Ded Pembangunan Pengaman Pantai Di Desa Tianyar Kabupaten Karangasem

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10030496000
Date: 5 May 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi Bali
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 251,348,420
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 251,346,804
Winner (Pemenang): CV Werdhi Laksana
NPWP: 015434889903000
RUP Code: 57380279
Work Location: Karangasem - Karang Asem (Kab.)
Participants: 14
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0312093958901000Rp 217,039,41085.788.56-
0015434889903000Rp 228,516,8109897.4-
0014134456901000Rp 234,654,00092.9292.83-
0018728634901000Rp 235,320,00094.1893.79-
0317660736901000Rp 251,216,31088.6188.17-
0011188190429000---Peserta tidak melakukan Kerjasama Operasi dengan Penyedia Jasa Pekerjaan Konsultansi Konstruksi Provinsi Bali sesuai persyaratan pada Dokumen Kualifikasi Bab IV, Hal E, Angka 6.
0316806397903000---CV. Dana Cipta menyatakan mengundurkan diri dari proses seleksi.
0020468674903000---Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur pengalaman perusahaan sesuai persyaratan pada Dokumen Kualifikasi Bab IX, Angka 2 Huruf b Poin 1.b dan c.
0835377276903000----
0015370596821000----
0315487041903000----
PT Wahana Prakarsa Utama Cabang Jatim
0021737028652001----
0027544972908000----
PT Sinar Mandiri Global Ntb
01*9**9****14**0----
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN                             
                                                                       
                                                                       
Lokasi Pekerjaan Kegiatan ini berlokasi di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu,
               Kabupaten Karangasem                                    
Sumber                                                                 
               a. Sumber Dana dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah    
Pendanaan                                                              
                  Anggaraan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)       
                  Tahun Anggaran 2025.                                 
                                                                       
               b. Nilai Pagu : Rp 251.348.420,00                       
               c. Nilai HPS : Rp. 251.346.803,79                       
                                                                       
                                                                       
              1. Lingkup Pekerjaan Utama                               
Lingkup Pekerjaan                                                      
                  1.1. Pengolahan Data                                 
                    1. Pengolahan data topografi, bathimetry dan pasang
                                                                       
                      surut. Data hasil survei topografi dan bathimetri akan
                      diolah dengan menjadikan elevasi titik-titik yang
                                                                       
                      diukur dalam satu referensi yakni muka air terendah
                      (LLWL = Lowest Low Water Level) yang didapat dari
                                                                       
                      pengolahan hasil survei pasang surut. Survei     
                      topografi, batimetri dan pasang surut adalah suatu
                                                                       
                      survei yang merupakan satu kesatuan. Keseluruhan 
                                                                       
                      hasil survei topografi dan bathimetri menghasilkan
                      titik-titik dengan koordinat X,Y,Z dengan referensi
                                                                       
                      yang sama.                                       
                       Hasil : Diperolehnya elevasi yang tepat pada    
                                                                       
                       gambar desain.                                  
                                                                       
                    2. Pengolahan Data Mekanika Tanah                  
                      Data yang diperoleh dari pembacaan tahanan konus 
                                                                       
                      terhadap friksi dan tekanan ke bawah.            
                      Hasil : Diketahuinya daya dukung tanah di bawah  
                                                                       
                      pondasi dengan analisa data sondir.              
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                  1.2. Pra Desain, Detail Design dan Produk Akhir      
                     Tahapan pradesain dan desain rinci (detail design)
                                                                       
                     adalah penentuan tata letak (layout) bangunan pantai
                     dan  perhitungan kestabilan struktur pantai.      
                                                                       
                     Karakteristik tanah di bawah bangunan pantai perlu
                                                                       
                     diketahui untuk mengetahui kestabilan lereng,     
                     penurunan tanah akibat beban bangunan pantai dan  
                                                                       
                     daya dukung tanah di bawahnya.                    
                     Detail desain yang dilakukan dalam perencanaan    
                                                                       
                     bangunan pantai adalah sebagai berikut:           
                                                                       
                      • Perhitungan struktur bangunan yang dipakai dalam
                        perencanaan bangunan pengaman pantai yang      
                                                                       
