Perbaikan Jalan Cipendawa Baru - Jalan Jatiasih

Tender Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10031908000
Status: Tender Gagal
Date: 8 May 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 9,778,400,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 9,575,004,000
RUP Code: 59296560
Work Location: Jatiasih - Bekasi (Kota)
Participants: 59
Applicants
Reason
0904531415439000--
0726375108435000--
Nusa Mitra Lestari Sukses
08*1**1****27**0Rp 7,947,253,320Tidak melampirkan Hasil Pemeriksaan dan pengujian berkala dan laporan hasil pemeriksaan dan pengujian dari instansi berwenang/Perusahaan Jasa Pemeriksaan dan Pengujian Teknik K3 untuk Asphalt Sprayer
0914537014444000Rp 8,414,678,476Tidak melampirkan Hasil Pemeriksaan dan pengujian berkala dan laporan hasil pemeriksaan dan pengujian dari instansi berwenang/Perusahaan Jasa Pemeriksaan dan Pengujian Teknik K3 untuk Asphalt Sprayer
0808968465814000Rp 8,520,809,464Tidak Melampirkan Penilaian Kinerja Penyedia sesuai dengan yang dipersyaratkan dokumen pemilihan
Karya Infra Utama
06*9**9****12**0Rp 9,431,448,000Tidak melampirkan Hasil Pemeriksaan dan pengujian berkala dan laporan hasil pemeriksaan dan pengujian dari instansi berwenang/Perusahaan Jasa Pemeriksaan dan Pengujian Teknik K3 untuk Asphalt Sprayer
0754018174006000--
0013935200004000--
0015715287001000--
Media Indonesia Bersinar
04*3**5****07**0--
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0--
0400104030412000--
CV Misael Yabes
09*2**6****47**0--
0030967285008000--
0030967467008000--
0020744652432000--
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0--
Masda Skay
08*8**8****11**0--
0844132886028000--
0314450123407000--
0011320280443000--
0020566501009000--
0666779160009000--
0315895425525000--
0536390339005000--
0734651664419000--
Altriva Muri Lestari
00*6**5****08**0--
PT Alhadi Karya Bersaudara
03*5**7****35**0--
0617253919034000--
0923682603439000--
CV Hri Portibi
07*8**5****11**0--
CV Satya Karya
09*4**0****48**0--
PT Deron Sukses Mandiri
06*0**8****14**0--
CV Masa Agung Jaya
09*9**9****01**0--
0657235008401000--
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0--
0016097891027000--
Jecesda Bangun Karya
02*1**3****07**0--
PT Media Editor Publik
09*9**7****07**0--
PT Erista Jaya
03*3**8****07**0--
0705288926407000--
PT Potret Publik Mediatama
02*8**4****14**0--
CV Mardhotillah Mandiri
09*3**2****35**0--
CV Batu Jaya
02*1**4****22**0--
Marga Jati Kusuma
01*6**8****29**0--
PT Elghania Gemilang Persada
06*8**5****07**0--
PT Saroha Nauli Cemerlang
02*2**2****08**0--
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0--
PT Abadi Karya Napitu
09*4**0****48**0--
0015935190432000--
0025108135435000--
Maysita Elfi Madani
09*5**6****34**0--
0019554344005000--
CV Pondok Panjang Nauli
03*7**0****02**0--
0392834883412000--
PT Marshada Karya Libersa
09*6**0****02**0--
0916336340117000--
0022931661009000--
PT Napauli Dionma Sukses
09*1**0****01**0--
Attachment
Uraian Pekerjaan Konstruksi                       
                                                                      
                                                                      
Uraian pekerjaan yang digunakan pada Perbaikan Jalan Cipendawa Baru - Jalan
Jatiasih, antara lain:                                                
                                                                      
a)  Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)                       
    Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat seperti
                                                                      
    Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi daya ikat antara
    lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan mencegah lepasnya
                                                                      
    butiran lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati kendaraan (sebelum dilapis
    dengan campuran beraspal. Selain itu dapat menjaga lapis pondasi agregat dari
    pengaruh cuaca, khususnya hujan. Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis
                                                                      
    fondasi agregat yang jika terjadi dapat menyebabkan kerusakan struktur.
    Berikut tahapan pekerjaan Prime Coat antara lain:                 
                                                                      
        1. Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus dibersihkan
           terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor angin (air    
                                                                      
           compressor) untuk mengurangi kadar lumpur atau debu yang ada
           sehingga tekstur perkerasan lama terlihat jelas;           
                                                                      
        2. Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat hanya
           pada permukaan lapisan pondasi agregat;                    
                                                                      
        3. Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut nosel,
           ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian batang penyemprot
                                                                      
           diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh
           penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;      
                                                                      
        4. Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar tidak
           mengganggu pekerjaan;                                      
                                                                      
        5. Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin dengan
           perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai dengan spesifikasi
                                                                      
           dan petunjuk Direksi Pekerjaan;                            
        6. Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam asphalt distributor/asphalt
                                                                      
           sprayer.                                                   
b)  Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)                               
                                                                      
    Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis lama
    dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton semen yang
                                                                      
    kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik, akan menyebabkan
    terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang baru akan menjadi sungkur
    (shoved) searah pergerakan lalu-lintas, terutama pada daerah-daerah
    tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi perlambatan/percepatan. Berikut tahapan
                                                                      
    pekerjaan tack coat antara lain:                                  
        1. Permukaan yang akan dilapisi dengan tack coat terlebih dahulu
                                                                      
           dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya dengan menggunakan
           kompresor angin (air compressor);                          
                                                                      
        2. Jika kondisi permukaan jalan lama sudah bersih maka tack coat
           mulai dihampar secara merata dengan menggunakan asphalt spayer
                                                                      
           tujuannya untuk merekatkan antara permukaan lama dengan yang
           baru (AC-WC - Levelling);                                  
        3. Bahan dasar berupa aspal dan kerosin dicampur dengan komposisi
                                                                      
           sesuai spesifikasi dan kemudian dipanaskan sehingga menjadi
           campuran aspal cair;                                       
                                                                      
        4. Untuk mengetahui kadar lapis perekat per m2 dilakukan paper test di
           lokasi pekerjaan.                                          
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
               Ilustrasi Penyemprotan Prime Coat dan Tack Coat        
                                                                      
                                                                      
c)  Pekerjaan Lapis Aspal Beton (Laston / AC-WC)                      
                                                                      
    Berikut tahapan pekerjaan Lapis Aspal Beton (Laston /AC-WC) :     
        1. Material pekerjaan aspal panas yang berada dalam dump truck tiba di
                                                                      
           lokasi pekerjaan dan ditumpahkan dalam mesin penghampar    
           (finisher) dengan temperatur suhu antara 130 0C - 150 0C. Pelaksana
                                                                      
           Lapangan wajib melakukan pengecekan temperatur aspal yang  
           disaksikan oleh Pelaksana Teknis atau pengawas Lapangan serta
                                                                      
           didokumentasikan;                                          
        2. Pada saat penghamparan aspal, dump truck dirapatkan pada mesin
                                                                      
           penghampar, kemudian bak dump truck dijungkitkan dan gigi  
           perseneling dan rem dump truck dibiarkan bebas, sementara mesin
                                                                      
           penghampar mendorong dump truk ke depan;                   
        3. Pintu dump truck dibuka di atas hopper dan campuran dibiarkan
           mengalir ke dalam hopper tanpa segregasi. Kemudian campuran
                                                                      
           beraspal mengalir dari hopper sepanjang batang ulir (auger) dan
           membagi rata keluar mesin penghampar yang diratakan dengan 
                                                                      
           screed;                                                    
        4. Sepatru perata (screed) akan meratakan dan memadatkan campuran
                                                                      
           beraspal panas serta menghaluskan permukaan hamparan campuran
           beraspal dengan pelat pemadat (tamper) sebelum dilakukan   
                                                                      
           pemadatan awal (break down rolling) dengan mesin pemadat roda baja
           (tandem roller) pada temperatur suhu 125 0C - 145 0C. Kemudian,
                                                                      
           petugas memonitor temperatur campuran beraspal panas, dan bila
           perlu merapikan tepi hamparan menggunakan alat bantu (rakes).
           Selanjutnya campuran beraspal digilas dengan tandem roller 
                                                                      
           sebanyak 1 - 2 lintasan;                                   
        5. Setelah dilakukan pemadatan awal dilanjutkan dengan pemadatan
                                                                      
           antara (intermediate rolling) menggunakan pneumatic tyre roller (PTR).
           Kondisi aspal berada pada temperatur suhu antara 100 0C - 125 0C
                                                                      
           yang artinya selama pemadatan antara dimulai hingga selesai tidak
           boleh kurang dari temperatur suhu yang telah ditentukan. Pemadatan
                                                                      
           antara intermediate rolling) dilakukan beberapa lintasan sampai
           medekati kepadatan standar kerja (Job Standar Density). Selanjutnya
                                                                      
           pemadatan akhir (finish rolling) menggunakan tandem roller dihampar
           pada temperatur suhu > 95 0C (diatas 95 0C) untuk meratakan dan
                                                                      
           merapikan alur yang mebekas akibat penggilasan pneumatic tyre
           roller;                                                    
                                                                      
        6. Penghamparan ditekan pada ketebalan lapisan permukaan dibuat
           dan mengikuti superelevasi jalan pada bagian lurus maupun pada
                                                                      
           tikungan;                                                  
        7. Pemadatan  hendaknya dilakukan dari tepi berangsur-angsur  
                                                                      
           ketengah, dengan arah sejajar as jalan dan jejak roda harus saling
           menutup dengan lebar yang cukup;                           
                                                                      
        8. Penggilasan dimulai dari bagian rendah, overlap penggilasan 15 cm di
           sebelah luar yang telah digilas;                           
                                                                      
        9. Untuk menghindari campuran tidak terbawa maka roda sering  
           dibasahi dengan air;                                       
        10. Penyedia wajib menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix Design)
           yang akan digunakan dan komposisi harus sesuai spesifikasi teknik
                                                                      
           yang disyaratkan;                                          
        11. Perawatan dan perlindungan aspal :                        
                                                                      
           -   Perlindungan perkerasan yang sudah selesai             
           -   Perlindungan terhadap hujan                            
                                                                      
           -   Toleransi tebal                                        
           -   Pembukaan dan pembatasan lalu lintas