| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0016703811221000 | Rp 1,961,249,132 | - | |
| 0015547987221000 | Rp 1,981,375,741 | Tidak menyampaikan personel manajerial sesuai Dokumen Pemilihan Bab. IV Lembar Data Pemilihan F. Persyaratan Teknis Memiliki kemampuan menyediakan personel manajerial untuk pelaksanaan pekerjaan | |
CV Karya Siak Kecil | 0021469499212000 | Rp 1,835,798,931 | (1) Tidak melampirkan bukti kepemilikan peralatan, sesuai Dokumen Pemilihan Bab. III Instruksi Kepada Peserta (IKP) E. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran dan Kualifikasi 28. Evaluasi Dokumen Penawaran 29.11. Evaluasi Teknis (2) Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam LDP apabila point b. Peralatan utama yang ditawarkan sesuai dengan yang ditetapkan dalam LDP (2) Tidak melampirkan dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) sesuai Dokumen Pemilihan Bab. IV Lembar Data Pemilihan F. Persyaratan Teknis (5) Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) |
| 0017468919212000 | - | - | |
| 0023653454219000 | - | - | |
| 0937625465219000 | - | - | |
| 0032800773212000 | - | - | |
| 0936025519221000 | - | - | |
| 0757248976211000 | - | - | |
CV Citra Melayu Putra | 0753960061222000 | - | - |
| 0838347979212000 | - | - | |
CV Dwi Inti Sejahtera | 06*8**8****16**0 | - | - |
| 0720341007219000 | - | - | |
| 0028007482222000 | - | - | |
| 0960801967222000 | - | - | |
| 0945200376219000 | - | - | |
Citra Karya Sarana Utama | 0316165620216000 | - | - |
| 0033198128216000 | - | - | |
| 0030381172221000 | - | - | |
| 0629694803219000 | - | - | |
| 0030453518219000 | - | - | |
| 0941627903216000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
1 Nama Paket Pekerjaan : Peningkatan Jaringan Irigasi DIR. KSP Sepotong
2 Nilai Total HPS : Rp. 1.999.284.600,00 (Satu Milyard Sembilan Ratus
Sembilan Puluh Sembilan Juta Dua Ratus Delapan Puluh
Empat Ribu Enam Ratus Rupiah)
3 Sumber Dana : APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2023
4 Lingkup Pekerjaan : A. PEKERJAAN MOBILISASI
1. Sebelum pekerjaan dimulai kontraktor harus
melakukan pengukuran ulang dengan pihak-pihak
yang terkait dengan pekerjaan tersebut, seperti PPTK,
Konsultan, dan lain-lain.
2. Kontraktor harus menyiapkan peralatan yang lengkap
untuk pelaksanaan pekerjaan dilapangan sehingga
pekerjaan dapat berjalan dengan lancar.
3. Kontraktor harus memasang plank nama proyek pada
lokasi pekerjaan.
4. Kontraktor harus menyiapkan base camp yang berguna
untuk keperluan-keperluan pelaksanaan pekerjaan di
lapangan, dan untuk mengurus administrasi kerja di
lapangan.
B. MATERIAL DAN BAHAN
1. SEMEN PORTLAND
Semen yang digunakan adalah semen
portland Type I yang telah memenuhi
standar untuk penggunaan konstruksi.
Semen non konstruksi tidak diperbolehkan
dipakai pada pekerjaan ini.
Semen harus disimpan ditempat yang
terlindung dari cuaca luar dan dialas dengan
papan.
Semen yang masa penyimpanannya lebih
dari satu bulan tidak dapat digunakan lagi.
2. AGREGAT HALUS (PASIR)
Pasir yang digunakan adalah pasir yang telah
memenuhi standar konstruksi.
3. AGREGAT KASAR
Agregat kasar yang digunakan adalah agregat
kasar yang telah memenuhi standar untuk
konstruksi.
4. BESI BETON
Besi yang digunakan adalah Besi Polos (BjTP
280) dan Besi Ulir (BjTS 420) dengan diameter
seperti pada gambar rencana.
