| 0015033970107000 | Rp 486,980,068 | |
PT Atjeh Lon Makmu | 00*5**0****01**0 | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
REHAB PUSKESMAS MAMAS
I. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup dalam pekerjaan ini meliputi :
Rehab Puskesmas Mamas:
A. Pekerjaan Site Work
B. Pekerjaan Beton Bertulang
C. Pekerjaan Atap
D. Pekerjaan Plafond
E. Pekerjaan Pengecatan
F. Pekerjaan Intalasi Listrik
G. Pekerjaan Lain - lain
H. Pekerjaan Taman dan Landscape
II. METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN
A. PEKERJAAN PERSIAPAN ( SITE WORK )
1) Pengukuran Bowplank
Pekerjaan pengukuran ini merupakan pengukuran eksisting bangunan yang akan rehab
dengan melakukan pengukuran secara detail, akurat. Pekerjaan ini dilakukan untuk
memperoleh informasi kondisi eksisting, dengan Referensi gambar kerja desain.
Dimensi elevasi yang tertera dalam gambar dituangkan dilapangan, dengan
menggunakan alat ukur. Selanjutnya semua data pengukuran dicatat dan hasil
pengukuran.
Peralatan yang digunakan : Meteran, papan survey.
2) Pembongkaran
Persiapan
Pembongkaran
Persiapan lahan .
Persiapan material kerja, antara lain : semen, pasir, air , Kayu mall dll.
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : Bodem 5 kg, Linggis, Martil, dll.
Pekerjaan Pembongkaran dilakukan oleh Pekerja Yang berpengalaman Agar Tidak
Menimbulkan Cidera.
3) Mobilisasi dan Demobilisasi
Mobilisasi
Mobilisasi bertujuan untuk mengadakan/ mendatangkan peralatan, personil, dan
perlengkapan untuk melaksanakan semua item pekerjaan di lapangan, dan
mengembalikan pada keadaan yang diinginkan sesuai dengan gambar kerja.
Dalam Pelaksanaan Proyek ini Mobilisasi dan Demobilisasi Peralatan yang dilakukan
terdiri dari : Dump truck 3,5 m3, Concrete Mixer/ Molen, Pick Up, Alat Pertukangan
Personil terdiri dari: Kepala Proyek, Site Manager, Koordinator K3, Logistik.
Demobilisasi
Pekerjaan ini merupakan pekerjaan pengembalian dan pemindahan peralatan yang telah
dipergunakan. Dan mengembalikan kondisi lapangan yang telah digunakan sebagai
tempat penyimpanan alat, barak pekerja, gudang, dan lain sebaginya kembali ke kondisi
awal.
4) Papan Nama Proyek
Papan nama proyek dibuat pada bidang datar yang berukuran standard dan tulisannya
mudah dibaca, papan nama tersebut di pajang pada lokasi pembangunan
Peralatan yang digunakan : Gegaji, Palu, Cangkul
5) Pemasangan pagar sementara dari seng gelombang rangka kayu tinggi 2 meter
Pekerjaan Ini Dimaksudkan Sebagai Pembatas Bagi Kegiatan Kontruksi Terhadap
Lingkungan Sekitar Agar Terhindar Dari Kecelakaan .
6) Administrasi dan Dokumentasi
Administrasi
Selanjutnya dengan dokumentasi yang ada dilakukan proses administrasi terhadap
semua pekerjaan termasuk bukti progres kerja. Shop Drawing, adalah gambar kerja yang
menjadi acuan pelaksanaan dalam mengerjakan suatu pekerjaan dan dibuat setelah
gambar kerja dari konsultan perencana mendapat persetujuan dan pengesahan.
Dokumentasi
Pelaksanaan pekerjaan dokumentasi dilakukan sejak awal akan dimulai pelaksanaan
pekerjaan, selama masa pelaksanaan pekerjaan dan pada pelaksaan pekerjaan. Pelaksana
pekerjaan diwajibkan membuat dokumentasi kegiatan pelaksanaan pekerjaan yang
diwujudkan dalam bentuk photo dokumentasi. Photo dokumentasi pekerjaan tersebut
harus bisa memberikan gambaran secara lengkap dan menyeluruh mengenai kegiatan
pelaksanaan sejak dari awal hingga akhir pelaksanaan pekerjaan, sehingga secara
kronologi bisa menjadi satu gambaran tujuan yang akan dicapai oleh kegiatan tersebut.
