Perencanaan Teknik Jalan Dan Jembatan Pada Ruas Jalan Provinsi Paksebali - Selat

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10047644000
Date: 17 June 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi Bali
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 650,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 649,938,655
Winner (Pemenang): PT Arenco Binatama
NPWP: 032688483444000
RUP Code: 59770898
Work Location: Ruas Jalan Provinsi - Klungkung (Kab.)|Ruas Jalan Provinsi - Karang Asem (Kab.)
Participants: 18
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0432900207907000Rp 444,00088.4190.73Tidak mencapai kesepakatan klarifikasi harga
0032688483444000Rp 528,267,11588.9471.17-
0014602452904000----
0027881382907000-79.2-Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur kualifikasi tenaga ahli (nilai 37,60) berdasarkan IKP Bab III, angka 25.6 huruf g, penawaran dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila masing-masing unsur dan nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas (passing grade) yang ditentukan dalam Lembar Kerja Evaluasi, sehingga Peserta dinyatakan tidak lulus.
0312093958901000----
0211228556907000-78.07-Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur kualifikasi tenaga ahli (nilai 38,03) berdasarkan IKP Bab III, angka 25.6 huruf g, penawaran dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila masing-masing unsur dan nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas (passing grade) yang ditentukan dalam Lembar Kerja Evaluasi, sehingga Peserta dinyatakan tidak lulus.
0018728634901000----
0835377276903000---Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur pengalaman perusahaan sesuai persyaratan pada Dokumen Kualifikasi Bab IX, Angka 2 Huruf b Poin 1.b. dan 1.c.
0014134456901000----
0022528475907000-85.13-Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur kualifikasi tenaga ahli (nilai 44,35) berdasarkan IKP Bab III, angka 25.6 huruf g, penawaran dinyatakan lulus evaluasi teknis apabila masing-masing unsur dan nilai total keseluruhan unsur memenuhi ambang batas (passing grade) yang ditentukan dalam Lembar Kerja Evaluasi, sehingga Peserta dinyatakan tidak lulus.
0011120763904000----
0013990874014000----
0011188190429000----
0015125636908000----
CV Kokoh Rinjani Emas
01*9**4****15**0----
CV Constity Karya Rahayu
03*3**2****55**0----
0019140052903000----
0014222814424000----
Attachment
URAIAN     SINGKAT      PEKERJAAN                            
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
      K/L/PD           : PEMERINTAH  PROVINSI BALI                        
                                                                          
      PD               : DINAS PEKERJAAN  UMUM,  PENATAAN                 
                                                                          
                         RUANG,  PERUMAHAN   DAN  KAWASAN                 
                         PERMUKIMAN                                       
                                                                          
      NAMA PPK         : I PUTU GEDE MAHENDRA   ARI                       
                         PALGUNA,  S.T.                                   
                                                                          
                                                                          
      PAKET PEKERJAAN  : PERENCANAAN    TEKNIK  JALAN  DAN                
                         JEMBATAN     PADA   RUAS    JALAN                
                         PROVINSI PAKSEBALI - SELAT                       
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                   TAHUN    ANGGARAN      2025                            
             URAIAN     SINGKAT      PEKERJAAN                            
                                                                          
                                                                          
1.  LOKASI PEKERJAAN       Lokasi Pekerjaan berada di Kabupaten Klungkung 
                           dan Karangasem, Provinsi Bali.                 
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                          LOKASI PENANGANAN                               
                        Perencanaan Jalan : ± 16,6 Km                     
                       Penggantian Jembatan ; ± 44.00 m                   
                             (Awal : -8.536804, 115.414971)               
                             (Akhir : -8.441295, 115.485105)              
                                                  Akhir Ruas              
                                                                          
                                                                          
                                               Lokasi Jembatan            
                                                                          
                                                                          
                                                                          
           LOKASI PENANGANAN                                              
         Perencanaan Jalan : ± 16,6 Km                                    
        Penggantian Jembatan ; ± 44.00 m                                  
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                       Awal Ruas                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                      Kondisi Jalan dan Jembatan                          
2.  SUMBER PENDANAAN       a. Sumber Dana dari pelaksanaan pekerjaan ini  
                             adalah Anggaraan Pendapatan dan Belanja      
                             Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.           
                           b. Nilai Pagu : Rp650.000.000,00               
                           c. Nilai HPS : Rp649.938.655,20                
                                                                          
 3.  LINGKUP PEKERJAAN     Lingkup Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia
                           Jasa antara lain:                              
                                                                          
