| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0022214902216000 | Rp 797,091,000 | 84 | 87.2 | - | |
| 0762813616211000 | Rp 846,619,200 | 98.35 | 97.51 | - | |
| 0026110007216000 | - | - | - | tidak memenuhi nilai ambang batas unsur | |
| 0028384741203000 | - | - | - | tidak memenuhi nilai ambang batas unsur | |
| 0015079197218000 | - | - | - | - | |
| 0015550114218000 | - | - | - | tidak memenuhi nilai ambang batas unsur | |
| 0837636984201000 | - | - | - | tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0318039377424000 | - | - | - | - | |
| 0708986195429000 | - | - | - | tidak memenuhi nilai ambang batas unsur | |
| 0027786813423000 | - | - | - | tidak memenuhi nilai ambang batas unsur | |
| 0029967882122000 | - | - | - | tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0416574572216000 | - | - | - | tidak memenuhi nilai ambang batas unsur | |
| 0316258540429000 | - | - | - | tidak memenuhi nilai ambang batas unsur | |
| 0014683551424000 | - | - | - | tidak memenuhi nilai ambang batas unsur | |
| 0028271005216000 | - | - | - | - | |
| 0026681502201000 | - | - | - | - | |
| 0026193425212000 | - | - | - | - | |
| 0022511935211000 | - | - | - | - | |
| 0316649987216000 | - | - | - | - | |
| 0025850330216000 | - | - | - | - | |
| 0029686714212000 | - | - | - | - | |
| 0028050607201000 | - | - | - | - |
METODOLOGI PEKERJAAN
SURVEY KONDISI JALAN DI KABUPATEN
BENGKALIS
PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN
RUANG
METODOLOGI
Survey Kondisi Jalan Di Kabupaten Bengkalis
Metode Pengambilan Data
1. Metode observasi dalam hal ini yang sangat membantu dalam mengetahui
keadaan medan yang akan disurvei.
2. Lingkup Kegiatan Survei Kondisi Jembatan
1. Tahap Identifikasi Masalah dan Kebutuhan
Sebelum melaksanakan tahapan kegiatan survei lapangan diperlukan persiapan
yang diperlukan antara lain :
a. Melakukan koordinasi dan komunikasi yang baik antara pemilik pekerjaan
dan penyedia jasa (konsultan), terutama dalam mengidentifikasi
permasalahan dasar yang melatarbelakangi kegiatan.
b. Memperkenalkan solusi pemecahan masalah terkait permasalahan yang ada
melalui metoda dan tata cara survei yang akan dilaksanakan.
c. Melakukan inventariasasi kebutuhan selama melakukan kegiatan survei.
d. Menyiapkan tenaga ahli survei dan tenaga pendukung lapangan berasal dari
pihak dinas yang betul-betul mengetahui ruas jalan.
e. Tenaga pendukung adalah tenaga yang disiapkan oleh dinas selain sebagai
penunjuk jalan, sekaligus SDM yang akan diberikan pengetahuan oleh
konsultan dalam teknik survei.
2. Tahap Inventarisasi dan Pengumpulan Data
Tahap Inventarisasi dan Pengumpulan data mencakup inventarisasi hasil survei
jalan, referensi penanganan jalan dan dokumen pendukung lainnya serta
pengumpulan data yang mencakup data primer dan data sekunder.
1.1 Pengumpulan Data Sekunder
Data sekunder perlu dikumpulkan sebagai data tambahan untuk mendukung
data primer dalam proses analisis dan pengolahan data. Data sekunder yang
dikumpulkan diantaranya :
a. Daftar Nama Jembatan
Adalah data daftar jembatan yang telah ada mencakup data, panjang
jembatan, jenis konstruksi dan nama kecamatannya.
b. Peta eksisting
Adalah peta eksisting yang ada di Kabupaten Bengkalis, yang
selanjutnya akan digunakan dalam penentuan lokasi jembatan sebagai
patokan awal maupun strategi dalam melakukan survei lapangan.
c. Data penanganan jembatan
Adalah informasi kegiatan penanganan jembatan yang sedang dikerjakan
pada tahun berjalan (on going project), dimana informasi penanganan
jembatan ini akan memberikan informasi langsung terhadap penilaian
segmen kondisi jembatan dengan kategori kondisi baik.
d. Dokumen peraturan daerah tentang jembatan
Adalah dokumen peraturan-peraturan lainnya berkaitan dengan rencana
tentang pengembangan wilayah strategis, dapat berupa Rencana Tata
Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Pengembangan Daerah Perbatasan,
Propeda, Renstra, dan sebagainya yang dianggap perlu.
1.2 Pengumpulan Data Primer
Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan pengumpulan
data primer antara lain sbb :
a. Melakukan persiapan yang meliputi tenaga, bahan, peralatan,
transportasi, susunan organisasi pelaksanaan.
b. Mempelajari data sekunder sehingga dipahami berbagai hal yang
berkaitan dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan.
c. Melakukan survei pendahuluan dalam rangka mengetahui kondisi secara
umum seluruh jembatan yang hendak di lakukan pendataan sebelum
melakukan survei selanjutnya, agar route perjalanan survei yang
dilakukan dapat seefektif mungkin sesuai lokasi yang telah dialokasikan
agar tidak terjadi keterlambatan waktu.
d. Dalam melakukan Survei pendahuluan ini akan dideteksi kondisi awal
dan kondisi akhir serta lokasi jembatan untuk menyesuaikan seperti apa
yang terdapat dalam data terdahulu agar pada saat melakukan survei,
hasilnya dapat dilihat perkembangan yang terjadi terhadap kondisi
jembatan tersebut.
Analisa Data dan Kesimpulan
seluruh data lapangan yang masuk dilakukan analisa teknis yang disusun dalam
tabel – tabel informatif. Dalam analisa harus dilakukan penilaian kondisi pada
bagian yang rusak dengan nilai kondisi antara lain diperinci sebagai berikut :
- Kondisi baru tanpa kerusakan
- Kerusakan kecil
- Kerusakan yang memerlukan pemantauan atau pemeliharaan diwaktu mendatang
- Kerusakan yang memerlukan tindakan secepatnya
- Kondisi kritis
- Elemen jembatan tidak berfungsi lagi
Hasil analisa selanjutnya disusun kesimpulan, saran dan tindakan penanganan yang
diperlukan sebagai berikut :
- Pemeliharaan rutin jembatan
- Rehabilitasi jembatan
- Penggantian jembatan
- Relokasi jembatan