Photo dokumentasi dilaksanakan pengambilannya dari tiga titik tetap yang berbeda atau
sesuai dengan pengarahan Direksi pekerjaan dan harus bisa memberikan gambaran
secara garis besar kegiatan pelaksanaan seluruh pekerjaan. Pelaksanaan pengambilan
photo dokumentasi tersebut dilakukan pada kondisi tahap kegiatan pelaksanaan
pekerjaan (Shop Drawing).
Tahapan pelaksanaan kegiatan dokumentasi pekerjaan :
Saat awal / sebelum dimulai pelaksanaan pekerjaan 0%;
Saat pelaksanaan pekerjaan mencapai prestasi 25 %;
Saat pelaksanaan pekerjaan mencapai prestasi 50%;
Saat pelaksanaan pekerjaan mencapai prestasi 75%;
Saat pelaksanaan pekerjaan selesai atau telah mencapai prestasi 100%.
Peralatan yang digunakan : Kamera.
B. PEKERJAAN BETON BERTULANG
1) Pekerjaan Beton Bertulang
Persiapan
Persiapan lahan kerja.
Persiapan material kerja, antara lain : dan mutu sedang f'c 21 MPa, slump (100 ±
25) mm, besi beton, kawat beton, semen PC, pasir, multiplek/ papan, paku,
minyak bekesting, balok kaso, dll.
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : concrete mixer/ molen, meteran, gergaji,
raskam, jidar, benang, selang air,pompa air, kereta sorong, ember cor dll.
Besi Tulangan
Pelaksanaan pekerjaan besi tulangan memerlukan tempat yang cukup luas untuk
menaruh, memotong besi beton dan membengkoknya sehingga sesuai dengan
gambar kerja.
Besi beton yang dipakai untuk proyek ini mutu dan diameter (spesifikasi)
disesuaikan dengan gambar kerja dan RKS.
Potong dan bentuk besi beton dengan ukuran sesuai gambar kerja.
Rangkai besi beton dengan menggunakan kawat beton.
Besi beton yang telah dirakit diberi tanda sesuai dengan penempatannya, supaya
tidak membingungkan/membuang waktu untuk saat akan dipasang.
Untuk kolom, pembesian tulangan dikerjakan lebih dahulu baru setelah itu
dilanjutkan dengan pemasangan bekesting.
Untuk balok bekesting dikerjakan dahulu baru setelah itu dilanjutan dengan
pembesian tulangan
Bekisting
Bekesting dikerjakan di lokasi proyek untuk memudahkan pengukuran dan
mempercepat pelaksanaannya.
Bekesting untuk struktur beton diatas permukaan tanah seperti : sloof, kolom, balok
menggunakan bahan dari multiplek/ papan kayu dan perkuatan menggunakan
balok/kaso:
a. Potong dan bentuk multiplek/ papan kayu sesuai dengan ukuran gambar kerja.
b. Pasang dan rangkai potongan multiplek/. Papan kayu pada area struktur yang
akan dicor dengan perkuatan balok/kaso.
c. Cek bekesting jangan ada celah yang berakibat kebocoran. Pasangan bekesting
harus rapih, siku dan lurus sehingga hasil pengecoran beton dapat menghasilkan
bidang yang flat/maksimal.
Untuk kolom sebaiknya dibuatkan sepatu kolom dengan besi beton atau besi plat
siku untuk menjaga agar kolom tetap tegak lurus dan siku.
Setting (pasang) besi tulangan yang telah dirakit ke dalam bekesting.
Cek elevasi dan kerataan pemasangan bekesting.
Pengecoran Beton
Pengecoran beton dimulai setelah konsultan/direksi menyetujui untuk dilakukannya
pengecoran beton.
Periksa kekuatan acuan yang sudah dipasang / dipabrikasi, semua ukuran dan
perkuatan acuan diperiksa benar dan disahkan oleh konsultan/direksi untuk
pekerjaan selanjutnya.