                           1. Lingkup Pekerjaan Utama                     
                             Ruang lingkup utama pekerjaan proyek ini adalah
                             melaksanakan desain rinci lengkap, menyiapkan
                             dokumen  desain rinci, dan dokumen seleksi   
                             termasuk harga perkiraan perencana (engineering
                             estimate) pelaksanaan kontrak pekerjaan sipil.
                             1) Perencanaan Teknik Jalan (Penanganan Jalan)
                                pada Ruas Jalan Paksebali-Selat sepanjang 
                                16,60 Km.                                 
                                Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan dalam
                                Perencanaan Teknik Jalan adalah sebagai   
                                berikut:                                  
                             •  Melakukan koordinasi dengan Direksi Pekerjaan,
                                Pengguna Jasa, pemangku kepentingan serta 
                                pihak-pihak terkait.                      
                             •  Melaksanakan  survey  lapangan  untuk     
                                mengidentifikasi hal-hal relevan yang diperlukan
                                dalam desain.                             
                             •  Merencanakan desain struktur perkerasan dan
                                permukaan jalan, bila perlu termasuk perbaikan
                                tanah dasar dan  perencanaan penutupan    
                                permukaan jalan tanah/ kerikil/ perkerasan
                                lentur/ perkerasan kaku.                  
                             •  Melakukan analisis dan desain drainase    
                                permukaan, termasuk wilayah curam dengan  
                                mempertimbangjan   sifat-sifat material   
                                permukaan untuk memilih jenis drainase,   
                                drainase bawah permukaan, gorong-gorong dan
                                lain-lain.                                
                             •  Penyediaan fasilitas pejalan kaki dengan  
                                mempertimbangkan fasilitas khusus untuk   
                                memenuhi kebutuhan pengguna jalan yang    
                                rentan (anak-anak, perempuan, orang tua, dan
                                orang berkebutuhan khusus).               
                             •  Dalam  melakukan survey lapangan wajib    
                                menginformasikan kepada Penilik Jalan     
                                setempat pada pelaksanaannya              
                             Adapun data terperinci yang harus terpenuhi dalam
                             survey, antara lain:                         
                             •  Melaksanakan survey inventarisasi dan survey
                                pendahuluan jalan, meliputi :             
                                                                          
                             •  Lebar perkerasan dan bahu yang ada;       
                             •  Jenis permukaan perkerasan yang ada, misalnya
                                kerikil, AC, beton dan lain-lain;         
                             •  Identifikasi utilitas, terutama terkait dengan
                                kebutuhan relokasi dan potensi masalah yang
                                timbul karena tidak diketahuinya lokasi utilitas
                                bawah tanah;                              
                             •  Identifikasi opsi-opsi pengaturan ulang   
                                alinyemen guna mengoreksi geometri yang   
                                kurang sesuai standar dengan menentukan   
                                                                          
                                survei geoteknik dan topografi tambahan yang
                                perlu dilakukan;                          
                             •  Inventarisasi lokasi rawan kecelakaan, data
                                kecelakaan yang terjadi, penyebab kecelakaan;
                             •  Masalah-masalah terkait dampak lingkungan 
                                dan sosial;                               
                                                                          
                             •  Dampak pada sistem irigasi serta solusi-solusi
                                yang diusulkan.                           
                             •  Melaksanakan  survey  topografi untuk     
                                menghasilkan pemetaan topografi yang secara
                                akurat menggambarkan kondisi lapangan yang
                                ada saat pelaksanaan survey;              
                                                                          
                             •  Melaksanakan inspeksi, investigasi, dan   
                                pengujian perkerasan, antara lain :       
                             •  Melaksanakan  survey   kondisi  untuk     
                                mendapatkan nilai Indeks Kondisi Perkerasan
                                (IKP) sebagai dasar evaluasi terhadap kondisi
                                perkerasan  yang   mengalami   kondisi    
                                kerusakan/distress (koordinasi dengan     
                                                                          
                                Pengguna Jasa apabila sudah tersedia data 
                                sekunder IKP);                            
                             •  Identifikasi jenis   dan     penyebab     
                                kerusakan/distress fisik perkerasan yang ada;
                             •  Pencatatan tingkat keparahan setiap jenis 
                                kerusakan/  distress dan  kemungkinan     
                                                                          
                                penyebabnya;                              
                             •  Pencatatan lokasi dan luas relatif area proyek
                                yang dipengaruhi setiap kombinasi jenis dan
                                keparahan kerusakan/ distress.            
                             •  Kondisi perkerasan dan kajian penyebab    
                                kerusakan/distress serta opsi penanganan; 
                                                                          