                        sesuai untuk struktur bangunan pantai.         
                        perhitungan dilakukan oleh Tenaga Ahli Teknik  
                                                                       
                        Pantai.                                        
                                                                       
                      • Analisis geoteknik dalam perencanaan bangunan  
                        pengaman pantai, dengan melihat kekuatan tanah 
                                                                       
                        yang menahan bangunan di atasnya. Tugas ini    
                        dilakukan oleh Tenaga Ahli Geoteknik.          
                                                                       
                      • Penggambaran dan analisis volume pekerjaan     
                                                                       
                        yang akan dilakukan oleh Draftman.             
                        Perhitungan biaya dan spesifikasi teknis yang  
                                                                       
                        dilakukan oleh Team Leader. Spesifikasi Teknis 
                        dibuat oleh Team Leader dengan bekerja sama    
                                                                       
                        dengan semua tenaga ahli terkait.              
                                                                       
                                                                       
                                                                       
              2. Lingkup Pekerjaan Terkait                             
                                                                       
                 a. Survei Pendahuluan                                 
                   Survei Pendahuluan ini merupakan tahap awal         
                                                                       
                   pelaksanaan pekerjaan dan juga untuk pengenalan     
                                                                       
                   lapangan, pengambilan data visual dan data sekunder 
                   awal yang digunakan dalam pengecekan kondisi lokasi.
                                                                       
                   Dalam  tahap ini juga diidentifikasi permasalahan-  
                   permasalahan yang mungkin timbul nantinya selama    
                                                                       
                   pelaksanaan survei teknis, untuk dapat diantisipasi sejak
                                                                       
                   awal sehingga tim survei teknis nantinya akan dapat 
                   melakukan persiapan yang lebih baik secara teknis.  
                                                                       
                   Selain itu juga untuk melakukan pendekatan pada     
                   instansi terkait sehingga dapat dicapai koordinasi yang
                                                                       
                   optimal.                                            
                                                                       
                  b. Persiapan Administrasi dan Teknis                 
                   Merupakan persiapan administrasi surat menyurat inter
                                                                       
                   office, office to office dan office to owners. Dari 
                   administrasi kantor yang tertata dengan baik untuk  
                                                                       
                   memudahkan   dalam  kontrol pekerjaan secara        
                                                                       
                   keseluruhan.                                        
                   Hasil yang diperoleh adalah proses administrasi yang
                                                                       
                   baik, tertata rapi yang pada akhirnya menunjang kinerja
                   penyedia jasa.                                      
                                                                       
                  c. Pengumpulan Data Sekunder                         
                                                                       
                   Data sekunder merupakan data yang sangat diperlukan 
                   dalam mendukung keakuratan hasil analisa secara     
                                                                       
                   keseluruhan. Sebagian besar data sekunder merupakan 
                   data historis yang mampu memberikan informasi proses
                                                                       
                   yang terjadi di lokasi pekerjaan. Beberapa data antara
                   lain; Data topografi, hidroklimatologi, hidrologi, kondisi
                                                                       
                   sosial masyarakat, pasang surut, peta geologi, data 
                                                                       
                   angin, data statistik, dan hasil studi terdahulu merupakan
                   data-data yang sangat diperlukan.                   
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                   Diperoleh hasil dengan data yang cukup, diharapkan  
                   hasil pekerjaan mampu optimal dan sesuai dengan     
                                                                       
                   kondisi yang terjadi di lapangan. Hal ini penting dipahami
                   mengingat erosi pantai merupakan proses yang terjadi
                                                                       
                   secara bertahap, dan hal ini tentunya tidak dapat   
                                                                       
                   diselesaikan tanpa data sekunder (historis) yang    
                   lengkap.                                            
                                                                       
                  d. Pengumpulan Data Primer                           
                    Data Primer merupakan data yang diperoleh secara   
                                                                       
                    langsung di lapangan. Sebagai data terbaru, tentunya
                                                                       
                    data ini merupakan hasil kondisi terakhir di lapangan
                    yaitu; peta dasar, elevasi acuan pasang surut, kondisi
                                                                       
                    fisik area pekerjaan seperti kondisi tanah, kondisi
                    perairan dll. Beberapa kegiatan pengumpulan data   
                                                                       
                    primer antara lain:                                
                                                                       
