| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0020324786107000 | Rp 4,617,590,332 | - | |
CV Dua Putra Mahakarya | 08*4**9****07**0 | Rp 4,318,807,050 | Pengalaman Personil Manajerial yang ditawarkan dan Identifikasi Bahaya pada RKK tidak sesuai dengan ketentuan Dokumen Pemilihan |
| 0029322518101000 | Rp 4,555,555,000 | Surat Dukungan Material On-site tidak memenuhi persyaratan sebagaimana ditetapkan dalam dokumen pemilihan | |
| 0026506766101000 | Rp 3,838,845,600 | Pengalaman Personil Manajerial yang ditawarkan tidak sesuai dengan ketentuan Dokumen Pemilihan | |
| 0969962547107000 | - | - | |
PT Rajawali Jaya Konstruksi | 06*4**2****47**0 | - | - |
| 0010716181058000 | - | - | |
CV Ghafari Perkasa | 0760722025101000 | - | - |
| 0614642783118000 | - | - | |
| 0011016276107000 | - | - | |
CV Ayu Desky Sawit | 05*2**0****07**0 | - | - |
| 0931594428107000 | - | - | |
| 0021690839101000 | - | - | |
| 0031282031101000 | - | - | |
| 0839536315101000 | - | - | |
CV Karya Sebudi Idolaku | 09*5**0****07**0 | - | - |
URAIAN PEKERJAAN
PENYELENGGARAAN JALAN KAB UPATEN/KOTA
SUMBER DANA DAU TAHUN ANGGARAN 2024
REHABILITASI JEMBATAN PANTAI DONA
KECAMATAN TANOH ALAS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KAB UPATEN ACEH TENGGARA
Jl. Cut Nyak Dhien No. 199 Telp. (0629) 21074 Fax. (0629) 21460
Website : https://pupr.acehtenggarakab.go.id
Email : [email protected]
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Kegiatan : Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota
Pekerjaan : Rehabilitasi Jembatan Pantai Dona
Lokasi : Kecamatan Tanoh Alas
Sumber Dana : DAU Tahun Anggaran 2024
DIVISI 1. UMUM
A. Mobilisasi
Setelah dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), dilakukan tinjauan kelapangan
sebagai survey awal guna mengetahui lokasi pekerjaan, maka langkah selanjutnya adalah
membuat kantor (Direksi Keet) dalam hal ini sewa, barak kerja dan gudang untuk penyimpanan
bahan dan peralatan, selanjutnya memobilisasi peralatan dan tenaga kerja sesuai dengan
jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dilapangan, adapun bahan dan peralatan yang
dimobilisasi sebagai berikut :
1. Dump Truck, Mobilisasinya dilakukan pada saat pekerjaan drainase, pekerjaan tanah,
pekerjaan perkerasan berbutiran, dan pekerjaan aspal dimulai (galian selokan, galian
biasa, urugan biasa, urugan pilihan, lapis pondasi agregat klas A, lapis pondasi agregat
klas B, dan perkerasan aspal, juga untuk mengangkut keperluan material, bahan lainnya
yang diperlukan dilapangan);
2. Excavator, mobilisasinya dilaksanakan pada saat Pekerjaan Drainase, dan Pekerjaan
Tanah (galian biasa) dimulai.
3. Motor Greder, Mobilisasinya dilakukan pada saat pekerjaan Perkerasan berbutiran dimulai.
4. Wheel Loader, Mobilisasinya dilakukan pada pekerjaan tanah (urugan biasa, dan urugan
pilihan) dan pada saat pekerjaan berbutiran (Lapis pondasi agregat klas A, dan klas B)
dimulai.
5. Vibrator Roller, digunakan untuk pemadatan yang dimobilisasi bersamaan dengan
perkerjaan Perkerasan berbutiran tersebut.
6. Tandem Roller, Mobilisasinya dilakukan pada saat pekerjaan ATB dimulai.
7. Water Tank Truck, Mobilisasinya dilakukan pada saat pekerjaan Perkerasan berbutiran
dilaksanakan.
8. Aspalt Sprayer, di Mobilisasi pada saat pekerjaan Aspal dilaksanakan;
9. Concrete Mixer, Mobilisasinya dilakukan pada saat Pekerjaan gorong-gorong, dan
pekerjaan Beton dimulai.