                             •  Pencatatan ruas-ruas yang teridentifikasi untuk
                                dilakukannya pengujian lendutan;          
                             •  Melaksanakan serangkaian Test Pit untuk   
                                menentukan material dan ketebalan perkerasan
                                dan bahu jalan yang ada serta lapisan lapis
                                pondasi atas, pondasi bawah, atau capping;
                                                                          
                             •  Pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP).
                             •  Pengujian Benkelman Beam atau Falling Weight
                                Deflectometer (FWD).                      
                             •  Survey hidrologi/ drainase, antara lain:  
                             •  Struktur drainase, alur air yang ada dan yang
                                diusulkan termasuk jalur pembuangan dan   
                                tinggi banjir serta data frekuensi banjir;
                             •  Masalah banjir yang  perlu diidentifikasi 
                                (khususnya yang berdampak pada wilayah desa,
                                yang diakibatkan oleh timbunan jalan atau 
                                kurang  memadainya  kapasitas  saluran    
                                                                          
                                melintang);                               
                             •  Identifikasi aliran air tanah yang tampak atau
                                potensi aliran air tanah yang butuh drainase
                                bawah tanah.                              
                             •  Survey sumber material untuk pelaksanaan  
                                pekerjaan, tempat pembuangan sampah/      
                                                                          
                                material buangan tak layak guna, dan kantor
                                lapangan proyek;                          
                             •  Survey volume lalu lintas untuk menentukan
                                kondisi lalu lintas, kecepatan rata-rata  
                                kendaraan serta sebagai masukan tentang   
                                jumlah tiap jenis kendaraan yang melewati ruas
                                jalan tertentu pada satuan waktu tertentu,
                                                                          
                                sehingga rata-rata lalu lintas sehari dapat
                                dihitung, sebagai dasar untuk rencana     
                                peningkatan/upgrade jalan.                
                             •  Merencanakan Penataan Kawasan Simpang     
                                Padang Galak dan Penataan pada Ruas Jalan 
                                yang terkoneksi dengan ruas rencana jalan akses
                                                                          
                             •  Membuat skema pengaturan lalu lintas untuk
                                jalan akses dengan asumsi setelah jalan akses
                                tersedia/beroperasi                       
                                                                          
                             2) Perencanaan Teknik Jembatan (Penggantian  
                               Jembatan) pada Jembatan Tukad Penyangsangan
                               di ruas Jalan Provinsi Paksebali-Selat.    
                               Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan dalam
                               Perencanaan Teknik Jembatan adalah sebagai 
                               berikut:                                   
                             •  Melakukan survey lokasi jembatan yang akan di
                                rencanakan. Lokasi awal dan akhir dari    
                                pemeriksaan dicatat dengan jelas dan semua
                                data yang diperoleh dicatat               
                             •  Mengidentifikasi kondisi lahan, sungai dan area
                                sekitar.                                  
                             •  Mengidentifikasi / memperkirakan secara tepat
                                penerapan desain geometrik (alinemen horisontal
                                dan vertikal) dengan melakukan pengukuran –
                                pengukuran secara sederhana dan benar (jarak,
                                azimut, kemiringan dengan helling meter) dan
                                membuat sketsa desain alinemen horisontal 
                                maupun vertikal.                          
                             •  Menentukan awal dan akhir pengukuran serta
                                pemasangan patok di awal dan akhir proyek 
                             •  Mencatat daerah – daerah yang akan dilakukan
                                pengukuran khusus serta, morpologi dan lokasi
                                yang perlu dilakukan perpanjangan koridor 
                             •  Menentukan dan memperkirakan total panjang,
                                lebar, kelas pembebanan jembatan, tipe    
                                konstruksi, dengan pertimbangan terkait dengan
                                LHR, estetika, lebar sungai, kedalaman dasar
                                sungai, profil sungai/ada tidaknya palung,
                                kondisi arus dan arah aliran, sifat – sifat sungai,
                                scouring vertikal/horisontal, jenis material
                                bangunan atas yang tersedia dan paling efisien
                             •  Menentukan dan memperkirakan ukuran dan   
                                bahan tipe abutmen, pilar, pondasi, bangunan
                                pengamanan   (bila diperlukan) dengan     
                                memperkirakan lebar dan kedalaman sungai, 
                                sifat tebing, sifat aliran, endapan/sedimentasi
                                material, benda hanyutan, scouring yang pernah
                                terjadi.                                  
                             •  Memperkirakan elevasi muka jembatan dengan
                                mempertimbangkan MAB (Banjir), MAN (Normal),
                                MAR (Rencana) dan banjir terbesar yang pernah
                                terjadi.                                  
                             •  Menentukan  dan  memperkirakan  lokasi    
                                jembatan dengan mempertimbangkan situasi  
                                dan kondisi sekitar lokasi, profil sungai, arah
                                arus/aliran sungai, scouring, segi ekonomi,
                                sosial, estetika yang terkait dengan alinemen
                                jalan, kecepatan lalu lintas rencana, jembatan
                                darurat, pembebanan tanah timbunan dan    
                                quarry                                    
                             •  Mengamati kondisi tanah pada daerah tangkapan
                                sehubungan dengan bentuk dan kemiringan   
                                yang akan mempengaruhi pola aliran.       
                             •  Mengamati tata guna lahan.                
                             •  Mengiventarisasi bangunan drainase existing.
                             •  Membuat rencana kerja untuk survey detail.
                             •  Mengamati karakter aliran sungai / morfologi
                                yang mungkin berpengaruh terhadap konstruksi
                                dan saran – saran yang diperlukan untuk   
                                menjadi pertimbangan dalam perencanaan    
                                berikut.                                  
                             •  Mengidentifikasi lokasi titik pengujian   
                                pengeboran.                               
                             •  Pengeboran untuk tes boring,              
                             •  Pengujian laboratorium (Kadar Air + Specific
                                gravity, Grain Size, Atterbeg Limit, Direct Shear
                                Test, Consolidation Test, Triaxial Test). 
                                                                          
