Lingkup Pekerjaan
a. Lingkup Kegiatan
1) Survey Pendahuluan
a) Penyusunan Instrumen Pendataan
b) Pengumpulan Data
c) Mendapatkan gambaran awal kondisi lapangan
d) Mendapatkan data maupun informasi sebagai dasar penyusunan
Gambaran Studi.
e) Mendapatkan informasi maupun masukan sehubungan dengan
penyusunan Pola Pikir maupun Tahapan Studi (Metode Pelaksanaan
Studi).
2) Survey Institusional
a) Mendapatkan data tentang kondisi eksisting IKM, di antaranya:
Mendapatkan peta dan data tentang pengrajin gerabah;
Data Sebaran IKM-IKM Gerabah Kasongan, Kabupaten Bantul
Data Penjualan Produk IKM-IKM Gerabah Kasongan, Kabupaten
Bantul
Data Status Keaktifan IKM-IKM Gerabah Kasongan, Kabupaten
Bantul
Data Potensi dan Permasalahan IKM-IKM Gerabah Kasongan,
Kabupaten Bantul
b) Hasil studi lainnya yang dapat menjadi referensi di dalam penyempurnaan
laporan kajian.
c) Mendapatkan data penunjang lainnya, diantaranya:
Data kondisi eksisting ekonomi, sosial, kependudukan yang diperlukan
dalam penyempurnaan laporan
Data statistik dan data lainnya yang diperlukan dalam penyempurnaan
laporan.
3) Koordinasi Program
Melaksanakan rapat rutin yang dilakukan secara periodik dengan tim survey
lapangan dan tenaga ahli berkaitan dengan proses kegiatan didalam kajian ini
yang diantaranya meliputi pengembangan kerangka acuan kerja, hasil survey
lapangan, proses verifikasi data, proses pembuatan laporan, proses penelitian,
metode dan proses analisa serta program kegiatan selanjutnya.
Konsultan wajib menindak lanjuti hasil rapat/koordinasi, tim survey lapangan
dengan para tenaga ahli. Melalui tahapan ini diharapkan hasil akhir yang
diperoleh dapat optimal dan dipertanggungjawabkan.
4) Analisa
Melakukan analisa terhadap latar belakang kajian dan hasil survei
pengumpulan data.
5) Kesimpulan dan Rekomendasi
Membuat kesimpulan dan rekomendasi seperti yang telah disebutkan di dalam
maksud dan tujuan pelaksanaan study.
6) Metodologi
Metodologi pelaksanaan layanan jasa konsultansi ini merupakan kerangka
dasar dalam penyusunan program kerja secara terperinci khususnya dalam
teknis pelaksanaan pekerjaan identifikasi yang didasarkan atas pendekatan
umum, teknis, dan administrasi sehingga tujuan dan sasaran survey dapat
tercapai secara maksimal dan memuaskan.
7) Pendekatan Umum
Pendekatan umum yaitu merupakan proses koordinasi dengan instansi atau
lembaga terkait di semua tingkatan, dengan maksud agar implementasi dan
pelaksanaan pekerjaan survey di lapangan dapat berjalan lancar tanpa ada
hambatan dan kesalahpahaman yang diakibatkan kurangnya koordinasi,
informasi dan komunikasi dari pihak-pihak terkait. Sebelum survey
dilaksanakan, perlu adanya koordinasi dan pemberian informasi baik secara
formal maupun informal, khususnya perlu ditekankan kepada personil-personil
yang akan melakukan identifikasi.
8) Pendekatan Teknis
Pendekatan teknis ini menunjukkan pengetahuan, pemahaman, dan
penguasaan materi oleh konsultan mengenai aspek teknis yang terkait dengan
pelaksanaan pekerjaan identifikasi dan pelaporan.
9) Pendekatan Administrasi
Pendekatan administrasi disini adalah merupakan catatan mengenai jalannya
pelaksanaan survey yang meliputi administrasi teknis dan pelaporan.
Pendekatan administrasi yaitu merupakan penerapan prinsip keadministrasian, seperti
sistem pelaporan yang jelas dan berjenjang serta menggunakan format-format standar
yang sudah ada dan sudah biasa dipakai di lingkungan Dinas Koperasi, Usaha Kecil
dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, atau format-format
sederhana namun informatif sehingga mudah dimegerti oleh para pelaksana di
lapangan maupun penerima laporan dan sebagainya.