| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0032821332832000 | Rp 2,205,000,000 | - | |
| 0032447971832000 | Rp 2,162,923,103 | berdasarkan daftar riwyat hidup personil manajerial yang ditawarkan oleh peserta pelaksana memiliki pengalaman kerja konsultansi dan petugas K3 memiliki pengalaman kerja dengan uraian tugas sebagai pengawas jadi pengalamannay tidak dapat dinilai. | |
| 0819086935816000 | Rp 2,020,542,384 | 1. Peserta menyediakan Peralatan Utama (dump truck) tidak sesuai dengan yang disyaratkan dalam LDP. 2. Peserta menyampaikan rencana keselamatan konstruksi, Tabel Identifikasi bahaya tidak sesuai tabel jenis pekerjaan dan identifikasi bahaya yang disyaratkan dalam LDP. | |
| 0820969905832000 | Rp 2,130,213,010 | Peserta menyampaikan rencana keselamatan konstruksi, Tabel Identifikasi bahaya tidak sesuai tabel jenis pekerjaan dan identifikasi bahaya yang disyaratkan dalam LDP. | |
| 0624142675832000 | - | - | |
| 0660549882832000 | - | - | |
CV Mutia Karya | 07*5**0****22**0 | - | - |
| 0021204268832000 | - | - | |
| 0966672016832000 | - | - | |
| 0762214179816000 | - | - | |
| 0401619119832000 | - | - | |
CV Nirwana Rahma Makmur | 09*9**6****01**0 | - | - |
| 0028606911832000 | - | - | |
Radja Karya | 09*3**4****32**0 | - | - |
| 0724525845832000 | - | - | |
CV Firman Jaya Sakti | 08*3**0****09**0 | - | - |
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEMBANGUNAN TAMAN KOTA SALAKAN
A. LINGKUP PEKERJAAN
Yang dimaksud dalam Lingkup Pekerjaan ini adalah :
Program : Pengembangan Permukiman
Kegiatan : Penyelengaraan Infrastruktur Pada Permukiman di Kawasan Strategis Daerah
Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan : Pembangunan dan Pengembangan Infrastruktur Kawasan Permukiman di
Kawasan Strategis Daerah Kabupaten/Kota
Pekerjaan : Lanjutan Pembangunan Taman Kota Salakan
Lokasi : Kab. Banggai Kepulauan
Yang meliputi item pekerjaan sebagai berikut :
- Pekerjaan Umum
- Pekerjaan Area 01
- Pekerjaan Area 02
- Pekerjaan Pergola
- Pekerjaan Area 03
- Pekerjaan Area 04
- Pekerjaan Area 05
- Pekerjaan Area 06
- Pekerjaan Area Parkiran, Pejalan Kaki dan Pos Jaga
- Pekerjaan Toilet
- Pekerjaan Penataan Taman
- Sarana Penunjang
- Pekerjaan Rehab Area Monumen Trikora
- Pekerjaan Akhir
B. PEKERJAAN TANAH DAN BATU
1. Pekerjaan Galian Tanah
Pekerjaan galian tanah di area parkiran dengan kedalaman galian 60 cm
Pekerjaan galian tanah untuk pondasi talud dengan ukuran galian tinggi 40 cm dan lebar
bawah 40 cm
Pekerjaan galian tanah pondasi pergola dengan ukuran galian tinggi 30 cm dan lebar
bawah 45 cm
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
Pekerjaan galian tanah kanstin dengan ukuran galian tinggi 15 cm dan lebar bawah 15 cm
2. Pekerjaan Tanah
Tanah humus yang di gunakan adalah tanah yang terbentuk dari pelapukan tumbuh-
tumbuhan. Mengandung banyak unsur hara dan mineral dan sangat subur.
2. Pekerjaan Batu
Pekerjaan Pondasi pasang batu belah/gunung dengan campuran 1 SP : 4 PP
Batu yang digunakan ialah batu yang berasal dari gunung atau batu belah
C. PEKERJAAN STRUKTUR
1. Keterangan Umum
Pekerjaan pasang rangka besi hollow 40.40.2 mm pada papan nama atau pekerjaan lainya
Pekerjaan beton dilaksanakan sesuai dengan yang diminta dalam Dokumen Kontrak dan
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku SNI 2002 dan
PBI 1971. Adapun pada garis besarnya pekerjaan beton bertulang yang dilaksanakan
adalah:
1) Sloof
2) Balok
3) Kolom
Bahan yang digunakan untuk pekerjaan beton adalah :
Semen, dipakai PC (Portland Cement) Jenis I keluaran segala merk yang beredar
di Indonesia (Standart SNI) dan harus dipakai satu macam merk semen
untuk pekerjaan ini.
