| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0211327077525000 | - | - | |
PT Aannemer Stoera Corp | 04*9**8****07**0 | - | - |
| 0019542026421000 | Rp 406,406,406 | Tidak menghadiri undangan Klarifikasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga sehingga menggugurkan penawaran sesuai ketentuan IKP No. 28.13 Evaluasi Teknis huruf e. Dalam hal klarifikasi dilakukan kepada peserta, peserta yang tidak hadir atau tidak memberikan tanggapan atas permintaan klarifkasi, maka menggugurkan penawaran. | |
| 0639420561542000 | - | - | |
| 0626732408542000 | - | - | |
| 0665384996526000 | - | - | |
PT Alaska Zayden Xavier | 10*0**0****17**2 | - | - |
| 0618228027532000 | - | - | |
CV Inti Cipta Konstruksi | 04*6**7****32**0 | - | - |
CV Putra Kenanga Jaya | 04*3**9****27**0 | - | - |
| 0845426444211000 | - | - | |
| 0902361971542000 | - | - | |
| 0026826370542000 | - | - | |
PT Albirru Pesona Mahardika | 03*3**7****21**0 | - | - |
CV Arshaka Gavrila Xavier | 05*2**9****29**0 | - | - |
| 0415249572432000 | - | - | |
| 0027851716654000 | - | - | |
| 0722917010526000 | - | - | |
CV Adjie Karya Sejahtera | 04*9**0****26**0 | - | - |
| 0764233888527000 | - | - | |
| 0020827044526000 | - | - | |
| 0015154008526000 | - | - | |
CV Raka Raka Madura | 02*5**4****44**0 | - | - |
| 0720727270542000 | - | - | |
CV Mandawe | 00*8**1****15**0 | - | - |
| 0421636226121000 | - | - | |
CV Bhirawa Putra Mandiri | 09*9**6****28**0 | - | - |
| 0014446082528000 | - | - | |
| 0027551035543000 | - | - | |
| 0967217878435000 | - | - | |
| 0015151863526000 | - | - | |
CV Zahra Artha Kusuma | 10*1**1****88**4 | - | - |
PT Simfoni Event Organizer | 05*6**3****26**0 | - | - |
METODE PELAKSANAAN
PENGADAAN DAN PEMASANGAN
SYNTHETIC RUBBER ATHLETIC
TRACK JASA PELAKSANA
KONSTRUKSI TIPE 9.1
BAB. 1. PENDAHULUAN
BAB. 2. METODE PENYELESAIAN PEKERJAAN
BAB. 3. URAIAN PEKERJAAN UTAMA
BAB. 4. URAIAN PEKERJAAN PENUNJANG
BAB. 5. PENUTUP
METODE PELAKSANAAN
PEKERJAAN : PENGADAAN DAN PEMASANGAN SYNTHETIC RUBBER ATHLETIC TRACK
JASA PELAKSANA KONSTRUKSI TIPE 9.1
LOKASI : Kota Surakarta
TAHUN ANGGARAN : 2025
BAB 1. PENDAHULUAN
1. LATAR BELAKANG
Latar belakang Paket Pekerjaan PENGADAAN DAN PEMASANGAN SYNTHETIC RUBBER ATHLETIC
TRACK JASA PELAKSANA KONSTRUKSI TIPE 9.1 adalah untuk memberikan fasilitas dalam Pendidikan
khusus olahraga. Dengan ada nya Pembangunan PENGADAAN DAN PEMASANGAN SYNTHETIC
RUBBER ATHLETIC TRACK JASA PELAKSANA KONSTRUKSI TIPE 9.1 menciptakan siswa untuk
menunjang aspek olahraga.
2. MAKSUD DAN TUJUAN
a. Maksud
Mendapatkan penyedia jasa konstruksi yang mampu dan berpengalaman dalam membangun, sesuai
dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis serta tepat waktu.
b. Tujuan
Pembangunan konstruksi segera terwujud sesuai time schedule.
3. TARGET DAN SASARAN
a. Target.
Dengan direhabnya bangunan sekolah ini diharapkan tersedianya gedung sekolah yang layak, baik dari
segi konstruksi maupun estetika sehingga dapat menunjang kelancaran dan kenyamanan dalam
kegiatan pelayanan pendidikan kepada murid-murid.
b. Sasaran
Proses Kegiatan perdagangan dapat dilaksanakan dengan nyaman dan aman.
