| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0013604368013000 | Rp 17,597,521,468 | - | |
| 0026705756606000 | Rp 16,229,636,409 | 1). Sertifikat Inspeksi Teknis sudah habis masa berlaku 04 April 2023 2). Tidak memiliki ISO 37001 Manajemen Anti Penyuapan 3). Tidak memiliki pengalaman sejenis minimal Pembangunan IPA 100 L/D sesuai dengan syarat yang telah disyaratkan dalam LDK Dokumen Pemilihan | |
| 0032735888101000 | - | - | |
| 0016805632077000 | - | - | |
CV Cahaya Damai Sejahtera | 02*1**4****08**0 | - | - |
| 0020085387101000 | - | - | |
| 0016877441101000 | - | - | |
| 0032620916101000 | - | - | |
| 0838796167101000 | - | - | |
PT Alaric Abadi Cemerlang | 05*1**5****18**0 | - | - |
| 0023713753028000 | - | - | |
| 0012165767441000 | - | - |
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN KONSTRUKSI
PENGGUNA ANGGARAN : H.T NOVIZAL AIYUB SE.Ak
SATKER/SKPD : PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA DAROY
NAMA PJK : HENDRA ALHAS, ST.
NAMA PEKERJAAN : Pembangunan IPA 100 Liter / Detik
TAHUN ANGGARAN 2025
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN KONSTRUKSI
PEKERJAAN: Pembangunan IPA 100 L/ D
1. LATAR BELAKANG : Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi kehidupan
masyarakat dan pembangunan suatu wilayah. Seiring dengan
meningkatnya jumlah penduduk, aktivitas ekonomi, serta pembangunan
infrastruktur di Kota Banda Aceh, kebutuhan akan air bersih terus
mengalami peningkatan signifikan. Kota Banda Aceh sebagai ibu kota
Provinsi Aceh memiliki peran strategis dalam berbagai sektor, baik
pemerintahan, pendidikan, perdagangan, maupun pariwisata. Oleh karena
itu, penyediaan air bersih yang mencukupi dan berkelanjutan menjadi
salah satu prioritas utama dalam mendukung kualitas hidup masyarakat
dan pertumbuhan kota secara berkelanjutan.
Saat ini, sistem penyediaan air bersih di Banda Aceh menghadapi berbagai
tantangan, termasuk keterbatasan kapasitas instalasi pengolahan air,
distribusi yang belum merata, serta gangguan kualitas sumber air baku
akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia. Berdasarkan studi
kebutuhan air bersih, diperkirakan kebutuhan air di wilayah kota akan
mencapai lebih dari 200 liter per kapita per hari dalam beberapa tahun ke
depan. Kondisi ini menuntut adanya upaya peningkatan kapasitas
infrastruktur pengolahan air bersih secara terencana dan terpadu.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pembangunan Instalasi Pengolahan
Air Bersih (IPAB) dengan kapasitas 100 liter per detik menjadi solusi
strategis guna menambah pasokan air bersih yang dapat melayani
kebutuhan rumah tangga, fasilitas publik, dan sektor usaha. Proyek ini
tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kuantitas air yang tersedia,
tetapi juga memastikan kualitas air memenuhi standar kesehatan dan
keselamatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Dengan dibangunnya IPAB ini, diharapkan dapat meningkatkan cakupan
pelayanan air bersih, mengurangi ketergantungan terhadap sumber air
bawah tanah, serta memperkuat ketahanan air kota dalam menghadapi
berbagai tantangan lingkungan dan pertumbuhan kota yang dinamis.
2. MAKSUD DAN : MAKSUD
TUJUAN
Pembangunan Instalasi Pengolahan Air dengan kapasitas 100 liter per
detik dimaksudkan sebagai upaya strategis Pemerintah Kota Banda Aceh
untuk meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih yang layak,
berkelanjutan, dan sesuai dengan standar mutu air minum. Proyek ini
diharapkan dapat mendukung program pengembangan infrastruktur
dasar, memperluas cakupan layanan air bersih, serta meningkatkan
kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan air yang aman dan
memadai.
