| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
PT Aria Ripta Sarana | 0017318874441000 | Rp 1,476,295,000 | 84.46 | 87.56 | - |
| 0316100940013000 | Rp 1,483,659,000 | 91.04 | 92.73 | - | |
| 0013753256061000 | Rp 1,490,601,000 | 86.42 | 88.95 | - | |
| 0021606967013000 | Rp 1,531,259,000 | 95.04 | 95.32 | - | |
| 0012243556508000 | Rp 1,541,471,000 | 92.86 | 93.44 | - | |
| 0026454256323000 | Rp 1,585,868,100 | 92.1 | 92.3 | - | |
| 0033185869013000 | - | - | - | - | |
| 0016920340429000 | - | - | - | - | |
| 0024633901805000 | - | - | - | 1. Tidak memenuhi nilai kualifikasi administrasi 2. Tidak memenuhi nilai kualifikasi teknis pengalaman perusahaan 3. Tidak memenuhi nilai kualifikasi teknis sumber daya manusia tetap di perusahaan | |
| 0016383804017000 | - | - | - | - | |
| 0029800448404000 | - | - | - | Tidak memenuhi nilai kualifikasi teknis pengalaman perusahaan | |
| 0013662622077000 | - | - | - | kedudukan lead dan anggota harus setara, dalam hal ini anggota KSO tidak memiliki pengalaman sejenis di 3 tahun terakhir | |
| 0026236869013000 | - | - | - | - | |
| 0015961139015000 | - | - | - | Anggota KSO (PT. Cipta Multi Kreasi) tidak dapat membuktikan pengalaman perusahaan untuk 1 tahun dan 3 tahun terakhir | |
| 0016955726541000 | - | - | - | - | |
PT Arina Adicipta Konsultan | 0031421134805000 | - | - | - | 1. Tidak memenuhi nilai kualifikasi administrasi 2. Tidak memenuhi nilai kualifikasi teknis pengalaman perusahaan 3. Tidak memenuhi nilai kualifikasi teknis sumber daya manusia tetap di perusahaan |
| 0317856417423000 | - | - | - | - | |
| 0013910799061000 | - | - | - | - | |
| 0026550533412000 | - | - | - | CV. DUTA melakukan kemitraan dengan perusahaan PT. MULTIDECON INTERNAL KSO PT. ADHI HUTAMA KONSULINDO sebagaimana tertuang dalam Dokumen Kualifikasi disebutkan Setiap peserta, baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota Kemitraan hanya diperbolehkan untuk menyampaikan satu Data Kualifikasi untuk satu paket pengadaan. | |
| 0013280938061000 | - | - | - | CV. DUTA melakukan kemitraan dengan perusahaan PT. HARDJA MOEKTI CONSULTANT KSO PT. CANDIKENCANA SABDAWISESA sebagaimana tertuang dalam Dokumen Kualifikasi disebutkan Setiap peserta, baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota Kemitraan hanya diperbolehkan untuk menyampaikan satu Data Kualifikasi untuk satu paket pengadaan. | |
| 0016779563428000 | - | - | - | - | |
| 0016783409441000 | - | - | - | - | |
| 0019772557429000 | - | - | - | - | |
| 0027002369609000 | - | - | - | - | |
| 0013454236015000 | - | - | - | - | |
| 0015723372014000 | - | - | - | - | |
| 0315735779017000 | - | - | - | - | |
| 0312752710411000 | - | - | - | - | |
| 0013131750014000 | - | - | - | - | |
PT Karangluhur Lima Pilar | 03*5**1****33**0 | - | - | - | - |
PT Multi Raya | 00*0**8****17**0 | - | - | - | - |
| 0015428790017000 | - | - | - | - | |
| 0032807505801000 | - | - | - | - | |
| 0018587162701000 | - | - | - | - | |
| 0015914963701000 | - | - | - | - | |
| 0013717723008000 | - | - | - | - | |
| 0013643309061000 | - | - | - | - | |
| 0669612608424000 | - | - | - | - | |
| 0015673379013000 | - | - | - | - | |
| 0025413436013000 | - | - | - | - | |
| 0015555477429000 | - | - | - | - | |
| 0853336790404000 | - | - | - | - | |
| 0210498044014000 | - | - | - | - | |
PT Generasi Indojaya Sejahtera | 09*3**3****01**0 | - | - | - | - |
PT Asana Citra Yasa | 0012464293821001 | - | - | - | - |
| 0016785743017000 | - | - | - | - | |
| 0311613996429000 | - | - | - | - | |
| 0030515597801000 | - | - | - | - | |
| 0022398564651000 | - | - | - | - | |
| 0436104467801000 | - | - | - | - | |
| 0033107913017000 | - | - | - | - | |
| 0013996814061000 | - | - | - | - | |
| 0011311941424000 | - | - | - | - | |
| 0210752861424000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PENYUSUNAN MATEK DAN RANPERKADA RDTR DI KABUPATEN WAJO
Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
dijelaskan bahwa rencana rinci diperlukan apabila rencana umum tata ruang, dalam hal ini
RTRW Kabupaten/Kota, belum dapat dijadikan dasar dalam pelaksanaan pemanfaatan ruang
dan pengendalian pemanfaatan ruang. Rencana Tata Ruang memiliki peran yang sangat
strategis dalam mendukung kemudahan perizinan dan pelaksanaan pembangunan karena
menjadi satu-satunya dasar yang digunakan dalam penerbitan Kesesuaian Kegiatan
Pemanfaatan Ruang (KKPR).
