URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pekerjaan Perkuatan Tebing Pengaman Pemukiman Desa
Kotayasa Kecamatan Sumbang
Lokasi pekerjaan terletak di Desa KotayasaKecamatan Sumbang.
1. Pekerjaan utama yaitu Pekerjaan Pasangan Batu Kali . Lingkup pekerjaan
ini meliputi:
I. Pekerjaan Persiapan
II. Pekerjaan Perkuatan Tebing
2. I. Pekerjaan Persiapan
Pada Pekerjaan Persiapan terdapat item pekerjaan berupa Keselamatan dan
kesehatan kerja (K3)
3. II. Pekerjaan Perkuatan Tebing
Pada divisi ini terdapat Penggalian 1 m3 tanah biasa sedalam s.d. 1 m untuk
volume s.d. 200 m3 cara manual, 1 m3 Pengerukan sampah/lumpur/sedimen di
saluran/sungai. Berikut Langkah – Langkah pekerjaan Normalisasi:
1. Pekerjaan Penggalian 1 m3 tanah biasa sedalam s.d. 1 m untuk volume s.d. 200
m3 cara manual
• dilaksanakan dengan terlebih dahulu memasang patok/bowplank dan
mengukur batas area galian sesuai gambar kerja, kemudian tanah digali
lapis demi lapis menggunakan cangkul, sekop, dan linggis dengan
kemiringan sisi galian yang aman (±1:1) serta tanah hasil galian
ditempatkan minimal 0,6–1 m dari bibir galian; elevasi dasar galian
diperiksa secara berkala dengan waterpass agar sesuai spesifikasi,
sementara pekerja wajib menggunakan APD dan menjaga keselamatan
kerja, serta tanah yang akan digunakan kembali disimpan rapi sesuai
arahan pengawas.
2. 1 m3 Pas. Batu Belah dengan Mortar tipe N (5,2 MPa), Semi Mekanis, beda tinggi
> 3 s.d. 4 m'
• Pasangan batu harus dari batu yang dipecahkan dengan palu besar yang
berukuran sembarangan, sehingga kalau dipasang bisa saling menutup
• Setiap batu harus berukuran antara Ø10 cm dan Ø20 cm atau dengan
berat 6 kg dan 15 kg, akan tetapi batu yang lebih kecil dapat dipakai atas
persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen, ukuran maksimum harus
memperhatikan tebal dinding / pasangan harus pula memperhatikan
batasan seperti tercantum di atas.
• Pondasi dibuat dari pasangan batu kali/belah atau batu gunung dengan
perekat campuran 1 Pc : 4 Psr.
• Tiap batu untuk pasangan harus seluruhnya dibasahi lebih dahulu sebelum
dipakai dan harus diletakkan dengan alasnya tegak lurus kepada arah
tegangan pokok.
• Setiap batu harus diberi alas adukan, semua sambungan diisi padat
dengan adukan pada waktu pekerjaan berlangsung. Tebal adukan tidak
lebih dari 50 mm lebarnya, serta tidak boleh ada batu yang berimpit satu
sama lain.
• Batu-batu harus dipilih dan diletakkan dengan hati-hati sehingga tebalnya
aduan tidak kurang dari pada rata-rata 10 mm. Semua pekerjaan batu
pada permukaan yang kelihatan harus disiar
3. Pekerjaan Plesteran
• Bila diperintahkan, dinding dan lantai baik lama maupun baru terbuat dari
pasangan bata/ batu kali diplester dengan adukan PC : pasir 1:3
• Pekerjaan plesteran dikerjakan 1 lapis sampai jumlah ketebalan 1,5 cm
• Apabila tidak diperintahkan lain, pasangan harus diplester pada bagian
atas dari dinding, bagian tepi pasangan pada sorongan/pipa saluran, dan
selebar 0.10 m di bawah tepi atas dinding dan pasangan sorongan/pipa
saluran
4. Pekerjaan Acian
• Seluruh permukaan plesteran harus difinish acian
• Pasta Acian disiapkan dengan cara mencampur semen dengan air sampai
bubuk semen mengental
• Sebelum melakukan pekerjaan Acian pastikan kondisi plesteran telah
mengering
• usahakan untuk membasahi plesteran yang kering hingga jenuh agar
• plesteran tidak menyerap terlalu banyak air saat proses pengacian
dilakukan
• Ketebalan acian yang baik dalam rentang 1mm hingga 3 mm saja.
Purwokerto, 2025
Pejabat Pembuat Komitmen
HERY JATMIKO, ST.
NIP. 19720218 200501 1 00