10. Concrete Vibrator, Mobilisasinya dilakukan pada saat Pekerjaan pekerjaan Beton dimulai.
11. Sedangkan Untuk Stone Cruser akan masih dalam dimobilisasikan dan akan ditempati
pada Quary di Lokasi yang akan kami sewa jangka panjang. Dan apabila memungkinkan
kebutuhan material bisa didatangkan dari darat maka kami tidak akan memobilisasikan
Stone Cruiser tersebut.
Demobilisasi
Semua Peralatan akan di Demobilisasi setelah semua pekerjaan telah selesai dikerjakan.
DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH
a. Galian Biasa
Pelaksanaan galian untuk pondasi jembatan ini prosedurnya sebagai berikut :
1. Pengukuran dan pemasangan bowplank atau menentukan kedalaman galian.
Pengukuran dilaksanakan dengan menggunakan alat ukur theodolit dengan
mempedomani hasil rekayasa yang telah ditentukan oleh Konsultan dan pihak Proyek.
Pemasangan bowplank dilakukan setalah hasil dari pengukuran disetujui oleh pihak
konsultan dan pihak proyek.
2. Penggalian dengan Menggunakan Alat Berat
Pekerjaan penggalian dilaksanakan setelah pemasangan bowplank dalam hal ini
penentuan kedalaman galian. Tanah yang digali oleh Excavator langsung dimuat ke
Dump Truck, kemudian diangkut keluar lokasi proyek.
b. Timbunan Biasa
Bahan material timbunan biasa yang digunakan harus memenuhi Spesifikasi Umum dan di
setujui oleh direksi. Pekerjaan timbunan biasa dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut
:
Pengangkutan Material
Sumber dan jenis material yang akan dipakai untuk bahan timbunan harus disetujui terlebih
dahulu oleh direksi.
Pengangkutan Material Timbunan kelokasi pekerjaan dari tempat pembuangan galian
menggunakan dump truck. Pengecekan dan pencatatan volume material dilakukan pada saat
tiba dilokasi pekerjaan sebelum material di stock. Material diturunkan dengan jarak dan
volume tertentu untuk memudahkan pada saat penghamparan agar tidak terjadi kelebihan
material disatu tempat dan kekurangan material ditempat lain.
Penghamparan Material
Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan Motor Grader dalam tahap
penghamparan ini harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
- Kondisi cuaca yang memungkinkan.
- Panjang hamparan pada saat setiap section yang dipadatkan sesuai dengan kondisi
lapangan. Lebar penghamparan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan tebal
penghamparan sesuai dengan spesifikasi.
- Material yang tidak dipakai dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi yang telah
ditetapkan.
Pemadatan Material
Pemadatan dilakukan dengan menggunakan Vibro Roller, dimulai dari bagian tepi ke bagian
tengah. Setelah pemadatan selesai alat pemadat dipindahkan kejalur sebelahnya dengan
over leving 1/8 panjang drum dan seterusnya hingga mencapai areal pemadatan. Pemadatan
dilakukan dengan jumlah passing sesuai dengan hasil trial compaction. Hal-hal yang perlu
diperhatikan pada tahap ini adalah :
- Timbunan yang paling atas diselesaikan dimana tiap section pemadatan harus dibuat
sedemikian rupa sehingga memiliki kemiringan sesuai spesifikasi. Hal ini dimaksudkan
agar air hujan dapat dialirkan keluar areal timbunan.
- Apabila air kurang dari batas toleransi, maka harus ditambahkan air dengan cara
menyemprotkan air dari water tank. Banyaknya air yang disemprot harus diperhitungkan
sehingga tidak berlebihan. Penyemprotan air dilakukan pada saat jumlah passing
mencapai 2/3 dari yang direncanakan hal ini dimaksudkan agar ikatan antara material
tidak lepas sehingga kepadatan dapat dicapai.
- Patok referensi elevasinol urugan, batas-batas urugan dan patok kemiringan harus dibuat
dengan jelas.
- Pada kondisi dimana pemadatan harus dihentikan sebelum pemadatan itu sendiri selesai
akibat cuaca, maka area pemadatan harus diproteksi.