Agregat, dipakai batu pecah dan pasir butiran kasar yang memenuhi
syarat SNI/PBI.
Air, dapat digunakan dari segala sumber asal memenuhi syarat SNI/PBI.
Pelaksanaan beton bertulang atau struktur menggunakan mutu beton 20 Mpa dan
campurannya diaduk dengan mesin pengaduk / molen hingga mencapai mutu
sesuai yang disyaratkan. Banyaknya air yang dipakai untuk beton harus diatur
menurut keperluan untuk menjamin beton dengan konsistensi yang baik
dan untuk menyesuaikan variasi kandungan lembab atau gradasi (perbutiran) dari
agregat waktu masuk dalam mesin pengaduk (mixer). Penambahan air untuk
mencairkan kembali beton padat hasil pengadukan yang terlalu lama atau yang
menjadi kering sebelum dipasang sama sekali tidak diperkenankan. Keseragaman
konsistensi beton untuk setiap kali pengadukan sangat perlu.
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
Dimensi pekerjaan beton bertulang dan struktur dilaksanakan sesuai gambar kerja
2. Syarat-Syarat Bahan Pekerjaan Beton
a. Semen
Semen yang dipakai harus PC yang telah disahkan atau disetujui oleh yang
berwenang dan dalam segala hal memenuhi syarat-syarat yang dikehendaki oleh
Peraturan Beton Bertulang Indonesia, dalam hal ini dipakai Portland Cement (PC
Kelas I) sesuai dengan Standart Indonesia NI-B atau ASTM C-150 Type I,
pada prinsipnya seluruh merk semen yang beredar di Indonesia serta memenuhi
standart mutu tersebut di atas dapat dipakai.
b. Agregat
1) Batu pecah, dipakai batu pecah mesin ukuran 1/1 s/d 2/2 cm jenis yang keras,
tajam, bersih dari segala kotoran yang dapat mengurangi daya rekatnya.
2) Pasir cor, dipakai pasir butiran kasar/tajam warna hitam, bebas dari segala
kotoran yang dapat mengurangi daya rekatnya.
c. Baja Tulangan
Semua baja tulangan dipakai baja dengan tegangan leleh karakteristik 2400 kg/cm2
atau yang umum dijual di pasaran, ukuran dan jumlah sesuai tertera dalam gambar.
Bahan-bahan tersebut dalam segala hal harus memenuhi ketentuan-ketentuan SNI
2002 / PBI 1971.
d. Air
Air untuk adukan dan perawatan beton harus bersih, bebas dari bahan-bahan atau
campuran-campuran yang mempengaruhi daya lekat semen.
e. Bekisting
Bekisting harus dibuat dan direncanakan begitu rupa sehingga beton dapat dengan baik
ditempatkan dan dipadatkan, tidak terjadi perubahan bentuk acuan selama
pengecoran dilaksanakan maupun selama proses pengerasan beton. Bekisting untuk
struktur bangunan memakai papan kayu Kls II ukuran kayu 2/20 dan diberi lapisan
plastik bila perlu. Bikisting dari papan kayu Kls III tersebut harus diperkuat dengan
rangka kayu klas II ukuran 5/7, 6/9, 6/12 dan sebagainya, untuk mendapatkan kekuatan
dan kekakuan yang sempurna, atau dari bahan lain yang disetujui oleh Direksi Proyek
3. Prosedur dan metode Pekerjaan Beton bertulang (struktur beton)
Persyaratan umum bahan untuk pekerjaan beton adalah sebagai berikut :
- Beton yang dipergunakan untuk seluruh struktur bangunan ini harus menggunakan
Beton mutu 20 Mpa
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
- Mutu baja tulangan yang dipergunakan untuk seluruh struktur atas bangunan ini adalah
sebagai berikut :
Mutu baja tulangan sampai dengan diameter 12 mm adalah BJTD24.
- Bekisting untuk struktur bangunan memakai papan kayu klas III 2/20 dan diberi
lapisan plastik bila perlu. Bikisting dari papan klas III tersebut harus diperkuat
dengan rangka balok kayu klas II ukuran 5/7, 6/9, 6/12 dan sebagainya, untuk
mendapatkan kekuatan dan kekakuan yang sempurna, atau dari bahan lain yang
disetujui oleh Direksi Proyek.