                    1. Survei Topografi (Topographic Survey)           
                      Survei ini dilakukan untuk mendapatkan situasi pantai
                                                                       
                      di darat. Survei ini dilakukan oleh Tenaga Ahli  
                      Geodesi. Lokasi survei adalah sepanjang pantai dan
                                                                       
                      selebar sempadan pantai (biasanya diambil 100    
                                                                       
                      meter ke arah darat). Hasil :                    
                      • Peta situasi berukuran skala 1:2.000 atau 1:1000.
                                                                       
                      • Longitudinal cross section pantai pada elevasi 
                        HWL, MSL dan LWL.                              
                                                                       
                      • Cross section sesuai ketentuan yang ada dan    
                                                                       
                        detail bangunan rencana.                       
                      • Jarak antar cross section minimal tiap 50 m.   
                                                                       
                    2. Survei Bathimetri (Bathimetric Survey)          
                                                                       
                      Survei ini dilakukan untuk mendapatkan kondisi   
                      topografi di laut. Survei ini dilakukan (diawasi) oleh
                                                                       
                                                                       
                      Tenaga Ahli Geodesi. Survei ini menggunakan      
                      echosounder minimal single beam,  bukan          
                                                                       
                      menggunakan fish finder yang memiliki tingkat    
                      akurasi  yang  kurang.  Survei  Batimetri        
                                                                       
                      direkomendasikan untuk dilakukan seluas-luasnya  
                                                                       
                      karena berguna dalam simulasi numeric (minimal 1 
                      km kearah offshore). Hal ini diperlukan mengingat
                                                                       
                      simulasi akan menghasilkan produk lebih baik     
                      apabila dilakukan untuk area yang luas. Biasanya 
                                                                       
                      dilakukan sepanjang pantai yang akan disurvei    
                                                                       
                      dengan lebar ke arah laut sampai ke kedalaman    
                      yang disebut closure depth. Closure depth adalah 
                                                                       
                      kedalaman perairan dimana sudah tidak terjadi lagi
                      pergerakan sedimen aktif.                        
                                                                       
                      Hasil:                                           
                                                                       
                       • Menghasilkan peta bathimetri skala 1 : 2.000  
                         detail dengan interval kontur tiap 1 meter dan 5
                                                                       
                         meter.                                        
                       • Potongan melintang beberapa posisi yang       
                                                                       
                         dianggap mewakili kondisi “khusus” dalam      
                                                                       
                         daerah studi.                                 
                    3. Survei Penyelidikan Tanah                       
                                                                       
                      Survei penyelidikan tanah dilakukan guna         
                      mendapatkan data-data serta gambaran mengenai    
                                                                       
                      keadaan, jenis dan sifat-sifat mekanis tanah di lokasi
                                                                       
                      pekerjaan. Dalam pelaksanaan pekerjaan ini       
                      dilakukan beberapa titik cone penetration test   
                                                                       
                      (sondir) untuk mengetahui daya dukung yang ada.  
                      Hasil: Daya dukung tanah pondasi di bawah rencana
                                                                       
                      bangunan.                                        
                                                                       
                                                                       
                    4. Survei Pasang Surut                             
                      Survei ini dilakukan untuk mengetahui naik dan   
                                                                       
                      turunnya permukaan air laut secara periodik yang 
                      merupakan data dasar dalam desain bangunan       
                                                                       
                      pengaman pantai.                                 
                                                                       
               Perhitungan biaya dan spesifikasi teknis yang dilakukan oleh
                                                                       
               Team Leader. Spesifikasi Teknis dibuat oleh team Leader 
                                                                       
               dengan bekerja sama dengan semua tenaga ahli terkait.   
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                  Gambar Bagan Alur Lingkup Pekerjaan Perencanaan      
                                                                       
