| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0032803793101000 | Rp 285,325,500 | 95.5 | 96.4 | - | |
| 0026891002101000 | - | - | - | tidak hadir pembuktian kualifikasi | |
CV Dinamika Multi Cipta | 09*0**8****04**0 | - | - | - | - |
| 0030757355101000 | - | - | - | Nilai skor Kualifikasi teknis dibawah ambang batas yaitu dengan nilai 50 | |
| 0720793405102000 | - | - | - | - | |
| 0029540606104000 | - | - | - | - | |
| 0416574572216000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0316008713104000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0021015805101000 | - | - | - | - | |
CV Andaman Karya Perdana | 08*2**6****04**0 | - | - | - | - |
| 0024664310104000 | - | - | - | - | |
CV Trisatria Consultant | 03*7**4****04**0 | - | - | - | - |
| 0032865560101000 | - | - | - | - | |
CV Retricon Consultant | 07*0**8****01**0 | - | - | - | - |
| 0024666273104000 | - | - | - | - | |
CV Lamsinar Bahagia | 07*5**6****01**0 | - | - | - | - |
METODE PELAKSANAAN
PEKERJAAN JASA
KONSULTANSI
PERENCANAAN
A. Umum
Hal yang mendasar pada pelaksanaan Pekerjaan Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan
Rekayasa-Jasa Nasihat dan Konsultansi Jasa Rekayasa Konstruksi RSUD Munyang Kute
Redelong Kabupaten Bener Meriah Tahun Anggaran 2024 ini adalah mengenai keahlian tim
konsultan perencana dalam mengidentifkasi dan menganalisa semua permasalahan yang terjadi
pada di tiap lokasi pekerjaan baik struktur maupun arsitektur bangunan, menjabarkan dalam
konsep perencanaan yang sesuai, efektif, tanpa mengabaikan kaidah estetika tata lingkungan
pada Struktur Konstruksi bangunan tersebut.
Sarana yang menjadi prioritas untuk dikembangkan harus dianalisa sedemikian rupa sehingga
hasilnya diharapkan dapat merangsang dan mendukung kegiatan masyarakat sepanjang
pekerjaan berlangsung yang dibangun pada gilirannya akan memberikan kenyamanan serta
pelayanan pada RSUD Munyang Kute Redelong Kabupaten Bener Meriah khususnya maupun
masyarakat sekitar yang dapat menerima manfaatnya secara langsung.
Dalam menetapkan kegiatan yang akan dilaksanakan, perlu dilakukan koordinasi sesuai dengan
sistim koordinasi yang telah digariskan. Dengan dukungan teknisnya sangat dibutuhkan untuk
membantu secara langsung pimpinan kegiatan dalam melaksanakan tahap-tahap aktivitas yang
dijadwalkan dengan tetap memperhatikan sistem pengendalian yang berlaku agar pelaksanaan
pekerjaan lebih terarah dan efektif. Untuk memperlancar pekerjaan perencanaan teknis ini perlu
ada rumusan metode dan pendekatan pekerjan yang mengacu pada Kerangka Acuan Kerja
(KAK ) hasil rapat penjelasan.
B. Metode Penanganan Pekerjaan
Langkah pertama yang konsultan lakukan dalam menangani pekerjaan ini adalah mengenai
pekerjaan tahap persiapan, berdasarkan data-data yang telah dapatkan dari pihak RSUD
Munyang Kute Redelong Kabupaten Bener Meriah yang dibutuhkan guna pelaksanaan yang
optimal dalam pekerjaan ini.
Secara garis besar metode penanganan pekerjaan yang mengarah pada strategi pelaksanaan
pekerjaan adalah dilaksanakan secara bertahap antara lain :
1. Tahap persiapan
2. Tahap perencanaan
3. Tahap evaluasi
Untuk mencapai sasaran ini diperlukan pendekatan penanganan pekerjaan dan langkah-
langkah kegiatan yang sistematis agar tercapainya hasil yang memuaskan, baik mutu dan
efesiensi kerja.
