| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0317104636215000 | Rp 1,215,973,809 | - | |
| 0318168341518000 | Rp 1,139,459,955 | - Tenaga Ahli an. Neni Kurniawati dan an. Sri indrawati tidak melampirkan CV (curriculum vitae) sebagaimana yang dipersyaratkan dalam dokumen pemilihan - SURAT DUKUNGAN YANG DILAMPIRKAN TIDAK MENCAPAI 80% (113 ITEM BARANG) - SURAT PERNYATAAN surat pernyatan jaminan tanggal kadaluarsa Obat/Bahan Medis Habis Pakai yang ditawarkan tidak sah (tidak mencantumkan minimal tahun kaduluarsa minimal 2 tahun) | |
| 0949612410805000 | Rp 1,004,757,293 | - tidak melampirkan Bukti kepemilikan kantor sebagaimana yang dipersyaratkan dalam dokumen pemilihan - PADA BEBERAPA SURAT PERNYATAAN TERDAPAT KODE MATERAI YANG SAMA (PENGGANDAAN) | |
| 0802358960901000 | Rp 1,192,972,236 | - Permohonan CDAKB yang disampaikan dianggap tidak sah (yang diminta adalah CDAKB yang sudah diterbitkan oleh penerbit yang berwenang) - Tenaga Ahli an. apt. Ni nyoman Marayanti utami tidak melampirkan CV (curriculum vitae) sebagaimana yang dipersyaratkan dalam dokumen pemilihan - SURAT DUKUNGAN YANG DILAMPIRKAN TIDAK MENCAPAI 80% (113 ITEM BARANG) | |
| 0860294974015000 | - | - | |
Adjani Jaya Mustika | 06*1**2****43**0 | - | - |
| 0413869884452000 | - | - | |
| 0823355441017000 | - | - | |
| 0534362827518000 | - | - | |
| 0422006072421000 | - | - | |
| 0024056962404000 | - | - | |
| 0628045247002000 | - | - | |
| 0210388096543000 | - | - | |
| 0630845543045000 | - | - | |
| 0534417795429000 | - | - | |
| 0427170899422000 | - | - | |
PT Hamdala Medica Grup | 04*6**1****21**0 | - | - |
| 0860874312223000 | - | - | |
PT Hitama Jaya Gundavindo | 04*4**8****13**0 | - | - |
| 0904851706805000 | - | - | |
| 0838059285609000 | - | - | |
| 0666744396424000 | - | - | |
CV Raeesah Karya Utama | 06*0**8****51**0 | - | - |
| 0537604167004000 | - | - | |
| 0210798070411000 | - | - | |
| 0027488527009000 | - | - | |
| 0014016836008000 | - | - | |
| 0708360110201000 | - | - |
BELANJA BAHAN MEDIS HABIS PAKAI (APBD)
Latar Belakang
Dalam rangka pembangunan kesehatan di daerah diperlukan keseimbangan dan
kesinambungan untuk kelangsungan program-program kesehatan, yang didukung oleh
ketenagaan, pembiayaan dan sarana prasarana yang memadai.
Bahan medis habis pakai merupakan salah satu sarana penunjang pelayanan
kesehatan. Sebagai upaya menunjang pelayanan kesehatan, pengadaan bahan medis
habis pakai harus dilakukan untuk menjaga ketersediaannya.
Dalam upaya meningkatkan ketersediaan bahan medis habis pakai sangat
diperlukan adalah optimalisasi pemanfaatan dana, efektivitas penggunaan serta
pengendalian persediaan dan penditribusian dari Balai Pengelolaan Kefarmasian dan
Alat Kesehatan kabupaten ke Unit Pelayanan Kesehatan rujukan (Rumah sakit).
Pagu anggaran yang di alokasikan untuk Belanja Reagensia dan Bahan
Laboratorium adalah sebesar Rp. 1.217.192.954,- (Satu Milyar Dua Ratus Tujuh Belas
Juta Seratus Sembilan Puluh Dua Ribu Sembilan Ratus Lima Puluh Empat Rupiah).
Maksud dan Tujuan
Maksud :
Adapun maksud pengadaan bahan medis habis pakai adalah untuk meningkatkan
ketersediaan dari bahan medis habis pakai di Balai pengelolaan Kefarmasian dan Alat
Kesehatan yang akan di distribusikan ke Unit Pelayanan Kesehatan Rujukan ( Rumah
sakit) se Kab Kepulauan Anambas sehingga menghasilkan pelayanan kesehatan yang
prima.
Tujuan :
• Tersusunnya rencana kebutuhan secara tepat waktu dan pengadaan tepat jadwal
untuk kebutuhan Bahan medis habis pakai Rumah sakit.
• Tercapainya penggunaan alokasi dana pengadaan bahan medis habis pakai dan
perbekalan kesehatan untuk Rumah sakit secara berdaya guna dan berhasil guna.
• Terlaksananya pengadaan bahan medis habis pakai di Balai Pengelolaan
Kefarmasian dan Alat Kesehatan kabupaten untuk pelayanan Rumah Sakit yang
mendekati kebutuhan nyata.
• Terjaminnya ketersediaan bahan medis habis pakai di Balai Pengelolaan
kefarmasian dan Alat Kesehatan untuk pelayanan di Rumah Sakit untuk
digunakan secara tepat dan rasional
Sasaran
Pemenuhan ketersediaan bahan medis habis pakai di Balai pengelolaan Kefarmasian dan
Alat Kesehatan sebagai tempat penyimpanan dan distribusi ke Rumah sakit seKabupaten
Kepulauan Anambas.
Jangka Waktu Penyelesaian Pekerjaan
Jangka waktu pelaksanaan kegiatan 60 (Enam Puluh) hari kalender
Tenaga Ahli Terampil
Sarjana Farmasi sebagai penanggungjawab izin Distribusi Alat Kesehatan (IDAK)| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 10 July 2019 | Pengadaan Peralatan Laboratorium | Kementerian Kesehatan | Rp 2,765,938,000 |
| 5 April 2022 | Pengadaan Bahan Reagensia Dan Laboratorium (Apbd) | Kab. Kepulauan Anambas | Rp 1,301,662,885 |
| 25 July 2023 | Belanja Reagensia Dan Bahan Laboratorium (Apbd) | Kab. Kepulauan Anambas | Rp 1,300,000,000 |
| 5 April 2022 | Pengadaan Bahan Medis Habis Pakai (Bmhp) (Dak 2022) | Kab. Kepulauan Anambas | Rp 1,015,150,660 |
| 26 November 2019 | Belanja Barang Pakai Habis Kesehatan/Kedokteran | Kota Batam | Rp 975,000,000 |
| 15 July 2021 | Pengadaan Bahan Medis Habis Pakai | Kab. Kepulauan Anambas | Rp 834,999,927 |
| 1 April 2022 | Pengadaan Bahan Medis Habis Pakai (Apbd) | Kab. Kepulauan Anambas | Rp 729,568,737 |
| 10 July 2019 | Pengadaan Peralatan Laboratorium II | Kementerian Kesehatan | Rp 528,553,000 |
| 4 May 2023 | Pengadaan Linen (Apbd) | Kab. Kepulauan Anambas | Rp 200,000,000 |
| 4 November 2022 | Belanja Bahan Bahan Lainnya (Apbd) | Kab. Bintan | Rp 200,000,000 |