| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0312631898075000 | Rp 1,509,607,790 | Tidak hadir dalam undangan klarifikasi kewajaran harga, sehingga harga penawaran dinyatakan tidak wajar | |
| 0025466913942000 | Rp 1,520,864,969 | - | |
| 0017874314942000 | Rp 1,540,052,196 | - | |
| 0803595636942000 | Rp 1,562,655,303 | - | |
| 0031544539941000 | - | - | |
| 0617893631942000 | - | - | |
| 0017962689805000 | Rp 1,582,530,058 | - | |
| 0026982942942000 | Rp 1,642,589,204 | - | |
| 0024019259942000 | - | - | |
| 0316634195941000 | - | - | |
| 0815162631943000 | - | - | |
| 0025506262942000 | - | - | |
| 0020146999814000 | Rp 1,710,861,480 | - | |
| 0211194295045000 | Rp 1,794,209,687 | - | |
| 0958225898822000 | Rp 1,582,394,706 | - | |
| 0031452121952000 | - | - | |
| 0030331631942000 | Rp 1,579,999,026 | - | |
| 0019823517943000 | Rp 1,582,394,706 | - | |
| 0722085784942000 | - | - | |
| 0939613667942000 | - | - | |
| 0022324685942000 | - | - | |
| 0836731265542000 | - | - | |
| 0864158472942000 | - | - | |
| 0738437334951000 | - | - | |
CV Wiswaji | 0022171375805000 | - | - |
| 0935723502942000 | - | - | |
| 0920750742942000 | - | - | |
| 0024698409805000 | - | - | |
| 0731949707403000 | - | - | |
| 0715483640722000 | - | - | |
| 0763876570121000 | - | - | |
| 0923107973942000 | - | - | |
| 0014168058942000 | - | - | |
| 0411633415942000 | - | - | |
| 0429373434942000 | - | - | |
| 0017873068942000 | - | - | |
| 0864389135942000 | - | - | |
| 0025985250942000 | - | - | |
| 0817365497942000 | - | - | |
| 0210023883653000 | - | - | |
CV Risky Dua Putra | 09*5**2****42**0 | - | - |
| 0823842638942000 | - | - | |
| 0021384284951000 | - | - | |
| 0020991790943000 | - | - | |
| 0530543263003000 | - | - | |
CV Nirwana Rahma Makmur | 09*9**6****01**0 | - | - |
Berkah Sejahtera Mandiri | 0029711330101000 | - | - |
| 0861971380952000 | - | - | |
| 0433017589003000 | - | - | |
| 0633942198942000 | - | - | |
PT Pijar Cemerlang Konstruksi | 06*1**6****09**0 | - | - |
| 0858906928128000 | - | - | |
| 0020991782942000 | - | - | |
| 0808378756407000 | - | - | |
| 0954241774807000 | - | - | |
| 0015627490805000 | - | - | |
| 0017790148941000 | - | - | |
| 0939639134101000 | - | - | |
| 0929122752955000 | - | - |
DOKUMEN SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN KONSTRUKSI
NAMA PAKET PEKERJAAN : PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PERTANAHAN
KABUPATEN HALMAHERA BARAT LANJUTAN
PROGRAM : DUKUNGAN MANAJEMEN
KPA/PPK : ARMAN ANWAR, S.SiT.,MSi
Lingkup Pekerjaan
a. Nama paket pekerjaan : Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten
Halmahera Barat Lanjutan
b. Uraian singkat :
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam Program Dukungan
Manajemen diantaranya Kegiatan Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan
Kabupaten Halmahera Barat Lanjutan untuk menunjang kebutuhan sarana
dan prasarana Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Barat.
Tujuan dari Pekerjaan ini adalah untuk menghasilkan Bangunan Gedung
Kantor yang sesuai kriteria peruntukan bangunan di lingkup Kantor
Pertanahan Kabupaten Halmahera Barat.
Lingkup Pekerjaan :
1. Pekerjaan Persiapan
2. Penyediaan K3
3. Pekerjaan Tanah Pondasi
4. Pekerjaan Struktur
5. Pekerjaan Pasangan
6. Pekerjaan Besi dan Aluminium
7. Pekerjaan Plafond
8. Pekerjaan Sanitasi
9. Pekerjaan Listrik
10. Pekerjaan Finishing
11. Pekerjaan Atap Gedung
12. Pekerjaan Kanopi dan Fasade Gedung
c. Lokasi pekerjaan : Jailolo, Kabupaten halmahera Barat
A. Uraian Spesifikasi Teknis
1. Spesifikasi Bahan Bangunan Konstruksi:
Material / Bahan Yang Akan Spesifikasi Teknis : Tipe/Jenis,
No Merk / Produksi
Digunakan Ukuran
- Bahan batu keras, berat dan tidak
porous
- Batu bersih dari tanah / lumpur dan
kotoran lainnya
1 Batu Pondasi Lokal
- Bahan baru asal adalah batu besar
yang dibelah (Ukuran lebih kecil)
dengan sudut tajam dan ukuran
batu < 25 cm
- Kandungan Lumpur tidak boleh
Bawah Pondasi
>5%
dan Pondasi
- Agregat halus terdiri dari butiran
Lantai Kerja yang tajam dan keras (index
Lokal Pasir
kekerasan < 2,2)
Gunung (Kasar)
- Susunan besar pasir mempunyai
Pengecoran modulus kehalusan 1,5 - 3,8 dan
terdiri dari butir-butir yang
beraneka ragam
2 Pasir Pasangan - Pasir di saring atau di ayak terlebih
Dinding Tela dahulu
Plesteran - Campuran pasir (Agregate) harus
dipilih yang benar-benar bersih dan
bebas dari segala kotoran Lokal Pasir
Pasangan - pasir yang digunakan adalah pasir Gunung (Halus)
Keramik Lantai yang tidak mengandung bahan-
dan Dinding bahan organis, garam dan tidak
tercampur tanah atau bahan
lainnya
3 Batu Bata - Bata Semen Pres , Uk Pasaran Lokal
Pengecoran Semen Portland Komposit (PCC)
K250 Tipe I
Plesteran ukuran 1 sak 50 Kg
Karakteristik :
- Kualitas Internasional di produksi
di Indonesia
4 Semen Setara Conch
- Memiliki kandungan alkali rendah
Acian - Waktu pengerasan stabil
- Daya tahan kuat dan penambahan
kuat tekan baik pada masa akhir
- Tingkat adaptasi yang tinggi pada
adukan beton
- Berasal dari batu yang diperoleh
dengan cara membelah / memcah
batu menjadi ukuran yang
diinginkan Setara Crusher
5 Batu Split
- batu dibelah menggunakan (Lokal)
Crusher machine
- Ukuran split = 10x20mm
(milimeter)
- Besi memiliki stampel SNI
Polos MES, HKHK , MJM
- Kekuatan tarik U-24
6 Besi Beton
- Besi memiliki stampel SNI
Ulir PB, SIS
- Kekuatan TX-35 (Kekuatan tarik U-
38)
- Kekuatan kawat lebih kuat (tidak
7 Bendrat RRT
mudah putus)
- Paku digunakan untuk bekisting
Bekisting Setara King
uk. 5,7,10,12cm
8 Paku Triplek - Paku triplek uk. 3 cm Setara King
- Paku seng (Seperti berbentuk
Seng (Paku seng) Setara King
payung) uk. 5 cm
Jenis Kayu
- Kayu Uk. 5x10cm, mutu kayu
Benoang
kelas II
Bekesting
- Kayu Uk. 5x5cm, mutu kayu
9 Kayu Kananga
kelas II
- Multiplek 0,9 cm Sengon
- Kayu Uk. 5x10cm, mutu kayu
Relling Pagar
kelas I
- Cat dasar dengan teknologi
Chroma-Brite yang memiliki
warna keindahan cerah
Alkalin
menakjubkan serta daya tahan
tehadap alkali, daya isi, dan
daya lekat yang baik, Uk.25 Kg
Dalam
- Cat dengan teknologi Chroma-
Tembok Brite yang memiliki warna
keindahan cerah menakjubkan Setara Dulux
10 Cat serta daya tahan tehadap alkali, Interior
daya isi, dan daya lekat yang
baik, Uk.25 Kg (Lapis ke 2)
- Jenis cat resin emulsi akrilik
Setara Dulux
Luar dengan tekstur semi gloss
Exterior
- Ukuran cat 25 Kg
- Cat dasar dengan berbahan
emulsi daya tahan tehadap Setara Mowilex