TUJUAN
Adapun tujuan dari pembangunan IPA ini adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kapasitas Pelayanan Air Bersih:
Menambah kapasitas produksi air bersih sebesar 100 liter per
detik guna memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah
pelayanan dalam Kota Banda Aceh.
2. Menjamin Ketersediaan Air Bersih yang Layak:
Menyediakan air bersih yang memenuhi standar kualitas sesuai
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang
persyaratan kualitas air minum.
3. Meningkatkan Cakupan dan Akses Layanan Air Bersih:
Memperluas jangkauan layanan air bersih ke wilayah-wilayah
yang selama ini belum terlayani secara optimal.
4. Mengurangi Ketergantungan terhadap Air Tanah:
Mengurangi eksploitasi air tanah yang berlebihan dengan
menyediakan sumber air permukaan yang dikelola secara
profesional dan berkelanjutan.
5. Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):
Berkontribusi pada pencapaian SDG 6, yaitu memastikan
ketersediaan dan pengelolaan air bersih dan sanitasi yang
berkelanjutan untuk semua.
6. Meningkatkan Ketahanan Infrastruktur Kota:
Membangun sistem pengolahan air yang tangguh terhadap
ancaman perubahan iklim dan gangguan lingkungan lainnya.
3. TARGET/ : Target
SASARAN Target utama dari pembangunan Instalasi Pengolahan Air Bersih ini
adalah:
1. Terbangunnya fasilitas IPA berkapasitas 100 liter per detik yang
berfungsi optimal dan beroperasi sesuai dengan standar teknis
pengolahan air bersih.
2. Meningkatnya jumlah pelanggan layanan air bersih di wilayah
Kota Banda Aceh secara signifikan dalam kurun waktu 1–3 tahun
sejak IPA beroperasi.
3. Tercapainya cakupan layanan air bersih minimal 80% dari total
kebutuhan masyarakat perkotaan di Banda Aceh.
4. Tersedianya air bersih yang memenuhi baku mutu kualitas air
minum, sesuai standar Kementerian Kesehatan RI dan peraturan
perundang-undangan lainnya.
5. Pengurangan tingkat ketergantungan masyarakat terhadap sumber
air alternatif yang tidak aman, seperti sumur gali atau air
permukaan tidak terolah.
Sasaran
Untuk mencapai target-target tersebut, proyek ini menyasar hal-hal
berikut:
1. Masyarakat Kota Banda Aceh, khususnya di wilayah yang selama
ini belum mendapatkan layanan air bersih secara memadai dari
sistem jaringan perpipaan.
2. Instansi pemerintah dan fasilitas umum, seperti rumah sakit,
sekolah, dan perkantoran yang memerlukan pasokan air bersih
berkelanjutan.
3. Pelaku usaha dan sektor komersial, yang membutuhkan suplai air
bersih dalam mendukung operasional kegiatan ekonominya.
4. PERUMDAM Tirta Daroy Banda Aceh sebagai operator utama
sistem air bersih, yang akan mendapatkan peningkatan kapasitas
produksi dan efisiensi distribusi.
5. Pemerintah Kota Banda Aceh dan pemangku kepentingan lainnya,
dalam rangka memperkuat ketahanan infrastruktur air bersih dan
mendukung program pembangunan kota berkelanjutan.
4. NAMA : Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan pekerjaan
ORGANISASI pengadaan konstruksi:
PENGADAAN a. K/L/D/I :
BARANG/JASA b. Satker/SKPD : PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA DAROY
KOTA BANDA ACEH
c. PA : H.T NOVIZAL AIYUB SE.Ak
5. SUMBER DANA : a. Sumber Dana diperlukan untuk membiayai pengadaan pekerjaan
DAN PERKIRAAN Konstruksi adalah Pembangunan IPA 100 L/ D Kota Banda Aceh TA.
