URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pemerintah : Kota Bandung
Unit Organisasi : Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota
Bandung
Kegiatan : Pengelolaan dan Pengembangan Sistem
Drainase yang Terhubung Langsung dengan
Sungai dalam Daerah Kabupaten/Kota
Sub. Kegiatan : Penyusunan Outline Plan Pada Kawasan
Genangan
Pekerjaan : Belanja Jasa Tenaga Ahli - Penyusunan Outline
Plan Pada Kawasan Genangan 2
Sumber Dana : APBD KOTA BANDUNG 2025
Volume : 1 Paket Pekerjaan
A. LATAR BELAKANG
Berdasarkan program tahunan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota
Bandung, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga pada Tahun Anggaran 2025
menganggarkan dana untuk Pekerjaan Konsultansi Penyusunan Outline Plan pada
Kawasan Genangan pada Kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Sistem
Drainase yang Terhubung Langsung dengan Sungai dalam Daerah Kabupaten/Kota
pada Bidang Drainase dan Trotoar Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota
Bandung.
Berdasarkan Kota Bandung Dalam Angka 2025, menyebutkan penduduk Kota
Bandung Tahun 2024 berdasarkan hasil Hasil Proyeksi Penduduk Interim 2020–
2024 sebanyak 2.528.163 jiwa yang terdiri atas 1.247.109 jiwa penduduk laki-laki
dan 1.228.998 jiwa penduduk perempuan. Penduduk Kota Bandung mengalami
pertumbuhan pertahun sebesar 0,91 persen. Sementara itu besarnya angka rasio
jenis kelamin tahun 2022 penduduk laki-laki terhadap penduduk perempuan
sebesar 100,41 (BPS Kota Bandung, 2023).
Dimana laju pertumbuhan penduduk adalah angka yang menunjukkan persentase
pertambahan penduduk dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan kepadatan
penduduk adalah rasio banyaknya penduduk per kilometer persegi.
Pertumbuhan penduduk dan kepadatan penduduk yang cepat menimbulkan
tekanan terhadap ruang dan lingkungan untuk kebutuhan perumahan, kawasan
industri/jasa dan fasilitas pendukungnya, yang selanjutnya mengubah lahan
terbuka dan/atau lahan basah menjadi lahan terbangun. Perkembangan kawasan
terbangun yang sangat pesat sering tidak terkendali dan tidak sesuai lagi dengan
tata ruang maupun konsep pembangunan yang berkelanjutan, mengakibatkan
banyak kawasan-kawasan rendah yang semula berfungsi sebagai tempat
penampungan air sementara (retarding pond) dan bantaran sungai berubah
menjadi tempat hunian penduduk.
Hal tersebut diatas membawa dampak pada rendahnya kemampuan drainase
perkotaan dan kapasitas sarana serta prasarana pengendali banjir (saluran, kolam
tampungan, pompa banjir, pintu pengatur) untuk mengeringkan kawasan
terbangun dan mengalirkan air ke sungai/drainase utama.
B. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan jasa konsultan yang termasuk ke dalam pekerjaan ini
meliputi:
1. Inventarisasi kondisi awal sistem drainase, termasuk daerah-daerah genangan
2. Kajian dan analisis drainase dan konservasi air
3. Rencana sistem jaringan drainase perkotaan
4. Perencanaan dasar
5. Perkiraan Pembiayaan
C. SUMBER DANA DAN PERKIRAAN BIAYA
Pagu yang diperlukan untuk kegiatan ini sebesar Rp. 99.337.230,00 (Sembilan Puluh
Sembilan Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Dua Ratus Tiga Puluh Rupiah)
dengan Nilai HPS termasuk PPN sebesar Rp. 99.056.400,00 (Sembilan Puluh Sembilan
Juta Lima Puluh Enam Ribu Empat Ratus Rupiah) dan bersumber dari APBD Kota
Bandung sebagaimana tercantum dalam DPA SKPD Dinas Sumber Daya Air dan Bina
Marga Kota Bandung Tahun Anggaran 2025.
D. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN
Jangka Waktu pelaksanaan Pekerjaan Belanja Jasa Tenaga Ahli - Penyusunan
Outline Plan Pada Kawasan Genangan 2
dilaksanakan selama 60 hari kalender.