Plafon
alkali, daya isi, dan daya lekat Precoat
yang baik, Uk.25 Kg
- Tahan terhadap cuaca dan tidak
Kusen Pintu menyusut, Uk yang digunakan Setara Alexindo
Aluminium 4"
11
Kusen - powder coating dengan pilihan
Rangka Jendela warna solid, uk.35x40mm Setara Alexindo
(ketebelan profil 1mm)
Pintu - Kaca Polos Tebal = 5MM
- untuk rangka aluminium
12 Kaca
Jendela/ventilasi menggunakan Kaca Tebal =
5MM
13 Engsel Pintu - Bahan Stainless uk. 5" Setara Solid
14 Stoper Jendela
Ram
15 Jendela - Kwalitas 1
Buncis
16 Pintu Kunci Pintu - Kunci Kwalitas 1 Setara Solid
17 Sanitasi Pipa PVC - 4 " ( AW ) Setara Wafin
Lampu Strip LED Setara Philips
Saklar Ganda Setara Philips
18 Elektrikal
Saklar Tunggal Setara Philips
Stop Kontak/AC Setara Philips
Kabel NYM - 2x2,5;3x2,5;3x4 Setara Eterna
Box Panel
MCB - 6 Ampere Setara Scheneider
MCCB - 50 Amper Setara Scheneider
Spandek - Uk. 580x100x0,25 warna
Penutup
19
Atap - Uk. 120x50x4mm (double
Alumunium Foil
metalizing)
Baja Kanal C - 70.0,75 SetaraTaso
20
Ringan Reng U - 45.0,6 Setara Taso
21 Lis Plank - GRC Tinggi 20 cm
Rangka Holow
- 40.40.0,3
22 Plafon Galvalum
Penutup Plafon - Gypsum Board 9 mm Setara Jaya Board
2 . Spesifikasi Peralatan Konstruksi dan Peralatan Bangunan:
Peralatan Konstruksi dan Peralatan Bangunan yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini
adalah :
No. Jenis Kapasitas Jumlah Keterangan
1 Excavator Minimum 1 M3 1 Unit
Minimum 0,3 -
2 Molen Beton 1 Unit
M3
Minimum 3.000 -
3 Generator Set 1 Unit
Watt
Minimum 3,5 - 4 -
4 Dump Truck 1 Unit
M3
5 Scafolding - 2 Set 1 Set 100 Unit
3. Spesifikasi Proses/Kegiatan:
Pendahuluan
Proses Pelaksanaan Pekerjaan adalah tahap realisasi design rencana menjadi
sebuah bangunan yang utuh. Pada tahap ini dibutuhkan proses yang efektif dalam
menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan shop drawing. Proses yang dipakai dalam
pelaksanaan pekerjaan dapat berbeda meskipun untuk pekerjaan yang sama, hal ini
tergantung dari sumber daya dan kondisi lingkungan yang dihadapi.
Proses pelaksanaan pekerjaan yang matang mengenai tahapan-tahapan dalam
menyelesaikan pekerjaan dilapangan mutlak diperlukan untuk mendapatkan hasil
yang sesuai dengan spesifikasi yang disyaratkan. Selain menjamin mutu yang
dihasilkan, proses pelaksanaan juga harus memperhitungkan keselamatan kerja
semua yang terlibat dalam proses pelaksanaan pekerjaan sehingga tercapai ZERO
ACCIDENT sesuai dengan standar dalam proyek.
Proses ini di buat setelah melakukan dan melaksanakan peninjauan lapangan dan
mempelajari dengan seksama Dokumen Lelang yang diberikan dengan maksud
untuk memberikan penjelasan yang lebih terperinci mengenai prosedur dan tata cara
kerja yang akan dilaksanakan dilapangan serta mengemukakan asumsi – asumsi
dalam pelaksanaan, sehingga dapat membuat suatu manajemen pelaksanaan yang
lebih tepat sesuai dengan kuantitas, kualitas serta waktu dan biaya yang disepakati
dengan PPK.
Pekerjaan Persiapan
Setelah menerima Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dan Surat Penyerahan
Lapangan (SPL) dari PPK, Penyedia Jasa selanjutnya menghubungi/berkoordinasi
dengan direksi pekerjaan untuk melakukan sosialisasi/penyuluhan kepada
masyarakat disekitar lokasi proyek.
Melakukan mobilisasi baik itu mobilisasi personil, peralatan dan material yang
dibutuhkan selama pelaksanaan proyek berlangsung. Mobilisasi ini kami bagi
menjadi 3 jenis, yaitu :
Mobilisasi personil/tenaga kerja
Personil ini merupakan komponen utama dalam sebuah proyek. Para personil
yang disiapkan di proyek ini merupakan tenaga yang mampu dan cukup
berpengalaman terhadap bidang pekerjaan yang dikerjakan dan setiap saat harus
berada dilokasi pekerjaan. Semua personil ini akan ditempatkan sesuai keahlian
masing - masing dan dirangkum dalam satu bagan struktur organisasi agar kerja
mereka terstruktur untuk menghindari kesalah pahaman dan tumpang tindih tugas
antar personil.
Mobilisasi Peralatan
Peralatan yang akan kami gunakan dalam proyek pekerjaan Pembangunan
Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Barat Lanjutan antara lain
:
No. Uraian Kuantitas Satuan Fungsi
Alat untuk menggeruk/
membongkar Gedung
1. Excavator 1 Unit
Lama dan untuk
menggali Tanah
Pondasi
Alat untuk mencampur
2. Molen Beton 1 Unit
material beton
3. Generator Set 3.000
1 Unit Mengalirkan Alir Listrik
Watt
4. Dump Truck 3,5 – 4 M3 1 Unit Angkutan Material
Struktur sementara
untuk membantu
5. Scafolding 2 Set
pelaksanaan pekerjaan
pada ketinggian
Mobilisasi Peralatan ini harus dilakukan selambat-lambatnya 3 hari sebelum
pelaksanaan pekerjaan di lapangan dilakukan.
Mobilisasi material/bahan
Mobilisasi material/bahan ini didatangkan langsung dari toko/distributor yang
direkomendasikan sebagai supplier.
Demobilisasi dilakukan setelah semua item pekerjaan dilapangan sudah selesai
serta dibuktikan dengan Penyerahan Pertama Pekerjaan (PHO).
Membangun kantor lapangan /direksi keet berikut kelengkapannya.
Direksi keet ini nantinya akan menjadi tempat yang digunakan untuk kegiatan
operasional semua pekerjaan di lapangan, di dalamnya merupakan tempat semua
staf pelaksana lapangan untuk melakukan koordinasi dan pekerjaan. Di dalamnya
terdapat beberapa fasilitas antara lain meja tulis, kursi, papan tempel gambar
kerja, grafik – grafik pelaksanaan pekerjaan dan data – data lainnya. Serta
menyediakan buku direksi, buku tamu, buku monitoring cuaca, material dan
tenaga.
Pekerjaan Administrasi
Pasca Lelang
Setelah diputuskan pemenang lelang dalam paket pekerjaan Pembangunan
Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Barat Lanjutan Tahun
Anggaran 2023 maka selaku pemenang lelang hal pertama yang di lakukan adalah
menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan sebagai syarat keluarnya Surat
Perintah Mulai Kerja (SPMK) dan dilanjutkan dengan melengkapi dokumen yang
diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut antara lain :
Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Permanen yang berbentuk Barchat dan Kurva
“S” serta Network Planning.
Jadwal penugasan personil inti.
Jadwal pengiriman peralatan proyek (Mobilisasi/Demobilisasi)
Jadwal Pengiriman bahan-bahan material proyek.
Rincian metode pelaksanaan masing-masing bagian pekerjaan secara lebih
mendetail.
Menyerahkan surat pemberitahuan secara tertulis, bahwa pekerjaan tersebut
akan segera kami laksanakan dengan tembusan kepada Instansi yang terkait.
