| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0439426545447000 | Rp 437,462,100 | 88.41 | 90.73 | - | |
| 0704511484063000 | - | - | - | - | |
PT Netsolution | 00*9**0****03**0 | - | - | - | Tidak mempunyai izin usaha OSS Bidang Usaha/Sub Bidang Usaha/Klasifikasi/Sub Klasifikasi: Kode KBLI 62029 Aktivitas Konsultasi Komputer dan Manajemen Fasilitas Komputer Lainnya yang berlaku efektif. |
| 0967099813412000 | - | - | - | - | |
PT Prima Nusa Gemilang | 08*7**5****05**0 | - | - | - | - |
| 0032006371076000 | - | - | - | - | |
| 0021940242072000 | - | - | - | - | |
| 0928210392444000 | - | - | - | - | |
| 0025764283411000 | - | - | - | - | |
| 0027103373617000 | - | - | - | - | |
| 0025419615015000 | - | - | - | - | |
PT Proxsis Biztech Global | 04*4**9****18**0 | - | - | - | - |
| 0423867704429000 | - | - | - | - |
RUANG LINGKUP KEGIATAN
1. Analisa Kebutuhan (Inisiasi Pekerjaan) Surveillance ISO 20000 IT
Service Management
Pada tahap ini dilaksanakan kick off meeting dan analisa organisasi,
visi dan misi untuk surveillance ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-El dan
Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat. Metode yang digunakan berupa
kombinasi antara systematic literature review dan focus group discussion.
Dokumentasi kebutuhan (user requirement) adalah output yang diharapkan.
2. Persiapan Pelaksanaan Implementasi Surveillance ISO 20000 IT Service
Management
a. Analisis Kesenjangan/Gap Analysis. Sertifikat ISO 20000 Lingkup
Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat yang
telah diperoleh Kementerian ATR/BPN tahun 2023 dengan
menggunakan standar ISO 20000:2018. Berdasarkan standar ISO 20000
yang ada maka dapat dilakukan analisis kesenjangan terhadap kondisi
implementasi IT Service Management Lingkup Aplikasi HT-El dan
Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat yang dilaksanakan saat ini.
Gap Analysis ini menentukan rekomendasi daftar dokumen yang harus
dipenuhi atau harus disempurnakan untuk kebutuhan proses persiapan
Audit Surveillance ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN
Fitur Pengecekan Sertipikat;
b. Penetapan Target/Sasaran. Target dan sasaran strategis yang menjadi
tujuan dari pendampingan Audit Surveillance ISO 20000 Lingkup
Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat dipetakan
berdasarkan hasil Analisis kesenjangan. Rencana kegiatan dan program
terkait dengan pendampingan Audit Surveillance ISO 20000 Lingkup
Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat
Kementerian ATR/BPN ditentukan agar bisa mereduksi atau
menghilangkan kesenjangan yang ada terhadap standar ISO 20000
Lingkup Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat;
c. Kajian risiko IT Service Management dilakukan dengan
menyelenggarakan workshop manajemen risiko layanan (ITSM) dalam
rangka mengidentifikasi risiko-risiko pada proses bisnis yang masuk
dalam standar ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN
Fitur Pengecekan Sertipikat untuk menyusun rencana pengendalian
risiko layanan (ITSM) tersebut;
d. Penyiapan dan penyempurnaan dokumen ISO 20000:
❖ Perumusan daftar dokumen untuk Audit Surveillance ISO 20000
Lingkup Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan
Sertipikat berupa penyusunan kebijakan, pedoman, standar
prosedur, dan dokumen terkait lainnya;
❖ Penyusunan daftar dokumen dalam pendampingan Audit
Surveillance ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN
Fitur Pengecekan Sertipikat berupa dokumen teknis, kebijakan,
pedoman, standar prosedur, dan dokumen terkait ISO 20000
lainnya.
e. Memberikan pelatihan kesadaran/budaya (awareness) penerapan IT
Service Management kepada seluruh pihak internal, yang masuk dalam
ruang lingkup implementasi ISO 20000;
f. Memberikan pelatihan auditor internal berbasis ISO 20000. Pelatihan
auditor internal berbasis ISO 20000 terutama diberikan kepada personil
yang ditunjuk menjadi auditor internal;
g. Memfasilitasi training dan ujian ISO 20000 lead auditor course terhadap
2 (dua) personil Pusdatin. Kegiatan ini dilakukan agar auditor internal
bisa memperoleh sertifikat kompetensi Lead Auditor.
3. Implementasi Surveillance ISO 20000 IT Service Management
Proses ini merupakan penerapan IT Service Management sesuai lingkup
yang ditetapkan dari dokumentasi ISO 20000 yang telah dirumuskan
sebelumnya dalam daftar dokumen teknis serta kebijakan, pedoman,
standar prosedur, dan dokumen terkait lainnya. Hasil dari proses ini adalah
bukti implementasi ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN
Fitur Pengecekan Sertipikat yang meliputi: rekaman teknis serta rekaman
terkait lainnya serta laporan pelaksanaan implementasi dari pelaksanaan
kebijakan, pedoman, standar prosedur yang telah tersusun.