C. Pendekatan Penanganan Pekerjaan
Alur kegiatan Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan dan Rehabilitasi Ruang Operasi
RSUD Munyang Kute Redelong Kabupaten Bener Meriah Tahun Anggaran 2024 lokasi berada
dilingkungan komplek RSUD Munyang Kute Bener Meriah kecamatan Bukit di Kabupaten
Bener Meriah, kegiatan dalam halaman berikut menunjukkan pendekatan penanganan
pekerjaan yang perlu dilaksanakan secara sistematis dan diuraikan sebagai berikut :
1. Persiapan
a. Administrasi
Sebelum melaksanakan kegiatan lapangan kami (konsultan) terlebih dahulu menyiapkan
administrasi yang diperlukan antara lain:
- Konsultan menerima SPMK dan kontrak
- Konsultan menerima SPPBJ
- Dokumen-dokumen lainnya yang diperlukan
b. Kantor Operasional
Untuk memperlancar pekerjaan, maka ada kantor operasional yang tempatnya
ditentukan sedemikian untuk kelancaran dan kemudahan operasional
c. Kompilasi Data
Guna kelancaran pelaksanaan serta menghindari tumpang tindih perencanaan.Untuk
perencanaan pekerjaan konstruksi yang akan di kerjakan konsultan harus
mengumpulkan data-data lapangan dengan mengadakan pengukuran baik visual di
lokasi yang akan di kerjakan ini dicross check dengan data-data tentang desain,
gambar rencana.Hal ini dilakukan agar dalam perencanaan tidak terjadi kemubaziran
baik itu untuk penanganan teknis struktur bangunan maupun arsitektur.
Out put yang terpenting dari kegiatan persiapan ini adalah kemantapan pekerjaan awal
yang akan mendorong berjalannya pekerjaan lanjut dengan baik dan lancar.Juga
dihasilkan desain pekerjaan Perencanaan bangunan gedung yang di maksud.
2. Tahap Pelaksanaan
Dalam tahap pelaksanaan ini, seluruh personil tim perencanaan yang telah diusulkan harus
menempati posisi tugasnya. Garis besar kegiatan yang dilaksanakan pada tahap
pelaksanaan diuraikan sebagai berikut :
a. Survey dan Investigasi teknis
Melalui kegiatan ini dilakukan kompilasi data menyangkut pengukuran kondisi
exsisting yang akan dibangun, menganalisa desain arsitektur bangunan sesuai untuk
lokasi yang direncanakan.
b. Perencana teknis
Berdasarkan data-data yang diperoleh dari hasil suvey dan investigasi teknis serta
ditindak lanjuti dengan kegiatan perencanaan teknis harus mempertimbangkan :
- Standar/kriteria desain
- Penyesuaian dengan kondisi lapangan
Selanjutnya dibuat Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS),Rencana Anggaran Biaya
(RAB) / Engineer Estimate’s (EE),Shop Drawing yang nantinya merupakan bagian
dari dokumen lelang untuk pelaksanaan fisik.
c. Bimbingan teknis
Konsultan akan memberikan penjelasan teknis terutama dalam proses pekerjaan fisik
terdiri atas :
- Rapat Penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing)
- Technical Advisory pada kegiatan persiapan pelaksanaan pekerjaan dan secara
berkala akan meninjau kelapangan
d. Jangka Waktu Pelaksanaan
Mengingat Sarana RSUD Munyang Kute Redelong di Kabupaten Bener Meriah yang
mempunyai fungsi untuk kelancaran pelayanan Kesehatan bagi masyarakat dan
sedapat mungkin segera akan dimanfaatkan, maka jangka waktu pelaksanaan
pekerjaaan perencanaan akan kami kerjakan secara intensif, untuk itu jangka
waktuperencanaan 60 (Enam puluh hari kalender).
3. Tahap Akhir
Pada kegiatan akhir dari pelaksanaan pekerjaan perencanaan, harus dilakukan re- check
dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan. Kegiatan - kegiatan tenaga
ahli perencanaan yang perlu disempurnakan akan ditindak lanjuti oleh tenaga ahli supervisi
(dengan koordinasi yang berkesinambungan). Evaluasi juga akan mencakup analisa
terhadap masalah –masalah yang kemungkinan akan timbul dikemudian hari, sehingga
dapat diantisipasi secara tepat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
D. Pelaporan
Produk atau hasil yang diharapkan dari pelaksanaan pekerjaan perencanaan teknis adalah berupa
laporan dalam bentuk buku:
1. Laporan Pendahuluan 1 Buku x 5 Copy
2. Laporan Rencana Aanggaran Biaya RAB + CD 1 Buku x 5 Copy
3. Laporan Gambar Detail Engineering Desain DED (A3) + CD 1 Buku x 5 Copy
4. Laporan Album Fhoto Domumentasi + CD 1 Buku x 5 Copy