Bersihkan seluruh permukaan dan lokasi pengecoran dari kotoran dan sampah.
Tuang adukan beton ke dalam area pengecoran, pada saat pengecoran adukan beton
diratakan dan dipadatkan sehingga beton dapat padat.
Hindarkan terjadinya beton setting akibat area yang akan dicor belum siap.
C. PEKERJAAN ATAP DAN PLAFOND
1) Sisip Rangka Atap Kuda-Kuda Kayu
Persiapan
Persiapan lahan kerja.
Persiapan material kerja, antara lain : Kayu Balok 6/12, Sisip Reng Kayu 5/7, Paku ,
dll.
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : meteran, gerinda, gergaji besi, bor.
Pelaksanaan Pekerjaan
Setelah Dilakukan Pembongkaran Atap Maka posisi kuda-kuda Lama Disisip Dengan
Kayu 6/12 Yang Baru,
Dilanjutkan pemasangan Penyisipan Kaki Kuda Kuda Yang Baru Serta Penyisipan
Kayu Reng 5/7
Penempatan jarak rangka Kuda-kuda Kayu Harus sesuai dengan gambar kerja.
Setalah semua rangka kuda-kuda baja Kayu terpasang, lalu pemasangan Ring Kayu
5/7 yang berjarak maksimum 60 cm (sesuai gambar kerja).
2) Penutup Atap
Persiapan
Persiapan lahan kerja.
Persiapan material kerja, antara lain : Atap Metal 0.30mm, rabung Metal,
Paku,sekrup, dll.
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : meteran, selang air, Martil,bor listrik, benang,
gerinda/ gunting seng dll.
Pelaksanaan Pekerjaan
Setelah seluruh kuda-kuda selesai dan reng terpasang dengan benar (setting)
dilanjutkan dengan pemasangan penutup atap yaitu menggunakan atap Metal
Sebelum penutup atap dipasang, semua kemiringan atap dan kelurusan akhiran reng
serta kuda-kuda diperiksa ulang, karena kalau kemiringan reng dan kuda-kuda tidak
sama mengakibatkan genangan air.
Pasang penutup atap pada posisi di atas reng, kemudian dilanjutkan pemasangan
nok/ rabung atap.
Yang perlu diperhatikan dalam pemasangan penutup atap adalah jarak reng sesuai
dengan aturan yang telah ditentukan (sesuai dengan ukuran spesifikasi bahan
penutup atap).
3) Pemasangan Plafond PVC + Rangka Kayu 2/2 Modul ( 60 x 60 ) Sesuai Gambar
Persiapan
Persiapan lahan kerja.
Persiapan material kerja, antara lain : Sisip Rangka Plafon Dengan Kayu 2/2 , Plafon
PVC , list PVC, sekrup, paku beton.
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : meteran, siku, bor listrik, cutter, benang, palu
dll.
Pelaksanaan Pekerjaan
Tentukan elevasi plafond dan buat garis sipatan pada dinding dan as sumbu ruangan.
Pasang Sisip rangka Kayu Plafon tepi tepat pada garis sipatan menggunakan paku
beton.
Tentukan jarak penempatan kait atau rangka penggantung.
Pasang benang untuk pedoman penentuan titik paku penggantung untuk menjamin
kelurusan.
Pasang rangka utama dan rangka pembagi sesuai dengan gambar kerja.
Pasang list dan siku ke sudut-sudut dinding yang akan di Plafond. Pasangan list
menggunakan skrup dengan jarak 50 cm
Pasang plafond PVC dari tepi sesuai pola pada gambar kerja menggunakan paku
skrup.
Peralatan Pekerjaan
Mengunakan Peranca Scafolding 1 unit /10 Set
D. PEKERJAAN PENGECATAN
1) Pekerjaan Pengecatan
Persiapan
Persiapan lahan kerja.
Persiapan material kerja, antara lain : cat dinding dan tiang kolom, plamir dinding,
sealer, ampelas, air , dll.
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : kuas roll, bak rool, kuas, kape, dll.