- Pada lokasi timbunan harus dibuatkan Temprory Rain sedemikian rupa sehingga setiap
saluran tersebut dapat menampung air dan berfungsi dengan baik, tidak mengakibatkan
Urutan Kerja/Metode Kerja :
Material urugan biasa dimuat ke Dump Truck, pengangkutan material timbunan dilakukan
dengan Dump Truck dari tempat pembuangan galian ke lokasi pekerjaan, Material
timbunan biasa dihampar dengan menggunakan Motor Grader, Hamparan material di
sirami air dengan Water Tank Truck (sebelum pelaksanaan pemadatan) dan dipadatkan
dengan menggunakan Vibro Roller.
Selama pemadatan sekelompok pekerjaan akan merapikan tepi hamparan dan level
permukaan dengan menggunakan alat bantu.
DIVISI 7. STRUKTUR
Lingkup Pekerjaan
a. Beton Struktur fc’ 20 Mpa
b. Beton Struktur fc’ 15 Mpa
c. Beton Siklop fc’15 Mpa
Prosedur ini meliputi pemyediaan bahan, pembuatan, penyediaan tempat kerja, pelaksanaan
dan pemeliharaan beton sesuai dengan spesifikasi dan gambar kerja atau sebagaimana yang
disetujui oleh Direksi Pekerjaan. Beton yang dimaksud dalam uraian ini adalah beton mutu
sedang (fc’ 20 MPa), beton mutu rendah (fc’ 15 MPa) dan beton mutu rendah (fc’ 10 MPa).
Persiapan :
- Pengujian semua bahan yang digunakan beserta data pengujian bahan dari laboratorium;
- Mempersiapkan rancangan campuran untuk masing-masing mutu beton yang akan
digunakan minimal 30 hari sebelum pekerjaan pengecoran beton dimulai lengkap dengan
hasil pengujian bahan dan hasil pengujian percobaan campuran beton di laboratorium
berdasarkan kuat tekan beton untuk umur 7 dan 28 hari;
- Membuat campuran percobaan menggunakan proporsi campuran hasil rancangan
campuran serta bahan yang diusulkan;
- Mempersiapkan Gambar detil untuk seluruh perancah yang akan digunakan;
- Persetujuan Direksi lapangan hasil percobaan campuran;
- Pengajuan kerja kepada Direksi Lapangan 2 hari sebelum pelaksanaan pencampuran
dan pengecoran dilapangan.
- Pemeriksaan kondisi cuaca, kesiapan lokasi kerja, bahan, alat dan tenaga kerja
Pengendalian terhadap resiko K3 :
Resiko kerja dalam pekerjaan ini adalah terkena peralatan kerja yang dapat mengakibatkan
luka ringan, luka berat dan kematian terhadap tenaga kerja, gangguan kesehatan akibat debu
dan semendan kecelakaan akibat pembersihan dan kerusakaan peralatan kerja. Untuk itu
kami akan melakukan pengendalian resiko seperti pengecekan safety dan perbaikan alat
kerja agar selalu dalam keadaan baik sebelum pekerjaan dilakukan, selalu melakukan
pengecekan alat kerja pada saat pengangkatan alat ke lokasi yang telah ditentukan agar tidak
terjadi kecelakaan yang mengakibatkan luka ringan, berat ataupun kematian, selalu
melakukan pengecekan sebelum dan saat pembersihan tabung pengaduk agar tidak terjadi
kecelakaan yang mengakibatkan luka ringan, berat ataupun kematian, pengadaan rambu dan
pagar pengaman dan pengadaan alat pelindung diri (APD) yang telah ditentukan untuk
pekerjaan konstruksi.
d. Baja Tulangan Polos BjTP 280
Pekerjaan ini mencangkup pengadaan dan pemasangan baja tulangan pada struktur beton
bertulang dan pekerjaan beton lainnya.
Tahapan Pekerjaan :
- Sebelum melakukan pekerjaan harus dibuat dahulu request dan diserahkan kepada
direksi untuk disetujui.
- Baja tulangan dipotong dengan alat berbanding set dan dirangkai sesuai gambar rencana.
- Baja Tulangan harus dipasang sedemikian rupa sehingga beton yang menutupi bagian
luar baja tidak terekspos langsung dengan udara atau terhadap air tanah atau yang
lainnya.