Kelas dan Mutu Beton
- Kelas dan mutu mengunakan Beton mutu K 200
- Adukan beton harus memakai campuran Manual/Mesin/Ready Mix. Banyaknya air
yang dipakai untuk beton harus diatur menurut keperluan untuk menjamin
beton dengan konsistensi yang baik dan untuk menyesuaikan variasi kandungan
lembab atau gradasi (perbutiran) dari agregat waktu masuk dalam mesin pengaduk
(mixer). Penambahan air untuk mencairkan kembali beton padat hasil pengadukan
yang terlalu lama atau yang menjadi kering sebelum dipasang sama sekali tidak
diperkenankan. Keseragaman konsistensi beton untuk setiap kali pengadukan
sangat perlu.
Baja Tulangan
- Semua baja tulangan beton yang didatangkan harus baru, tidak bekas, bebas karat
dan disimpan/diletakkan di tempat yang bersih, tidak basah dan terhindar dari
segala kondisi yang dapat menyebabkan karat
- Toleransi ukuran baja tulangan beton dalam berat : - Diameter lebih kecil dari 16 mm
: -5 % &Diameter sama/lebih besar dari 16 mm : 4%
- Toleransi ukuran baja tulangan beton dalam diameter (Dihitung dari diameter
terkecil) : Diameter lebih kecil dari 16 mm : - 0.4 mm & Diameter sama/lebih besar dari
16 mm : - 0.5 mm
- Mutu baja tulangan beton yang didatangkan harus benar, yang dinyatakan
dengan surat/sertifikat keterangan dari distributor/pabrik pembuatnya. Untuk
menjamin kualitas baja tulangan sesuai dengan perencanaan, maka harus dilakukan
pemeriksaan pada laboratorium yang disetujui Direksi Proyek. Pengambilan contoh
bahan pada semua jenis diameter dan diambil secara random pada setiap
datangnya material di lokasi. Biaya test dibebankan pada kontraktor.
- Baja tulangan beton dibengkok/dibentuk dengan teliti sesuai dengan bentuk dan ukuran-
ukuran yang tertera pada gambar konstruksi. Baja tulangan beton tidak boleh
diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara yang merusak bahannya. Semua
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
batang harus dibengkokan dalam keadaan dingin, pemanasan dari besi beton
hanyadiperkenankan bila seluruh cara pengerjaan disetujui oleh Direksi proyek atau
Perencana.
- Besi beton harus dipasang dengan teliti sesuai dengan gambar rencana. Untuk
menempatkan tulangan tepat ditempatnya maka tulangan harus diikat kuat
dengan kawat beton (bendrat) dengan bantalan balok beton cetak (beton
decking) atau kursi-kursi besi / cakar ayam perenggang. Dalam segala hal untuk
besi beton yang horisontal harus digunakan penunjang yang tepat, sehingga
tidak akan ada batang yang turun.
- Jarak bersih terkecil antara batang yang pararel apabilla tidak ditentukan dalam
gambar rencana, minimal harus 1,5 kali ukuran terbesar dari agregat kasar dan
harus memberikan kesempatan masuknya alat penggetar beton.
- Pada dasarnya jumlah luas tulangan harus sesuai dengan gambar dan perhitungan.
Apabila dipakai dimensi tulangan yang berbeda dengan gambar, maka yang
menentukan adalah luas tulangan, dalam hal ini kontraktor diwajibkan meminta
persetujuan terlebih dahulu dari Direksi Proyek.
- Untuk Pekerjaan Baja dan Tulangan harus diadakan Tes uji Tarik Pada Baja
dan Tulangan yang akan Digunakan. Tes Uji Tarik ini bisa dilakukan pada Laboratorium
yang menyediakan Tes Uji tarik Baja dan Tulangan.
Selimut Beton
Penempatan besi beton didalam cetakan tidak boleh menyinggung dinding atau
dasar cetakan, serta harus mempunyai jarak tetap setiap bagian konstruksi sesuai
yang ditentukan di dalam gambar
Sambungan Baja Tulangan
Jika diperlukan untuk menyambung tulangan pada tempat – tempat lain dari yang
tunjukan pada gambar, bentuk dari sambungan harus disetujui oleh Direksi Proyek.
Overlap pada sambungan-sambungan tulangan minimal harus 40 x diameter
batang, kecuali jika telah ditetapkan secara pasti di dalam gambar rencana dan
harus mendapat persetujuan Direksi proyek.
Perlengkapan Mengaduk
Kontraktor harus menyediakan peralatan dan perlengkapan yang mempunyai ketelitian
cukup untuk menempatkan dan mengawasi jumlah dari masing-masing bahan beton.