Koordinasi dengan petugas terkait dan instansi terkait, baik dengan
konsultan perencana, wakil dari pengguna jasa maupun dengan konsultan
pengawas dan bersosialisasi dengan lingkungan setempat, untuk dapat
mengantisipasi hal-hal yang dapat mengganggu dan menghambat aktifitas pada
saat pelaksanaan pekerjaan.
Administrasi Lapangan
Selama masa pelaksanaan pekerjaan dilapangan juga dilakukan proses
administrasi untuk tertib laporan terhadap pihak-pihak yang terkait dalam
pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten
Halmahera Barat Lanjutan Tahun Anggaran 2023 Dokumen yang dipersiapkan
selama masa pelaksanaan pekerjaan meliputi :
Laporan Harian,
Laporan Mingguan,
Laporan Bulanan,
Back Up Data Quantity,
Back Up Data Quality.
Shop Drawing /Asbuilt Drawing.
Foto-foto terkait dengan pelaksanaan pekerjaan
Dan lain - lain.
Ruang Lingkup Pekerjaan
Paket Pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten
Halmahera Barat Lanjutan, terdiri dari :
A PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Papan Proyek
2 Pemasangan Papan Bowplank
3 Pembersiahan Awal dan Akhir
4 Administrasi Dan Pelaporan
5 As Built Drawing
6 Shoap Drawing
7 Gudang,Barak Kerja Dan Direksi Kit
8 Mobilisasi dan demobilisasi alat berat
B PENYEDIAAN K3
1 Dokumen Rencana Keselamatan Kerja
2 Papan Informasi K3
3 APK (Pelindung Jatuh)
4 APD (Helm Sarung Tangan, Sepatu Keselamatan)
5 Asuransi
6 Petugas P3K
7 Peralatan P3K
8 Rambu Informasi
C PEKERJAAN TANAH PONDASI
1 Pek Galian Tanah Pondasi Jalur
2 Pek Pondasi Jalur Camp. 1sp:5pp
3 Pek Urugan Timbunan Tanah Bawah Lantai + Pemadatan Per 20cm
4 Pek Urugan Pasir Dibawah Lantai tbl 3cm
D PEKERJAAN STRUKTUR
1 Pek Rabat Bawah Lantai tbl 5cm
2 Pek Pondasi Poor 80x80x25 K225 ( Km )
Pek. Bekisting
Pek Besi Beton
3 Pek Kolom K1 25x25 K225
Pek. Bekisting 2 Kali Pakai
Pek Besi Beton
4 Pek Sloof S1 20x25 K 225
Pek. Bekisting
Pek Besi Beton
5 Pek Sloof S2 12x15 K225
Pek. Bekisting
Pek Besi Beton
6 Pek Sloof Ikat
7 Pek. Kolom Praktis 11x11 (K.175)
8 Pek. Balk 10x15 (K.175) + Balok Latai
9 Pek Rink Balok 20x25 K 225
Pek. Bekisting
P ek Besi Beton
10 Pek. Plat Lantai K 225 tbl 10cm ( Km )
Pek. Bekisting
Pek. Besi Beton
E PEKERJAAN PASANGAN
1 Pek Pas Dinding 1/2 Bata
2 Pek Plesteran Dinding 1sp:5pp Tbl15mm 1 : 5
3 Pek Plesteran Beton 1sp:5pp Tbl15mm 1 : 5
F PEKERJAAN BESI DAN ALUMUNIUM
1 Pek Kusen alumunium 4"
2 Pek Pintu Kaca 5 mm Panel Alumunium
3 Pek Pintu Km Alumunium Strip
4 Pek. Jendela dan Ventilasi kaca 5mm panel Amunium
5 Pek Engsel Pintu Alumunium
6 Ram Buncis Jendela
7 Stoper Jendela
8 Kunci Pintu Kuwalitas 1
9 Hendle Pintu Alumunium
10 Pek Kaca Polos 5 mm
G PEKERJAAN PLAFON
1 Pek. Rangka Plafon Galfalum 4/4 Modul 60x120
2 Pek. Langit Langit Gibsum 9mm
H PEKERJAAN SANITASI
1 Pipa PVC 4" tipe AW Wafin
I PEKERJAAN LISTRIK
1 Titik Instalasi
2 Pas Kabel NYM 3x2,5 mm eterna
3 Pas Kabel NYM 2x2,5 mm eterna
4 Pas Kabel NYM 3x4 mm eterna
5 Pas Saklar Tunggal
6 Pas Saklar Ganda
7 Stop kontak
8 Stop kontak AC
9 Pas Lampu Strip LED
10 Pas MCB 6 amper
11 Pas MCCB 50 amper
12 Pek Box Panel + Perakitan
J PEKERJAAN FINISHING
1 Pek Acian Dinding
2 Pek Acian Beton
3 Pek Pengecetan Kualitas baik Dinding baru dengan ( Jotun )
4 Pek Pengecetan Plafon Dengan komileks
K PEKERJAAN ATAP GEDUNG
1 Pek. Rangka atap baja ringan Canal C 75.35.0,75mm
2 Pek. Atap Spandek warna 0,3mm
3 Pek. Bubungan Atap Seng Plat 0,3mm
4 Pek. Alumunium Foil Tbl.3mm
5 Pek. Lis Plank GRC Tinggi 20cm
L PEKERJAAN KANOPI DAN FASADE GEDUNG
1 Pek. Plat Kanopi jendela t.8 Cm K 200
Pek. Bekisting
Pek. Besi Beton
2 Pek Plesteran Beton Kanopi Jendela
3 Pek Acian Beton Kanopi Jendela
4 Pek Pengecetan Kualitas baik Dinding baru dengan ( Dulux ) Kanopi
5 Pek. Plat Kanopi Fasade t.10 Cm K 200
Pek. Bekisting
Pek. Besi Beton
6 Pek Lis Profil Tipe 1
7 Pek Lis Profil Tipe 2
8 Pek Plesteran Beton Kanopi Fasade
9 Pek Plesteran Kemprot
10 Pek Acian Beton Kanopi Jendela Fasade
11 Pek Pengecetan Kualitas baik Dinding baru dengan ( Dulux ) Fasade
12 Plesteran penebalan Dinding Fasade depan' Plesteran Tbl 2cm
Tahapan Proses/ Kegiatan Pelaksanaan
Hal pertama yang dilakukan Setelah SPMK, Penyedia Jasa pada Paket pekerjaan
Pembangunan Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Barat
Lanjutan adalah sebagai berikut :
1. Pekerjaan Persiapan
2. Pekerjaan Tanah Pondasi
3. Pekerjaan Struktur
4. Pekerjaan Pasangan
5. Pekerjaan Besi dan Aluminium
6. Pekerjaan Plafond
7. Pekerjaan Sanitasi
8. Pekerjaan Listrik
9. Pekerjaan Finishing
10. Pekerjaan Atap Gedung
11. Pekerjaan Kanopi dan Fasade Gedung
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan pengecekan kembali dan pembersihan tempat
lokasi dari sisa - sisa material dan kotoran atau sampah sisa - sisa proyek. Setelah
pekerjaan selesai maka dilakukan pengecekan hasil pekerjaan bersama dengan
pihak penyelenggara pekerjaan dan dilakukan penyerahan kembali pekerjaan
kepada pihak penyelenggara pekerjaan.
Pengendalian Mutu, Waktu, Bahan dan Tenaga
Penyedia Jasa Harus mengendalikan mutu, waktu kerja serta bahan dan tenaga dan
dalam pelaksanaan pekerjaan ini. Jadwal pelaksanaan kerja yang telah di setujui
pihak proyek yang akan menjadi acuannya, dengan cara membuat rencana kerja
mingguan dan setiap minggu akan dilakukan koreksi atas hasil pelaksanaan
pekerjaanya.
Pemeliharaan
Pelaksanaan Pemeliharaan Akan Dilaksanakan setelah Serah Terima Pertama
dengan Jangka Waktu adalah 180 Hari Kalender.
Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis)
Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis) dan Tindakan
pengendaliannya yang disesuaikan dengan lingkup pekerjaan Pembangunan
Gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Halmahera Barat Lanjutan, adalah :
Jenis/Tipe
No. Identifikasi Bahaya Penyelesaiannya
Pekerjaan
Penggunaan APD (Helm
1. Pekerjaan Persiapan - Tertimpa Material/Alat
Proyek, Sepatu Safety)
- Terjatuh dari Ketinggian
Penggunaan APD (Helm
Pekerjaan Tanah
- Tertimpa batu pondasi Proyek, Sepatu Safety dan
2.
Pondasi
- Terkena campuran semen Sarung Tangan)
- Terjatuh dari Ketinggian
Penggunaan APD (Safety
3. Pekerjaan Struktur - Tertimpa Material/ Alat Belt, Helm Proyek, Sepatu
- Terluka kena Alat Potong Safety, Sarung Tangan)
Besi
- Luka Terkena Campuran Penggunaan APD (Helm
semen Proyek, Sepatu Safety dan
4. Pekerjaan Pasangan
- Tertimpa Material Penutup Sarung Tangan)
lantai
Penggunaan APD (Helm
Pekerjaan Besi dan - Luka Terkena Alat Potong Proyek, Sepatu Safety,
5.
Kaca
Aluminium Sarung Tangan, Kaca
- Tertimpa Material Mata Pelindung)
Penggunaan APD (Safety
6. Pekerjaan Plafon - Terjatuh dari Ketinggian Belt, Helm Proyek, Sepatu
Tertimpa Material
Safety, Sarung Tangan)
Penggunaan APD (Helm
7. Pekerjaan Sanitasi Proyek, Sepatu Safety,
- Tertimpa Material Sarung Tangan)
Penggunaan APD (Helm
Proyek, Sepatu Safety,
8. Pekerjaan Listrik
- Tersengat Listrik Sarung Tangan, Rompi
Keselamatan)
Penggunaan APD (Safety
9. Pekerjaan Finishing - Terjatuh dari Ketinggian Belt, Helm Proyek, Sepatu
- Tertimpa Material Safety, Sarung Tangan)
10. Pekerjaan Atap - Jatuh dari Ketinggian Penggunaan APD (Helm
- Tertimpa Material/Bahan Proyek, Sepatu Safety,
Sarung Tangan, Kaca
Mata Las, Masker)
Penggunaan APD (Helm
Pekerjaan Kanopi dan Proyek, Sepatu Safety,
11. - Jatuh dari Ketinggian
Fasade Gedung Sarung Tangan, Kaca
- Tertimpa Material/Bahan
Mata Las, Masker)
4. Spesifikasi Metode Konstruksi/ Metode Pelaksanaan/ Metode Kerja Terlampir di
bawah ini, Ketentuan :
Pekerjaan Persiapan
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini dilakukan meliputi Pekerjaan Papan Proyek, Pemasangan
Papan Bouwplank, Pembersihan Awal dan Akhir, Administrasi dan Pelaporan,
As Built Drawing, Listrik Kerja, Air Kerja, Uji Lab Beton, Gudang, Barak Kerja
dan Direksi Kit, Pekerjaan pagar Pengaman, Mobilisasi dan Demobilisasi Alat
Berat, Penyediaan K3.
Menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan dan alat bantu lainnya
untuk melaksanakan pekerjaan sehingga dapat dicapai hasil pekerjaan yang
baik dan sempurna.
Persyaratan Bahan
Untuk papan nama proyek digunakan tiang dari kayu dan kain baliho.
Bahan bouwplank dipakai tiang kayu klas II 5/7 dan papan ukuran 2/20 cm
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
1. Pekerjaan Papan Proyek
Pelaksana/Kontraktor harus memasang papan nama proyek sesuai dengan
ketentuan yang berisikan nama pekerjaan, nilai pekerjaan, pelaksanan
pekerjaan, konsultan perencanaan/pengawasan pekerjaan (kalau ada) dan
tahun anggaran pekerjaan. Papan proyek diletakkan di tempat yang dapat
dilihat dengan jelas.
2. Pemasangan Papan Bouwplank
Pengukuran dan pemasangan bouwplank harus sepengetahuan dan diukur
bersama dengan konsultan pengawas (bila ada) dan direksi pekerjaan. Dalam
pelaksanaan pemasangan bouwplank harus benar-benar dibuat sedemikian
rupa sehingga betul-betul rata dan siku dengan yang lainnya. Sebelum memulai
pekerjaan pemasangan bouwplank, pelaksana harus yakin bahwa semua
permukaan tanah baik kenyataan maupun garis transisi dengan gambar kerja
adalah betul.
3. Pekerjaan Pembersihan Awal dan Akhir
- Sebelum Pekerjaan dimulai terlebih dahulu dilakukan pembersihan lokasi
dari sampah, rumput, dan berbagai hal lain yang dapat menggangu
pelaksanaan pekerjaan. Sampah-sampah yang dihasilkan dari pekerjaan ini
dikumpulkan di suatu tempat yang telah disetujui oleh direksi, kemudian
baru diangkut dengan menggunakan dump truck untuk dibuang ke tempat
pembuangan sampah akhir.
- Setelah pelaksanaan pembangunan selesai dikerjakan, maka kontraktor
harus membersihkan lokasi dari bekas material dan sisa-sisa bahan, serta
melakukan penyempurnaan pada bagian-bagian pekerjaan agar terlihat
lebih baik dan rapi.
- Pada waktu penyerahan pekerjaan, halaman harus sudah selesai
dibersihkan dari segala macam sampah/kotoran. Setelah penyerahan kedua
(II), semua barang-barang dan peralatan milik Kontraktor harus segera
disingkirkan dari pekerjaan.
4. Administrasi dan Pelaporan
Kontraktor/ Pelaksana diharuskan membuat/ mempersiapkan dan
menandatangani laporan-laporan yang berupa :
a. Laporan harian
Jumlah dan macam bahan/barang yang ada dilapangan dan belum
dipakai/ dipergunakan.
Jumlah dan jenis peralatan yang masih dapat digunakan dan yang
rusak.
Jenis bagian pekerjaan & pekerjaan permanen yang dilaksanakan.
Taksiran volume pekerjaan permanen yang dilaksanakan.
Keadaan cuaca termasuk hujan, angin, banjir dan peristiwa-peristiwa
alam lain yang mempengaruhi kelangsungan pelaksanaan pekerjaan.
Catatan lain yang berkenaan dengan pekerjaan, perubahan design
dan lain-lain.
Laporan harian tersebut harus diserahkan kepada Direksi untuk diperiksa
dan disahkan. Laporan harian yang disahkan yang merupakan rekaman
kejadian dan kenyataan disekitar pelaksanaan pekerjaan harus disimpan
dengan baik oleh Direksi dan Kontraktor.
b. Buku harian yang setiap saat harus tersedia dikantor lapangan dimana
sewaktu-waktu Direksi dapat memberikan perintah dan catatan-catatan
dan sebagainya dalam buku harian tsb
c. Laporan mingguan
Dalam hubungannya dengan hal ini juga, Kontraktor berkewajiban untuk
mempersiapkan dan menyediakan : Laporan mingguan yang mencatat
perihal macam pekerjaan dan laporan kemajuan pekerjaan.
d. Laporan bulanan yang mencatat perihal hasil pelaksanaan pekerjaan.
e. Untuk keperluan dokumentasi pelaksanaan pekerjaan, Pelaksana
Pekerjaan diwajibkan membuat foto yang menunjukan Pekerjaan dan
dilakukan sampai penyerahan pertama.
- Keadaan lapangan sebelum pekerjaan dimulai.
- Keadaan lapangan pada saat pekerjaan persiapan
- Keadaan lapangan pada saat setiap tahapan pekerjaan
- Keadaan lapangan tiap-tiap minggu/bulan
- Keadaan lain-lain menurut kebutuhan.
- Seluruh biaya pembuatan foto dokumentasi menjadi tanggung jawab
Pelaksana Pekerjaan dan dilakukan sampai penyerahan pertama
5. As Built Drawing
a. Penyedia dengan biaya sendiri harus membuat Gambar Hasil Pelaksanaan
(As Built Drawing) yang sesuai dengan hasil pelaksanaan pekerjaan
dilapangan dan mencantumkan spek bahan dan merk pada As built drawing
sebelum serah terima tahap pertama dilakukan.
b. As Built Drawing yang dibuat oleh Penyedia harus disetujui oleh Owner.
c. Penyedia diwajibkan menyerahkan 5 set As Built Drawing yang telah
disetujui kepada Owner.
d. Satu set As Built Drawing yang telah disetujui harus disimpan di tempat
yang baik pada bangunan oleh Owner atau pengguna bangunan.