4. LOKASI
Lokasi pekerjaan berada di Kota Surakarta
5. LINGKUP PEKERJAAN
PEKERJAAN PERSIAPAN
Pembersian Lapangan
Biaya Penerapan SMKK
PEKERJAAN LANSCAPE
Pek. Synthetic Rubber Track Lengkap Dengan garis Track
Pek. Beton
- Beton K.250
- Pembesian
- Bekisting
Pas. Pipa PVC AW 1 inch
BAB 2. METODE PENYELESAIAN PEKERJAAN
Dalam melaksanakan sebuah pekerjaan terdapat berbagai metode dalam penyelesaiannya, berikut ini kami
memberikan berbagai metode pelaksanaan dalam menyelesaikan pekerjaan PENGADAAN DAN
PEMASANGAN SYNTHETIC RUBBER ATHLETIC TRACK JASA PELAKSANA KONSTRUKSI TIPE 9.1.
Berikut ini kemungkinan kendala yang terjadi selama pelaksanaan Pekerjaan PENGADAAN DAN
PEMASANGAN SYNTHETIC RUBBER ATHLETIC TRACK JASA PELAKSANA KONSTRUKSI TIPE 9.1
Kota Surakarta Tahun Anggaran 2025 :
1. Pada pelaksanaan lintasan lari, kemungkinan akan kesulitan dalam pelapisan.
2. Pada pelaksanaan pekerjaan kemungkinan akan terjadi kekurangan tenaga kerja diakibatkan banyaknya
proyek yang sudah berjalan sehingga juga menyerap banyak tenaga kerja.
Solusi yang bisa dilakukan :
1. Sebelum pelapisan lubang yang untuk di grouting terlebih dahulu agar lapisan lintasan lari bisa lurus dan
tidak berlubang .
2. Harus mendatangkan tenaga kerja dari luar kota seperti Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, Sragen,
Purwodadi, Pati dll untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja dan apabila diperlukan untuk mengejar
target waktu harus melaksanakan system kerja lembur sampai malam.
Demikian sedikit penjelasan kemungkinan kendala yang akan terjadi dan rencana solusi yang bisa
dikerjakan untuk mengatasi kendala tersebut.
Rencana Penanganan Dampak Pelaksanaan Pekerjaan
Dari waktu ke waktu selama pelaksanaan pekerjaan, harus memelihara jalan kerja dan jalan masuk proyek
agar selalu layak dilalui sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat
disekitarnya maupun masyarakat lain yang juga memerlukan dan melewati jalan tersebut.
Lokasi pekerjaan ini adalah di lokasi Kota Surakarta yang merupakan lingkungan yang agak ramai karena
terlalu dekat dengan penduduk dan ditepi jalan kampung, untuk itu pada waktu pelaksanaan pekerjaan harus
benar-benar berusaha semaksimal mungkin mengurangi suara kegaduhan mesin ataupun alat kerja yang
lain sehingga tidak mengganggu masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.
BAB 3. URAIAN PEKERJAAN UTAMA
Metode pelaksanaan merupakan proses tahapan pelaksanaan pekerjaan di lapangan, sehingga diharapkan
seluruh proses pelaksanaan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.
Mengingat jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang direncanakan selama 45 hari kalender. maka dapat
disampaikan tahapan pelaksanaan pekerjaan sebagai berikut :
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
Pembersihan Lapangan
Pembersihan lokasi dengan jalan membersihkan daerah kerja yang ada di lokasi pekerjaan tersebut,
sehingga lapangan pekerjaan terlihat bersih dan aman. Semua material yang tidak diperlukan untuk
menunjang pekerjaan tersebut harus dibuang dari areal lokasi pekerjaan sesuai dengan petunjuk Direksi
Pekerjaan.
Uitzet dan pengukuran
Uitzet pengukuran dilaksanakan setelah pembersihan lokasi, diukur bersama dengan direksi lapangan,
konsultan perencana, konsultan pengawas, pelaksana dari kontraktor serta dinas yang terkait. Pada uitzet
pengukuran, sekalian ditentukan titik pengambilan + 0,00 lintasan dan mengatur kemiringan track agar air
tidak menggenang di atas lintasan.