Perlengkapan tersebut dan cara pengerjaannya selalu harus mendapatkan persetujuan
dari Direksi Proyek
Pengadukan
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
Bahan-bahan pengadukan beton harus dicampur dan diaduk dalam mesin
pengaduk beton yaitu bath mixer. Direksi proyek berwenang untuk menambah
waktu pengadukan jika pemasukan bahan dan cara pengadukan gagal untuk
mendapatkan hasil adukan dengan susunan kekentalan dan warna yang merata atau
seragam dalam komposisi dan konsistensi dari adukan ke adukan kecuali bila
diminta adanya perubahan dalam komposisi atau konsistensi. Air harus dituangkan
lebih dahulu selama pekerjaan penyempurnaan. Tidak diperkenankan melakukan
pengadukan beton yang berlebih-lebihan (lamanya) yang membutuhkan penambahan
air untuk mendapatkan konsistensi beton yang dikehendaki.Mesin pengaduk
yang memproduksi hasil yang tidak memuaskan harus diperbaiki.Mesin pengaduk
yang disentralisir (batching mixing plant) harus diatur hingga pekerjaan mengaduk
dapat diawasi dengan mudah dari stasiun operator.Mesin pengaduk tidak boleh
dipakai melebihi dari kapasistas yang telah ditentukan.
Cetakan (Bekisting)
- Cetakan harus sesuai dengan bentuk dan ukuran pada gambar rencana.
- Bahan yang dipakai untuk cetakan harus mendapatkan persetujuan dari Direksi
proyek sebelum pembuatan cetakan dimulai, tetapi persetujuan tidak mengurangi
tanggung jawab kontraktor terhadap keserasian bentuk maupun terhadap
perlunya perbaikan kerusakan-kerusakan yang mungkin dapat timbul waktu
pemakaian.
- Sewaktu-waktu Direksi Proyek dapat mengafkir sesuatu bagian dari bentuk yang
tidak dapat diterima dalam segi apapun dan kontraktor harus segera
mengambil bentuk yang diafkir dan menggantinya atas bebannya sendiri.
- Semua proses pemotongan dan pembuatan bentuk kayu dikerjakan dengan
menggunakan mesin kecuali untuk detail tertentu atas persetujuan Direksi proyek.
Proses pengerjaan tidak diperkenankan dilakukan ditempat pemasangan.
- Bentuk, ukuran, profil. Pola, nad dan peil yang tercantum dalam gambar kerja
adalah hasil jadi/ selesai. Bila terjadi penyimpangan tanpa persetujuan Direksi
Proyek, Maka kontraktor harus membongkar dan memperbaiki kembali tanpa
mengurangi mutu yang disyaratkan. Biaya untuk hal ini adalah tanggung jawab
kontraktor, dan tidak dapat diajukan sebagai pekerjaan tambah.
- Pelaksanaan sambungan seperti pemasangan klos, baut, plat penggantung,
angker, dinabolt, fisher, sekrup paku dan lem perekat harus rapi dan sempurna,
tidak diperkenankan mengotori bidang-bidang tampak. Khusus pada permukaan
bidang tampak/exposed tidak diperkenankan dipasang dengan cara memaku, tetapi
harus disekrup atau cara lain yang disetujui Direksi Proyek. Lubang sekrup
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
terlebih dahulu dibuat dengan bor. Kepala sekrup harus tertanam, kemudian lubang
ditutup kembali dengan kayu sejenis yang dilem dengan lem kayu sesuai
persyaratan kemudian diratakan dengan amplas halus sehingga permukaanya
rata dan halus serta tidak tampak bekas penutupan lubang. Hasil akhir dari
pemasangan harus rata, lurus dan tidak melampaui toleransi kerataan 0,5 cm setiap
2 m.
Pengecoran
- Segera sebelum pengecoran beton, semua permukaan pada tempat pengecoran beton
(cetakan) harus bersih dari air tergenang, reruntuhan atau bahan lepas. Permukaan
bekisting dengan bahan-bahan yang menyerap pada tempat-tempat yang akan dicor,
harus dibasahi dengan merata sehingga kelembaban /air dari beton yang baru dicor
tidak akan diserap.
- Permukaan-permukaan beton yang telah dicor terlebih dahulu, dimana akan
dicor beton baru, harus bersih dan lembab ketika dicor dengan beton baru. Pada
sambungan ini harus dipakai perekat beton yang disetujui oleh Direksi Proyek.
- Semua kotoran, beton yang mengelupas atau bahan asing yang menutupinya harus
dibersihkan dan dibuang, semua genangan air harus dibuang dari permukaan beton lama
tersebut sebelum beton baru dicor.
- Perlu diperhatikan letak/jarak/sudut untuk setiap penghentian pengecoran yang
akan masih berlanjut, terhadap sistim struktur/penulangan yang ada.