6. Gudang, Barak Kerja dan Direksi Kit
Pembangunan ini terdiri dari Gudang Bahan, Barak Kerja dan Direksi Kit.
Pembuatan gudang dan Barak Kerja dipergunakan sebagai logistik bahan
maupun material yang diperuntukan untuk kebutuhan pembangunan dan
tempat tinggal pekerja. Sedangkan direksi kit dipergunakan sebagai tempat
aktifitas koordinasi pengawasan pembangunan demikian juga Inventarisasi
pekerjaan dengan konsultan dan pihak pengawas, untuk mencari langkah –
langkah penyelesaian bila ditemukan pekerjaan yang meragukan dan dapat
dituangkan dalam shop drawing.
7. Mobilisasi dan demobilisasi alat berat
Uraian
Cakupan kegiatan mobilisasi yang diperlukan dalam Kontrak ini akan tergantung
pada jenis dan volume pekerjaan yang harus dilaksanakan, sebagaimana
disyaratkan di bagian-bagian lain dari Dokumen Kontrak, dan secara umum
harus memenuhi berikut:
Ketentuan Mobilisasi untuk semua Kontrak
- Penyewaan atau pembelian sebidang lahan yang diperlukan untuk base
camp Kontraktor dan kegiatan pelaksanaan.
- Mobilisasi Kepala Pelaksana (General Superintentent) yang memenuhi
jaminan kualifikasi (sertifikasi) menurut cakupan pekerjaannya (pemba-
ngunan, atau peningkatan jalan / penggantian jembatan, atau pemeliharaan
berkala).
- Mobilisasi semua staf pelaksana dan pekerja yang diperlukan dalam
pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan dalam Kontrak.
- Mobilisasi dan pemasangan peralatan sesuai dengan daftar peralatan yang
tercantum dalam Penawaran, dari suatu lokasi asal ke tempat pekerjaan
dimana peralatan tersebut akan digunakan menurut Kontrak ini.
- Penyediaan dan pemeliharaan base camp Kontraktor, jika perlu termasuk
kantor lapangan, tempat tinggal, bengkel, gudang, dan sebagainya.
Kegiatan Demobilisasi untuk semua Kontrak
- Pembongkaran tempat kerja oleh Kontraktor pada saat akhir Kontrak,
termasuk pemindahan semua instalasi, peralatan dan perlengkapan dari
tanah milik Pemerintah dan pengembalian kondisi tempat kerja menjadi
kondisi seperti semula sebelum Pekerjaan dimulai.
Program Mobilisasi
1. Dalam waktu 7 hari setelah Penandatangan Kontrak, segera dilaksanakan
Rapat Pra Pelaksanaan (Pre Construction Meeting) yang dihadiri Pemilik,
Direksi Pekerjaan, Wakil Direksi Pekerjaan (konsultan pengawas) dan
Kontraktor untuk membahas semua hal baik yang teknis maupun yang non
teknis dalam proyek ini.
2. Dalam waktu 14 hari setelah Rapat Pra Pelaksanaan, Kontraktor harus
menyerahkan Program Mobilisasi dan Jadwal Pelaksanaan kepada Direksi
Pekerjaan untuk dimintakan persetujuannya.
3. Program mobilisasi harus menetapkan waktu untuk semua kegiatan
mobilisasi dan harus mencakup informasi tambahan berikut :
- Lokasi base camp Kontraktor dengan denah lokasi umum dan denah detil
di lapangan yang menunjukkan lokasi kantor Kontraktor, bengkel,
gudang, mesin pemecah batu dan instalasi pencampur aspal, serta
laboratorium bilamana fasilitas tersebut termasuk dalam cakupan
Kontrak.
- Jadwal pengiriman peralatan yang menunjukkan lokasi asal dari semua
peralatan yang tercantum dalam Daftar Peralatan yang diusulkan dalam
Penawaran, bersama dengan usulan cara pengangkutan dan jadwal
kedatangan peralatan di lapangan.
- Setiap perubahan pada peralatan maupun personil yang diusulkan dalam
Penawaran harus memperoleh persetujuan dari Direski Pekerjaan.
- Suatu jadwal kemajuan yang lengkap dalam format bagan balok (bar
chart) yang menunjukkan tiap kegiatan mobilisasi utama dan suatu kurva
kemajuan untuk menyatakan persentase kemajuan mobilisasi.
Penyediaan K3
a. Kontraktor wajib menyediakan Dokumen rencana keselamatan kerja, Papan
informasi K3, APK (Pelindung Jatuh), APD (Helm, Sarung Tangan, Sepatu
keselamatan), Asuransi, Petugas K3, Peralatan P3K, Rambu informasi untuk
pekerja sesuai dengan yang dibutuhkan
b. Pekerja wajib mematuhi dan melaksanakan tata tertib K3 selama berada di
lingkungan proyek
c. Pekerja wajib memakai pelindung kepala.
d. Menggunakan sepatu safety yang sesuai dengan jenis pekerjaan.
e. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk
mengikutsertakan personilnya pada program BPJS Ketenagakerjaan
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
f. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan personilnya untuk
memenuhi peraturan keselamatan kerja. Pada waktu pelaksanaan pekerjaan,
penyedia beserta personilnya dianggap telah membaca dan memahami
peraturan keselamatan kerja.
g. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan
berdasarkan hukum yang berlaku, penyedia wajib melaporkan kepada PPK
mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan
Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian.
Pekerjaan Tanah Pondasi
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini dilakukan meliputi pekerjaan galian tanah pondasi jalur, pekerjaan
pondasi jalur campuran 1 sp : 5 pp, pekerjaan urugan timbunan tanah bawah lantai
dan Pemadatan Per 20cm serta pekerjaan urugan Pasir Dibawah Lantai tbl 3cm.
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
1. Pekerjaan Galian Tanah
Ukuran galian tanah sesuai dengan gambar. Tanah bekas galian harus
ditimbun/diangkut keluar sehingga tidak mengganggu pekerjaan selanjutnya.
Kontraktor harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air. Galian baru
boleh dilaksanakan setelah bouwplank dengan penandaan sumbu ke sumbu
selesai diperiksa dan disetujui Direksi. Bentuk galian dilaksanakan sesuai
dengan ukuran yang tertera dalam gambar.
2. Pekerjaan Pondasi Jalur
- Pondasi dibuat dari pasangan batu kali dengan adukan 1pc : 5 ps
- Batu yang dipergunakan dapat dipakai dari batu yang diperoleh disekitar
lokasi proyek, dengan kualitas yang bermutu tinggi, kuat dan bersih.
- Pekerjaan pondasi batu kali dimulai setelah seluruh galian diperiksa dan
disetujui oleh Pengawas lapangan/Direksi.
- Apabila lubang galian untuk pondasi terdapat genangan air maka sebelum
pasangan dimulai lubang tersebut harus dikeringkan
- Sebelum pemasangan pondasi batu kali terlebih dahulu diurug dengan pasir
urug setebal 3 cm atau sesuai gambar.
- Jika pemasangan pondasi terpaksa dihentikan maka ujung penghentiannya
harus bergigi agar pada penyambungan baru berikutnya terjadi ikatan yang
kokoh dan sempurna serta didalam pondasi sama sekali tidak boleh terdapat
rongga atau celah.
- Bentuk dan ukuran pondasi sesuai dengan yang tercantum pada
gambar rencana atau petunjuk Direksi.
3. Pekerjaan Urugan
- Pengurungan dan pemadatan ini dilakukan dengan menyiram air hingga
jenuh hingga mencapai kepadatan maksimum, kemudian ditumbuk dengan
alat yang sesuai untuk pemadatan.
- Dibawah dasar pondasi didasari dengan pasir pasang dan dipadatkan dengan
hasil akhir setebal 5 cm. Lapisan ini juga harus dipadatkan, dengan menyiram
air diatasnya, sehingga pasir akan mengisi rongga-rongga batu kali tersebut.
