URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
untuk
Pengadaan Jasa Konstruksi
Kegiatan : Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama
Sub Kegiatan : Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Guru
Pekerjaan : Rehabilitasi Ruang Guru SMPN 04 Banjarmasin
Lokasi : Kota Banjarmasin
Sumber dana : DAK Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2024 yang telah
disediakan dalam DPA-SKPD pada Dinas Pendidikan Kota
Banjarmasin
Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin
Tahun Anggaran 2024
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN :
Rehabilitasi Ruang Guru SMPN 04 Banjarmasin
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. PEMBERSIHAN LOKASI
Pekerjaan yang terdiri dari pembersihan lahan dari semua pohon, halangan - halangan,
semak – semak, sampah, dan bahan lainnya yang dapat menggangu proses pelaksanaan
pekerjaan.
2. PAPAN NAMA PROYEK
Pemasangan papan nama proyek berfungsi sebagai tanda peringatan untuk pengguna jalan
atau warga sekitar yang melintas di area pekerjaan, supaya lebih berhati-hati. Papan nama
proyek berisi informasi tentang pekerjaan yang sedang dilaksanakan seperti : nama
pekerjaan, nomor SPK, jenis anggaran, nilai SPK, waktu pelaksanaan, nama kontraktor dan
nama konsultan pengawas.
3. PEMBONGKARAN
Untuk pekerjaan pembongkaran harus memperhatikan bangunan exsisting yang akan di
bongkar dan lahan yang akan dibangun.
Pembongkaran harus memperhatikan komponen bangunan dan dilakukan secara hati – hati.
Bahan bangunan hasil bongkaran dibersihkan dari lokasi pembangunan dengan melakukan
koordinasi dengan konsultan pengawas dan juga dari pihak sekolah.
4. KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (K3)
Untuk pekerjan keselamatan dan kesahatan kerja kontruksi pelaksana wajib menyediakan
alat – alat dan rambu – rambu keselatan selama konstruksi berlangsung
Alat – alat yang dimaksud adalah Topi Pelindung, Sarung Tangan, Sepatu Keselamatan baik
untuk staff dan pekerja, dan Rompi Keselamatan
B. PEKERJAAN TANAH /PASIR
Pekerjaan tanah /pasir meliputi pekerjaan
1. Galian tanah poer
2. Urugan tanah bekas galian
3. Urugan pasir bawah pondasi tebal 10 cm
4. Galam dia 10 panjang 7 m + Pemancangan (pondasi)
5. Galam dia 10 panjang 4 m + Pemancangan (sloof)
C. PEKERJAAN BETON
1. PONDASI POER 100X100X25 DAN 120X120X30
Mengunakan beton dengan mutu (K-250)
Mengunakan besi ulir dengan diameter 13 jarak 120
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
2. NEUT 40X40 DAN 20X20
Mengunakan beton dengan mutu (K-250)
Mengunakan besi pokok ulir dengan diameter 16 dan sengkang diameter 10 jarak 150.
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
3. SLOOF 15X20
Mengunakan beton dengan mutu (K-225)
Mengunakan besi pokok ulir dengan diameter 13 dan Sengkang diameter 8 jarak 150.
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
4. BALOK LT.1 25X30, 15X30
Mengunakan beton dengan mutu (K-225)
Mengunakan besi pokok ulir dengan kombinasi diameter 16 dan 13 dan Sengkang diameter
10 jarak 150.
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
5. PLAT LT 1 TEBAL 12 CM
Mengunakan beton dengan mutu (K-225)
Mengunakan besi pokok dengan diameter 10 jarak 200
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
6. KOLOM LT.1 25X25 DAN 15X15
Mengunakan beton dengan mutu (K-225)
Mengunakan besi pokok ulir dengan kombinasi diameter 16 dan 13 dan sengkang diameter
10 jarak 150 dan 8 jarak 150
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
7. BALOK LT.2 25X30
Mengunakan beton dengan mutu (K-225)
Mengunakan besi pokok ulir dengan kombinasi diameter 16 dan 13 dan Sengkang diameter
10 jarak 150
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
8. PLAT LT 2 (Atap DAK) TEBAL 12 CM
Mengunakan beton dengan mutu (K-225)
Mengunakan besi pokok dengan diameter 10 jarak 200
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
9. RINGBALK 15X20
Mengunakan beton dengan mutu (K-225)
Mengunakan besi pokok ulir dengan diameter 13 dan Sengkang diameter 8 jarak 150
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
10. GEUVEL
Mengunakan beton dengan mutu (K-225)
Mengunakan besi pokok ulir dengan diameter 13 dan Sengkang diameter 8 jarak 150
Bekisting mengunakan kayu kelas bekisting kualitas baik dan kokoh dengan balok 4x4 dan
6x6.
Catatan:
sebelum melaksanakan pekerjaan pelaksana wajib menyerahkan gambar shopdrawing dan
job mix desain kepada pihak konsultan pengawas.
sebelum melaksanakan perakitan besi pelaksana wajib menyerahkan sempel besi kepada
konsultan pengawas.
pelaksana wajib menyediakan kubus/silinder beton untuk dites mutu dan menyerahkan hasil
tesnya kepada PPK dan diteruskan ke konsultan pengawas.
D. PEKERJAAN DINDING BATA
1. Pasangan dinding bt. bata 1 batu camp. 1 SP: 4 PP
2. Pasangan dinding bt. bata 1/2 batu camp. 1 SP: 4 PP
3. Plesteran 1 SP: 4 PP tebal 15 mm
4. Acian dinding
E. PEKERJAAN LANTAI
1. Pasangan Keramik 40x40 (dalam)
2. Pasangan Keramik 40x40 antislip (luar)
F. PEKERJAAN KAP / ATAP
1. Rangka atap + penutup + nok
Rangka atap mengunkana baja ringan c75.75 dengan deilengkapi angkur pada bagian
tumpuan sehingga kuat terpasang, penutup atap mengunakan genteng metal dengan tebal
0.25
2. Listplank Kalsiplank/Nusaplank 8/20
G. PEKERJAAN PINTU /JENDELA / VENTILASI
1. Kusen pintu dan jendela Ulin 5/10
2. Pintu panel kayu Lanan (200x80) dan (200x70)
3. Pintu panel kayu Ulin (200x70)
4. Kunci tanam 2 slaag + handle
5. Engsel pintu
6. Pas. Kaca mati 5 mm
7. Jendela kaca bening 5 mm bingkai
8. Engsel jendela
9. Grendel jendela
10. Kait angin jendela
11. Pegangan jendela
12. Jalusi kayu (Ulin) ventilasi
H. PEKERJAAN CAT-CATAN
1. Cat Dinding
2. Cat Kilap (kusen pintu, jendela,panel, List plapond kayu, dan Lisplank)
I. PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL
1. Instalasi Titik Lampu
2. Instalasi Titik Stop Kontak
3. Lampu 12watt hemat energy
4. Stop Kontak
5. Saklar Ganda
6. Penyambungan ke bangunan termasuk MCB
Catatan:
Pekerjaan dinyatakan selesai maka pelaksana wajib membuat backup volume dan asbuild drawing
sesuai dengan kondisi lapangan dan diserahkan kepada PPK dan diteruskan ke konsultan pengawas