- Beton boleh dicor hanya bila Direksi Proyek atau wakilnya yang ditunjuk serta
staf Kontraktor yang setaraf ada ditempat kerja, dan persiapan betul-betul telah
memadai.
- Dalam semua hal, Beton yang akan dicor harus diusahakan agar pengangkutan
ketempat posisi terakhir sependek mungkin, sehingga pada waktu pengecoran tidak
mengakibatkan pemisahan antara kerikil dan spesinya. Pemisahan yang
berlebihan dari agregat kasar dalam beton yang disebabkan jatuh bebas dari
tempat yang cukup tinggi, atau sudut yang terlalu besar, atau bertumpuk dengan baja –
baja tulangan, tidak diijinkan.
- Pengecoran beton tidak boleh dijatuhkan lebih tinggi dari 2 meter, semua
penuangan beton harus selalu lapis perlapis horisontal dan tebalnya tidak lebih
dari 50cm. Direksi proyek mempunyai hak untuk mengurangi tebal tersebut
apabila pengecoran dengan tebal lapisan 50 cm tidak dapat memenuhi spesifikasi ini.
- Pengecoran beton tidak diperkenankan selama hujan deras atau selama sedemikian rupa
sehingga spesi/mortel terpisah dari agregat kasar. Selain hujan, air semen atau
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
spesi tidak boleh dihamparkan pada construction joint dan air semen atau spesi
yang hanyut terhampar harus dibuang dan diganti sebelum pekerjaan dilanjutkan.
Pemadatan
- Setiap lapisan beton harus dipadatkan sampai sepadat mungkin, sehingga bebas dari
kantong- kantong kerikil, dan menutup rapat- rapat semua permukaan dari cetakan dan
material yang diletakkan.
- Dalam pemadatan setiap lapisan dari beton, kepala alat penggetar (vibrator)
harus dapat menembus dan menggetarkan kembali beton pada bagian atas dari
lapisan yang terletak di bawah, lamanya penggetaran tidak boleh menyebabkan
bahan beton terpisah dengan yang airnya.
- Semua beton harus dipadatkan dengan alat penggetar yang beroperasi dengan
kecepatan paling sedikit 3.000 putaran permenit ketika dibenamkan dalam beton.
Perawatan Beton (Curing)
- Semua beton harus dirawat (curred) dengan air seperti ditentukan di bawah ini.
Direksi Proyek berhak menentukan cara perawatan bagaimana yang harus digunakan
pada bagian- bagian pekerjaan.
- Beton yang dirawat (curred) dengan air harus tetap basah paling sedikit 14 hari
terus menerus segera sesudah beton cukup keras untuk mencegah kerusakan,
dengan cara menutupnya dengan bahan yang dibasahi air atau dengan pipa-pipa
yang berlubang-lubang. Penyiraman mekanis, atau cara–cara yang dibasahi yang
akan menjaga agar permukaan selalu basah. Air yang digunakan dalam
perawatan (curing) harus memenuhi spesifikasi– spesifikasi air untuk campuran
beton.
Perlindungan (Protection)
- Kontraktor harus melindungi semua beton terhadap segala kerusakan sebelum
penerimaan terakhir oleh Direksi Proyek.
- Permukaan beton yang terbuka harus dilindungi terhadap sinar matahari yang
langsung, paling sedikit 3 hari sesudah pengecoran.
- Perlindungan semacam itu harus dibuat secepatnya setelah pengecoran dilaksanakan.
Finishing Beton
- Permukaan yang kelihatan Beton yang permukaannya kelihatan (expose) harus difinish
dengan adukan. Lubang-lubang yang terjadi pada beton harus diisi dengan adukan.
- Untuk dinding penahan tanah, lubang pengikat acuan tidak diperkenankan.
Lubang-lubang pada permukaan beton tidak boleh lebih dari 3 mm, lubang yang
lebih besar dari diameter 3 mm tapi lebih kecil dari 20 mm tidak boleh
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
melebihi 0,5 % air permukaan beton tersebut. Lubang yang lebih besar dari 20
mm tidak diperkenankan.
Perbaikan Permukaan Beton
- Jika sesudah pembukaan cetakan ada permukaan beton yang tidak sesuai
dengan yang direncanakan yaitu beton semi esposed, atau tidak tercetak menurut
gambar atau diluar garis permukaan, atau ternyata ada permukaan yang rusak, hal itu
dianggap tidak sesuai dengan spefisikasi ini dan harus dibuang dan diganti oleh
kontraktor atas bebannya sendiri. Kecuali bila Direksi Proyek memberikan ijinnya
untuk menambal tempat yang rusak, dalam hal mana penambalan harus dikerjakakan
seperti yang telah tercantum dalam pasal-pasal berikut.
