URAIAN PEKERJAAN
Kegiatan : Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase yang
Terhubung Langsung dengan Sungai dalam Daerah
Kabupaten/Kota
Sub Kegiatan : Pembangunan Sistem Drainase Perkotaan
A. LATAR BELAKANG
Permasalahan genangan air dan banjir perkotaan di Kabupaten Bantaeng masih
menjadi isu penting, terutama pada musim hujan yang mengganggu aktivitas
masyarakat, merusak infrastruktur, dan berdampak negatif terhadap
lingkungan. Salah satu penyebab utama adalah kapasitas sistem drainase yang
terbatas, banyak saluran yang rusak, serta belum terhubung optimal dengan
sungai penerima. Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten
Bantaeng melalui Dinas PU dan Penataan Ruang, Bidang Cipta Karya,
melaksanakan Pembangunan Drainase Baru dan Rehabilitasi Drainase.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengendalian genangan,
memperbaiki saluran yang rusak, serta mewujudkan sistem drainase perkotaan
yang terpadu, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
B. TUJUAN
1. Membangun saluran drainase baru untuk meningkatkan kapasitas
pengaliran air hujan.
2. Merehabilitasi drainase yang rusak, tertutup sedimen, atau tidak berfungsi.
3. Menghubungkan sistem drainase perkotaan dengan sungai secara
terencana dan aman.
4. Mengurangi risiko genangan dan banjir di kawasan perkotaan Kabupaten
Bantaeng.
5. Mendukung terwujudnya lingkungan perkotaan yang sehat, bersih, dan
nyaman.
C. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
1. Pekerjaan Persiapan
• Survey teknis kondisi eksisting drainase.
• Pemetaan trase dan titik kritis genangan.
• Pembersihan lokasi pekerjaan.
• Mobilisasi tenaga kerja, material, dan peralatan.
2. Pekerjaan Pembangunan Drainase Baru
• Pekerjaan galian tanah untuk trase saluran baru.
• Pekerjaan pasangan batu kali/beton bertulang untuk dinding dan lantai
saluran.
• Pemasangan buis beton/pipa saluran tertutup (jika diperlukan).
• Pembuatan inlet, outlet, dan manhole sesuai desain.
• Pekerjaan finishing dan perapian lingkungan sekitar saluran.
3. Pekerjaan Rehabilitasi Drainase
• Pembersihan dan pengangkatan sedimen pada saluran lama.
• Perbaikan dinding saluran yang retak atau rusak.
• Penggantian saluran dengan konstruksi baru pada segmen kritis.
• Perbaikan tutup saluran (cover slab) di area pedestrian/jalan.
• Normalisasi saluran agar kembali berfungsi optimal.
4. Pekerjaan Uji Fungsi dan Serah Terima
• Uji coba aliran pada saat hujan atau menggunakan aliran buatan.
• Pemeriksaan teknis kualitas pekerjaan (mutu beton, pasangan batu,
dsb.).
• Dokumentasi pekerjaan berupa foto, gambar as-built drawing, dan
laporan pelaksanaan.
• Serah terima hasil pekerjaan kepada Pemerintah Daerah.
D. HASIL YANG DIHARAPKAN
1. Terbangunnya saluran drainase baru yang terintegrasi dengan sistem
drainase kota dan sungai.
2. Terselesaikannya rehabilitasi saluran lama sehingga kembali berfungsi
optimal.
3. Berkurangnya genangan dan risiko banjir di kawasan perkotaan Kabupaten
Bantaeng.
4. Meningkatnya kualitas lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, dan
nyaman.
5. Adanya sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan dan dapat
mendukung pembangunan infrastruktur lainnya.