| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0013566278009000 | Rp 391,843,875 | 94 | 95.2 | - | |
| 0014604755721000 | - | - | - | Calon penyedia tidak menyampaikan bukti kepemilikan/penguasaan tempat usaha (Berupa Milik Sendiri/sewa yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan). | |
Aska Mulia Anopama | 07*7**2****42**0 | - | - | - | CALON PENYEDIA JASA YANG DIUNDANG TIDAK HADIR DALAM PEMBUKTIAN KUALIFIKASI |
| 0031783004015000 | - | 63.32 | - | calon penyedia tidak memenuhi skor ambang batas sub unsur proposal teknis | |
| 0032605792061000 | - | 73.15 | - | calon penyedia tidak memenuhi skor ambang batas sub unsur proposal teknis | |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - | - | - |
| 0415608280541000 | - | - | - | - | |
Parametrik Arsitektur Sinergi | 09*9**1****09**0 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
A. LINGKUP PEKERJAAN.
Ruang lingkup Perencanaan/DED Stadion Mini Kabupaten Barito Utara, dengan
uraian pelaksanaan pekerjaan sebagai berikut:
a) Persiapan
Persiapan meliputi persiapan peralatan survei, persiapan personil,
koordinasi / diskusi / presentasi dengan pengguna jasa dan survei orientasi
/ pengenalan lapangan.
b) Tahapan Survey Lapangan
Kegiatan survey lapangan dimaksudkan untuk pengumpulan data sekunder
dan data primer yang mencakup data existing lokasi bangunan itu sendiri
baik secara ukuran, kuantitas, tata letak, dan lainnya
c) Menyusun Rencana Dana Analisis
Kegiatan ini mencakup penyusunan dan analisa struktur termasuk rencana
keperuntukan nantinya
d) Menyusunan Rencana Detail Rancangan Bangunan
Pada bagian ini mencakup tahapan pekerjaan yang mencakup Perencanaan
Teknis Land Clearingyang akan dibangun meliputi beberapa tahapan
pekerjaan yang antara lain :
Penyusunan perancangan, yang meliputi ;
▪ Rancangan Kawasan (LayOut), termasuk Blok Plan.
▪ Rancangan Arsitektur
▪ Rancangan penggunaan struktur dan analisa perhitungan.
▪ Rancangan Jaringan lingkungan (Landscaping).
▪ Dan rancangan detail lainnya.
D. METODOLOGI
Metodologi pelaksanaan layanan jasa konsultansi Perencanaan Teknis Land
Clearingini merupakan kerangka dasar dalam penyusunan program kerja secara
terperinci khususnya dalam teknis pelaksanaan pekerjaan Perencanaan Teknis
Land Clearingyang didasarkan atas pendekatan umum, teknis, administrasi dan
pendekatan profesional sehingga tujuan dan sasaran pekerjaan perencanaan
dapat tercapai secara maksimal dan memuaskan.
1. Pendekatan Umum
Pendekatan umum yaitu merupakan proses koordinasi dengan instansi atau
lembaga terkait di semua tingkatan, dengan maksud agar implementasi dan
pelaksanaan pekerjaan Perencanaan Teknis Land Clearingdi lapangan dapat
berjalan lancar tanpa ada hambatan dan kesalahpahaman yang diakibatkan
kurangnya koordinasi, informasi dan komunikasi dari pihak-pihak yang
terkait. Sebelum pekerjaan Perencanaan Teknis Land Clearingdilaksanakan,
perlu adanya koordinasi dan pemberian informasi baik secara formal maupun
informal, khususnya perlu ditekankan kepada personil-personil yang akan
melakukan perencanaan.
2. Pendekatan Teknis
Pendekatan teknis ini menunjukkan pengetahuan, pemahaman dan
penguasaan materi oleh konsultan mengenai aspek teknis yang terkait dengan
pelaksanaan Perencanaan/DED Stadion Mini Kabupaten Barito Utara.
Jadi ukuran dasar dari keberhasilan pelaksanaan pekerjaan antara lain adalah
menyangkut ketelitian dan keakuratan data hasil Perencanaan Teknis Land
Clearingdi Kabupaten Barito Utara, sehingga nantinya rekomendasi
penanganan suatu bangunan dapat sesuai dengan kondisi bangunan tersebut.
3. Pendekatan Administrasi
Pendekatan administrasi disini adalah merupakan catatan mengenai jalannya
pelaksanaan Perencanaan/DED Stadion Mini Kabupaten Barito Utara yang
meliputi administrasi teknik dan pelaporan. Pendekatan administrasi yaitu
merupakan penerapan prinsip keadministrasian, seperti sistim pelaporan
yang jelas dan berjenjang serta menggunakan format-format standart yang
sudah ada dan sudah biasa dipakai di lingkungan Ditjen Cipta Karya
Kementerian Pekerjaan Umum dan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kab.
Barito Utara, atau format-format sederhana namun informatif sehingga
mudah dimengerti oleh para pelaksana di lapangan maupun penerima
laporan dan sebagainya.
4. Pendekatan Professional
Pendekatan professional merupakan pendekatan dari fungsi Perencanaan
Teknis Land Clearingitu sendiri, yaitu antara lain adalah pengendalian
pelaksanaan kegiatan Perencanaan Teknis Land Clearingdi Kabupaten Barito
Utara, yang bertujuan agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara cepat, tepat,
praktis, efektif dan efisien sehingga sasaran, target dan keberhasilan pekerjaan
benar-benar dapat tercapai, selanjutnya pembentukan dan pengaturan
organisasi dan tata kerja personil untuk pelaksanaan di Kabupaten Barito
Utara, seperti program kerja, jumlah personil dan jadwal waktu mobilisasi
dan lain sebagainya. Dalam pelaksanaan Perencanaan di Kabupaten Barito
Utara ini konsultan harus mengacu Norma, Standar, Pedoman, Manual,
Petunjuk Teknis dan Peraturan yang digunakan/dikeluarkan di lingkungan
Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Bidang Cipta Karya
Dinas PUPR Kab. Barito Utara, yang relevan dengan item–item pekerjaan yang
sesuai dan dapat diaplikasikan dalam kegiatan perencanaan.