Tebal lapisan dibuat sesuai dengan gambar detail pondasi.
- Tebal pasir urug dibawah lantai minimum 5 cm padat atau sesuai yang
ditunjukkan dalam gambar.
- Setelah lapisan pertama padat, ditimbun dengan lapisan berikutnya dan
dipadatkan kembali seperti diatas. Demikian seterusnya hingga ke lapisan
berikutnya sampai mencapai ketinggian sesuai dengan gambar rencana.
Urugan Pasir dipadatkan perlapis hingga mencapai ketebalan Urugan Pasir
yang sesuai dengan gambar kerja dan spesifikasi teknis.
- Hasil akhir harus mendapat persetujuan Direksi atas kesempurnaan
pengurungan dan pemadatan. Direksi berhak memerintahkan pengurugan
melebihi ukuran, untuk memperhitungkan penyusutan tanah akibat
konsolidasi.
Pekerjaan Struktur
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini dilakukan meliputi :
1. Pekerjaan Rabat Bawah Lantai
2. Pekerjaan Pondasi Poor
3. Pekerjaan Kolom
4. Pekerjaan Sloof
5. Pekerjaan Kolom Praktis
6. Pekerjaan Ring Balok
7. Pekerjaan Plat Lantai
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
1. Sebelum dicor, acuan/cetakan tersebut harus dibersihkan dari kotoran dan
disiram dengan air hingga basah.
2. Tulangan besi beton dan sengkang tidak boleh menempel pada papan
acuan/cetakan.
3. Kontraktor tidak diperkenankan melakukan pengecoran beton sebelum
pembesian diperiksa dan mendapat persetujuan Direksi.
4. Pengecoran harus dilakukan continue untuk satu bagian pekerjaan, perhentian
pengecoran tidak dibenarkan tanpa persetujuan direksi.
5. Syarat persetujuan tersebut berlaku juga untuk pembongkaran cetakan.
6. Pencampuran/adukan beton harus dilakukan secara sempurna dengan
menggunakan alat yang disetujui direksi.
7. Pemadatan beton pada saat pengecoran harus dilakukan secara sempurna
dengan alat yang telah disetujui direksi lapangan.
8. Pembongkaran bekisting/mallbeton dapat dibongkar setelah berumur 3 (tiga)
minggu, kecuali beton praktis. Dan bila dianggap perlu dapat dibongkar setelah
berumur 3-7 hari dengan persetujuan direksi.
Pekerjaan Pasangan dan Lantai
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini, meliputi :
1. Pekerjaan Pasangan Granit
2. Pekerjaan Pasangan Keramik
3. Pekerjaan Pasangan Dinding ½ Bata
4. Pekerjaan Plesteran Dinding
5. Pekerjaan Plesteran Beton
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
1. Pekerjaan Pas. Dinding Bata Press tebal ½ batu camp 1:5
- Batu bata yang digunakan yaitu batu bata setempat dengan kualitas terbaik
yang disetujui Pengawas, yaitu siku dan sama ukurannya.
- Sebelum digunakan batu bata harus direndam dalam bak air atau drum
hingga jenuh.
- Setelah bata terpasang dengan adukan, naad/siar-siar harus dikerok sedalam
1 cm dan dibersihkan dengan sapu lidi dengan kemudian disiram air.
- Pemasangan dinding bata dilakukan bertahap, setiap tahap terdiri dari
(maksimal) 24 lapis setiap hari, diikuti dengan cor kolom praktis.
- Bagian pasangan bata yang berhubungan dengan setiap bagian pekerjaan
beton (kolom) harus diberi penguat stek-stek besi beton diameter 8
mm. Jarak 40 cm, yang terlebih dahulu ditanam dalam pasangan bata
minimal 30 cm, kecuali ditentukan lain.
- Lubang untuk alat-alat listrik dan pipa yang ditanam didalam dinding, harus
dibuat pahatan secukupnya pada pasangan bata (sebelum diplester).
- Pemasangan besi beton perkuatan dinding tersebut harus disetujui terlebih
dahulu oleh Pengawas mengenai tempat dan ukurannya.
2. Pekerjaan Plesteran Dinding/Beton
- Untuk pekerjaan plesteran dinding/beton menggunakan campuran 1:5 dengan
tebal 15 mm,
- Bersihkan permukaan dinding batu bata atau permukaan beton dari noda
debu, minyak cat, bahan-bahan lain yang dapat mengurangi daya ikat
plesteran.
- Sebelum diplester bidang dinding/beton harus dibasahi terlebih dahulu
sampai jenuh, agar adukan dapat melekat dengan baik. Plesteran dapat
dimulai setelah bidang tersebut kering.
- Untuk daerah yang luas, dibuat pola dasar plesteran (kepala plesteran)
dengan jarak 1 meter arah vertikal sebagai dasar plesteran untuk menjamin
adanya ketebalan yang sama, permukaan yang datar/rata, contour dan profil-
profil akurat.
- Pasangkan lapisan plesteran setebal yang disyaratkan (+ 20 mm) dan
diratakan dengan roskam kayu/besi dari kayu halus terserut dan rata
permukaannya ataupun dengan profil aluminium dengan panjang minimal 1,5
m. Kemudian basahkan terus selama 3 (tiga) hari untuk menghindarkan
terjadinya retak akibat penyusutan yang mendadak.
- Untuk plesteran pada permukaan beton, mula-mula permukaan beton harus
dikasarkan dengan pahat besi untuk mendapatkan daya ikat yang kuat antara
permukaan beton dengan plesteran. Bilamana perlu permukaan beton yang
telah dikasarkan diberi bahan additive, misalnya “Calbon”.
- Basahi permukaan beton untuk air hingga jenuh, tunggu sampai aliran air
berhenti.
- Dalam pelaksanaan plesteran permukaan beton dengan ketebalan minimal 2
cm, tidak diperbolehkan melakukan plesteran sekaligus, tetapi harus
dilakukan secara bertahap yaitu dengan cara menempelkan adukan semen
pada bagian yang akan diplester, kemudian setelah mengering, lakukan
plesteran berikutnya dengan adukan semen pasir hingga mencapai ketebalan
yang dikehendaki.
- Hindarkan benda-benda ataupun bahan-bahan lain yang dapat merusak
permukaan acian.
- Apabila ada pekerjaan plesteran yang harus dibongkar atau diperbaiki, maka
hasil akhir (finishing) dari pekerjaan tersebut harus dapat menyamai
pekerjaan yang telah disetujui oleh Pengawas.
- Kelembaban pelesteran harus dijaga sehingga pengeringan bidang
pelesteran stabil dan kemudian diperhalus dengan acian semen.
Pekerjaan Besi dan Aluminium
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan yang dilakukan meliputi :
1. Pekerjaan Kusen Aluminium 4”
2. Pekerjaan Pintu Kaca 5 mm Panel Aluminium
3. Pekerjaan Pintu Kamar Mandi Aluminium Strip
4. Pekerjaan Jendela dan Ventilasi Kaca Panel Aluminium
5. Pekerjaan Engsel Pintu Aluminium
6. Ram Buncis Jendela
7. Stoper Jendela
8. Kunci Pintu
9. Pekerjaan Hendle Pintu Alumunium
10. Pekerjaan Kaca Polos 5 mm
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
- Bahan kusen menggunakan bahan Aluminium 4”, bentuk dan ukurannya
sesuai dengan gambar.
- Semua kusen dapat disetel dan dipasang apabila telah mendapat persetujuan
secara tertulis dari Direksi.
- Bahan untuk jendela terdiri dari Aluminium dan Kaca 5 mm.
- Semua frame/kusen baik untuk dinding, jendela dan pintu dikerjakan secara
fabrikasi dengan teliti sesuai dengan ukuran dan kondisi lapangan
agar hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.
- Tiap Daun pintu dan jendela dipasang 3 (tiga) buah engsel aluminium yang
berkualitas baik.
- Daun pintu dilengkapi dengan kunci kwalitas 1 dan handle berukuran besar
dengan 2 (dua) putaran (2 slaag).
- Perletakan daun pintu dan jendela tersebut dapat dilihat pada gambar rencana
- Kunci pintu dipasang sedemikian rupa memakai baut dan skrup atau
kelengkapan lainnya yang diperlukan harus dari mutu yang disetujui oleh
Direksi dan merupakan bahan dengan kualitas baik.
