| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0015624208805000 | Rp 178,074,747 | 92.93 | 94.34 | - | |
| 0761521350801000 | - | 72.3 | - | Tidak memenuhi ambang batas unsur kualifikasi tenaga ahli | |
CV Mianz Innovations Corp | 01*8**8****14**0 | - | - | - | Tidak memenuhi Memenuhi ambang batas nilai kualifikasi teknis |
| 0764087441814000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas sub unsur pengalaman mengerjakan pekerjaan sejenis berdasarkan subklasifikasi: | |
| 0764144135814000 | - | 68.34 | - | Tidak memenuhi ambang batas unsur kualifikasi tenaga ahli | |
| 0733685341804000 | - | - | - | Peserta tidak mengirimkan Persyaratan Kualifikasi (SBU dengan Kualifikasi Usaha Kecil serta disyaratkan Subklasifikasi RK002 Jasa Rekayasa Pekerjaan Teknik Sipil Sumber Daya Air dan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko NIB berbasis resiko dengan KBLI 71102 Aktivitas Keinsinyuran dan Konsultasi Teknis YBDI ) sampai batas akhir waktu yang telah ditentukan | |
| 0026430330804000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi sesuai jadwal | |
| 0821454352643000 | - | - | - | - | |
Dini Sharfina Anas,st | 76*2**5****40**2 | - | - | - | - |
| 0809522089814000 | - | - | - | - | |
| 0953373834802000 | - | - | - | - | |
CV Sharfina_consultant | 08*2**0****14**0 | - | - | - | - |
CV Karya Manakarra | 00*7**5****14**0 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Sungai merupakan salah satu sumber air yang paling pokok diantara
berbagai sumber air lainnya. Seiring dengan perkembangan manusia maka
kebutuhan akan air semakin meningkat. Dengan meningkatnya kebutuhan
manusia akan air acapkali manusia kurang memperhitungkan faktor dampak
yang mungkin saja terjadi akibat eksplorasi yang tidak terkontrol.Banjir dan
longsor pada saat musim penghujan serta kekeringan pada saat musim
kemarau seakan menjadi hal yang biasa terjadi akhir-akhir ini. Untuk
pengelolaan sungai agar bisa berfungsi sesuai dengan kebutuhan maka
dibangun prasarana fisik sungai dan fasilitas pendukungnya yang meliputi
antara lain: bangunan pengambilan air, bangunan pengendali banjir, bangunan
pengendali sedimen, bangunan pelindung dan perkuatan tebing sungai, dan
bangunan serta peralatan pemantau data hidroklimatologi. Prasarana Sungai
yang telah banyak dibangun oleh Pemerintah dalam rangka meningkatkan
fungsi sungai dengan tujuan dapat memenuhi kebutuhan air. Berangkat dari
hal di atas maka diperlukan suatu kegiatan inventarisasi sungai untuk
mengetahui jumlah sungai yg menjadi sumber air dan yang bersinggungan
dengan Daerah Irigasi kewenangan provinsi Sulawesi Barat.
Penyusunan Pola dan Rencana Pengelolaan Wilayah Sungai Kewenangan
Provinsi pada dasarnya harus bertitik tolak (mengacu) kepada peraturan
perundangan maupun kebijakan yang berlaku diantaranya adalah sebagaimana
berikut:
a. Undang- Undang (UU) nomor : 11 tahun 1974 tentang Pengairan
b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 42 tahun 2008 tentang
Pengelolaan Sumber Daya Air
c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2012 Tentang
pengelolaan Daerah Aliran Sungai
d. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 14/PRT/M/2011 Peraturan
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tentang Pedoman
Pelaksanaan Kegiatan Kementerian Pekerjaan Umum yang Merupakan
Kewenangan Pemerintah dan Dilaksanakan Sendiri
Maksud pekerjaan Penyusunan Pola dan Rencana Pengelolaan Wilayah
Sungai Kewenangan Provinsi adalah mendata sungai yang menjadi sumber air
dan bersinggugan dengan Daerah Irigasi Kewenangan Provinsi Sulawesi Barat.
Tujuan dari pekerjaan ini adalah :
1. Tujuannya adalah untuk mendapatkan data –data serta Jumlah sungai yang
menjadi sumber air dan bersinggungan dengan Daerah Irigasi Kewenangan
Provinsi yang terukur dan komprehensif sebagai bahan data base Provinsi
Sulawesi Barat.
2. Menjadikan data – data inventarisir sebagai bahan dasar informasi publik
dan menjadi dasar pengambilan kebijakan -kebijakan teknis dalam
pembangunan infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Secara umum ruang lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan adalah
seluruh kegiatan/pekerjaan pengumpulan data penunjang, studi-studi
terdahulu, pengumpulan data lapangan meliputi : inventarisasi termasuk
penyiapan data, laporan-laporan, gambar-gambar dan lain-lain dengan tetap
mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan. Dengan tetap berpedoman pada
dasar pendekatan dan metodologi pelaksanaan agar memperoleh hasil yang
maksimal.