| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0027906429428000 | Rp 1,334,664,000 | 87.83 | 90.27 | - | |
| 0033185869013000 | - | - | - | Peserta tidak lulus: Peserta tidak memenuhi kualifikasi teknis minimal pengalaman nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% HPS yang dipersyaratkan. | |
| 0722837234013000 | - | - | - | Peserta tidak lulus: Peserta tidak memenuhi kualifikasi teknis minimal yang dipersyaratkan. | |
| 0026236869013000 | - | - | - | - | |
| 0025413436013000 | - | - | - | - | |
| 0316698257002000 | - | - | - | - | |
| 0015711062031000 | - | - | - | Peserta tidak lulus: Peserta tidak memenuhi kualifikasi teknis minimal pengalaman nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% HPS yang dipersyaratkan dan tidak memenuhi Ambang Batas Lulus. | |
| 0027965920013000 | - | - | - | - | |
| 0316100940013000 | - | - | - | Peserta tidak lulus: Peserta tidak memenuhi kualifikasi teknis minimal pengalaman nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% HPS yang dipersyaratkan dan tidak memenuhi Ambang Batas Lulus. | |
| 0015723372014000 | - | - | - | - | |
| 0708820691428000 | - | - | - | - | |
| 0311837009429000 | - | - | - | - | |
PT Informatika Media Pratama | 09*7**7****05**0 | - | - | - | Peserta tidak lulus: Peserta tidak memenuhi kualifikasi teknis minimal pengalaman nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% HPS yang dipersyaratkan. |
| 0722869930013000 | - | - | - | - | |
| 0860351212015000 | - | - | - | - | |
| 0312111511016001 | - | - | - | - | |
| 0013148853021000 | - | - | - | Peserta tidak lulus: Peserta tidak memenuhi kualifikasi teknis minimal yang dipersyaratkan. | |
| 0033053968017000 | - | - | - | - | |
| 0312392830432000 | - | 68.44 | - | Proposal Teknis/Metodologi tidak memenuhi nilai ambang batas. Solusi yang ditawarkan belum spesifik dan relevan dengan kebutuhan Pekerjaan Restrukturisasi Infrastruktur Portal SDI. | |
| 0031983224323000 | - | - | - | "Peserta tidak lulus: Peserta tidak memenuhi kualifikasi teknis minimal pengalaman nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% HPS yang dipersyaratkan. " | |
| 0023331325424000 | - | 66.06 | - | Proposal Teknis/Metodologi tidak memenuhi nilai ambang batas. Selain itu, proposal tersebut tidak berfokus pada pekerjaan Restrukturisasi Infrastruktur Portal SDI | |
| 0021436589016000 | - | - | - | - | |
Solusi Teknologi Kreatif | 09*8**7****24**0 | - | - | - | - |
| 0314686874423000 | - | - | - | - | |
| 0704511484063000 | - | - | - | - | |
Kartala Digital Indonesia | 06*9**3****02**0 | - | - | - | - |
Edu Wonka Marelza | 0249821448517000 | - | - | - | - |
| 0022444483421000 | - | - | - | - | |
Djumalindo Perkasa Konsultan | 06*7**8****17**0 | - | - | - | - |
| 0745982538011000 | - | - | - | - |
Penjelasan Singkat Pekerjaan
Restrukturisasi Infrastruktur Server
1 PENDAHULUAN
Kebijakan Satu Data Indonesia yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019
bertujuan untuk mengatur tata kelola data pemerintah guna memastikan ketersediaan data yang
akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, dan mudah dibagipakaikan antar
instansi pemerintah. Ini penting untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta
pengendalian pembangunan.
Proses bisnis penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) meliputi empat tahap: perencanaan,
pengumpulan, pemeriksaan, dan penyebarluasan data. Pada tahap penyebarluasan, Walidata
bertanggung jawab untuk memberikan akses, mendistribusikan, dan menukar data melalui Portal
SDI serta media lainnya. Peran Portal SDI sangat penting karena menjadi pusat dari semua
aktivitas berbagi data, sehingga kualitas data dan kinerja portal harus sesuai dengan ekspektasi
stakeholder.