- Engsel dipasang disetiap pintu dan jendela terdiri dari galvanized steel,
untuk engsel-engsel juga dipasang yang kualitas baik yang disetujui direksi
lapangan.
- Seluruh material kunci dan penggantung harus dilindungi dari kerusakan yang
diakibatkan proses pemasangan.
Pekerjaan Plafond
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini dilakukan meliputi :
1. Pekerjaan Rangka Plafond Galvalum
2. Pekerjaan Langit-Langit Gypsum
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
- Seluruh material yang dipasang pada pekerjaan ini sesuai dengan contoh-
contoh bahan yang telah ditetapkan pada persyaratan bahan dan telah
mendapat persetujuan Direksi.
- Pelaksanaan oleh tenaga ahli terampil dan dapat selalu menjaga kebersihan
dan kerapihan terhadap mutu hasil pekerjaan.
- Bila diperlukan material tambahan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan
baik, maka penyedia wajib mengadakan peralatan / material tambahan itu dan
melaksanakannya sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
- Pemasangan penutup atap harus rata, rapi dan lurus dengan menggunakan
ukuran atau menggunakan benangan menjadi satu garis lurus.
- Pekerjaan persiapan (ketetapan peil permukaan plafond, pemasangan rangka)
dilakukan dengan pengarahan dan mendapatkan persetujuan dari direksi.
- Sebelum dilaksanakan pemasangan lembaran gypsum board, lis plafond dan
pekerjaan lain yang terletak diatas plafond harus sudah terpasang dengan
sempurna.
- Type lembaran gypsum board yang dipasang pada penutup plafond adalah
gypsum board dalam bentuk utuh dengan jalur sambungan harus rapat
membentuk garis lurus. Celah yang terjadi pada pertemuan lembaran gypsum
board ditutup dengan “tape” yang khusus dibuat untuk pekerjaan ini dari bahan
yang mengandung serat fiber.
- Untuk melaksanakan rata permukaan, dipergunakan pasta semen sesuai
dengan standar pabrik untuk pelaksanaan gypsum board.
- Seluruh rangka dipasang dengan baik, kuat serta digantung pada plat beton
dan memenuhi persyaratan konstruktif.
- Modul/jarak peletakan rangka dan penggantung dilaksanakan sesuai
standar manufacturer.
- Ukuran dari material/bahan yang dipasang sesuai dengan yang ditunjukkan
dalam gambar dan dari produk yang telah disetujui perencana.
- Setelah seluruh rangka plafond dipasang, seluruh permukaan rangka rata,
lurus dan waterpass (tidak bergelombang).
- Lembaran gypsum board adalah gypsum board yang telah dipilih dan
dilaksanakan pemasangannya, dengan syarat bentuk serta ukuran setiap
lembaran harus sama, tidak ada bagian yang cacat atau gompal. Pelaksanaan
pemasangan gypsum board sesuai dengan cara/instruksi yang diterbitkan
oleh pabrik.
- Pada tempat tertentu dibuat mainhole/access panel pada plafond dapat
dibuka tanpa merusak lembaran gypsum board disekitarnya. Ukuran
disesuaikan dilapangan.
Pekerjaan Sanitasi
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan Sanitasi terdiri dari:
1. Pipa PVC 4”
Metode Pelaksanaan/ Syarat Kerja
- Sambungan kloset dilaksanakan dengan menggunakan sambungan pipa serta
lem PVC.
- Pemasangan sambungan kloset harus dilakukan dengan baik, tertutup/tidak
kelihatan. Dalam arah mendatar pipa-pipa tidak boleh membuat siku-siku
ditempat-tempat percabangan dan tiap jarak maksimum 12 meter.
- Kontraktor harus mengadakan dan memasang alat-alat yang dibutuhkan untuk
kelancaran pekerjaan dilapangan.
Pekerjaan Listrik
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan Instalasi Listrik terdiri dari:
1. Titik Instalasi
2. Pasang Kabel NYM 3x2,5
3. Pasang Kabel NYM 2x2,5
4. Pasang Kabel NYM 3x4
5. Pasang Saklar Tunggal
6. Pasang Saklar Ganda
7. Stop Kontak
8. Stop Kontak AC
9. Pasang Lampu Strip LED
10. Pasang MCB 6 Amper
11. Pasang MCCB 50 Amper
12. Box Panel + Perakitan
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
- Pemasangan instalasi listrik harus berpedoman pada Peraturan Umum Instalasi
Listrik yang digunakan saat ini.
- Inslatasi yang terpasang harus disesuaikan dengan tegangan listrik yang
terpasang di area proyek.
- Untuk semua penyambung kabel ditempatkan pada kedudukan yang aman,
untuk dilindungi.
- Pemasangan instalasi listrik umumnya dikerjakan sebelum plafon ditutup dan
plesteran dinding dikerjakan.
Pekerjaan Finishing
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan :
1. Pekerjaan Acian Dinding
2. Pekerjaan Acian Beton
3. Pekerjaan Pengecatan Kualitas Baik Dinding Baru
4. Pekerjaan Pengecatan Plafond
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
1. Pekerjaan Acian
- Jika ingin mendapatkan mutu atau kualitas acian yang bagus, sebaiknya
lakukan pekerjaan acian setelah plesteran dinding mencapai umur 2-3 hari.
- Basahi plesteran yang sudah kering menggunakan air.
- Buatlah adukan acian yang terdiri dari campuran semen dan air.
- Perbandingan yang baik antara jumlah semen dan air yang dipakai untuk
membuat suatu adukan adalah 2:1.
- Komposisi tersebut bisa diubah sesuai dengan jenis pekerjaan yang tengah
dilakukan. Misalnya penggunaan air untuk adukan semen plesteran dinding
kamar mandi bisa dikurangi untuk meningkatkan ketahanan lapisan plester
agar tidak mudah terjadi kebocoran.
- Masukkan bubuk semen ke dalam ember kecil secukupnya. Tuangkan air
sedikit demi sedikit agar bubuk semen berubah bentuk menjadi pasta. Jika
semen masih padat, tambahkan beberapa air untuk mengencerkannya.
Sebaliknya, jika terlalu cair, tambahkan beberapa sendok semen lagi untuk
mengentalkannya.
- Setelah adukan acian semen selesai dibuat, ambilah sejumput adukan
tersebut menggunakan roskam, lalu aplikasikan pada dinding berplester.
- Caranya, tekan roskam yang sudah diberi adukan aci, kemudian tempelkan
dan gosok-gosokkan ke dinding. Sebarkan acian ke sisi area dinding agar
adukan menutupi pori-pori plesteran secara merata.
- Ulangi langkah tersebut hingga seluruh dinding yang akan diaci tertutupi
oleh lapisan aci yang Anda buat.
- Apabila pada plesteran terdapat banyak lubang, maka sebelum dilakukan
pengacian, lubang-lubang tersebut harus ditutup menggunakan pasta
semen.
- Tebal acian idealnya adalah 1-3 mm, jika kurang dari 1 mm maka acian
akan mengering terlalu cepat. Apabila lapisan pertama kurang dari 1 mm,
maka Anda perlu melapisi lagi hingga ketebalannya mencapai minimal 1
mm, sebelum acian tersebut kering.
2. Pekerjaan Pengecatan
- Semua bidang pengecatan harus betul-betul rata, tidak terdapat retak
lubang dan pecah-pecah.
- Pengecatan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari direksi.
- Contoh bahan yang telah disetujui, dipakai sebagai standar untuk
pemeriksaan / penerimaan bahan yang dikirim oleh kontraktor ke tempat
pekerjaan.
- Sebelum di cat dipastikan seluruh permukaan bagian yang akan dicat
sudah dibersihkan dari kotoran-kotoran yang menempel. Semua bidang
yang dicat tembok dengan 1 kali cat dasar dan minimal 2 (dua) kali cat
penutup sampai kelihatan rata dan cukup tebal.
- Hasil pengerjaan yang baik, warna dan pola tekstur merata, permukaan
benar-benar halus dan licin, tidak terlihat noda-noda kotoran dan tidak
terdapat debu pasir atau serbuk kayu yang tertempel pada permukaan
pengecatan. Harus dihindarkan terjadinya kerusakan akibat dari
pekerjaan-pekerjaan lain. Pengecatan akhir harus mendapat warna yang
sesuai dan rapi.