Papan Nama Proyek
Papan nama kegiatan berjumlah 1 buah, dengan ukuran sesuai dengan petunjuk Pengawas Lapangan.
Papan nama proyek supaya dipasang di sekitar lokasi pekerjaan sebagai salah satu identifikasi sifat dari
pekerjaan tersebut. Agar dapat memberikan informasi kepada masyarakat umum bahwa di lokasi tersebut
sedang dilaksanakan pekerjaan Pembangunan groundtank pasar rejosari
Sewa Gudang / barak kerja
Menyiapkan direksi keet dan gudang untuk matrial dan peralatan. Direksi dan gudang material harus
dipelihara dan dijaga sehingga bahan material yang akan dipakai tidak rusak atau hilang saat akan
digunakan, untuk pelaksanaan dilapangan kita akan menyewa rumah salah satu warga untuk kita gunakan
sebagai Direksi keet dan Gudang.
Mobilisasi
Mobilisasi adalah pengangkutan/ pengadaan sarana pelaksanaan pekerjaan yaitu personil, peralatan, dan
bahan yang akan digunakan atau ditempatkan dilapangan berdasarkan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang
disampaikan kepada Pengguna Jasa. Untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan tersebut penyedia jasa
supaya menyiapkan rencana jalan, jika perlu melakukan pembebasan tanah guna pembuatan jalan masuk
/ keluar mobilisasi sarana, peralatan, bahan dan personil dilapangan. Dalam pelaksanaan mobilisasi tersebut
penyedia jasa berkoordinasi dengan pengguna jasa, instansi pemerintah setempat yang berwenang
terhadap penggunaan dan perijinan jalan yang digunakan untuk memasuki area pekerjaan. Penyedia jasa
harus melakukan perbaikan terhadap jalan lingkungan yang rusak akibat mobilisasi pada pekerjaan tersebut.
APD (Alat Perlindungan Diri)
Berbagai jenis perlengkapan kerja standar untuk melindungi pekerja dalam bekerja antara lain sebagai
berikut :
1) Safety helmet, yang berguna untuk melindungi kepala dari benturan benda keras selama
mengoperasikan atau memelihara alat.
2) Safety shoes, yang akan berguna untuk menghindarkan terpeleset karena licin atau melindungi kaki dari
kejatuhan benda keras dan sebagainya.
3) Pelindung mata, berguna melindungi mata dari bahaya seperti percikan bahan kimia, partikel, panas, dan
cahaya.
4) Masker, diperlukan pada medan yang berdebu meskipun ruang operator telah tertutup rapat, masker ini
dianjurkan tetap dipakai.
5) Sarung tangan, dibutuhkan pada waktu mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan bahan yang
keras, misalnya membuka atau mengencangkan baut dan sebagainya.
6) Rompi, berguna untuk mengurangi dampak akibat kontak dengan benda lain yang berbahaya dan
mengetahui dengan mudah keberadaan pekerja.
P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) dan BPJS Ketenagakerjaan
Untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan pekerjaan harus melakukan pengadaan alat-
alat keselamatan kerja sesuai standar K3 minimal, semua tenaga kerja menggunakan helm pengaman,
sepatu boad dan sarung tangan dalam melakukan proses pekerjaan. Penanganan kesehatan harus
disiapkan selalu kotak P3K di lapangan, sehingga sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja maka
penanganan pertolongan pertama bisa dilakukan secepatnya, setiap tenaga kerja dijaminkan kepada BPJS
Tenaga Kerja, BPJS segera diurus di awal pelaksanaan pekerjaan.
B. PEKERJAAN LANSCAPE
1) Pekerjaan Beton
Berupa pengerjaan tutup beton langkah pertama dikerjakan beton yang diikuti dengan begesting, Kemudian
diikuti dengan pembesian dan setelah selesai semua, akan dilakukan pengecoran dengan sitemix.