Resiko kerja dalam pekerjaan ini adalah terluka akibat pelaksanaan penulangan tidak
dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman dan ahli dibidangnya, seperti : terjepit,
terluka/tergores saat pemasangan/pemotongan besi tulangan. Untuk itu kami akan
melakukan pengendalian resiko seperti para pekerja yang mengerjakan pemasangan besi
tulangan harus memakai sarung tangan, helm, sepatu boot yang sesuai standar, Besi
tulangan yang menjorok ke luar dari lantai atau dinding harus diberi pelindung, Pabrikasi
besi tulangan harus dilakukan oleh pekerja yang sudah berpengalaman dibidangnya, dan
Besi tulangan tidak boleh disimpan pada perancah atau papan acuan yang dapat
membahayakan kestabilannya.
e. Bronjong dengan kawat yang dilapisi galvanis
Pekerjaan pemasangan bronjong ini bertujuan agar tanah disekitar lereng jalan tidak tergerus
oleh arus / aliran air. Keranjang bronjong dibentangkan dengan kuat sehingga bentuk serta
posisi yang benar dengan menggunakan batang penarik atau ulir penarik kecil sebelum
pengisian batu ke dalam kawat bronjong. Batu dimasukkan satu demi satu sehingga diperoleh
kepadatan maksimum dan rongga seminimal mungkin. Bilamana tiap bronjong telah diisi
setengah dari tingginya, dua kawat pengaku horinsontal dari muka ke belakang akan dipasang.
Pengendalian terhadap resiko K3 :
Resiko kerja dalam pekerjaan ini adalah luka karena tertimpa batu dan terjatuh/terpeleset saat
pemasangan batu. Untuk itu kami akan melakukan pengendalian resiko seperti memakai alat
pelindung diri (APD) seperti helm, sepatu bot, sarung tangan, kacamata safety dan masker,
pelaksanaan pekerjaan akan dilakukan oleh tenaga profesional atau operator alat berat yang
telah berpengalaman dibidangnya.
PEKERJAAN PENUNJANG
Pekerjaan penunjang berupa pengaturan lalu lintas jalan, pengalihan jalan sementara serta
komunikasi lapangan dan basecamp untuk menghindari kerugian akibat cuaca.
Untuk pengaturan lalu lintas di laksanakan sejak dimulainya pekerjaan di lokasi yang pastinya
akan mempengaruhi kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi kerja di akibatkan antara lain karena
badan jalan yang direkonstruksi, posisi alat berat di badan jalan serta penumpukan material di
lokasi pekerjaan. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas maka kami akan
menempatkan tenaga yang khusus mengawasi dan bertanggung jawab terhadap kelancaran
arus lalu lintas. Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh
lubang galian, tumpukan material serta alat berat yang sedang bekerja, kami akan memasang
rambu-rambu berupa famplet atau spanduk peringatan kepada pengamudi agar berhati- hati
pada waktu melintas lokasi pekerjaan, dan untuk lubang serta tumpukan material dipasangkan
pita-pita penanda dengan warna mencolok agar dapat terlihat oleh pengendara.
PENERAPAN K3
Untuk mengawasi dan mengkoordinir penerapan rencana keselamatan dan kesehatan kerja
petugas K3 yang ditugaskan harus selalu mengikuti dan mengawasi setiap pelaksanaan item
pekerjaan bersama tim yang di tugaskan agar program dan sasaran K3 tercapai 100%.
PEMBERSIHAN AKHIR
Sebelum pekerjaan diserah terimakan, kami akan membongkar gudang, bangsal-bangsal
kerja, membersihkan bahan-bahan bangunan dan kotoran-kotoran bekas yang ada dalam
lokasi bangunan, sehingga pada saat serah terima dilaksanakan, bangunan dalam keadaan
bersih dan rapi.
Demikianlah Uraian Pekerjaan ini dibuat, untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Kutacane, Juni 2024
Pengguna Anggaran (PA)
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kabupaten Aceh Tenggara
SADLI, ST
Pembina TK.I (IV/b)
Nip. 19770125 200212 1 002| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 12 June 2025 | Pembangunan Jembatan Ranbung Teldak - Lawe Penanggalan (1 Lawe Pinis) | Kab. Aceh Tenggara | Rp 5,000,000,000 |
| 28 April 2024 | Peningkatan/Rekonstruksi Jalan Sp. Semadam Asal - Batu Dua Ratus | Kab. Aceh Tenggara | Rp 1,500,000,000 |
| 29 April 2019 | Pengadaan Barang Klontong | Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tenggara | Rp 250,000,000 |
| 10 December 2024 | Penyediaan Sanitasi Bagi Masyarakat Miskin Ekstrim Kec. Lawe Alas | Kab. Aceh Tenggara | Rp 182,700,000 |