonesiaRp 3,825,360,000
3 January 2023Belanja Kawat/Faksimili/Internet/Tv BerlanggananKota BandungRp 195,867,936
15 October 2022Belanja Modal Alat Kantor Lainnya, Perangkat Cctv, Monitor Cctv Dan NvrProvinsi Jawa TimurRp 174,741,100
21 May 2025Belanja Pemeliharaan CctvKota BandungRp 166,500,000
24 November 2022Belanja Modal Lisensi Dan FranchiseKab. Bandung BaratRp 80,000,000
15 February 2023Belanja Modal Lisensi Dan FranchiseKab. Bandung BaratRp 56,000,000
22 October 2025Jasa Konsultansi Assesment Pusat DataKab. KendalRp 40,000,000
25 January 2023Belanja Kawat/Faksimili/Internet/Tv Berlangganan,belanja Alat /Bahan Untuk Kegiatan Kantor -Bahan KomputerKota BandungRp 35,435,196