a. Pekerjaan Begesting
Jenis pekerjaan : Pekerjaan begesting
Bahan : Triplek 18 mm, Kaso 4/6, Kaso 5/7, paku, Bambu
Alat : Scaffolding, safoot, palu, gergaji, Bambu, dll
Tenaga : Tenaga manusia – Tukang kayu
Cara Pelaksanaan :
Pemasangan begesting ini dikerjakan sebelum pelaksanaan cor beton, dikerjakan sesuai bentuk dan ukuran
yang tertera dalam gambar rencana. Begesting ini dikerjakan dengan memakai bahan multipleks berkwalitas
baik dan yang diberi perkuatan rangka kayu ukuran 4/6 dan 5/7 dan disesuaikan dengan bentuk dan ukuran
yang dikehendaki pada gambar rencana. Pemasangan begesting dibuat sedemikian rupa agar cukup kuat
untuk menahan beban cor yang dicetak. Sambungan triplek diusahakan rapat dan tidak berlubang, agar air
semen tidak bocor dan mengalir keluar sehingga kualitas beton tetap terjaga dengan baik sesuai mix design.
b. Pekerjaan Pembesian
Jenis pekerjaan : Pembesian
Bahan : Besi beton, bendrat
Alat : Bar bender, bar cutter, kunci besi, dll
Tenaga : Tenaga manusia
Cara Pelaksanaan :
Besi yang dirangkai harus memenuhi sepesifikasi teknis, tidak boleh karatan dan lurus dari pabrik.
Mendapatkan ijin dari direksi untuk penggunaan besi tersebut. Besi tulangan dipotong sesuai dengan
kebutuhan. Besi yang telah dipotong dirangkai dengan menggunakan kawat bendrat yang diikatkan kuat
pada pertemuan rangkaian besi yang dipasang, pekerjaan ini harus mendapatkan persetujuan direksi.
Apabila sudah mendapatkan persetujuan maka diambil foto untuk dukungan dokumentasi dan pengecoran
siap dilaksanakan.
c. Pekerjaan beton
Jenis pekerjaan : Pekerjaan beton
Bahan : Pasir beton, Semen Pc, Split 2/3, air (readymix)
Alat : Beton molen, cangkul, ember, dll
Tenaga : Tenaga manusia
Cara Pelaksanaan :
Pekerjaan Beton ini meliputi beton tutup dikerjakan dengan Mutu K.250 atau sesuai yang disyaratkan untuk
pekerjaan konstruksi, dibuktikan dengan uji kuat tekan beton dengan pembesian sesuai dengan gambar
yang telah ditentukan. Sebelum pekerjaan pengecoran dilakukan, harus melakukan pengujian terlebih
dahulu kuat tekan beton, dan uji tarik besi tulangan dilab, beton perlu perawatan ekstra yaitu dengan cara
disiram air secara rutin. Sehingga tidak terjadi pengeringan secara mendadak dan didapat mutu beton
sensuai yang diinginkan.
4) Pekerjaan Synthetic Rubber Track Lengkap Dengan garis Track
Jenis pekerjaan : Pekerjaan Synthetic Rubber Track Lengkap Dengan garis
Track
Bahan : SBR, EPDM
Alat : Sesuai dengan kebutuhan
Tenaga : Tenaga manusia
Cara Pelaksanaan :
Pelapisan lintasan lari terdiri dari lapisan SBR dan EPDM dengan butiran 0,5 mm – 1,5 mm dengan perekat
binder polyurethane, system aplikasi sandwich system cor in situ dengan ketebalan 13 mm – 15 mm
BAB 4. URAIAN PEKERJAAN PENUNJANG
Metode Management mutu
Untuk memenuhi standart mutu yang telah ditetapkan dalam dokumen, maka penyedia jasa mencoba
membuat metode management mutu sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan dari awal sampai
akhir, dan diharapkan dengan mengacu metode ini hasil dari pelaksanaan pekerjaan dapat sesuai
dengan spesifikasi teknis yang sudah disepakati bersama.
a) Informasi tentang penyedia jasa
Nama Penyedia Jasa : ……………………………………………………….
Alamat : ……………………………………………………………
Direktur : …………………………………………
b) Organisasi kerja penyedia jasa
DIREKTUR
SITE MANAGER ADMINISTRASI
QUALITY CONTROL SITE ENGINERING AHLI K3 LOGISTIK
JURU UKUR JURU GAMBAR PELAKSANA LISTRIK PELAKSANA GEDUNG
MANDOR MANDOR
c. Uraian tugas dan tanggung jawab pelaksanaan pekerjaan
Direktur
Memimpin dan mengatur perusahaan
Bertanggung jawab terhadap mutu pekerjaan sesuai spesifikasi terknik yang tercantum dalam kontrak
Melaksanakan intruksi dari pengguna jasa dalam pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan kontrak.