BIAYA 2025 dan Tahun 2026
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan :
Rp. 18.033.998.000,00 ( Delapan belas milyar tiga puluh tiga juta
sembilan ratus Sembilan puluh delapan ribu rupiah )
Kegiatan ini akan dikerjakan system Multi Years Kontrak ( MYC ) dengan
Sistem Penganggaran :
a. Tahun 2025 sebesar Rp.10.800.000.000,- ( Satu Milyar Delapan
ratus Juta Rupiah )
b. Tahun 2026 sebesar Rp. 7.233.998.000,- ( Tujuh milyar dua ratus
tiga puluh tiga juta sembilan ratus Sembilan puluh delapan ribu
rupiah )
6. RUANG LINGKUP, : a. Ruang lingkup pengadaan pekerjaan konstruksi ;
LOKASI Pekerjaan Persiapan
PEKERJAAN,
Pekerjaan Pondasi Beton IPA Struktur Baja
FASILITAS
Pekerjaan IPA Struktur Baja KAP. 100 L/DT
PENUNJANG
Pekerjaan Pengangkutan IPA Struktur Baja
b. Lokasi pengadaan pekerjaan konstruksi KOMPLEK IPA LEUBOK
BATEE DESA LEUBOK BATEE KEC. INGIN JAYA KAB ACEH BESAR;
c. Fasilitas penunjang yang disediakan oleh PA/KPA/PPK : Dokumen
perencanaan DED Pembangunan IPA 100 L/ D Tahun Anggaran 2025
dan Tahun Anggaran 2026.
d. Sub Klasifikasi BS 005 KBLI 42202 ( Konstruksi Bangunan Sipil
Pengolahan Air Bersih ) Klasifikasi Menengah.
e. Memiliki KD ( Kemampuan Dasar ) 3 x Npt
7. JANGKA WAKTU : 300 Hari, terhitung sejak awal penandatangan kontrak (termasuk waktu
PELAKSANAAN yang diperlukan untuk pemeliharaan pekerjaan konstruksi)
PEKERJAAN
8. TENAGA AHLI : Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan pengadaan pekerjaan
konstruksi :
NO Jabatan yang Pengalaman SKK
diusulkan minimal
Manajer Proyek 4 ( empat ) Tahun Ahli Madya Air
Minum
Manajer Teknik 3 ( tiga ) Tahun Ahli Madya
Bangunan Gedung
Ahli K3 Konstruksi 3 ( tiga ) Tahun Ahli Muda K3
Konstruksi
Manajer Keuangan 4 ( empat ) Tahun Minimal S1
Ekonomi
Personil harus melampirkan Referensi Kerja yang dikeluarkan oleh PPK /
Owner.
9. KELUARAN/ : Keluaran/produk yang dihasilkan dari pelaksanaan pengadaan pekerjaan
PRODUK YANG konstruksi : Pembangunan IPA 100 L/D lebih tertata indah dan nyaman
DIHASILKAN dinikmati masyarakat.
10 SPESIFIKASI : Spesifikasi teknis pekerjaan konstruksi, meliputi:
TEKNIS PEKERJAAN a. Ketentuan penggunaan material yang diperlukan :
KONSTRUKSI 1. Material yang digunakan sesuai dengan SNI dan peraturan
lain yang dituangkan dalam Kontrak oleh PPK.
2. Syarat Lainnya
- Pabrikan memiliki Workhsop atas nama sendiri yang
dibuktikan dengan bukti kepemilikan ( SHM ) Bukan
Sewa dan akan dilakukan klarifikasi dan pembuktian
terhadap dokumen /dan akan dilakukan site visit
untuk pembuktian.
- Memiliki sertifikat ISO 9001 Manajemen Mutu , ISO
14001 Kesehatan dan Keselamatan Kerja, ISO 45001
Environment / Lingkungan dan ISO 37001
Manajemen Anti Penyuapan
- Memiliki pengalaman sejenis minimal 100 L/D yang
sesuai dengan sub bidang.
- Memiliki sertifikat Inspeksi Teknis Instalasi Pengolahan
Air ( IPA ) yang dikeluarkan oleh Lembaga Inspeksi
Pusat Litbang Perumahan Permukiman Kementerian
Pekerjaan Umum Kapasitas 100 L/D yang masih
berlaku.
