Rehabilitasi Jalan - Paket 08

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10065070000
Date: 28 July 2025
Year: 2025
KLPD: Kota Bekasi
Work Unit: Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 788,700,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 774,709,759
Winner (Pemenang): CV Dua Putra Abadi
NPWP: 721494680432000
RUP Code: 60105310
Work Location: Kota Bekasi - Bekasi (Kota)
Participants: 11
Applicants
0721494680432000Rp 724,381,188
0723660890412000-
0316658343435000-
0916336340117000-
Roy Abadi Sejahtera
05*8**1****25**0-
PT Daniel Sumber Rezeki
09*9**3****32**0-
CV Raja Multi Bintang
06*3**0****47**0-
0026652958432000-
PT Karya Kontruksi Nusantara
09*3**7****07**0-
PT Nobel Kontruksi System
06*3**2****07**0-
PT Elegant Andeswa Sarumaha
10*0**0****70**3-
Attachment
URAIAN PEKERJAAN KONSTRUKSI                          
                                                                    
                                                                    
Uraian pekerjaan yang dapat digunakan pada Rehabilitasi Jalan - Paket 08
Kec. Mustika Jaya, antara lain:                                     
                                                                    
Pekerjaan Perkerasan Jalan Aspal                                    
1. Pekerjaan Lapis Resap Pengikat (Prime Coat)                      
                                                                    
   Prime Coat dihampar di atas permukaan pondasi tanpa bahan pengikat
   seperti Lapis Pondasi Agregat. Kegunaan dari prime coat yaitu memberi
                                                                    
   daya ikat antara lapis pondasi agregat dengan campuran beraspal dan
   mencegah lepasnya butiran lapis pondasi agregat jika dil jika dilewati
                                                                    
   kendaraan (sebelum dilapis dengan campuran beraspal. Selain itu dapat
   menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh cuaca, khususnya hujan.
                                                                    
   Sehingga air tidak masuk ke dalam lapis fondasi agregat yang jika terjadi
   dapat menyebabkan kerusakan struktur. Berikut tahapan pekerjaan  
                                                                    
   Prime Coat antara lain:                                          
   •  Permukaan jalan yang akan dihampar prime coat harus dibersihkan
                                                                    
      terlebih dahulu dengan menggunakan kompresor angin (air       
      compressor) untuk mengurangi kadar lumpur atau debu yang ada  
                                                                    
      sehingga tekstur perkerasan lama terlihat jelas;              
   •  Bagian permukaan jalan yang dihampar dengan prime coat hanya  
                                                                    
      pada permukaan lapisan pondasi agregat;                       
   •  Aspal distributor dikalibrasi terlebih dahulu, seperti sudut nosel,
                                                                    
      ketinggian dan kecepatan kendaraan. Ketinggian batang penyemprot
      diatur sedemikian rupa disesuaikan dengan jarak nosel agar diperoleh
                                                                    
      penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2 – 3 kali;         
   •  Penyemprotan dilakukan secara merata sepanjang jalan agar tidak
                                                                    
      mengganggu pekerjaan;                                         
   •  Di lokasi pekerjaan dilakukan pencampuran aspal & kerosin dengan
                                                                    
      perbandingan aspal 80% : kerosin 20% atau sesuai dengan spesifikasi
      dan petunjuk Direksi Pekerjaan;                               
                                                                    
   •  Hasil pencampuran dimasukkan ke dalam asphalt distributor/asphalt
      sprayer.                                                      
                                                                    
2. Pekerjaan Lapis Perekat (Tack Coat)                              
   Pekerjaan Lapis Perekat (tack coat) akan memberi daya ikat antara lapis
                                                                    
   lama dengan baru, dan dipasang pada permukaan beraspal atau beton
   semen yang kering dan bersih. Jika daya ikat yang dihasilkan tidak baik,
   akan menyebabkan terjadinya pergeseran atau slip. Lapis beraspal yang
   baru akan menjadi sungkur (shoved) searah pergerakan lalu-lintas,
                                                                    
   terutama pada daerah-daerah tanjakan/turunan atau lokasi-lokasi  
   perlambatan/percepatan. Berikut tahapan pekerjaan tack coat antara
                                                                    
   lain:                                                            
   •  Permukaan yang akan dilapisi dengan tack coat terlebih dahulu 
                                                                    
      dibersihkan dari debu dan kotoran lainnya dengan menggunakan  
      kompresor angin (air compressor);                             
                                                                    
   •  Jika kondisi permukaan jalan lama sudah bersih maka tack coat 
      mulai dihampar secara merata dengan menggunakan asphalt spayer
                                                                    
      tujuannya untuk merekatkan antara permukaan lama dengan yang  
      baru;                                                         
                                                                    