4. Pelaksanaan Audit Surveillance Sertifikasi ISO 20000 IT Service
Management
Audit internal dilaksanakan dalam rangka monitoring penerapan IT
Service Management berdasarkan standar ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-
El dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat. Jika terdapat
ketidaksesuaian maka dilakukan tindakan korektif untuk mengatasi
permasalahan dan perbaikan terhadap dokumen yang diterapkan dan
operasional. Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) dilaksanakan dalam rangka
evaluasi terhadap penerapan IT Service Management berdasarkan standar
ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan
Sertipikat mencakup:
a. Status tindak lanjut hasil rapat tinjauan manajemen yang terakhir;
b. Perubahan isu internal dan eksternal yang berkaitan dengan sistem
manajemen;
c. Umpan balik terkait kinerja layanan (ITSM) yang mencakup trend pada:
❖ Ketidaksesuaian dan tindakan korektif;
❖ Hasil pemantauan dan pengukuran;
❖ Hasil audit, baik internal maupun eksternal;
❖ Pemenuhan dari sasaran layanan (ITSM).
d. Umpan balik dari pihak-pihak terkait;
e. Hasil penilaian risiko dan status rencana perawatan risiko; dan
f. Peluang untuk peningkatan secara berkesinambungan.
4.1 Pendampingan Pelaksanaan Audit Internal dan Pendampingan
Pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) serta Tindakan
Perbaikannya
Kegiatan ini ditujukan untuk memastikan kebutuhan teknis
menghadapi audit sertifikasi sudah siap dan lengkap. Persiapan mental
berupa asistensi dalam menghadapi setiap kemungkinan pertanyaan dari
auditor.
4.2 Pelaksanaan Audit Surveillance ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-El
dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat dari Lembaga
Sertifikasi dan Memberikan Rekomendasi Tindakan Perbaikan atas
Setiap Temuan Audit Eksternal
Audit sertifikasi ISO 20000 Lingkup Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN
Fitur Pengecekan Sertipikat dilaksanakan oleh lembaga sertifikasi setelah
semua dokumen kelengkapan pelaksanaan sertifikasi ISO 20000 Lingkup
Aplikasi HT-El dan Aplikasi INTAN Fitur Pengecekan Sertipikat yang
ditentukan telah terpenuhi. Jika ada temuan dari Audit Sertifikasi maka
dilakukan tindakan perbaikan (Corrective Action Plan).
5. Asistensi dan Pelaporan
Pelaksanaan pekerjaan wajib memberikan laporan atas kegiatan ini
melalui sistem pelaporan yang dibagi menjadi 3 (tiga) tahap, yaitu:
a. Laporan Pendahuluan (Inception Report), yaitu berisi rencana kerja yang
meliputi pendekatan dan cara pelaksanaan yang digunakan, jadwal dan
organisasi pelaksanaan serta berbagai hal yang menyangkut persiapan
pekerjaan sebanyak 3 (tiga) eksemplar full color dan soft copy yang
disimpan di dalam media penyimpanan flash disk;
b. Laporan Antara (Interim Report), yaitu berisi dokumentasi dari progress
pekerjaan yang disusun dalam bentuk laporan interim atau sementara
sebanyak 3 (tiga) eksemplar full color dan soft copy yang disimpan di
dalam media penyimpanan flash disk;
c. Laporan Akhir (Final Report), yaitu merupakan dokumentasi finalisasi
seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan berikut hard copy hasil
pendampingan sertifikasi ISO 20000 sebanyak 3 (tiga) eksemplar full
color dan soft copy yang disimpan di dalam media penyimpanan flash
disk.
5.1 Penyediaan Dukungan/Consultative Support
Penyediaan Dukungan (Consultative Support) untuk Review Konsultan
Secara Periodik dalam Kurun 6 (Enam) Bulan Pasca Diperolehnya Sertifikat
ISO 20000.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 31 January 2023 | Upgrade Dokumen Smki Iso27001:2022, Surveillance Smki Iso27001:2013 Dan Sertifikasi Smlti Iso20000-1:2018 | Kementerian Perhubungan | Rp 923,520,000 |
| 24 May 2022 | Penyusunan Dan Penerapan Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi Berbasis Iso 20000-1 | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN | Rp 700,000,000 |
| 8 May 2025 | Pelaksanaan Audit Surveillance Iso 27001:2022 Lingkup Data Center | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN | Rp 550,000,000 |
| 19 August 2024 | Penyusunan Tata Kelola Norma, Standard, Prosedur Dan Kriteria (Nspk) Keamanan Informasi Kementerian Perhubungan | Kementerian Perhubungan | Rp 500,000,000 |
| 19 August 2024 | Perencanaan Disaster Recovery Center Kementerian Perhubungan | Kementerian Perhubungan | Rp 426,240,000 |