Kemajuan teknologi, khususnya dalam containerization, memberikan peluang bagi organisasi
untuk mengoptimalkan penggunaan infrastruktur, sehingga mencapai efisiensi dan menyediakan
redundansi sistem yang kuat untuk mengatasi masalah ketersediaan tinggi.
Teknologi containerization memungkinkan aplikasi dipecah menjadi unit-unit portabel yang dapat
dijalankan di berbagai lingkungan IT. Namun, organisasi sering menghadapi tantangan dalam
mengelola dan mengoptimalkan infrastruktur ini.
Redundansi sistem adalah kunci untuk menghindari kehilangan data dan memastikan layanan
tetap berjalan meskipun ada kegagalan di salah satu pusat data. Oleh karena itu, penggunaan
teknologi orkestrasi seperti Kubernetes sangat penting untuk mengelola kontainer dengan efisien
dan memberikan skalabilitas yang dinamis.
Portal yang dirancang harus mampu menyediakan lingkungan yang aman, efisien, dan terintegrasi
untuk berbagi data. Beberapa aspek penting termasuk:
1. Keamanan Data yang Terjamin: Menggunakan enkripsi, pengaturan akses yang tepat,
dan audit log.
2. Integrasi Mudah dengan Sistem Internal: Menghindari duplikasi data dan
memastikan konsistensi.
3. Manajemen Akses dan Izin yang Tepat: Mengatur akses berdasarkan peran atau
kebutuhan pengguna.
4. Pengelolaan Data yang Efisien: Menyimpan, mencari, dan mengakses data dengan
cepat dan mudah.
5. Analisis dan Pelaporan yang Akurat: Membantu dalam pengambilan keputusan yang
berbasis data.
2 TUJUAN DAN SASARAN
2.1 TUJUAN
1. Meningkatkan kehandalan dan ketersediaan portal.
2. Mengadopsi teknologi containerization dan orkestrasi untuk efisiensi sumber daya.
3. Memenuhi kebutuhan proses bisnis dalam berbagi data.
2.2 SASARAN
1. Kehandalan dan Ketersediaan yang Tinggi:
o Menggunakan cluster dan redundansi.
o Pemantauan proaktif.
o Rencana pemulihan bencana yang komprehensif.
o Adopsi Teknologi Containerization dan Orkestrasi:
o Containerization aplikasi.
o Orkestrasi dengan Kubernetes.
2. Pemenuhan Kebutuhan Proses Bisnis dalam Berbagi Data:
o Keamanan data.
o Integrasi dengan sistem lain.
o Kinerja optimal.
3 RUANG LINGKUP KEGIATAN
Lingkup pekerjaan restrukturisasi infrastruktur meliputi:
• Evaluasi Infrastruktur yang Ada: Audit menyeluruh dan penyesuaian proses bisnis
portal.
• Perencanaan Sistem Redundansi dan High Availability: Membangun infrastruktur
redundan di dua data center.
• Adopsi Teknologi Containerization: Migrasi platform ke dalam kontainer.
• Implementasi Orkestrasi dengan Kubernetes: Pengelolaan container otomatis.
• Pengaturan Monitoring dan Pemantauan: Solusi monitoring yang canggih.
• Keamanan dan Kepatuhan: Implementasi enkripsi dan otorisasi akses.
• Penyesuaian Proses Bisnis: Memastikan infrastruktur sesuai standar keamanan.
• Integrasi dan Optimasi Sistem: Integrasi reliable dengan sistem lain.
• Pelatihan dan Dokumentasi: Pelatihan tim IT dan dokumentasi komprehensif.
• Pengujian dan Validasi: Pengujian kehandalan dan ketersediaan sistem.
• Implementasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kehandalan Portal
SDI, serta memenuhi kebutuhan proses bisnis dalam berbagi data.