URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
1. MOBILISASI
Dalam waktu 7 hari setelah Surat Perintah Mulai Kerja, Penyedia Jasa harus
melaksanakan Rapat Persiapan Pelaksanaan (Pre-Construction Meeting)
yang dihadiri Pengguna Jasa, Direksi Pekerjaan, dan Penyedia Jasa untuk
membahas semua hal baik yang teknis maupun yang non teknis dalam
kegiatan ini.
Dalam waktu 14 hari setelah Rapat Persiapan Pelaksanaan, Penyedia Jasa
harus menyerahkan Program Mobilisasi (termasuk program perkuatan
bangunan pelengkap antara lain jembatan, bila ada) dan Jadwal Kemajuan
Pelaksanaan kepada Direksi Pekerjaan untuk dimintakan persetujuannya.
Program mobilisasi harus menetapkan waktu untuk semua kegiatan
mobilisasi yang disyaratkan dalam Pasal 1.2.1.(1) dan harus mencakup
informasi tambahan berikut:
- Lokasi base camp Penyedia Jasa dengan denah lokasi umum dan denah
detail di lapangan yang menunjukkan lokasi kantor Penyedia Jasa,
bengkel, dan gudang.
- Jadwal pengiriman peralatan yang menunjukkan lokasi asal dari semua
peralatan yang tercantum dalam Daftar Peralatan, bersama dengan
usulan cara pengangkutan dan jadwal kedatangan peralatan di lapangan.
- Suatu daftar detail yang menunjukkan struktur yang memerlukan
perkuatan agar aman dilewati alat-alat berat, usulan metodologi
pelaksanaan dan jadwal tanggal mulai dan tanggal selesai untuk
perkuatan setiap struktur, bila ada.
- Suatu jadwal kemajuan yang lengkap dalam format bagan balok (bar
chart) yang menunjukkan tiap kegiatan mobilisasi utama dan suatu kurva
kemajuan untuk menyatakan persentase kemajuan mobilisasi.
2. Galian Biasa
Galian Biasa yaitu pekerjaan menggali dan memindahkan tanah yang tidak
mengandung batuan keras atau material lain yang sulit seperti batuan lunak,
perkerasan, atau struktur). Galian dilakukan untuk pembuatan pondasi struktur
atau pelebaran jalan sesuai dengan gambar kerja.
Penggalian dilaksanakan menurut kelandaian, garis dan elevasi yang ditentukan
dalam gambar atau ditunjukkan oleh Pengguna Barang/Jasa dan mencakup
pembuangan semua bahan dalam bentuk apapun yang dijumpai, termasuk
tanah, batu, batu bata, beton, pasangan batu dan bahan perkerasan lama, yang
tidak digunakan untuk pekerjaan permanent.
3. Timbunan Biasa dari Galian
Pekerjaan penimbunan menggunakan material tanah yang berasal dari hasil
penggalian sebelumnya, dengan tujuan untuk meratakan atau menaikkan elevasi
permukaan tanah sesuai rencana. Prosesnya melibatkan persiapan lahan,
penghamparan tanah galian dalam lapisan yang tipis, dan pemadatan setiap
lapisannya secara bertahap untuk mencapai kepadatan yang diinginkan.
4. Pasangan Batu
Sebelum pemasangan, batu dibersihkan dan dibasahi sampai merata dan
dalam waktu yang cukup untuk memungkinkan penyerapan air mendekati
titik jenuh. Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasahi
dan selanjutnya landasan dari adukan harus disebar pada sisi batu yang
bersebelahan dengan batu yang akan dipasang.
Landasan dari adukan baru paling sedikit 3 cm tebalnya dipasang pada
pondasi yang disiapkan sesaat sebelum penempatan masing-masing batu
pada lapisan pertama. Batu besar pilihan digunakan untuk lapis dasar dan
pada sudut-sudut. Perhatian harus diberikan untuk menghindarkan
pengelompokkan batu yang berukuran sama.
Batu harus dipasang dengan muka yang terpanjang mendatar dan muka
yang tampak harus dipasang sejajar dengan muka dinding dari batu yang
terpasang.
Batu harus ditangani sedemikian hingga tidak menggeser atau
memindahkan batu yang telah terpasang. Peralatan yang cocok harus
disediakan untuk memasang batu yang lebih besar dari ukuran yang dapat
ditangani oleh dua orang.