“SURVEI INDEKS PEMBANGUNAN PARIWISATA
KABUPATEN BANYUWANGI”
Indeks daya saing pariwisata menurut Badan Pusat Statistik (BPS) adalah
sebuah ukuran yang mengukur kemampuan suatu destinasi pariwisata untuk
menarik dan mempertahankan wisatawan, baik domestik maupun internasional.
Indeks ini menilai berbagai faktor yang mempengaruhi daya tarik destinasi, seperti
infrastruktur, kualitas pelayanan, promosi, dan lain-lain.
Pentingnya ada indeks daya saing pariwisata untuk mengevaluasi
bagaimana kinerja pelayanan pariwisata di suatu daerah. Supaya kunjungan
wisatawan tidak semakin berkurang namun semakin bertambah setiap tahunnya.
Setiap daerah pasti memiliki potensi pariwisata yang selalu menjadi tujuan
wisatawan luar daerah tersebut untuk berlibur. Namun apabila penunjang potensi
pariwisata tersebut tidak diperbaiki atau tidak ada perubahan, maka yang terjadi
adalah semakin turunnya angka kunjungan wisatawan.
Kabupaten Banyuwangi saat ini telah bertransformasi menjadi wilayah tujuan
berwisata bagi wisatawan domestik maupun internasional. Karena sudah menjadi
tujuan berwisata, Kabupaten Banyuwangi perlu untuk melakukan evaluasi agar
tidak terjadi penurunan kunjungan wisatawan.
Memandang hal tersebut, maka dibutuhkan sebuah survei untuk bisa
memberikan masukan kepada pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam
memperbaiki dan meningkatkan pelayanan pariwisata melalui Survei Indeks
Pembangunan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025. Survei ini
akan melihat/ mengevaluasi berbagai sektor penunjang seperti infrastruktur,
kualitas pelayanan, travel, Promosi dan sebagainya.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh pihak ketiga melalui Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah pemerintah kabupaten Banyuwangi
1. Maksud dan Tujuan
a. Maksud kegiatan survei ini adalah untuk mengetahui indeks Pembangunan
Pariwisata di Kabupaten Banyuwangi
b. Kegiatan Survei bertujuan untuk :
1) Mengetahui Indeks Pembangunan Pariwisata di Kabupaten Banyuwangi
yang mengacu pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Nomor 2 tahun 2024.
2) Mendapatkan informasi untuk mendukung peningkatan kualitas
kepariwisataan di Kabupaten Banyuwangi dengan menggunakan
kerangka penilaian IPKN (Indeks Pembangunan Kepariwisataan
Nasional).
3) Memberikan rekomendasi kepada para pemangku kepentingan di lingkup
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tentang Indeks Pembangunan
Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Tahun 2025 dengan menggunakan
kerangka penilaian IPKN.
2. Sasaran
Sasaran dari kegiatan Survei Indeks Pembangunan Pariwisata Kabupaten
Banyuwangi Tahun 2025 antara lain :
1) Teridentifikasinya indeks daya saing pariwisata Kabupaten Banyuwangi
melalui pendekatan IPKN.
2) Mendapatkan nilai yang menggambarkan kualitas Pembangunan
Kepariwisataan bersifat lintas sektor dalam suatu wilayah pada waktu
tertentu.
3) Mendukung peningkatan peringkat Indonesia pada Travel and Tourism
Development Index.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 18 May 2016 | Modeling And Mapping Prototype Kpd | Provinsi Jawa Timur | Rp 400,000,000 |
| 3 August 2015 | Kajian Penyebab Rendahnya Penerimaan Remitansi Tki Di Kawasan Asia Pasifik | Bnp2tki | Rp 397,500,000 |
| 23 June 2016 | Jasa Konsultansi Penyusunan Dokumen Peta Potensi Ikm Alas Kaki (Lelang Ulang) | Bpipi | Rp 300,000,000 |
| 29 June 2018 | Analisis Dampak Moratorium Penempatan Tki Informal Di Kawasan Timur Tengah | Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia | Rp 229,500,000 |
| 23 April 2013 | Ksl - 017 Penyusunan Kajian Branding Strategy Kabupaten Banyuwangi | Pemerintah Kabupaten Banyuwangi | Rp 200,000,000 |