3. Ketentuan penggunaan peralatan yang ditentukan :
Crane Kapasitas 30 Ton 2 ( satu ) Unit
Excavator Kapasitas 0,85 m3 ( 1 Unit )
Pick Up Kapasitas 2 m3 (2 Unit).
Mesin Las Listrik dan Argon Kapasitas 220 Volt ( 3
Unit )
Mesin Bor / Impact Drill Kapasitas 230 Volt ( 2 Unit )
Batchin Plant Beton Kapsitas 50 m3/Jam ( 1 Unit )
4. Ketentuan penggunaan tenaga kerja :
menggunakan tenaga kerja setempat, dan/atau tenaga
kerja dari luar Aceh
tenaga kerja yang memiliki kompetensi di tiap sub
pekerjaan.
5. Metode Kerja/Prosedur Pelaksanaan Pekerjaan :
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN
Pekerjaan dibagi menjadi beberapa tahapan utama
berikut:
1. Persiapan
Mobilisasi alat berat, peralatan kerja, dan personel ke
lokasi proyek.
Pembersihan lahan dan pekerjaan pematangan lahan.
Pengukuran dan penandaan area konstruksi (staking
out).
2. Pekerjaan Sipil
Penggalian dan pemadatan tanah untuk struktur IPA:
bak sedimentasi, filter, tangki kontak, dll.
Pengecoran pondasi dan struktur beton bertulang.
Instalasi jalur perpipaan bawah tanah dan struktur
pendukung.
3. Pemasangan Peralatan Mekanikal
Pengangkatan dan pemasangan, dosing pump, filter,
dll.
Instalasi pipa-pipa sistem pengolahan baja
Pemasangan media filter dan sistem backwash.
4. Pengujian dan Commissioning
Uji coba operasi peralatan mekanikal dan elektrikal.
Pengujian kualitas air hasil pengolahan (turbiditas,
pH, sisa klorin).
Kalibrasi alat ukur dan evaluasi performa IPA.
5. Serah Terima dan Dokumentasi
Penyusunan laporan akhir pelaksanaan.
Pelatihan operator dari PERUMDAM setempat.
Serah terima pekerjaan ke pengguna.
6. Ketentuan gambar kerja :
Terlampir
7. Ketentuan pembayaran :
Pembayaran dilakukan dengan Termyn dan dilampiri
laporan Berita Acara kemajuan pekerjaan.
8. Ketentuan pembuatan laporan dan dokumentasi :
Laporan mingguan
Back up Volume Pekerjaan
Foto 0%, 50%, 100%
Hasil Uji Lab (bila diperlukan).
Shop Drawing
As Built Drawing
9. Ketentuan mengenai penerapan K3 :
Wajib mengikutsertakan seluruh tenaga kerja dalam
program BPJS (jaminan kecelakaan kerja dan jaminan
kematian);
Menyediakan dan mewajibkan seluruh pekerja
menggunakan alat pelindung diri;
Memasang rambu-rambu K3 pada lokasi yang rawan
kecelakaan terutama di penyempitan;
Menyediakan fasilitas P3K sebagai upaya pertolongan
pertama pada kecelakaan;
Memberitanda batas pada area kerja untuk
menghindari orang lain selain petugas/pekerja;
Dan memperhatikan serta melaksanakan semua
ketentuan dalam Peraturan yang berhubungan
dengan K3.
Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK)
Penyedia menyampaikan pakta komitmen dan penjelasan
Manajemen risiko serta penjelasan rencana tindakan
sesuai tabel jenis pekerjaan dan identifikasi bahayanya
dibawah ini:
No Jenis/Tipe Identifikasi Bahaya
Pekerjaan
1 Pengelasan Terbakar Akibat Api Las,
konstruksi IPA Resiko luka ringan /
sedang / berat
Banda Aceh, 01 Oktober 2025
PERUMDAM TIRTA DAROY KOTA BANDA ACEH
Penanggung Jawab Kesepakatan (PJK)
DTO
HENDRA ALHAS, ST.
NIK. 317