Biaya Penyambungan Listrik Hemat Dan Murah (Lhm)

Tender Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 8826263
Status: Tender Gagal
Date: 11 July 2024
Year: 2024
KLPD: Provinsi Sulawesi Barat
Work Unit: Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 359,640,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 359,640,000
RUP Code: 51985813
Work Location: Polewali Mandar (Kab.) - Polewali Mandar (Kab.)|Mamuju Tengah (Kab.) - Mamuju Tengah (Kab.)|Mamuju (Kab.) - Mamuju (Kab.)
Participants: 10
Applicants
Reason
0903815603922000--
0635337330822000Rp 351,621,360# Tidak melampirkan NIB dan NPWP kantor cabang perusahaan
0810919100814000--
PT Pratomo Putra Teknik
09*5**3****02**0--
0427779426814000--
PT Wido Gatrik Solution
09*7**8****01**0--
CV Lectio Divina
0748238391813000--
0032237240643000--
PT Paraikatte Karya Mandiri
0022168991804000--
0657953592809000--
Attachment
PEMERINTAH  PROVINSI SULAWESI BARAT                    
            DINAS   ENERGI   DAN  SUMBER    DAYA   MINERAL                
          Jalan H. Abd. Malik Pattana Endeng, Rangas, Simboro dan Kepulauan, Mamuju 91512
                Laman: www.esdm.sulbarprov.go.id, Pos-el: esdm@sulbarprov.go.id
                                                                          
                                                                          
                         URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                         
                                                                          
             BIAYA PENYAMBUNGAN  LISTRIK HEMAT DAN MURAH (LHM)            
                                                                          
                                                                          
Sulawesi Barat pada Tahun 2023 Rasio Elektrifikasi PLN yaitu sekitar 88,50% dan untuk Rasio
                                                                          
keseluruhannya sekitar 98,71% termasuk rumah tangga yang menggunakan genset dan masyarakat
yang menggunakan pembangkit energi baru terbarukan seperti PLTS dan PLTMH (off Grid).
Rendahnya Rasio Elektrifikasi di Sulawesi Barat di pengaruhi oleh banyak faktor seperti penyebaran
penduduk yang tidak merata, beberapa penduduk yang bermukim di pulau-pulau kecil di sekitar garis
pantai Sulawesi Barat, pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat tinggi mengingat provinsi ini
merupakan daerah yang baru berkembang, serta faktor yang sangat mempengaruhi adalah masih
minimnya infrastruktur ketenagalistrikan itu sendiri serta infrastruktur pendukung lain seperti akses
jalan menuju lokasi sehingga sangat berpotensi menghambat peningkatan pembangunan jaringan
listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di daerah terpencil termasuk masyarakat
yang berada di kepulauan di sekitar garis pantai Sulawesi Barat.          
                                                                          
Dalam rangka peningkatan Rasio Elektrifikasi (RE) dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi
listrik, pemerintah telah melakukan langkah-langkah yang konkrit seperti pembangunan pembangkit
listrik Energi Baru Terbarukan, memberikan dukungan penuh dan tetap berkoordinasi dengan PT.
PLN dalam mengidentifikasi Desa Dusun yang belum berlistrik dengan tetap mempertimbangkan
kondisi akses ke lokasi yang dimaksud dan bantuan pemasangan listrik gratis bagi masyarakat tidak
mampu.                                                                    
                                                                          
Sehubungan dengan hal tersebut pada Tahun Anggaran 2024, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat
dalam hal ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral akan melaksanakan pekerjaaan “Belanja Biaya
Penyambungan Listrik Hemat dan Murah (LHM)” guna memberikan bantuan pemasangan listrik
kepada masyarakat tidak mampu di Provinsi Sulawesi Barat