   •  Bahan dasar berupa aspal dan kerosin dicampur dengan komposisi
      sesuai spesifikasi dan kemudian dipanaskan sehingga menjadi   
                                                                    
      campuran aspal cair;                                          
   •  Untuk mengetahui kadar lapis perekat per m2 dilakukan paper test di
                                                                    
      lokasi pekerjaan.                                             
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
                                                                    
            Ilustrasi Penyemprotan Prime Coat dan Tack Coat         
                                                                    
                                                                    
3. Pekerjaan Aspal Beton                                            
                                                                    
   Berikut tahapan pekerjaan Lapis Aspal Beton:                     
   •  Material pekerjaan aspal panas yang berada dalam dump truck tiba di
                                                                    
      lokasi pekerjaan dan ditumpahkan dalam mesin penghampar       
      (finisher) dengan temperatur suhu antara 130 0C - 150 0C. Pelaksana
                                                                    
      Lapangan wajib melakukan pengecekan temperatur aspal yang     
      disaksikan oleh Pelaksana Teknis atau pengawas Lapangan serta 
                                                                    
      didokumentasikan;                                             
   •  Pada saat penghamparan aspal, dump truck dirapatkan pada mesin
                                                                    
      penghampar, kemudian bak dump truck dijungkitkan dan gigi     
      perseneling dan rem dump truck dibiarkan bebas, sementara mesin
      penghampar mendorong dump truck ke depan;                     
                                                                    
   •  Pintu dump truck dibuka di atas hopper dan campuran dibiarkan 
      mengalir ke dalam hopper tanpa segregasi. Kemudian campuran   
                                                                    
      beraspal mengalir dari hopper sepanjang batang ulir (auger) dan
      membagi rata keluar mesin penghampar yang diratakan dengan    
                                                                    
      screed;                                                       
   •  Sepatru perata (screed) akan meratakan dan memadatkan campuran
                                                                    
      beraspal panas serta menghaluskan permukaan hamparan campuran 
      beraspal dengan pelat pemadat (tamper) sebelum dilakukan      
                                                                    
      pemadatan awal (break down rolling) dengan mesin pemadat roda baja
      (tandem roller) pada temperatur suhu 125 0C - 145 0C. Kemudian,
                                                                    
      petugas memonitor temperatur campuran beraspal panas, dan bila
      perlu merapikan tepi hamparan menggunakan alat bantu (rakes). 
                                                                    
      Selanjutnya campuran beraspal digilas dengan tandem roller    
      sebanyak 1 - 2 lintasan;                                      
                                                                    
   •  Setelah dilakukan pemadatan awal dilanjutkan dengan pemadatan 
      antara (intermediate rolling) menggunakan pneumatic tyre roller (PTR).
                                                                    
      Kondisi aspal berada pada temperatur suhu antara 100 0C - 125 0C
      yang artinya selama pemadatan antara dimulai hingga selesai tidak
                                                                    
      boleh kurang dari temperatur suhu yang telah ditentukan. Pemadatan
      antara (intermediate rolling) dilakukan beberapa lintasan sampai
                                                                    
      medekati kepadatan standar kerja (Job Standar Density). Selanjutnya
      pemadatan akhir (finish rolling) menggunakan tandem roller dihampar
                                                                    
      pada temperatur suhu > 95 0C (diatas 95 0C) untuk meratakan dan
      merapikan alur yang mebekas akibat penggilasan pneumatic tyre 
                                                                    
      roller;                                                       
   •  Penghamparan ditekan pada ketebalan lapisan permukaan dibuat  
                                                                    
      dan mengikuti superelevasi jalan pada bagian lurus maupun pada
      tikungan;                                                     
                                                                    
   •  Pemadatan hendaknya dilakukan dari tepi berangsur-angsur      
      ketengah, dengan arah sejajar as jalan dan jejak roda harus saling
                                                                    
      menutup dengan lebar yang cukup;                              
   •  Penggilasan dimulai dari bagian rendah, overlap penggilasan 15 cm di
                                                                    
      sebelah luar yang telah digilas;                              
   •  Untuk menghindari campuran tidak terbawa maka roda sering     
      dibasahi dengan air;                                          
                                                                    
   •  Penyedia wajib menyerahkan hasil pengujian material (Job Mix Design)
      yang akan digunakan dan komposisi harus sesuai spesifikasi teknik
                                                                    
      yang disyaratkan;                                             
   •  Perawatan dan perlindungan aspal:                             
                                                                    
      -  Perlindungan perkerasan yang sudah selesai                 
      -  Perlindungan terhadap hujan                                
                                                                    
      -  Toleransi tebal                                            
      -  Pembukaan dan pembatasan lalu lintas