- Kerusakan yang memerlukan pembongkaran dan perbaikan ialah yang terdiri dari
sarang kerikil, kerusakan-kerusakan karena cetakan, lubang-lubang karena
keropos, ketidak rata dan bengkak harus dibuang dengan pemahatan atau
dengan batu gerinda.
- Sarang kerikil dan beton lainnya harus dipahat. Lubang-lubang pahatan harus
diberi pinggiran yang tajam dan dicor sedemikian sehingga pengisian akan
terikat/terkunci ditempatnya. Semua lubang harus terus menerus dibasahi selama 24 jam
sebelum dicor dan seterusnya disempurnakan.
- Jika menurut pendapat Direksi Proyek, hal-hal tidak sempurna pada bagian
bangunan yang akan terlihat tidak cukup bila hanya ditambal saja (karena
menghasilkan sebidang dinding) yang tidak memuaskan penglihatan, kontraktor
diwajibkan untuk menutupi seluruh dinding (dengan spesi plesteran 1 Pc : 3 PS )
dengan ketebalan yang tidak melebihi 1 cm juga pada dinding yang berbatasan ( yang
bersambungan ), sesuai dengan intruksi dari Direksi Proyek.
D. PEKERJAAN DINDING
1. Pasangan Dinding Batako
Dipakai Batako ukuran yang berlaku di pasaran ex. Lokal
Pasangan batako dipergunakan perekat 1Pc : 4 Ps, batako harus direndam
air hingga kenyang sebelum dipasang, sebanyak mungkin digunakan yang masih utuh,
pemasangan selalu memakai pedoman tegak dan datar sedemikian rupa hingga
selalu didapat pasangan yang rata, lurus, tegak, tebal nat maksimal 2 cm, dikeruk
sedalam 1 cm untuk memudahkan pelaksanaan plesteran.
Persyaratan pelaksanaan
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
• Sebelum pelaksanaan pekerjaan ini, kontraktor diwajibkan memeriksa dengan
seksama gambar kerja dan melihat keadaan di lokasi pekerjaan yang akan
dilaksanakan.
• Semua pelaksanaan pekerjaan ini harus sesuai dengan standard spesifikasi dari
bahan / material yang digunakan.
• Kontraktor harus memperhatikan detail, bentuk profil sambungan dan atau
hubungan dengan material lain dan melaksanakannya sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam gambar kerja.
• Pemasangan batu bata
- Pelaksanaan pemasangan batu bata harus rapi, sama tebal, lurus tegak dan
pola ikatan harus terjaga baik diseluruh pekerjaan. Pengukuran dilakukan
dengan tiang lot dan harus diukur dengan tepat.
- Pertemuan sudut antara 2 dinding harus siku, kecuali apabila pertemuan
tersebut memang tidak siku seperti tercantum dalam gambar kerja.
- Untuk permukaan yang datar, batas teloransi pelengkungan atau pencembungan
bidang tidak boleh melebihi 5 mm untuk setiap jarak 2 m vertikal dan horisontal.
Jika melebihi, kontraktor harus membongkar atau memperbaiki, biaya untuk
pekerjaan ini ditanggung kontraktor dan tidak dapat diajukan sebagai pekerjaan
tambahan.
- Ukuran batako digunakan adalah batako 12 cm dengan toleransi 0,5 cm
- Pemasangan harus sedemikian rupa sehingga ketebalan adukan perekat/spesi antar
bata harus sama setebal 2,50 – 3,00 cm.
- Siar-siar ini harus dikerok dengan kedalaman 1 cm dengan rapi kemudian
disiram air dan siap menerima plesteran. Semua kolom, kolom praktis, balok
pengikat beton, maupun beton lainnya seperti tercantum dalam Gambar Kerja,
harus dipasang angker Ø 6 mm setiap jarak 75 cm. panjang angker minimum
20 cm, 15 cm tertanam dalam bata, sisanya tertanam dalam beton.
• Adukan perekat
- Adukan perekat/spesi harus selalu dalam keadaan segar atau belum
mengeras pada waktu pemakaian.
- Jarak waktu pencampuran adukan perekat/spesi dengan pemasangan jangan
melebihi 20 menit, terutama untuk adukan kedap air.
- Pasangan batako dengan adukan perekat/ spesi 1 PC : 4 Psr, di laksanakan mulai
dari ketinggian 20 cm diatas lantai, terkecuali disyaratkan kedap air seperti
tercantum dalam Gambar kerja.