Pelaksanaan Pekerjaan
Aplikasi pengecatan dengan menggunakan roll dan untuk bagian sudut menggunakan
kuas.
Pastikan dahulu permukaan dinding dalam keadaan kering tidak lembab.
Proteksi area kerja dengan plastic terutama untuk menghindari tumpahan cat.
Permukaan dinding dibersihkan dahulu sebelum di cat, yaitu dengan diampelas,
sikat kawat atau gurinda jenis mangkok (bila ada plesteran + aci yang tidak rata).
Setelah permukaan dinding bersih, diberi lapisan plamir dinding supaya pori-
pori/lubang-lubang kecil dan retak-retak halus tertutup.
Setelah plamir kering, permukaan dinding diampelas lagi agar mendapatkan
permukaan yang bersih/halus.
Selanjutnya permukaan dinding diberi lapisan dasar sealer (untuk pengikat cat).
Apabila setelah disealer timbul retak rambut, maka dilakukan plamir ulang dan
diampelas.
Pengulangan cat dilakukan setelah lapisan cat sebelumnya telah kering.
Peralatan Pekerjaan
Memakai Kuas Sorong dan Kuas 3 Inchi
Mengunakan Peranca Scafolding 2 Set ( Dalam Satu Set 10 Unit )
E. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
1) Pekerjaan Instalasi Listrik
Persiapan
Persiapan lahan kerja.
Persiapan material kerja, antara lain : kabel, pipa listrik, inbow dos, T dus, saklar, stop
kontak, fitting, lampu downlight Dan hemat energy, klem pipa, isolatif dll
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : tang, tang potong, obeng, palu, meteran, cutter
Pemasangan Instalasi Kabel
Kabel vertical ditanam pada dinding dengan perlindungan pipa conduit, dimana pipa
tersebut harus ditanam dulu pada dinding bata sebelum dinding diplester. Supaya tidak
mudah bergerak pada saat dinding diplester, maka pipa yang ditanam diberi klem
dengan jarak sekitar 1 m.
Kabel horizontal dipasang menggunakan pipa conduit yang diberi perkuatan klem
dengan jarak sekitar 1 m, hal ini dimaksudkan untuk memudahkan maintenance.
Pemasangan kabel horizontal harus sejajar, tidak boleh saling melintas.
Pemasangan fitting dan armature
Fitting dan armature dipasang setelah kabel ditest ketahanannya, agar tidak terjadi
bongkar/pasang armature.
Pemasangan saklar dan stop kontak
Marking jalur conduit pada dinding dan bobok dinding bata, jangan lupa gunakan cutter.
Pasang conduit dan inbow dos.
Tunggu sampai plester dinding akhir.
Sambungan saklar, stop kontak dengan aslinya.
Pasang saklar dan stop kontak, gunakan waterpass agar rata.
F. PEKERJAAN LAIN-LAIN
1. ) Pekerjaan Pembongkaran Dan Pemasangan Kembali Tower Air
Persiapan
Pembongkaran
Persiapan lahan .
Persiapan material kerja, antara lain : semen, pasir, air , Kayu mall dll.
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : sendok semen, raskam, mall cetak, dll.
Pekerjaan Pembongkaran dilakukan oleh Pekerja Yang berpengalaman Agar Tidak Menimbulkan
Cidera.
2. ) Pekerjaan Dinding Partisi
Persianapan material kerja, antara lain : Canal C, Gyvsum bord 12 mm, Kasa, semen,
Cat,Scrup,, Kayu dll
Pekerjaan Harus dilakukan oleh Pekerja Yang berpengalaman Agar Tidak
Menimbulkan Cidera
G. PEKERJAAN TAMAN DAN LANDSCAPE
1) Pekerjaan Taman
Persiapan
Persiapan lahan kerja.
Persiapan material kerja, antara lain : Tanah Timbunan, Batu Bata, Semen dll
Persiapan alat bantu kerja, antara lain : Cangkul, Pacul, Sekop, dll
Pengerjaan Landscape
Mengukur lahan yang akan dikerjakan taman agar sesui saat pengerjaan.
Memperhatikan Untuk Pentuan tanaman yang akan ditanam sesui dengan Lokasi.