- Setelah selesai dalam pengerjaan finishing cat permukaan dan daerah
sekitarnya harus dibersihkan kembali.
- Kontraktor harus bertanggung jawab atas kesempurnaan dalam pengerjaan
dan perawatan/kebersihan pekerjaan sampai penyerahan pekerjaan.
- Bila terjadi ketidaksempurnaan dalam pengerjaan atau kerusakan,
Kontraktor harus memperbaiki / mengganti dengan bahan yang sama
mutunya tanpa adanya tambahan biaya.
- Kontraktor harus menggunakan tenaga-tenaga kerja terampil /
berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan pengecatan tersebut,
sehingga dapat tercapainya mutu pekerjaan yang baik dan sempurna.
Pekerjaan Atap dan Alumunium
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan :
1. Pekerjaan Rangka Atap Baja Ringan
2. Pekerjaan Atap Spandek Warna
3. Pekerjaan Bubungan
4. Pekerjaan Alumunium Foil Tbl 3 mm
5. Pekerjaan Lisplank GRC Tinggi 20 Cm
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
Pembuatan dan pemasangan kuda-kuda Baja Ringan, harus dilaksanakan
sesuai gambar dan desain yang telah dihitung dengan aplikasi khusus
perhitungan baja ringan sesuai dengan standar perhitungan mengacu pada
standar peraturan yang berkompeten.
Semua detail dan konektor harus dipasang sesuai dengan gambar kerja.
Perakitan kuda-kuda baja ringan harus dilakukan di workshop permanen dengan
menggunakan mesin rakit (Jig) dan pemasangan sekrup dilakukan dengan
mesin screw driver yang dilengkapi dengan kontrol torsi.
Penyedia harus menyiapkan semua struktur balok penopang dengan kondisi
rata air (waterpas level) untuk dudukan kuda-kuda sesuai dengan desain sistem
rangka atap.
Penyedia harus menjamin kekuatan dan ketahanan semua struktur yang dipakai
untuk tumpuan kuda-kuda.
Jarak tumpuan mengikuti jarak yang telah ditentukan pada gambar kerja
Dalam mendesain kuda-kuda, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan,
yakni kekuatan struktur dalam menahan beban atap, derajat kemiringan atap
agar air hujan dapat mengalir tanpa hambatan serta menentukan panjang top
chord.
Jarak antar kuda-kuda dipasang sesuai dengan jarak yang ada pada gambar
kerja. Jenis reng mengacu pada jenis penutup atap yang digunakan. Reng harus
sesuai dengan lebar daun dari atap.
Penutup atap yang digunakan adalah spandek warna. Pemasangan atap
spandek harus dilakukan secara hati-hati dan seksama, supaya bangunan tidak
mengalami kebocoran.
Pemasangan bubungan atap dilakukan secara rapi, kuat dan juga teliti.
Dibuatkan opening untuk bukaan pintu plat besi dengan tebal 2 mm dan rangka
besi siku lebar 80 cm.
Pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan Lis plank menggunakan bahan GRC
dengan tinggi 20 Cm dipasang menerus sesuai pada gambar rencana.
Pekerjaan Kanopi dan Fasade
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan :
1. Pekerjaan Plat Kanopi Jendela
2. Pekerjaan Plesteran Beton Kanopi Jendela
3. Pekerjaan Acian Beton Kanopi
4. Pekerjaan Pengecatan Kualitas Baik Kanopi
5. Pekerjaan Plat Kanopi Fasade
6. Pekerjaan Lis Profil Tipe 1
7. Pekerjaan Lis Profil Tipe 2
8. Pekerjaan Plesteran Beton Kanopi Fasade
9. Pekerjaan Plesteran Kemprot
10. Pekerjaan Acian Beton Kanopi Jendela Fasade
11. Pekerjaan Pengecatan Kualitas Baik Fasade
12. Pekerjaan Plesteran penebalan Dinding Fasade depan Plesteran Tbl 2cm
Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja
1. Metode Pelaksanaan Plat Kanopi Jendela dan Fasade sesuai dengan metode
pelaksanaan pekerjaan Struktur/Beton.
2. Pekerjaan Plesteran Beton Kanopi Jendela dan Fasade, plesteran penebalan
dinding Fasade depan tbl 2 cm maupun Lis Profil dilaksanakan sesuai Metode
Pelaksanaan/Syarat Kerja Plesteran pada Pekerjaan Pasangan.
3. Pekerjaan Acian Beton dan Pengecatan Kanopi Jendela/Fasade dilakukan
sesuai dengan Metode Pelaksanaan/Syarat Kerja pada pekerjaan Finishing.
5. Spesifikasi Jabatan Kerja Konstruksi
Jabatan dalam
Pengalaman
No pekerjaan yang akan Sertifikat Kompetensi Kerja
(Tahun)
dilaksanakan
SKT Pelaksana Bangunan
Pelaksana Bangunan
1. Gedung/ Pekerjaan
Gedung/ Pekerjaan 2 Tahun
Gedung
Gedung
(TA 022)
Ahli K3 Konstruksi/
Minimal
2. Ahli Keselamatan -
SKT K3 Konstruksi
Konstruksi
Ketentuan :
a. Setiap kegiatan/pekerjaan perancangan, perencanaan, perhitungan dan
gambar-gambar konstruksi, penetapan spesifikasi dan prosedur teknis
serta metode pelaksanaan/ konstruksi/kerja harus dilakukan oleh tenaga
Terampil yang mempunyai kompetensi yang disyaratkan, baik pekerjaan
arsitektur, struktur/sipil, mekanikal, elektrikal, plumbing dan penataan
lingkungan maupun interior dan jenis pekerjaan lain yang terkait;
b. Setiap kegiatan/pekerjaan pelaksanaan, pemasangan, pembongkaran,
pemindahan, pengangkutan, pengangkatan, penyimpanan, perletakan,
pengambilan, pembuangan, pembongkaran dsb., harus dilakukan oleh
tenaga ahli dan tenaga terampil yang berkompeten berdasarkan gambar
gambar, spesifikasi teknis, manual, pedoman dan standar serta rujukan
yang benar dan sah atau telah disetujui oleh tenaga ahli yang terkait;
c. Keterangan Gambar (Terlampir)
B. Gambar-gambar untuk pelaksanaan pekerjaan harus ditetapkan oleh Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK) secara terinci, lengkap dan jelas, antara lain :
1. Peta Lokasi
2. Lay out
3. Potongan memanjang
4. Potongan melintang
5. Detail-detail konstruksi
C. Pengguna Jasa mengacu pada hasil dokumen pekerjaan jasa Konsultansi Konstruksi
perancangan dan/atau berkonsultasi dengan Ahli K3 Konstruksi dalam menetapkan
uraian pekerjaan, identifikasi bahaya, dan penetapan tingkat Risiko Keselamatan
Konstruksi pada Pekerjaan Konstruksi.
Jenis/Tipe
No. Identifikasi Bahaya Penyelesaiannya
Pekerjaan
1. Pekerjaan Struktur - Terjatuh dari Ketinggian Penggunaan APD
(Safety Belt, Helm
Proyek, Sepatu
Safety, Sarung
Tangan)
Dalam melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap RKK dan penerapan SMKK,
Pengguna Jasa dapat dibantu oleh Ahli K3 Konstruksi dan/atau Petugas Keselamatan
Konstruksi.
D. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 5 (lima) bulan atau 150 ( Seratus Lima Puluh )
hari kalender sejak SPMK.
E. Sumber Dana dan Perkiraan Biaya dari PNBP Tahun Anggaran 2023.
Untuk pelaksanaan kegiatan ini, total biaya yang dibutuhkan adalah :
Rp. 1.978.130.000,- (Satu Milyar Sembilan Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta Seratus
Tiga Puluh Ribu Rupiah).
F. Jenis Kontrak : Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Jailolo, 29 Maret 2023
Dibuat Oleh
Pengguna Anggaran (PA)
ARMAN ANWAR, S.SiT., MSi
NIP. 19721204 199403 1 002