                              Pengamanan Pantai                        
                                                                       
                                                                       
               Keluaran dari kegiatan DED Pembangunan Pengaman Pantai  
   Keluaran                                                            
               di desa  Tianyar Kabupaten Karangasem ini adalah        
               menghasilkan dokumen desain teknis mengenai Perencanaan 
                                                                       
               konstruksi pengamanan pantai dan dokumen pendukung      
                                                                       
               lainnya yang diperlukan untuk dapat dipakai sebagai pedoman
               dalam pengambilan keputusan dan tindak lanjut pelaksanaan
                                                                       
               pembangunan konstruksi sebagai berikut:                 
                                                                       
               1. Laporan Pendahuluan                                  
               2. Laporan Bulanan                                      
                                                                       
               3. Laporan Akhir                                        
               4. Laporan Survei                                       
                                                                       
               5. Laporan Nota Desain, BOQ, dan RAB                    
                                                                       
               6. Laporan SMKK                                         
               7. Laporan BOQ dan RAB                                  
                                                                       
               8. Eksternal Hardisk 1 TB                               
               9. Gambar A3                                            
                                                                       
               10. Album Photo Pelaksanaan                             
                                                                       
               Penyedia Jasa harus menyediakan segala perlengkapan     
   Peralatan dan                                                       
               peralatan dan material yang dibutuhkan untuk melaksanakan
   Material dari                                                       
               Paket Pekerjaan ini.                                    
   Penyedia                                                            
   Jasa                                                                
   Konsultansi                                                         
                                                                       
   Jangka Waktu Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 120 (seratus
   Penyelesaian dua puluh) hari kalender termasuk mobilisasi, terhitung mulai
                                                                       
   Pekerjaan   dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).       
                                                                       
                                                                       
   J adwal      No   Jabatan        Bulan Ke-       Keterangan         
                                                                       
   Tahapan                                                             
                               I    II   III   IV                      
   Pelaksanaan  1. Tahapan                            1,00             
                   Persiapan                                           
   Pekerjaan                                                           
                2. Tahapan                            4,00             
                   Pelaksanaan                                         
                3. Tahapan                            1,00             
                   Akhir                                               
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                       Bali, 4 Juli 2025                               
                                                                       
                       Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Bidang      
                       Sumber Daya  Air Dinas Pekerjaan Umum,          
                                                                       
                       Penataan Ruang, Perumahan dan  Kawasan          
                       Permukiman Provinsi Bali                        
                                                                       
                       (Sub Kegiatan 1.03.02.1.01.0122)                
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                       Ni Made Aryadi, ST., M. Eng                     
                       Pembina (IV/a)                                  
                       NIP. 19760805 200604 2 010
Tenders also won by CV Werdhi Laksana
Authority
6 February 2023Pengawasan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Gerana Di Kabupaten Badung (Dak)Provinsi BaliRp 543,820,000
14 April 2025Pengawasan Teknis Peningkatan Jalan Dan Jembatan Ketewel - Batubulan KanginKab. GianyarRp 300,000,000
11 April 2025Pengawasan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Di D.I. Oongan Dan D.I. Padpadan Di Kota Denpasar Dan Kabupaten Bangli,gianyarProvinsi BaliRp 270,200,000
31 October 2025Ded/Perencanaan Pembangunan Gedung Lt.III (9 Rkb, Tangga) Sdn 13 KesimanKota DenpasarRp 211,200,000
24 January 2025Belanja Perencanaan Teknis Jalan Di Kecamatan TampaksiringKab. GianyarRp 100,000,000
29 September 2025Perencanaan Pemeliharaan Berkala Jalan Koripan - NegariKab. KlungkungRp 100,000,000
22 September 2025Perencanaan Pemeliharaan Berkala Jalan Besan - Bukit AbahKab. KlungkungRp 100,000,000
23 July 2024Belanja Perencanaan Teknis Jalan Di Kecamatan TampaksiringKab. GianyarRp 100,000,000
9 March 2023Ded Pantai Cengceng Kembar Kab. JembranaProvinsi BaliRp 100,000,000
5 November 2024,Ded/Perencanaan Pembangunan Gedung Lt.III (15 Rkb, Tangga) Sdn 1 SesetanKota DenpasarRp 100,000,000