• Pemeliharaan
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
- Selama pemasangan dinding belum diberi lapisan bahan akhir (difinish), kontrakor
wajib memelihara dan menjaga atas kerusakan atau pengotoran atas bahan lain.
- Apabila pada saat pemasangan bahan akhir terdapat kerusakan berlubang dan lain
sebagainya, Kontraktor harus memperbaiki sampai dinyatakan dapat diterima oleh
Direksi Proyek / Konsultan. Biaya ini ditanggung oleh Kontraktor dan tidak diajukan
sebagai pekerjaan tambah.
2. Pasangan Plesteran
Pekerjaan plesteran dipakai perekat semen Portland sesuai pekerjaan pasangan/beton
tersebut di atas dan pengisi pasir pasang dengan campuran 1 Pc : 5 Ps.
Dilaksanakan pada seluruh permukaan pasangan bata yang ada baik terlihat maupun
tidak terlihat termasuk plesteran untuk pekerjaan beton.
Pelaksanaan segera setelah pasangan bata mengering, tebal lapisan maksimal 1,5
cm, selalu menggunakan pedoman tegak dan datar (straight dan level), sehingga
didapat permukaan yang rata lurus dan tegak tidak bergelombang, dan pengadukan harus
dilaksanakan secara homogen
Persyaratan Pelaksanaan
Campuran plesteran yang dimaksud adalah campuran dalam volume dengan cara
pembuatannya menggunakan mixer/manual.
Plesteran biasa adalah campuran 1PC : 4 Psr, adukan plesteran ini untuk
menutup semua permukaan dinding pasangan bangunan, terkecuali yang
dinyatakan kedap air.
Plesteran halus/aci halus adalah campuran semen (PC) dengan air yang dibuat
sedemikian rupa sehingga mendapatkan campuran yang homogen. Plesteran halus
ini merupakan pekerjaan penyelesaian akhir dari dinding pasangan.
Pekerjaan plesteran halus ini dilaksanakan sesudah adukan plesteran sebagai
lapisan dasar berumur 8 (delapan) hari atau sudah kering betul.
Semua jenis adukan plesteran tersebut di atas harus disiapkan sedemikian rupa
sehingga selalu dalam keadaan masih segar dan belum mengering pada waktu
pelaksanaan pemasangan. Kontraktor harus mengusahakan agar tenggang waktu
antara waktu pencampuran adukan plesteran dengan pemasangan tidak melebihi 20
menit, terutama untuk plesteran kedap air.
Kontraktor harus menyediakan pekerja/tukang yang ahli untuk pelaksanaan
pekerjaan plesteran ini khususnya untuk plesteran aci halus.
Terkecuali untuk beraben, permukaan semua adukan plesteran harus diratakan, tidak
bergelombang, penuh dan padat, tidak berongga dan berlubang, tidak
mengandung kerikil ataupun benda-benda lain yang membuat cacat.
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
Untuk permukaan dinding pasangan, sebelum diplester harus dibasahi terlebih dahulu
dan siar-siarnya dikerok sedalam kurang lebih 1 cm. Sedang untuk permukaan
beton yang akan diplester, harus dibersihkan dari sisa-sisa bekisting, kemudian
di kretek/scratched. Semua lubang-lubang bekas pengikat bekisting atau form tie
harus tertutup adukan plesteran.
Pekerjaan plesteran dinding hanya diperkenankan setelah selesai pemasangan instalasi
pipa yang ada di seluruh bagian dinding bangunan.
Untuk semua bidang dinding yang akan dilapisi dengan cat dipakai plesteran
halus (acian) di atas permukaan plesterannya.
Untuk bidang dinding pasangan menggunakan bahan/material akhir lain,
permukaan plesterannya harus diberi alur-alur garis horizontal untuk
memberikan ikatan yang lebih baik terhadap bahan/material yang akan
digunakan tersebut.
Untuk permukaan yang datar, batas toleransi pelengkungan atau pencembungan
bidang tidak boleh melebihi 3 mm, untuk setiap area 2 m1.
Ketebalan plesteran harus mencapai ketebalan permukaan dinding / kolom seperti
yang dinyatakan dan tercantum dalam gambar kerja. Tebal plesteran minimal
1,5 dan maksimal 2,5 cm. Jika ketebalan melebihi 2,5 cm, maka
diharuskan menggunakan kawat ayam yang diikatkan/dipakukan
kepermukaan dinding pasangan yang bersangkutan, untuk memperkuat daya lekat
plesteran.
Pemeliharaan
- Kelembaban plesteran harus dijaga sehingga pengeringan berlangsung dengan
wajar tidak berlangsung secara tiba-tiba. Hal ini dilaksanakan dengan
membasahi permukaan plesteran setiap kali terlihat kering dan melindunginya
dari panas matahari langsung dengan penutup yang mencegah penguapan air
secara cepat.
- Pembasahan tersebut dilakukan selama 7 (tujuh) hari setelah pengacian selesai
dengan selalu menyiram air sekurang-kurangnya 2 (dua) kali sehari sampai
jenuh.
- Selama permukaan plesteran belum dilapisi dengan bahan / material
akhir, kontraktor wajib memelihara dan menjaganya terhadap kerusakan–
kerusakan dan pengotoran, biaya pemeliharaan adalah tanggung jawab
kontraktor, dan tidak dapat diajukan sebagai pekerjaan tambah.
- Tidak dibenarkan pekerjaan penyelesaian dengan bahan/material akhir di atas
permukaan plesteran dilakukan sebelum plesteran berumur lebih dari 1 (satu)
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
minggu, plesteran harus cukup kering, bersih dari retak, noda dan cacat lain seperti
yang disyaratkan tersebut di atas.
- Apabila hasil pekerjaan tidak memenuhi semua yang disyaratkan oleh
Direksi Proyek / Konsultan, maka Kontraktor harus membongkar dan
memperbaiki pekerjaan tersebut sampai disetujui oleh Direksi Proyek /
Konsultan.
E. PEKERJAAN LANTAI
Lantai Kerja Cor Beton
- Lantai Kerja Cor Beton dengan ketebalan beton 7 cm
- Mutu Beton yang digunakan yaitu K125 secara maual
Granit Outdoor
- Granit yang di gunakan yaitu granit outdoor ukuran 60x60 cm dan 50x50 cm
Batu Koral Sikat
- Ukuran batu koral sikat <3 cm
- Warna batu koral sikat yaitu Warna Putih, dan Warna Hitam
Paving Blok
- Paving Blok beton dengan ketebalan <8 cm
- Motif Paving 3D
- Paving Blok Rumput
Pelaksanaan
- Memastikan elevasi yang diperlukan untuk lantai kerja (leveling lantai).
- Membuat bekisting di sekitar batas lantai kerja rencana.
- Cor lantai kerja.
- Pasang Batu Koral Sikat sesuai arahan Pengawas Lapangan
- Pengurugan Pasir tebal 3 cm sebelum memasang paving blok
F. PEKERJAAN KACA/AKRILIK
Material
- Semua jenis kaca/akrilik yang akan digunakan adalah ex lokal, bening/berwarna, rata dan
tidak bergelombang.
- Tebal kaca/akrilik yang akan digunakan untuk luas < 1 m2 = 5 mm.
Pelaksanaan
- Besi hollow yang akan dipasangi kaca/akrilik harus dibersihkan alurnya sebelum dipasang.
- Pemotongan kaca/akrilik disesuaikan dengan luas bidang dengan memperhitungkan
kelonggarannnya, kemudian dipasang dan dikukuhkan dengan sealent dan paku sekrup.
URAIAN SINGKAT LANJUTAN PEMBANGUNAN
TAHUN ANGGARAN 2023 TAMAN KOTA
PEKERJAAN
SALAKAN
G. SARANA PENUNJANG
1. Pekerjaan Instalasi Listrik
- Meteran Listrik yang digunakan berstandar SNI atau sesuai arahan pengawas lapangan
- Panel MCB sesuai standar SNI
- Lampu Taman outdor dua cabang/ganda yaitu lampu taman yang memiliki dua buah lampu
- Lampu Taman yang di gunakan berstandar SNI atau sesuai arahan pengawas lapangan.
- Lampu LED modul neon box outdor yaitu lampu yang di pasang pada area papan nama
taman atau sesuai arahan pengawas lapangan.
2. Pekerjaan Instalasi Air Bersih
- Pipa yang digunakan yaitu pipa HDPE diameter ½’’
- Pemasangan pipa sesuai arahan pengawas lapangan
H. PEKERJAAN LAIN-LAIN
1. Setelah proyek selesai Penyedia Barang/Jasa diwajibkan membersihkan kembali lokasi
proyek dari sisa-sisa material yang tidak terpakai, agak lokasi proyek tampak bersih
dan indah Setelah dilaksanakan serah terima pekerjaan gedung siap dan dapat digunakan dan
dimanfaatkan oleh User.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 6 March 2023 | Konstruksi Fisik Penataan Halaman Gedung Kantor | Badan Pusat Statistik | Rp 314,615,000 |