| Administrative Score (SA) | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0423929074652000 | Rp 583,971,000 | 78.8 | 83.04 | |
| 0739134906922000 | Rp 604,950,000 | 84.16 | 86.64 | |
| 0314018292543000 | - | - | - | |
| 0954378576922000 | - | - | - | |
| 0803980325922000 | - | - | - | |
| 0027552496541000 | - | - | - | |
| 0759283393924000 | - | - | - | |
Tepi Pante Consultant | 09*1**8****22**0 | - | - | - |
| 0025984378921000 | - | - | - | |
| 0019964295925000 | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pekerjaan : Jasa Konsultansi Perencanaan Jembatan Kabupaten
1. Jasa Konsultansi Perencanaan Jembatan G. A Siwabessi
2. Jasa Konsultansi Perencanaan Jembatan Leosama
3. Jasa Konsultansi Perencanaan Jembatan Sonis 1
4. Jasa Konsultansi Perencanaan Jembatan Sonis 2
Lokasi : Kabupaten Belu
Sumber Dana : APBDP Kabupaten Belu
1. KELUARAN Keluaran dari pekerjaan Perencanaan Teknis
Pembangunan Jembatan adalah :
i. Laporan Pendahuluan
Laporan Pendahuluan, diserahkan selambat-lambatnya 7
(tujuh) hari kerja sejak SPMK diterbitkan sebanyak 5 (lima)
buku eksemplar. Isi dari laporan ini adalah uraian ringkas
mengenai latar belakang pekerjaan, gambaran umum
lokasi pekerjaan, kerangka pikir, rencana kerja, juga
dimasukan metodologi serta pendekatan teknis
pelaksanaan pekerjaan, mobilisasi tenaga ahli dan
jadwal penyelesaian pekerjaan
ii. Laporan Antara/ Data Survey Lapangan
Laporan Antara, dibuat sebanyak 5 (lima) eksemplar yang
berisikan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang
mencakup hasil kompilasi data yang telah didapatkan
dari pelaksanaan survey lapangan, hasil analisis sesuai
dengan tujuan dan sasaran pekerjaan, rumusan rencana
aksi program dan kegiatan serta draft awal Dokumen
Perencanaan Jalan Produksi. Laporan ini diserahkan
paling lambat 14 (empat belas) hari kalender sejak SPMK
diterbitkan
iii. Laporan Akhir/ Perhitungan Perencanaan
Laporan Akhir, berisikan bentuk akhir dari keseluruhan
rangkaian pelaksanaan pekerjaan. Laporan ini dibuat
sebanyak 5 (lima) eksemplar dan diserahkan pada akhir
pelaksanaan pekerjaan. Pada tahap laporan akhir ini
akan dilakukan diskusi pembahasan bersama tim teknis
dengan mengundang beberapa pihak lain yang terkait
untuk memperoleh masukan lain/tambahan untuk
penyempurnaan hasil akhir dari pelaksanaan pekerjaan
ini, sehingga dapat diperoleh satu kesimpulan yang
mampu menampung banyak kepentingan terkait.
iv. Laporan Rancangan Konseptual SMKK
Laporan Konseptual SMKK (Sistem Manajemen
Keselamatan Konstruksi) bertujuan untuk mengidentifikasi,
menganalisis, dan mengendalikan potensi bahaya dalam
suatu proyek konstruksi. Secara umum, laporan ini
mencakup identifikasi bahaya, rencana mitigasi, rencana
manajemen lalu lintas, serta dukungan keselamatan
konstruksi seperti biaya dan personil. Laporan ini dibuat
sebanyak 5 (lima) eksemplar dan diserahkan pada akhir
pelaksanaan pekerjaan.
v. Laporan Feasibility Study
Laporan FS (Feasibility Study) atau Studi Kelayakan
Jembatan memuat analisis kelayakan pembangunan
jembatan, mencakup aspek teknis, ekonomi, dan
lingkungan. Dokumen ini juga menguraikan latar
belakang, metodologi yang digunakan, serta evaluasi
kelayakan berdasarkan rasio manfaat-biaya dan tingkat
pengembalian investasi.
vi. Gambar Desain
Gambar Desain, dibuat sebanyak 5 (lima) eksemplar yang
berisikan :
✓ Cover/ Sampul
✓ Daftar isi
✓ Legenda, Simbol dan Singkatan
✓ Pela Lokasi pekerjaan dan lokasi Quarry
✓ Gambar Situasi Jembatan
✓ Potongan melintang dan Memanjang
✓ Gambar Struktur Bangunan bawah
✓ Gambar Struktur Bangunan atas
✓ Sketsa Penulangan Jembatan
✓ Lokasi bangunan pelengkap
✓ Gambar standar
vii. Daftar Kuantitas dan Rencana Anggaran Biaya
Rencana anggaran biaya pekerjaan adalah dokumen
yang menyajikan perincian biaya yang diperlukan untuk
melaksanakan suatu proyek atau pekerjaan dan Laporan
ini diserahkan sebanyak 5 (lima) eksemplar. Rencana
anggaran biaya pekerjaan berisikan: Deskripsi Pekerjaan,
Bahan dan Material, Upah Tenaga Kerja, Peralatan,
Overhead dan Total Biaya. Rencana anggaran biaya
pekerjaan biasanya disusun dalam format tabel, yang
memuat informasi terinci mengenai setiap elemen biaya
yang terkait dengan pelaksanaan proyek. Tujuan dari
rencana anggaran biaya pekerjaan adalah untuk
memberikan gambaran yang jelas dan rinci mengenai
biaya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek dan
membantu pengelolaan keuangan proyek secara efektif.
viii. Spesifikasi Teknis
Spesifikasi teknis pekerjaan merupakan dokumen yang
menjelaskan secara rinci mengenai persyaratan teknis
yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan suatu proyek
konstruksi. Berikut adalah beberapa hal yang dapat
dijabarkan dalam spesifikasi teknis pekerjaan:
✓ Bahan Material: Jenis, mutu, dan spesifikasi bahan
material yang akan digunakan dalam pelaksanaan
proyek.
✓ Peralatan: Jenis, kapasitas, dan spesifikasi peralatan
yang akan digunakan dalam pelaksanaan proyek.
✓ Metode Pelaksanaan: Penjelasan mengenai metode
pelaksanaan pekerjaan yang akan dilakukan,
termasuk urutan dan tahapan pelaksanaan.
✓ Pengujian dan Pengukuran: Persyaratan mengenai
pengujian dan pengukuran untuk memastikan kualitas
dan kuantitas pekerjaan sesuai dengan standar yang
ditetapkan.
✓ Standar dan Peraturan: Persyaratan mengenai standar
dan peraturan yang harus dipatuhi dalam
pelaksanaan proyek, termasuk persyaratan
keselamatan dan kesehatan kerja.
✓ Pengawasan dan Pemantauan: Persyaratan mengenai
pengawasan dan pemantauan pekerjaan, termasuk
pengaturan jadwal, rapat koordinasi, dan laporan
progress.
✓ Garansi: Persyaratan mengenai garansi terhadap
pekerjaan yang telah dilakukan, termasuk jangka
waktu garansi dan prosedur klaim garansi jika terjadi
kerusakan.