Bertanggung jawab terhadap baik mutu maupun administrasi pekerjaan secara penuh kepada
pengguna jasa.
Site Manager
Membuat program pelaksanaan pekerjaan dengan acuan time schedule.
Mengarahkan stafnya dan membuat kebijaksanaan-kebijaksaan untuk kelancaran pelaksanaan
pekerjaan.
Bersama-sama dengan stafnya melaksanakan pekerjaan dengan selalu memperhatikan saran /
perintah Direksi dan sesuai dengan spesifikasi teknik.
Bertanggung jawab kepada Direktur Perusahaan.
Site Engineer
Membantu Proyek Manager dalam pembuatan program pelaksanaan pekerjaan dengan acuan time
schedule.
Mengkoordinir semua personil dibawahnya.
Mengarahkan stafnya dan membuat kebijaksanaan-kebijaksaan untuk kelancaran pelaksanaan
pekerjaan.
Bertanggung jawab kepada Direktur Perusahaan lewat Kepala Proyek.
Quality Control
Membantu Kepala Proyek dalam menjalankan tugas untuk memperlancar pekerjaan serta menjamin
kualitas pekerjaan baik waktu, mutu serta biaya.
Menyiapkan data dan laporan hasil quality control.
Melaksanakan evaluasi terhadap pekerjaan dilapangan.
Memberikan masukan dan saran kepada Kepala Proyek.
Bertanggung Jawab kepada Direktur melalui Kepala Bagian Teknik.
Kepala Pelaksana
Membantu Kepala Proyek dalam melaksanakan pekerjaan dalam bidang konstruksi agar sesuai
dengan rencana.
Mengarahkan mandor dan pekerja untuk bekerja dengan efisien dengan hasil yang baik dan diterima
Direksi.
Melaksanakan saran dan perintah Direksi untuk kelancaran pekerjaan.
Membuat laporan harian dan mingguan pelaksanaan pekerjaan.
Bertanggung jawab kepada Site Manager.
Pelaksana
Membantu kepala pelaksana teknis dalam melaksanakan pekerjaan dalam bidang konstruksi agar
sesuai dengan rencana.
Mengarahkan mandor dan pekerja untuk bekerja dengan efisien dengan hasil yang baik dan diterima
Direksi.
Melaksanakan saran dan perintah Direksi untuk kelancaran pekerjaan.
Bertanggung jawab kepada Kepala Proyek melalui Site Manager.
Logistik
Membantu Kepala Bagian Teknik dalam bidang logistik.
Pengadaan Material sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan spesifikasi teknik.
Pengadaan peralatan yang akan dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan disesuaikan dengan
kapasitas dan jumlah.
Menjaga kelancaran logistik dan mengontrol logistik agar pekerjaan dapat lancar.
Bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Teknik
Juru Ukur/Surveyor
Membantu Kepala Bagian Teknik dalam bidang pengukuran lahan.
Melaksanakan pekerjaan pengukuran dan pemasangan bouwplank.
Bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Teknik.
Juru Gambar
Membantu Kepala Bagian Teknik dalam membuat gambar.
Membuat Gambar Konstruksi dan Gambar Purna Bangun.
Bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Teknik.
Administrasi
Membantu Direktur melalui Kepala Proyek dalam bidang Administrasi keuangan.
Membantu Direktur dalam pengadaan tenaga kerja
Melaksanakan pengadaan Alat kantor.
Melaksanakan penarikan termijn
Membantu dalam proses pengadaan tenaga kerja, pengadaan alat kantor dan penarikan termijn
Bertanggung jawab kepada Site Manager
d. Prosedur pelaksanaan pekerjaan
Selaku penyedia jasa harus melaksanakan pekerjaan Pembangunan groundtank pasar rejosari sesuai
dengan spesifikasi teknis dan selalu berpedoman pada gambar kerja supaya tidak terjadi kekeliruan, dan
meminta ijin setiap akan melaksanakan pekerjaan yang dibuat di dalam buku request. Setiap saran dan
teguran dari pengawas baik secara lisan ataupun pada buku direksi harus akan selalu ditindaklanjuti supaya
pekerjaan dapat berjalan dengan baik.
e. Prosedur instruksi dan inspeksi kerja
Selaku penyedia jasa harus menginstruksikan kepada petugas di lapangan untuk selalu berkoordinasi dengan
baik agar supaya pekerjaan dapat berjalan dengan lancar. Setiap kelompok tenaga kerja dilapangan akan
dikoordinir oleh seorang mandor, jadi kemungkinan akan ada beberapa mandor dengan masing – masing
kelompok kerja. Para mandor akan di koordinir oleh pelaksana dan pelaksana bertanggung jawab kepada site
manager.