Bagi daerah yang memiliki Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten/Kota, KKPR ditetapkan
melalui mekanisme Konfirmasi KKPR, paling lama 1 (satu) hari. Sedangkan bagi daerah yang
belum memiliki RDTR, KKPR ditetapkan melalui mekanisme Persetujuan KKPR, paling lama 20
(dua puluh) hari, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata
Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang dan Sinkronisasi Program Pemanfaatan Ruang.
Oleh karena itu, penyelesaian RDTR menjadi sangat signifikan dalam membantu realisasi
investasi karena dapat mempersingkat waktu penerbitan KKPR. Namun demikian, dari 514
kabupaten/kota di seluruh Indonesia, baru 407 RDTR yang telah ditetapkan. Pelaksanaan
penataan ruang (perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian) di daerah banyak yang tidak
berjalan efektif dan optimal. Hal ini disebabkan karena keterbatasan anggaran dan sumber daya
manusia (minimnya keahlian dan keterampilan yang dimiliki oleh aparatur pemerintah daerah
di bidang penataan ruang).
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan
Ruang, dalam Pasal 224, Pemerintah Pusat memberikan bantuan teknis dalam kegiatan
perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, pengendalian pemanfaatan ruang dan/atau
pengawasan penataan ruang kepada Pemerintah Daerah. Guna mempercepat proses
penyusunan RDTR Kabupaten/Kota, maka Direktorat Jenderal Tata Ruang melakukan kegiatan
Penyusunan Materi Teknis dan Ranperkada RDTR.
Lokasi yang akan disusun rencana detail tata ruangnya adalah Kecamatan Tempe di Kabupaten
Wajo. Berdasarkan RPJMN Tahun 2020-2024, Kabupaten Wajo termasuk dalam koridor
pertumbuhan. Berdasarkan data investasi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM),
Kecamatan Tempe masuk urutan investasi ke 964 dengan potensi investasi sebesar Rp.
944.434.752.754 Guna mendorong peningkatan investasi, ekonomi wilayah serta daya saing
kawasan maka perlu disusun RDTR di kecamatan tersebut.
1. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan dilakukan secara kontraktual, dengan lingkup kegiatan sebagai berikut:
• Melakukan kajian aspek hukum/peraturan perundang-undangan dan administrasi, kajian
aspek perencanaan wilayah dan aspek kelembagaan, serta aspek sosial; dan
• Melakukan pembahasan-pembahasan di Pusat dan daerah serta perjalanan dinas ke daerah
dalam rangka penjaringan isu dan permasalahan, pengumpulan data sekaligus untuk
menyusun Materi teknis dan Ranperkada RDTR beserta dokumen-dokumen pendukung
dalam penyusunan RDTR.
• Melakukan penyusunan:
a. Materi teknis (fakta analisis dan buku rencana) RDTR;
b. Rancangan Peraturan Kepala Daerah;
c. Kajian Kebijakan tentang RDTR;
d. Peta digital Rencana Detail Tata Ruang skala 1:5000;
e. Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS); dan
f. Database peraturan zonasi (DBPZ) serta pelaksanaan uji titik.
2. Lingkup Wilayah
Lingkup wilayah perencanaan berada di Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi
Selatan yang akan ditetapkan berdasarkan kajian delineasi dan/atau kesepakatan para
pemangku kepentingan.