PEMERINTAH KOTA BANDUNG
DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN
Jalan Caringin Nomor 103, Babakan Ciparay, Kota Bandung 40223
Telpon/Faksimili (022) 5410403
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pekerjaan Jalan Lingkungan Kota Bandung 54 - 2025
Program : Program Kawasan Permukiman
Kegiatan : Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh dengan Luas di
Bawah 10 (sepuluh) Ha
Sub Kegiatan Pelaksanaan Peremajaan Kawasan Permukiman Kumuh
Sumber Dana : Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Unit SKPD : Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Bandung
PA : Dudy Prayudi, S.T., M.T.
PPK : Zaimudin Ahmad
Pekerjaan : Pekerjaan Jalan Lingkungan Kota Bandung 54 - 2025
Lokasi : Jl. Giri Jati RT 05 RW 04 Kel. Pasir Endah Kec. Ujungberung
Tahun Anggaran : 2025
PEMERINTAH KOTA BANDUNG
DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN
TAHUN ANGGARAN 2025
2025 Pekerjaan Jalan Lingkungan Kota Bandung - 2025
I. LATAR BELAKANG
Salah satu infrastruktur permukiman dasar dan dinilai penting pada suatu lokasi
adalah tersedianya jalan yang memadai. Hadirnya kondisi prasarana jalan yang
baik berfungsi sebagai penghubung lokasi, efisiensi distribusi pengiriman, hingga
pendukung layanan pendidikan dan kesehatan. Dengan tingginya tingkat
kepadatan penduduk di kawasan perkotaan, memberikan masalah tersendiri pada
prasarana jalan khususnya jalan lingkungan. Kurang lebarnya akses jalan,
tipisnya struktur perkerasan, tidak tersedianya saluran drainase, hingga tidak
sesuainya beban as kendaraan yang melintas menjadi sekian dari masalah yang
harus dihadapi.
Berdasarkan hasil survei dan observasi di lapangan, didapatkan bahwa
infrastruktur jalan yang sudah ada membutuhkan pemeliharaan baik berupa
peningkatan kualitas, perbaikan, ataupun pembuatan yang baru. Pilihan metode
pemeliharaan jalan/peningkatan kualitas sendiri dapat dilakukan melalui model
perkerasan lentur AC-WC (asphalt concrete wearing course), perkerasan kaku
(pengecoran beton bertulang) dan pasangan paving block. Ketiga metode tersebut
dipilih karena dinilai tergolong mudah dikerjakan dan lebih applicable pada ruas
jalan dengan lebar sedang, kawasan permukiman padat dan beban lalu lintas
kendaraan ringan sedang.
Mengangkat isu bencana banjir/genangan yang marak terjadi belakangan ini,
dapat teridentifikasi bahwa faktor perkotaan yang menjadi penyebab adalah tidak
berjalannya/tidak tersedianya sistem drainase yang menampung limpasan air
permukaan. Selain perubahan alih fungsi lahan pada kawasan resapan di bagian
hulu, tingginya sedimen sungai dan pekerjaan betonisasi infrastruktur telah
menutup/mengurangi bidang resapan pada kawasan perkotaan. Sehingga tak
jarang besarnya debit limpasan (baik akibat curah hujan tinggi atau kiriman)
harus tergenang cukup lama karena tidak menemukan jalan air dan tidak
diimbangi bidang resapan yang kemudian menyebabkan banjir ke permukiman
dengan waktu surut yang relatif lama.
Berbekal kondisi tersebut, pekerjaan jalan lingkungan pada Dinas Perumahan
dan Kawasan Permukiman (DPKP) yang akan dilaksanakan mencoba inovasi
dengan menambahkan beberapa titik sumur resapan dalam satu ruas jalan yang
diperbaiki. Penambahan ini dirasa cocok diaplikasikan pada kawasan permukiman
padat dan diyakini dapat membantu mengurangi waktu genangan pada areal
permukiman, khususnya pada beberapa tempat yang tidak ada sama sekali
saluran drainase. Desain unit sumur resapan yang menggunakan buis beton Ø50
cm ID sedalam 2 m, setidaknya memberikan tampungan 0,4 m3 air per titiknya
dan bidang resapan 0,2 m2. Sumur resapan tentunya disertai unit trash rake yang
ditujukan untuk penghalau sampah dan kemudahan pemeliharaan, serta tutup
berbahan die casting metal yang kuat untuk beban lintas kendaraan roda empat.
Dengan melihat tupoksi utama dari Bidang Kawasan Permukiman DPKP yang
berorientasi pada infrastruktur permukiman, maka peningkatan kualitas jalan
lingkungan menjadi bagian utama dari urusan wajib penting yang diamanatkan
dalam visi dan misi pembangunan Kota Bandung. Pemenuhan serta peningkatan
layanan pembangunan infrastruktur berupa pemeliharaan jalan dengan
perkerasan lentur aspal AC-WC, perkerasan kaku beton sitemix, ataupun
perkerasan paving block banyak tersebar pada ruas jalan di permukiman padat
penduduk sehingga masih membutuhkan upaya ekstra dari Pemerintah Kota
Bandung melalui DPKP.
Menindaklanjuti hasil pekerjaan penyusunan kajian, perencanaan DED, review,
ataupun legalisasi rencana pembangunan dan pengembangan kawasan
permukiman kumuh/non kumuh, Pemkot Bandung mengalokasikan dana pada
Tahun Anggaran 2025. Semua bentuk perencanaan tersebut tentunya didasarkan
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
2025 Pekerjaan Jalan Lingkungan Kota Bandung - 2025
atas usulan warga/reses dewan/musrenbang kewilayahan, untuk melaksanakan
pekerjaan Pemeliharaan Jalan Lingkungan.
II. RUANG LINGKUP
Secara garis besar lingkup pekerjaan Pekerjaan Jalan Lingkungan Kota Bandung
54 – 2025 sebagai berikut :
1. Tahap persiapan;
2. Tahap bongkaran perkerasan lama (aspal hotmix, beton sitemix atau paving
block;
3. Tahap pembersihan lokasi (land clearing) atau penyiapan badan jalan;
4. Tahap pembuatan sumur resapan (galian, pasangan buis beton, trash rake dan
cover die casting metal);
5. Tahap pelapisan perekat (tack coat/lantai kerja/urugan pasir);
6. Tahap konstruksi perkerasan aspal hotmix (lapis aus AC-WC)/penulangan dan
pengecoran/pasangan paving block dan pemadatan;
7. Tahap finishing dan
8. Tahap pemeliharaan.
III. PENUTUP
Uraian Singkat pelaksanaan Pekerjaan Jalan Lingkungan Kota Bandung 54 –
2025 diharapkan agar Pelaksana Pekerjaan dapat memahami dan
menginterpretasikan secara maksimal dan sesuai dengan hasil perencanaan yang
telah dilaksanakan.
Bandung, 25 Juli 2025
Mengetahui, Disusun Oleh,
PENGGUNA ANGGARAN (PA) PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK)
ZAIMUDIN AHMAD, S.T
DUDY PRAYUDI, S.T., M.T
NIP. 19841028 201503 1 003
NIP. 19750326 199901 1 001
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman