RENCANA KERJA DAN SYARAT - SYARAT
(SPESIFIKASI TEKNIS)
PASAL 1. PENJELASAN UMUM
1.1. Kegiatan : Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2025
1.2. Pekerjaan : Pembangunan Ruang Kelas SDN 2 Landasan Ulin Timur
1.3. Lokasi : Jl. Garuda Kelurahan Landasan Ulin Timur Kota Banjarbaru
1.4. Kegiatan atau pekerjaan tersebut diatas dilaksanakan sesuai dengan :
Gambar bestek, Konstruksi dan Detail terlampir
Uraian kerja dan syarat-syarat pelaksanaan pekerjaan
Berita Acara Penjelasan Pekerjaan ( Aanwizing )
Petunjuk dari Direksi / Direksi lapangan.
1.5. Akhir pekerjaan harus diselesaikan dengan baik, dengan ketentuan-ketentuan :
Halaman bangunan serta seluruh isi bangunan, harus bersih dari sisa-sisa
kotoran, sisa-sisa bahan bangunan dan sampah pada saat serah terima
pekerjaan.
Hasil pekerjaan segera diserahterimakan dengan memuaskan Direksi.
PASAL 2. BAHAN - BAHAN DAN ALAT - ALAT
Untuk kelancaran pekerjaan pemborong diwajibkan :
2.1. Menyediakan alat-alat bantu dan pekerja / tenaga yang diperlukan.
2.2. Bahan-bahan / material yang didatangkan ke lokasi pekerjaan harus sesuai dengan
ketentuan dan jenis spesifikasi bahan.
PASAL 3. PEKERJAAN PENDAHULUAN / PERSIAPAN
3.1. Sebelum pekerjaan dimulai, harus diadakan pembersihan. Hasil pembersihan tersebut
harus dibuang ke luar dari lingkungan / lokasi proyek.
3.2. Pembersihan lokasi dilakukan dari awal sampai akhir pekerjaan.
3.3. Pengukuran dan pemasangan bouplank supaya dilaksanakan dengan teliti dan
seksama agar sesuai yang di ijinkan.
3.4. Pembuatan papan nama proyek agar dilakukan diawal pelaksanaan pekerjaan.
PASAL 4. PENENTUAN PEIL
4.1. Sebagai peil ± 0,00 diukur dari muka tanah ( MT ) 60 cm ke atas lantai ruang
bangunan.
( Spesifikasi Teknis )
4.2. Untuk pekerjaan lainnya ukuran tinggi berpedoman pada 4.1.
PASAL 5. PEKERJAAN GALIAN / URUGAN
5.1. Galian tanah dilaksanakan untuk konstruksi pondasi. Ukuran dalam dan lebar
disesuaikan dengan gambar rencana dan detail atau keadaan / keperluan setempat
pada lokasi.
5.2. Urugan tanah kembali dilakukan bila telah selesai pekerjaan pondasi.
5.3. Sebelum pengecoran lantai maka ruangan harus diurug dengan tanah merah dan
dipadatkan.
PASAL 6. PEKERJAAN PONDASI
6.1. Pondasi yang digunakan adalah pondasi pasangan batu gunung ukuran atas 25 cm,
bawah 50 cm dan tinggi 60 cm untuk ruang dan selasar ukuran atas 25 cm, bawah 50
cm dan tinggi 60 cm.
6.2. Untuk ukuran dan bentuk dapat disesuaikan dengan gambar rencana dan detail. Spesi
yang digunakan dengan camp.1PC : 4PS
PASAL 7. PEKERJAAN BETON
7.1. SLOOF
7.1.1. Sebagai pengikat kolom dibuat sloof beton bertulang.
7.1.2. Sloof yang digunakan berukuran 15/20 cm untuk ruang dan 15/15cm
untuk selasar
7.1.3. Sloof 15/20 cm dan 15/15cm mengunakan tulangan pokok Ø 10 mm
sebanyak 4 batang, dan tulangan begel Ø 8 mm dengan jarak 15 cm
7.1.4. Sloof dicor dengan campuran 1Pc : 2Ps : 3Kr ( K – 175 )
7.1.5. Semua bahan-bahan tersebut di atas, sebelum didatangkan lokasi
pekerjaan harus diperlihatkan contoh untuk mendapatkan persetujuan dari
direksi.
7.2. KOLOM
7.2.1. Rangka dinding menggunakan kolom beton 15/20cm dan kolom praktis
10/15cm dengan ketinggian 3,80 m. Untuk kolom selasar menggunakan
kolom beton ukuran 15/20 cm dengan ketinggian 2,60 m.
7.2.2. Untuk kolom teras 15/20 cm menggunakan tulangan pokok Ø 10 mm
sebanyak 4 batang dan tulangan begel Ø 8 mm dengan jarak 15 cm,
sedangkan kolom dinding 15/20cm dan kolom praktis 11/11cm
( Spesifikasi Teknis )
menggunakan tulangan pokok Ø 10 mm sebanyak 4 batang dan tulangan
begel Ø 8 mm dengan jarak 15cm
7.2.3. Kolom dinding dan kolom teras dicor dengan campuran 1Pc : 2Ps : 3Kr. ( K
– 175 )
7.2.4. Semua bahan-bahan tersebut di atas, sebelum didatangkan lokasi
pekerjaan harus diperlihatkan contoh untuk mendapatkan persetujuan dari
direksi.
7.3. RING BALK
7.3.1. Sebagai penguat pasangan batu bata dinding dibuat ring balk praktis
ukuran 10/15 cm dan ring balk teras ukuran 10/15 cm.
7.3.2. Ring balk 10/15cm untuk dinding menggunakan tulangan pokok Ø 10 mm
sebanyak 4 buah dan tulangan begel Ø 8 mm dengan jarak 15 cm.
7.3.3. Ring balk dicor dengan campuran 1Pc : 2Ps : 3Kr. ( K – 175 )
7.3.4. Semua bahan-bahan tersebut di atas, sebelum didatangkan lokasi
pekerjaan harus diperlihatkan contoh untuk mendapatkan persetujuan dari
direksi.
7.4. LANTAI
7.4.1. Lantai ruang dan teras dicor dengan ketebalan 5cm menggunakan
campuran 1Pc : 3Ps : 5Kr ( K – 100 )
7.5. TULANGAN
7.5.1. Tulangan harus bersih dari karat, minyak, gemuk dan lain – lain yang
dapat mengurangi daya lekatan terhadap beton.
7.5.2. Tulangan harus dibentuk / dibengkokan sesuai dengan bentuk dan ukuran
pada gambar detail dan dijamin tidak akan berubah kedudukannya pada
saat dilakukan pengecoran.
7.5.3. Kawat pengikat tulangan harus dari jenis baja lunak dengan garis tengah
minimum 1 mm.
( Spesifikasi Teknis )
PASAL 8. PEKERJAAN PASANGAN / PLESTERAN/ KERAMIK
8.1. PASANGAN BATU BATA
8.1.1. Seluruh dinding menggunakan bata ringan tebal 10cm dipasang dengan
mortar/semen siap pakai
8.2. PLESTERAN DAN ACIAN
8.2.1. Pekerjaan plesteran meliputi semua pekerjaan plesteran dinding bata, dan
pondasi batu kali dengan tebal plesteran ± 15 mm.
8.2.2. Semua pekerjaan plesteran dinding dan pondasi menggunakan campuran
1Pc : 4Ps.
8.2.3. Pasir pasang yang digunakan untuk plesteran harus disaring agar terhindar
dari bahan – bahan yang merusak plesteran yang akan dilaksanakan.
8.2.4. Setelah pekerjaan plesteran selesai dan mulai mengeras, permukaan
plesteran kemudian diaci.
8.3. KERAMIK
8.3.1. Pasangan keramik lantai untuk ruangan menggunakan ukuran granit 60x60
cm polos.
8.3.2. Pasangan keramik lantai untuk teras menggunakan ukuran granit 60x60
cm anti slip dan keramik guiding block 30x30 cm.
8.3.3. Keramik dipasang menggunakan spesi campuran 1Pc : 4Ps
8.3.4. Nat antara keramik tidak boleh melebihi 3mm (rapat).
8.3.5. Nat diisi dengan semen warna putih dan harus padat.
8.3.6. Pekerjaan keramik lantai meliputi : ruang dan selasar ( teras )
8.4. ROSTER
8.4.1. Pasangan roster menggunakan ukuran 20x20 cm.
8.4.2. Roster dipasang pada dinding geuvel sebanyak 6 buah untuk satu sisi, jadi
total untuk 2 sisi 16 buah, dan untuk dinding teras sebanyak 32 buah
dipasang menggunakan spesi campuran 1Pc : 4Ps
PASAL 9. PEKERJAAN RANGKA KAP / ATAP
9.1. Rangka KAP, kuda-kuda, nok, gording, murplat, suai, ikatan angin menggunakan baja
ringan ukuran C.75.75 dan reng ukuran 0,4mm
9.2. Lisplank menggunakan papan GRC ukuran 0,8/20 cm
( Spesifikasi Teknis )
9.3. Bahan atap dari genteng metal setara sakura roof lapis pasir dengan ketebalan 0,30
mm
9.4. Bahan wuwungan atap yang dipasang yaitu wuwungan metal model C
9.5. Kemiringan atap disesuaikan dengan gambar rencana yaitu 30º
PASAL 10. PEKERJAAN PLAFOND
10.1. Seluruh rangka plafond dari besi hollow ukuran 4/4 dan 2/4
10.2. Permukaan bawah rangka plafond diratakan
10.3. Penutup plafond dari bahan PVC.
10.4. Pekerjaan plafond meliputi : ruang dan luar
PASAL 11. PEKERJAAN KOSEN, PINTU, JENDELA DAN KACA
11.1. Kosen dari kayu ulin 4.5/9.5 cm tua, kering dan kualitas baik, dikerjakan profil atau
sesuai dengan gambar rencana dan detail.
11.2. Pintu terbuat dari panil kayu ulin dibuat secara pabrikasi dengan ukuran 2x70/195 cm
( type P1 ).
11.3. Rangka jendela dibuat dari kayu ulin dilengkapi dengan kaca polos setebal 5 mm
dibuat secara pabrikasi ( type J1 )
11.4. Kaca mati dan kaca selisih tebal 5mm dipasang menggunakan list kaca kayu lanan.
PASAL 12. PEKERJAAN ALAT-ALAT GANTUNG DAN KUNCI
12.1. Pintu diberi kunci tanam masing – masing 1 buah, engsel 4" masing-masing 3 buah
dan grendel 1 buah.
12.2. Pemasangan kunci tanam, engsel dan grendel harus memakai skrup ulir yang
disesuaikan dengan keperluan dan tidak boleh memakai paku biasa.
12.3. Semua daun jendela memakai engsel 3" masing-masing 2 buah, dan memakai grendel
masing-masing 2 buah dan diberi pegangan masing-masing 1 buah, serta diberi kait
angin masing-masing 2 buah.
PASAL 13. PEKERJAAN CAT-CATAN
13.1. Semua pengecatan pada kayu terlebih dahulu dicat meni dan cat dasar kemudian
didempul / diplamir dan diampelas sampai rata. Untuk cat lapis ( mengkilap ),
dikerjakan 2 kali sampai rata dengan memakai cat yang berkualitas baik, merk setara
danalac.
13.2. Pekerjaan cat kilap adalah :
( Spesifikasi Teknis )
Kosen, daun pintu panil, daun jendela dan lisplank
13.3. Semua pengecatan pada tembok dan plapond menggunakan cat tembok dengan merk
DULUX. Sebelum dicat terlebih dahulu diberi cat dasar atau menggunakan semen
putih + lem kayu ( plamir ) kemudian diampelas sampai rata. Cat tembok
dilaksanakan minimum 2 x pengecatan hingga benar-benar rata.
13.4. Pengecatan tembok meliputi :
dinding luar dan dalam,
plafond ruang dan luar
kolom teras
PASAL 14. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
14.1. Untuk semua pekerjaan pemasangan instalasi listrik harus dipasang dan dilaksanakan
oleh instalatir yang sudah ahli.
14.2. Pemasangan instalasi listrik meliputi :
Downlight 5” + lampu sebanyak 8buah
Stop kontak sebanyak 4 buah .
Saklar ganda sebanyak 4 buah.
MCB + Box sebanyak 1 buah.
14.3. Pipa yang menuju ke stop kontak, saklar dan lain – lain ditanam dalam tembok atau
dinding dan tidak boleh gepeng.
14.4. Kabel yang digunakan adalah kabel NYM.
14.5. Sebelum penyerahan pekerjaan, pemborong harus melakukan pengetesan seluruh
system jaringan instalasi dan apabila ada kerusakan harus segera diperbaiki kemudian
dicoba lagi sampai betul – betul dapat dioperasikan dengan sempurna.
PASAL 15. PERATURAN PENUTUP
15.1. Meskipun dalam bestek ini pada uraian pekerjaan dan uraian bahan-bahan tidak
dinyatakan kata-kata yang harus disediakan oleh pemborong, tetapi disebutkan dalam
penjelasan pekerjaan pembangunan ini, perkataan tersebut tetap dianggap dan
dimuat dalam RKS.
15.2. Pekerjaan yang nyata-nyata menjadi bagian dari pekerjaan pembangunan ini, tetapi
tidak diuraikan dan tidak dimuat dalam RKS ini tetapi harus diselesaikan oleh
pemborong, harus dianggap seakan-akan pekerjaan itu diuraikan dimuat dalam RKS
ini.
( Spesifikasi Teknis )