Besi harus disimpan ditempat yang terlindung
dari cuaca luar, sehingga pada saat besi akan
digunakan besi benar-benar bersih dari kotoran
dan korosi.
5. TIANG PANCANG 20/30
Tiang pancang 20/30 yang digunakan adalah
tiang pancang cetak ditempat mutu K-175
dengan panjang beton 4.00 m dan panjang
besi 4.30 m dengan penulangan dan bentuk
seperti pada gambar.
Tiang pancang tersebut dibuat dengan
cermat sehingga mutu tiang pancang sesuai
dengan spesifikasi K-175 dengan tulangan
utama seperti gambar rencana.
C. PEKERJAAN PENULANGAN STRUKTUR
1. Penulangan dikerjakan dengan tulangan polos dengan
diameter seperti pada gambar.
2. Jumlah dan jarak penulangan adalah seperti pada
gambar.
3. Penulangan dibuat dengan membuat selimut beton 3,5
cm.
4. Penyambungan tulangan dapat dilaksanakan dengan
interval (overlap) 40 kali diameter tulangan.
5. Tulangan yang telah dirakit disimpan dalam tempat
tertutup yang terlindung dari cuaca luar.
D. PEKERJAAN PEMBUATAN CORAN BETON
1. Coran beton dibuat dengan takaran semen, agregat
kasar serta agregat halus seperti pada analisa harga
satuan pekerjaan.
2. Pengadukan beton dikerjakan dengan menggunakan
concrete mixer.
3. Air yang digunakan untuk pengadukan beton adalah
air bersih yang tidak mengandung kadar asam dan
garam.
E. PEKERJAAN PEMASANGAN TURAP
1. Turap dibuat pada talud arah sisi jalan dan talud arah
luar jalan sesuai dengan site plan.
2. Tiang pancang dipancangkan secara vertical dengan
menggunakan excavator dengan jarak pemasangan 1
btg / 2,5’ M sampai ujung tiang pancang pas dengan
posisi balok air.
3. Pada posisi rencana balok sloof, dibuat stek besi untuk
perletakan balok air dan sambungan kolom.
4. Dinding penahan dicor terlebih dahulu dengan
menyisakan 15 cm tulangan pada bagian atasnya.
5. Dinding penahan yang telah cukup umur dipancangkan
sejajar dengan balok air, sehingga setelah balok air
dipasang dinding penahan tersebut posisinya persis
dibawah/samping balok air.
6. Balok air dicor dengan mengikatkan ujung besi Tiang
Pancang dengan besi balok air.
7. Pada saat perakitan besi balok air, besi untuk dinding
core dipasangkan terlebih dahulu, sehingga struktur
dinding core dengan balok air dapat menyatu.
8. Diatas Balok air dicor secara manual sambungan kolom
20/30 dan dinding cor.
9. Pada bagian atas dinding cor dan sambungan kolom
dicor balok penutup.
10. Untuk membuat struktur lebih kaku, setiap tiang
dipasang balok skor.
F. PEKERJAAN LAIN-LAIN
1. Untuk dokumentasi pekerjaan diambil foto dokumentasi
pada saat bobot pekerjaan mencapai 0%, 25%, 75%
dan 100%.
2. Pekerjaan yang telah selesai dikerjakan agar dibuatkan
As-Built Drawing serta Back Up Data-nya.
3. Sebagai pedoman pelaksanaan pekerjaan, dan kontrol
kemajuan pekerjaan, kontraktor agar mengecek
kemajuan pekerjaan dan membandingkannya dengan
schedule rencana, sehingga pekerjaan-pekerjaan mana
yang harus diburu dan tingkat kebutuhan bahan dan
tenaga yang dibutuhkan dapat dikontrol.
4. Setelah pekerjaan selesai dilaksanakan, agar
dilakukan pembersihan akhir terhadap pekerjaan yang
telah dilaksanakan.