Rencana Penanganan Kesehatan dan Keselamatan Kerja ( K3)
Untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja di lingkungan pekerjaan, harap melakukan pengadaan alat-
alat keselamatan kerja sesuai standar K3 minimal semua tenaga kerja menggunakan helm pengaman,
sepatu boad dan sarung tangan dalam melakukan proses pekerjaan, Penanganan kesehatan harus
disiapkan selalu kotak P3k, selalu siap di lapangan, sehingga sewaktu-waktu terjadi kecelakaan kerja maka
penanganan pertolongan pertama bisa dilakukan secepatnya, setiap pekerja harus dijaminkan kepada
Asuransi Tenaga Kerja ( ASTEK ), Astek segera diurus di awal pelaksanaan pekerjaan.
Penyerahan Pertama Pekerjaan (PHO)
Setelah pekerjaan mencapai progress 100% maka diserah terimakan kepada pihak pemberi pekerjaan
(Owner) sebelumnya diadakan pemeriksaan pekerjaan sehingga pekerjaan benar-benar telah selesai dan
dapat diterima dengan baik.
Rencana Pemeliharaan Pekerjaan
Setelah pekerjaan diserahkan, maka pemeliharaan pekerjaan tersebut masih menjadi tanggungjawab
penyedia jasa selama 180 hari (kalender), Apabila dalam kurun waktu tersebut terjadi kerusakan akibat
pekerjaan yang kurang sempurna maka penyedia jasa siap untuk memperbaiki hingga dapat diterima oleh
pihak pemberi pekerjaan (Owner).
Dalam masa pemeliharaan ini untuk seluruh pekerjaan selalu diadakan pemeriksaan dan monitoring di
lapangan, sehingga apabila terjadi perubahan atau kerusakan dapat dengan segera dilakukan antisipasi
penanganan atau perbaikan – perbaikan, sehingga tidak terjadi hal – hal / kondisi yang tidak diinginkan.
Dalam masa pemeliharaan ini selalu dipersiapkan tenaga yang melakukan pemeliharaan di lapangan.
Setelah selesai masa pemeliharaan selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender, maka penyedia jasa
ajukan ke direksi pengawas untuk diadakan pemeriksaan penyerahan kedua pekerjaan dan bilamana dalam
pemeriksaan ada hal – hal yang belum sempurna, maka akan diselesaikan dengan segera. Sehingga
pekerjaan betul – betul sempurna sesuai dengan rencana dan dapat sepenuhnya dilakukan penyerahan
kedua pekerjaan tersebut.
Demikian metode pelaksanaan ini kami sampaikan dengan harapan proses pekerjaan di lapangan dapat
berjalan lancar sesuai dengan rencana kerja sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal
dan memenuhi standar tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran.
BAB.5 PENUTUP
Dengan metode pelaksanaan di atas, diharapkan pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan sesuai dengan
spesifikasi teknik, Semoga dengan pelaksanaan pekerjaan PENGADAAN DAN PEMASANGAN
SYNTHETIC RUBBER ATHLETIC TRACK JASA PELAKSANA KONSTRUKSI TIPE 9.1 ini sangat
bermanfaat bagi masyarakat di daerah tersebut.
Demikian metode pelaksanaan ini kami buat sebagai pedoman pelaksanaan kerja di lapangan, sehingga
hasil pekerjaaan kami dapat memenuhi standar tepat mutu, tepat waktu dan tepat guna.
Surakarta, 2025
Dibuat
KEPALA DINAS PENDIDIKAN
KOTA SURAKARTA
Selaku
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
DWI ARIYATNO, S.STP, M.A.P.
NIP. 19780309 199711 1 001