| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0031896608403000 | Rp 235,520,039 | - | |
| 0312890650429000 | Rp 225,829,500 | Tidak menghadiri Klarifikasi maka dinyatakan tidak lulus evaluasi kewajaran harga | |
Kantor Jasa Surveyor Berlisensi Lalu Ubai Abdillah | 0807993670307000 | Rp 234,000,000 | Personil Tulus Kurniawan ganda dengan paket PUNA Paser Paket 1, Pemenang |
| 0017677568429000 | Rp 203,691,105 | Alat Utama (Workstation) yg ditawarkan (16GB) tidak memenuhi syarat (32GB) berdasarkan hasil klarifikasi. | |
PT Geomatik Teknologi Reka Cipta | 04*0**8****17**0 | Rp 283,725,000 | bukan merupakan calon pemenang |
PT Geofix Solusi Siginjai | 00*6**6****35**0 | - | - |
Kjsb Rifaatul Mahmudah Dan Rekan | 06*0**5****19**0 | Rp 233,599,500 | tidak menawarkan personil koordinator pengolah data |
Kjsb Sudung Manurung | 0813407673221000 | Rp 240,420,000 | bukan merupakan calon pemenang |
| 0315702746429000 | Rp 244,315,497 | bukan merupakan calon pemenang | |
Trisaka Matra Indonesia | 08*5**2****03**0 | Rp 236,918,955 | bukan merupakan calon pemenang |
Kjsb Anugerah Satria Pradana Budiyono Dan Rekan | 09*2**4****28**0 | - | - |
Tambang Barokah Sejahtera | 05*4**0****19**0 | - | - |
| 0932900087543000 | - | - | |
PT Loka Harsa Persada | 06*6**7****11**0 | - | - |
PT Alpha Yogantara Utama | 00*9**6****11**0 | - | - |
Kjsb Agus Adi Budianto Dan Rekan | 0824214464451000 | - | - |
| 0401609649422000 | - | - | |
| 0032180150017000 | - | - | |
| 0032721441063000 | - | - | |
| 0017616442017000 | - | - | |
Kjsb Sandi Jaya Primawardani | 08*8**5****34**0 | - | - |
Firma Kjsb Subkhi Abdul Hakim At Tigholy Dan Rekan | 0531623874501000 | - | - |
Amz Geoinfo Solution | 08*1**9****09**0 | - | - |
Mahatma Sinergi Karya | 09*1**5****23**0 | - | - |
PT Ripta Gautama Geosurvey | 05*7**0****11**0 | - | - |
| 0865759963542000 | - | - | |
Nusaprima Melona Krayan | 06*5**3****21**0 | - | - |
| 0423867704429000 | - | - | |
Kjsb Rahmi Asra Dan Rekan | 0854593266429000 | - | - |
| 0016468944019000 | - | - | |
Blakasutha Hiperspektral Survei | 09*9**7****21**0 | - | - |
CV Inderaja Teknik Indonesia | 09*7**7****42**0 | - | - |
| 0016320970003000 | - | - | |
| 0760632190424000 | - | - | |
| 0936031095542000 | - | - | |
| 0313375545542000 | - | - | |
Arkhon Engineering Solution | 06*6**2****31**0 | - | - |
Kjsb Musthofa Abdurrahman & Rekan | 09*7**8****09**0 | - | - |
Aerozone Teknologi Asia | 06*9**3****36**0 | - | - |
| 0011188190429000 | - | - | |
Kjsb Itep Ruhyana | 0861754851445000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
A. PEMBUATAN PETA FOTO
Pembuatan Peta Foto dilaksanakan dengan pemotretan udara menggunakan
kamera nonmetrik yang dipasang pada Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) atau
Unmanned Aerial Vehicle (UAV) yang telah dilengkapi sensor GNSS PPK/RTK
untuk metode direct georeference atau tanpa sensor GNSS PPK/RTK untuk
metode indirect georeference, pada satuan wilayah penlok memenuhi grid (36 ha)
pembuatan peta foto juga sekaligus menghasilkan point cloud untuk ekstraksi
Digital Terrain Model (DTM) untuk mendapatkan data ketinggian. Peta Foto udara
untuk keperluan Peta Kerja dapat dicetak (contoh Lampiran 6).
Pembuatan Peta Foto ditujukan pada lokasi (penetapan lokasi) yang
ditetapkan untuk kegiatan Peta Bidang Tanah (PBT) Pendaftaran Tanah
Sistematis Lengkap (PTSL) yang belum tersedia Peta Dasar Pertanahan, ataupun
dalam hal peta dasar pertanahan yang telah tersedia, belum memiliki
hasil/output sesuai dengan ketentuan ketelitian yang ditetapkan (Resolusi
Spasial/Ground Sampling Distance (GSD) ≤ 0,12 meter dan Ketelitian Horisontal
(CE90) ≤ 0,40 meter), Akurasi/Ketelitian Vertikal < 2 m).
Ketersediaan Peta Foto ataupun Peta Dasar Pertanahan beserta ketelitian
data dimaksud dapat dilihat melalui tautan https://petadasar.atrbpn.go.id;
Apabila kondisi penetapan lokasi PBT PTSL tidak memungkinkan untuk
dilakukan identifikasi titik batas Bidang Tanah di atas Peta Foto dengan metode
fotogrametris, maka pengukurannya dapat dilaksanakan menggunakan metode-
metode lainnya (Suplesi), yang kemudian dipetakan diatas peta dasar
pertanahan/peta foto lainnya yang tersedia, sehingga komponen pengadaan Peta
Foto menggunakan PUNA/Drone tidak perlu dilakukan.