                             Untuk Pekerjaan Teknik Jalan dan Jembatan perlu
                             dilakukan adalah :                           
                             •  Mengidentifikasi kebutuhan pembebasan lahan
                                apabila diperlukan.                       
                             •  Mengidentifikasi dan menghitung kebutuhan 
                                jalan alternatif selama pelaksanaan pekerjaan
                                fisik.                                    
                             •  Menyusun metode pelaksanaan pekerjaan fisik
                                serta akses penunjang pelaksanaan pekerjaan.
                             •  Menyusun Time Schedule pekerjaan fisik    
                             •  Menyusun  perhitungan Tingkat Komponen    
                                Dalam  Negeri (TKDN) dalam penyusunan     
                                engineering estimate (EE)                 
                                                                          
                           2. Lingkup Pekerjaan Terkait                   
                             1) Survei Pendahuluan                        
                                • Persiapan termasuk studi literatur dan survei
                                  pendahuluan                             
                                • Konsultasi dengan pemangku kepentingan  
                                  dan masyarakat                          
                                • Penyelidikan geoteknik dan geologi (studi
                                  pustaka dan lapangan)                   
                             2) Tahap Perencanaan                         
                                • Perencanaan rekayasa lalu lintas        
                                  -  Persimpangan;                        
                                  -  Rambu-rambu  jalan, marka  lajur,    
                                     pembatas keselamatan jalan raya, patok
                                     km;                                  
                                  -  Penerangan jalan dan jembatan;       
                                  -  Rencana pengalihan jalan pada saat   
                                     pelaksanaan konstruksi               
                                • Rancangan Konseptual Sistem Manajemen   
                                  Keselamatan Konstruksi (SMKK).          
                                • Dukungan  Pasca-Desain untuk Jangka     
                                  Waktu tertentu                          
                                  -  Penjelasan dokumen tender;           
                                  -  Partisipasi dalam rapat pra tender;  
                                  -  Partisipasi dalam rapat pra pelaksanaan
                                     pekerjaan (Pre-Construction Meeting);
                                  -  Partisipasi dalam pelaksanaan pekerjaan
                                     konstruksi                           
                                                                          
 4.  KELUARAN              Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan Paket
                           Pekerjaan ini terdiri atas:                    
                           1. Laporan Pendahuluan                         
                           2. Program Mutu Kontrak                        
                           3. Laporan Final Engineering Design (FED)      
                           4. Gambar Rencana A3                           
                                                                          
                           5. Rencana Anggaran Biaya (RAB)                
                           6. Laporan Metode Pelaksanaan                  
                           7. Laporan Akhir                               
                           8. Softcopy dalam Flashdisk (128 GB)           
 5.  JANGKA WAKTU          Pelaksanaan Paket Pekerjaan ini adalah 90 (Sembilan
     PENYELESAIAN          Puluh) Hari Kalender terhitung sejak tanggal mulai kerja
                           yang tercantum dalam SPMK.                     
                                                                          
                                                                          
                                Bali, 24 Juni 2025                        
                                Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)            
                                Pada Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan    
                                Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan       
                                Kawasan Permukiman Provinsi Bali (Sub     
                                Kegiatan 1.03.10.1.01.0041)               
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                I Putu Gede Mahendra Ari Palguna, S.T.    
                                NIP. 19950807 202012 1 005
Tenders also won by PT Arenco Binatama