Kegiatan pembuatan Peta Foto terdiri atas:
1) Pembuatan rencana jalur terbang,
dengan memperhitungkan parameter-parameter survei udara berupa tinggi
terbang, forward overlap, side overlap serta pengaturan kamera, diatur
sedemikian rupa untuk mendapatkan GSD < 0,12 meter, ketelitian Horizontal
(CE90) < 0,40 meter dan Akurasi/Ketelitian Vertikal < 2 m. Semakin kecil
nilainya semakin akurat.
2) Akuisisi Data ICP
Pada tahapan ini dilakukan pengukuran titik uji (ICP) dengan ketentuan:
➢ Titik uji tersebar secara merata di blok area pekerjaan serta dibuatkan
deskripsi titik uji;
➢ Jumlah titik uji pada setiap blok pengolahan mengikuti ketentuan sebagai
berikut:
Tabel 1. Jumlah Titik Uji
➢ Titik uji pemotretan udara berupa premark atau postmark:
➢ Premark atau postmark ditempatkan di area terbuka dan harus dapat
diidentifikasi pada peta foto;
➢ Titik uji pemotretan udara diikatkan pada Titik Referensi (SRGI);
➢ Apabila dalam jarak 10 km dari area pekerjaan tidak terdapat Titik
Referensi, maka harus membuat titik ikat bantu yang diikatkan terhadap
Titik Kontrol Geodesi atau CORS;
3) Pelaksanaan pemotretan udara, dengan memenuhi tahapan
a. Melaksanakan kalibrasi kamera;
b. Mematikan atau mengatur fitur autofocus pada kamera;
c. Melaksanakan pemotretan berdasarkan jalur terbang yang telah
direncanakan.
4) Pengolahan Data Foto Udara, dilaksanakan menggunakan software
pengolahan foto udara dan diikatkan pada Titik Referensi (SRGI), dengan
produk akhir berupa Peta Foto udara tegak (orthophoto). Foto Udara baik
single foto hasil akuisisi dan Orthofoto harus mempunyai kualitas
visual/radiometrik yang baik (tingkat kecerahan dan kontras yang baik,
seamless, dan seamline, serta obyek pada foto udara terlihat tegas dan
tajam).
5) Pembuatan Digital Terrain Model (DTM), dilaksanakan menggunakan
software yang dapat mengekstraksi data point cloud hasil akuisisi peta foto
menjadi data terrain untuk menghasilkan data ketinggian ellipsoid.
B. UJI AKURASI
1. Uji Akurasi Horisontal
Untuk memastikan keluaran/produk Peta Foto yang dihasilkan sesuai dengan
spesifikasi yang dipersyaratkan maka dilaksanakan kontrol kualitas dan Uji
Akurasi dengan membandingkan koordinat titik uji (ICP) di lapangan dengan
koordinat titik yang ada di Peta Foto dengan ketentuan pelaksanaan sebagai
berikut:
➢ Uji akurasi dilakukan penyedia Peta Foto baik penyedia jasa Peta Foto (pihak
ketiga) atau petugas lapangan Kantor Pertanahan jika dilakukan secara
swakelola, disaksikan oleh Kepala Seksi Survei Pemetaan atau Pejabat
Fungsional yang ditunjuk;
➢ Perhitungan uji akurasi horizontal (CE90) mengacu pada SNI 8202 tahun
2019 tentang Ketelitian Peta Dasar (terlampir);
➢ Ketentuan spesifikasi teknis hasil pekerjaan Peta Foto adalah sebagai berikut:
Tabel 2. Ketentuan Spesifikasi Teknis Hasil Pekerjaan Peta Foto
Aspek Nilai
Resolusi (GSD) < 0,12 Meter
Ketelitian Horizontal (CE90) < 0,40 Meter
2. Uji Akurasi Vertikal
➢ Untuk mengetahui ketelitian geometri keluaran/produk DTM yang dihasilkan
maka dilaksanakan kontrol kualitas dan Uji Akurasi vertikal dengan
membandingkan nilai tinggi titik uji (ICP) di lapangan dengan nilai tinggi pada
DTM.
➢ Ketelitian vertikal (LE90) adalah < 2 Meter ;
3. Pelaporan Kualitas
Kualitas peta foto dan DTM dituangkan dalam Service Level Agreement (SLA)
yang memuat:
1) Resolusi (GSD);
2) Kualitas visual foto udara;
3) Hasil uji akurasi horizontal (CE90) peta foto;
4) Hasil uji akurasi vertikal (LE90) DTM;
Service Level Agreement (SLA) diverifikasi oleh Kepala Seksi Survei Pemetaan
atau Pejabat Fungsional yang ditunjuk dan kemudian dimintakan
persetujuan Kepala Kantor Pertanahan.
C. UNGGAH PETA FOTO KE MODUL APLIKASI PETA DASAR
(https://petadasar.atrbpn.go.id)
Peta foto udara dan DTM selanjutnya diunggah oleh pelaksana ke dalam modul
aplikasi peta dasar (https://petadasar.atrbpn.go.id/).